Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
2054 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.) DENGAN PERIODE PERENDAMAN TERHADAP INVIGORASI BENIH KEDELAI (Glycine max L.)
This study was conducted to determine the effect of soaking soyabean seeds in shallot extract, a natural ZPT, on viability and seed growth. The research was conducted from August to October 2024 in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Barital Islamic University using a completely randomised design (CRD) with five treatments and four replications. The treatments were seed soaking in water for 1 hour and shallot extract for 2, 3, 4 and 5 hours. Parameters observed included growth vigour, growth rate, growth synchronisation, and vigour index. The results showed that soaking for 3 hours gave the best results on all variables
Manajemen Pembelajaran Berbasis E-Learning pada Perguruan Tinggi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning di Perguruan Tinggi. e-learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi internet. Dengan penggunaan strategi pembelajaran berbasis e-learning maka dapat menjadi salah satu solusi untuk tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran yang tidak selalu harus di dalam ruang kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah deskripsi tentang pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning yang dapat memberikan kontribusi sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi Perguruan Tinggi tentang pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning dalam kegiatan pembelajaran agar terlaksana secara maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning di Perguruan Tinggi. e-learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi internet. Dengan penggunaan strategi pembelajaran berbasis e-learning maka dapat menjadi salah satu solusi untuk tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran yang tidak selalu harus di dalam ruang kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah deskripsi tentang pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning yang dapat memberikan kontribusi sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi Perguruan Tinggi tentang pola manajemen pembelajaran berbasis e-learning dalam kegiatan pembelajaran agar terlaksana secara maksimal
Analisis Hasil Belajar Statistika Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI dengan Metode Hybrid Learning
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil pembelajaran statistika dengan metode hybrid learning. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Teknik Informatika Universitas Indraprasta PGRI yang sudah menyelesaikan mata kuliah Statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian 6 orang mahasiswa Semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Pemilihan subjek pada penelitian berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara berbasis tugas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah siswa yang mempunyai kemampuan tinggi dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan sangat baik. Siswa dengan kemampuan sedang dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan baik. Siswa dengan kemampuan rendah dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan cukup baik.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil pembelajaran statistika dengan metode hybrid learning. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Teknik Informatika Universitas Indraprasta PGRI yang sudah menyelesaikan mata kuliah Statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian 6 orang mahasiswa Semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Pemilihan subjek pada penelitian berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara berbasis tugas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah siswa yang mempunyai kemampuan tinggi dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan sangat baik. Siswa dengan kemampuan sedang dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan baik. Siswa dengan kemampuan rendah dapat mengikuti pembelajaran dengan metode hybrid learning dengan cukup baik
Perbedaan Keaktifan Mahasiswa Menggunakan Metode Active Learning Tipe Team Quiz dengan Metode Konvensional Program Studi Administrasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan keaktifan mahasiswa menggunakan metode pembelajaran Active Learing Tipe Team Quis dengan metode Konvensional pada program studi administrasi rumah sakit Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen, untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan pada subjek penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Administrasi Rumah Sakit yang berjumlah 26. Sampel pada mata kuliah komunikasi. Penelitian ini dilihat dari hasil pengamatan keaktifan pre-test mahasiswa. Dari hasil pengamatan keaktifan pre-test mahasiswa tersebut kemudian dianalisis secara statistik. Teknik pengumpulan data diambil dari pengamatan keaktifan mahasiswa yang uji dengan teknik Uji t Independent setelah perlakuan di kelas eksperimen dengan menerapkan Model Pembelajaran Active Learing Tipe Team Quis. Berdasarkan analisis data akhir diperoleh dari pengujian Uji t Independent terdapat nilai t hitung-1,007 lebih kecil dari 1,199 dengan nilai signifikasi sebesar 0,285 > 0,05 maka Ha ditolak Ho diterima. Yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan keaktifan mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Active Learing Tipe Team Quis dengan mahasiswa yang mengunakan metode Konvensional pada mata kuliah komunikasi.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan keaktifan mahasiswa menggunakan metode pembelajaran Active Learing Tipe Team Quis dengan metode Konvensional pada program studi administrasi rumah sakit Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen, untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan pada subjek penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Administrasi Rumah Sakit yang berjumlah 26. Sampel pada mata kuliah komunikasi. Penelitian ini dilihat dari hasil pengamatan keaktifan pre-test mahasiswa. Dari hasil pengamatan keaktifan pre-test mahasiswa tersebut kemudian dianalisis secara statistik. Teknik pengumpulan data diambil dari pengamatan keaktifan mahasiswa yang uji dengan teknik Uji t Independent setelah perlakuan di kelas eksperimen dengan menerapkan Model Pembelajaran Active Learing Tipe Team Quis. Berdasarkan analisis data akhir diperoleh dari pengujian Uji t Independent terdapat nilai t hitung-1,007 lebih kecil dari 1,199 dengan nilai signifikasi sebesar 0,285 > 0,05 maka Ha ditolak Ho diterima. Yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan keaktifan mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Active Learing Tipe Team Quis dengan mahasiswa yang mengunakan metode Konvensional pada mata kuliah komunikasi
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS\u27 CRITICAL THINKING SKILLS
The research aims to improve students\u27 problem solving and critical thinking skills. The research stages consist of planning, carrying out activities, observing and reflecting. The target students of the 2021/2022 Pancasila and Citizenship Education study program were 22 students, political science courses. The data collection used tests and non-tests. Instruments in the form of observation sheets and esay tests. The data analysis technique is quantitative and qualitative. The results showed an increase in the ability of lecturers from initially good (80.60%) to very good (93%), the ability to solve problems from initially none in the excellent category to none, namely 5%, good category 15%, good enough category 2%, critical thinking ability there was an increase in the percentage of students from none who thought very critically to none by 18.18%, critical thinking 68.18%, thinking quite critically 13.64%
REPRESSIVE PROTECTION FOR JOURNALISTS FOR LEAKAGE OF PERSONAL DATA BY TELECOMMUNICATIONS SERVICE PROVIDERS
Leakage of personal data is the transmission of data via electronic devices including name, place, date of birth, passcode and electronic address which can be accidentally accessed by unauthorized persons. This study aims to understand the legal protection that can be given to journalists for acts against the law by telecommunications service providers for personal data leakage. This study uses normative research methods by analyzing data in a descriptive-qualitative manner. The results of the research show that actions taken by telecommunication service providers are classified as unlawful acts under Article 1365 of the Civil Code. Journalist Akbar Wijaya as the victim suffered material and immaterial losses and disrupted his journalistic activities because he experienced personal data leaks. Thus, based on Article 1365 of the Civil Code, he is obliged to obtain compensation and Telkomsel has not been able to carry out its obligations as a business actor to have good faith in providing its product services. Telecommunications service providers who have a role as personal data controllers commit acts that are not in accordance with the precautionary principle in accordance with Article 3 of Law no. 27 of 2022 concerning personal data protection
Penerapan Algoritma First In First Out Pada Sistem Informasi Manajemen di Hade Laundry
Utilization of information technology can encourage business activities in a better direction, including the laundry business. This business is growing very rapidly in densely populated areas, especially in big cities. This was triggered by changes in people\u27s lifestyles and busy lives, making laundry services a practical solution. Hade laundry is a business unit that concentrates on laundry services in the city of Makassar. This business unit still uses manual recording, so it is very vulnerable to data loss and irregularities. An inefficient queuing system causes conflicts between customers and the laundry. Therefore, to handle this problem you can use the management information system at Hade Laundry. This system is designed using the waterfall method. Customer queue data collection uses the FIFO (First-In, First-Out) algorithm to maintain queue stability or sequence. The programming language used in designing this system is PHP and the CodeIgniter framework, and uses a MySQL database. The results of the research are a website-based management information system with the application of the FIFO algorithm. The implementation of this algorithm is able to manage customer queues well (organized and structured), so as to minimize the occurrence of conflicts between customers and laundry parties.Pemanfaatan teknologi informasi dapat mendorong kegiatan bisnis ke arah yang lebih baik, termasuk pada bisnis laundry. Bisnis ini berkembang sangat pesat di daerah yang padat penduduk, terutama di kota-kota besar. Hal tersebut dipicu oleh perubahan gaya hidup dan kesibukan masyarakat, sehingga menjadikan layanan laundry sebagai solusi yang praktis. Hade laundry merupakan salah satu unit usaha yang berkonsentrasi di bidang jasa laundry yang berada di kota Makassar. Unit usaha ini masih menggunakan pencatatan secara manual, sehingga sangat rentan terhadap kehilangan dan ketidakberaturan data. Sistem antrian yang tidak efisien menyebabkan timbulnya konflik antara pelanggan dengan pihak laundry. Oleh sebab itu, untuk menangani masalah tersebut dapat menggunakan sistem informasi manajemen pada Hade laundry. Sistem ini dirancang menggunakan metode waterfall. Pendataan antrian pelanggan menggunakan algoritma FIFO (First-In, First-Out) untuk menjaga stabilitas atau keberurutan antrian. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah PHP dan framework CodeIgniter, serta menggunakan database MySQL. Hasil penelitian berupa sistem informasi manajemen berbasis website dengan menerapkan algoritma FIFO. Implementasi algoritma ini mampu memanajemen antrian pelanggan secara baik (terorganisir dan terstruktur), sehingga dapat meminimalisir terjadinya konflik antara pelanggan dengan pihak laundry
SMKN 2 SURABAYA SEBAGAI PENYEDIA JASA PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
The entrepreneurial product that will be discussed in this article is BoQ (Bill of Quantity). BoQ is a calculation or cost estimate used to build a project. The RAB contains wage prices, material prices, equipment rental prices, and other budgets for the construction of the project. BoQ is a plan for estimating the construction costs of a project. BoQ is created before the project is carried out. The purpose of making a BoQ is to (1) calculate the overall costs starting from wages, materials, equipment and other additions in detail, (2) The owner knows the costs that will be incurred so that he can estimate the funds he has to build a project carefully and efficiently, (3) obtain data on the amount of material that will be used in the construction of the project. SMK Negeri 2 Surabaya produces graduates who are competent and ready to work as estimators. This is supported by SMK Negeri 2 Surabaya which has a complete engineering laboratory as well as qualified human resources for teachers and educational staff. The methods used in implementing the BoQ calculation service entrepreneurship program include preparation, market research and product formulation, and marketing strategies.Produk kewirausahaan yang akan dibahas pada tulisan ini adalah RAB (Rencana Anggaran Biaya). RAB adalah sebuah perhitungan atau estimasi biaya yang digunakan untuk membangun sebuah proyek. RAB memuat harga upah, harga bahan, harga sewa alat, dan anggaran lain dalam pembangunan proyek tersebut. RAB merupakan rencana perkiraan biaya pembangunan sebuah proyek. RAB dibuat sebelum proyek dikerjakan. Tujuan dari pembuatan RAB adalah agar (1) memperhitungkan biaya keseluruhan mulai dari upah, bahan, peralatan, dan tambahan lain secara detail, (2) Pemilik mengetahui biaya yang akan dikeluarkan sehingga bisa memperkirakan dana yang dimiliki untuk membangun sebuah proyek secara teliti dan efisien, (3) mendapatkan data jumlah material yang akan digunakan dalam pembangunan proyek tersebut. SMK Negeri 2 Surabaya menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bekerja sebagai estimator. Hal tersebut didukung dengan SMK Negeri 2 Surabaya yang memiliki labolatorium teknik yang lengkap serta SDM Guru dan tenaga pendidikan yang berkualitas. Metode yang dipakai dalam pelaksanaan program kewirausahaan jasa perhitungan RAB meliputi persiapan, riset pasar, formulasi produk, dan strategi pemasaran
Pemberian Waris Melalui Wasiat Wajibah kepada Anak Angkat Berdasarkan Mazhab di Indonesia
This article discusses the granting of inheritance to adopted children through mandatory wills based on Islamic law and the distribution of inheritance to adopted children based on various madhhabs in Indonesia. Inheritance is a mandatory right for heirs according to applicable regulations, must meet certain conditions, and must be obtained lawfully. Adopted children can also receive inheritance from their adoptive parents through obligatory wills. However, the distribution of inheritance to adopted children differs. This research addresses two questions: how is inheritance provided to adopted children through obligatory wills according to Islamic law, and how the distribution of inheritance to adopted children in various madhhabs in Indonesia. The research method used is normative juridical with legal and conceptual approaches. The findings indicate that inheritance provision to adopted children through obligatory wills in Islamic law requires the consent of other heirs if it exceeds the predetermined portion, and the distribution of inheritance to adopted children in various madhhabs is not the same as legitimate heirs, namely not more than one-third of the adoptive parent\u27s estate.This article discusses the granting of inheritance to adopted children through mandatory wills based on Islamic law and the distribution of inheritance to adopted children based on various madhhabs in Indonesia. Inheritance is a mandatory right for heirs according to applicable regulations, must meet certain conditions, and must be obtained lawfully. Adopted children can also receive inheritance from their adoptive parents through obligatory wills. However, the distribution of inheritance to adopted children differs. This research addresses two questions: how is inheritance provided to adopted children through obligatory wills according to Islamic law, and how the distribution of inheritance to adopted children in various madhhabs in Indonesia. The research method used is normative juridical with legal and conceptual approaches. The findings indicate that inheritance provision to adopted children through obligatory wills in Islamic law requires the consent of other heirs if it exceeds the predetermined portion, and the distribution of inheritance to adopted children in various madhhabs is not the same as legitimate heirs, namely not more than one-third of the adoptive parent\u27s estate
Efektivitas E-Court dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Surakarta
E-Court as an electronic justice system formed based on Supreme Court Regulation Number 3 of 2018 (PERMA 3/2018) jo PERMA 1 of 2019, regulates e-filling (registration), e-payment (payment), e-summons (summons), and e-litigation (trial). The application of digitalization breakthroughs and innovations to the justice system in Indonesia is urgent to know its effectiveness, especially in the aspect of sharia economic dispute resolution, considering Indonesia as the largest Muslim country in the world. Through empirical legal research at the Surakarta Religious Court, it is known that the implementation of e-court in sharia economic dispute resolution at the Surakarta Religious Court has not been optimally accepted by the litigants, and still has many obstacles that must be corrected.E-Court as an electronic justice system formed based on Supreme Court Regulation Number 3 of 2018 (PERMA 3/2018) jo PERMA 1 of 2019, regulates e-filling (registration), e-payment (payment), e-summons (summons), and e-litigation (trial). The application of digitalization breakthroughs and innovations to the justice system in Indonesia is urgent to know its effectiveness, especially in the aspect of sharia economic dispute resolution, considering Indonesia as the largest Muslim country in the world. Through empirical legal research at the Surakarta Religious Court, it is known that the implementation of e-court in sharia economic dispute resolution at the Surakarta Religious Court has not been optimally accepted by the litigants, and still has many obstacles that must be corrected