Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
    2054 research outputs found

    Implementasi Kebijakan Pendidikan Anti Korupsi di Perguruan Tinggi Studi Deskriftif di Universitas Islam 45 Bekasi

    Get PDF
    Implementasi pendidikan anti korupsi di Universitas Islam 45 Bekasi merupakan upaya krusial dalam membentuk mahasiswa yang berintegritas dan aktif dalam pemberantasan korupsi. Melalui metode penelitian kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menyoroti peran penting tenaga pendidik dalam menerapkan nilai-nilai anti korupsi melalui keteladanan, peningkatan kesadaran, dan penyediaan mata kuliah khusus. Mahasiswa juga berperan aktif dengan mengadopsi nilai-nilai kejujuran, integritas, dan transparansi, serta terlibat dalam forum keterbukaan dan kampanye media sosial. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam pendidikan anti korupsi, baik di dalam maupun di luar kampus, akan membantu menciptakan budaya anti korupsi yang kuat dan berkelanjutan, sehingga mereka siap menjadi agen perubahan yang dapat mendorong pemberantasan korupsi di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi tidak hanya memengaruhi pola berpikir, sikap, dan perilaku siswa, tetapi juga menciptakan budaya yang mendukung pemberantasan korupsi di masa depan. Dengan demikian, keterlibatan aktif mahasiswa dalam pendidikan anti korupsi di universitas menjadi kunci dalam membentuk agen perubahan yang mendorong integritas dan keadilan sosial

    Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Menggunakan Model Group Investigation pada Materi Lingkaran Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 3 Kauman Tulungagung dengan melibatkan 15 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Teknik deskriptif komparatif yaitu membandingkan ketuntasan hasil tes kemampuan berpikir kritis yang dilihat dari pre-test, siklus I, dan siklus II. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dari pre-test sebesar 48,67%, pada siklus I meningkat menjadi 67,17% dan pada siklus II meningkat menjadi 75,67%. Model group investigation dapat meningkatkan kemampuan kritis peserta didik pada materi lingkaran.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 3 Kauman Tulungagung dengan melibatkan 15 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Teknik deskriptif komparatif yaitu membandingkan ketuntasan hasil tes kemampuan berpikir kritis yang dilihat dari pre-test, siklus I, dan siklus II. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dari pre-test sebesar 48,67%, pada siklus I meningkat menjadi 67,17% dan pada siklus II meningkat menjadi 75,67%. Model group investigation dapat meningkatkan kemampuan kritis peserta didik pada materi lingkaran

    Semantik Toponimi Penamaan Desa di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Provinsi Bali

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk toponimi, serta menjelaskan makna yang terkandung dalam toponimi penamaan desa di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali berdasarkan kajian kebahasaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang terbagi dalam tiga tahap penelitian, dimulai dari pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan data sekunder dari beberapa studi literatur dan dokumen sejarah yang dimiliki di masing-masing desa. Data dianalisis menggunakan studi antropolinguistik dan toponimi. Tujuh desa yang ada di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, adalah Desa Kedisan, Desa Keliki, Desa Kenderan, Desa Pupuan, Desa Sebatu, Desa Taro, dan Desa Tegallalang. Temuan menunjukkan bahwa bentuk toponimi berdasarkan aspek fisik yaitu Desa Kedisan, Desa Taro, dan Desa Tegallalang; berdasarkan aspek sosial yaitu desa Keliki; berdasarkan aspek kebudayaan yaitu Desa Kenderan, Desa Pupuan, dan Desa Sebatu. Sementara itu, makna semantik toponimi berkaitan dengan aspek fisik (perwujudan), sosial (kemasyarakatan), dan budaya toponimi adalah makna referensial, nonreferensial, konseptual, dan kolokasi. Kompleksitas toponimi ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk merumuskan metode pelestarian identitas toponimi tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk toponimi, serta menjelaskan makna yang terkandung dalam toponimi penamaan desa di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali berdasarkan kajian kebahasaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang terbagi dalam tiga tahap penelitian, dimulai dari pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan data sekunder dari beberapa studi literatur dan dokumen sejarah yang dimiliki di masing-masing desa. Data dianalisis menggunakan studi antropolinguistik dan toponimi. Tujuh desa yang ada di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, adalah Desa Kedisan, Desa Keliki, Desa Kenderan, Desa Pupuan, Desa Sebatu, Desa Taro, dan Desa Tegallalang. Temuan menunjukkan bahwa bentuk toponimi berdasarkan aspek fisik yaitu Desa Kedisan, Desa Taro, dan Desa Tegallalang; berdasarkan aspek sosial yaitu desa Keliki; berdasarkan aspek kebudayaan yaitu Desa Kenderan, Desa Pupuan, dan Desa Sebatu. Sementara itu, makna semantik toponimi berkaitan dengan aspek fisik (perwujudan), sosial (kemasyarakatan), dan budaya toponimi adalah makna referensial, nonreferensial, konseptual, dan kolokasi. Kompleksitas toponimi ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk merumuskan metode pelestarian identitas toponimi tersebut

    UJI ORGANOLEPTIK PUPUK KOMPOS DARI KOTORAN SAPI DENGAN PENAMBAHAN DAUN LAMTORO DAN SEKAM

    Get PDF
    The purpose of this research is to find out about making compost from cow dung with the addition of lamtoro leaves and husks. The research method used is using a questionnaire involving 40 people as panelists who will see the quality of the compost based on texture, smell and color. compost. With 3 repetitions for each treatment. Based on the research results, the best treatment in this study was P3 with the addition of 50% lamtoro leaves and 50% husks. Based on the results of this study, it is recommended for further research that the husks used are burned briefly first so that the husks become smooth and the composting process can be optimal with fine husk conditions

    INTEGRASI SISTEM CONVENYOR DAN LENGAN ROBOT BERBASIS PLC DAN ARDUINO DALAM PROSES PEMINDAHAN BARANG

    No full text
    Automation systems play a central role in modern industries. The presence of automation within industries holds significant importance in enhancing efficiency throughout production stages. The rapid development of automation technology aims to alleviate human tasks, monitor operational processes, and regulate system performance optimally. In addressing the challenges of complex material handling, automation solutions have been implemented through the utilization of conveyor systems and robotic arms. Conveyors serve as material transport mechanisms, although they possess specific effectiveness, they also encounter operational limitations. On the other hand, robots as automated systems can be controlled through microcontrollers and possess physical capabilities for specific tasks. Within this context, the research involves the design of electronic systems employing PLCs for conveyor control and Arduinos for robotic arm control. Through the integration of conveyors and robotic arms, this prototype development demonstrates significant potential in meeting the demands of industrial automation. Comprehensive test results concerning load lifting capabilities reveal that the robotic arm can efficiently handle loads with a maximum weight of 17 grams. However, factors such as the suboptimal nature of the robotic arm material and limitations in equipment size also contribute to these outcomes.Sistem otomasi memainkan peran sentral dalam industri modern. Keberadaan otomasi dalam industri memiliki arti penting dalam meningkatkan efisiensi selama tahapan produksi. Perkembangan teknologi otomasi yang cepat bertujuan untuk meringankan tugas-tugas manusia, memantau proses operasional, dan mengatur kinerja sistem secara optimal. Dalam mengatasi tantangan penanganan material yang kompleks, solusi otomasi telah diimplementasikan melalui penggunaan sistem conveyor dan lengan robot. Conveyor berfungsi sebagai mekanisme transportasi material, meskipun mereka memiliki efektivitas tertentu, mereka juga menghadapi batasan operasional. Di sisi lain, robot sebagai sistem otomasi dapat dikontrol melalui mikrokontroller dan memiliki kemampuan fisik untuk tugas-tugas tertentu. Dalam konteks ini, penelitian melibatkan desain sistem elektronik yang menggunakan PLC untuk kontrol conveyor dan Arduino untuk kontrol lengan robot. Melalui integrasi conveyor dan lengan robot, pengembangan prototipe ini menunjukkan potensi yang signifikan dalam memenuhi tuntutan otomasi industri. Hasil uji komprehensif mengenai kemampuan mengangkat beban mengungkapkan bahwa lengan robot dapat dengan efisien menangani beban dengan berat maksimal 17 gram. Namun, faktor-faktor seperti sifat suboptimal dari material lengan robot dan batasan dalam ukuran peralatan juga berkontribusi pada hasil-hasil ini

    RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAM TANAMAN INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN BLYNK

    No full text
    Pada era digital saat ini, kemajuan teknologi telah menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang pertanian. Salah satu inovasi yang muncul adalah penggunaan Internet of Things (IoT) untuk mendukung pertanian modern. Pemanfaatan IoT dalam sistem penyiraman tanaman bertujuan untuk mengatasi masalah seperti perubahan cuaca yang tiba-tiba dan variasi kondisi lingkungan. Penelitian ini mengembangkan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT), untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan irigasi di bidang pertanian, membantu para petani di Indonesia mengatasi keterlambatan penyiraman tanaman. Dengan aplikasi Blynk, pengguna dapat mengendalikan sistem dari jarak jauh. Sistem ini mengintegrasikan Real-Time Clock (RTC) untuk mengatur jadwal penyiraman dan sensor hujan yang otomatis menghentikan penyiraman saat hujan terdeteksi. Pengembangan sistem melibatkan perancangan perangkat keras dan lunak yang terintegrasi, dengan NodeMCU sebagai pengendali untuk menghindari kesalahan penjadwalan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini dapat bekerja sesuai dengan yang telah ditentukan, apabila sensor hujan mendeteksi adanya hujan, maka pompa akan mati. Jika tidak terdeteksi adanya hujan, maka sistem akan otomatis bekerja menyalakan pompa pada pukul 10.00. Secara keseluruhan, sistem penyiram tanaman berbasis Internet of Things (IoT) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air dan energi, serta memberikan solusi ramah lingkungan bagi petani di seluruh Indonesia

    ANALISIS PENAMBAHAN PENAMBAHAN CACAHAN LIMBAH MASKER MEDIS PADA KINERJA CAMPURAN ASPAL

    No full text
    Roads are a very important matter in the field of construction, Indonesia as a developing country that will enter into a developed country is trying to meet construction needs. Innovations related to the development of good road construction need to be implemented, so that road construction in Indonesia can run well and have results that are in accordance with the standards set in the Indonesian National Standard.In the previous research using medical mask waste, the selected part was using the inside of the mask, namely polypropylene, the results obtained were satisfactory, but it was less effective in the field directly because the mask had to be sorted inside and outside, so that for further research it was made directly. the shredded mask waste is intact, so that the manufacturing process can be carried out directly without requiring time to sort out the existing waste.The inside of a medical mask contains several polymers that are difficult to decompose, so there is a risk of contaminating the environment. Moreover, the need for masks during a pandemic is very much, and even now there is no specific way to use them optimally and safely. It is hoped that the use of medical mask waste as an asphalt mixture will increase the stability of the asphalt in the event of cracks due to the large load on the road.The results of the research showed that the effect of adding mask waste was that there was the greatest increase in stability in the 5% mixture, and gradually decreased in the 10%, 15% and 20% mixture. Compared to the normal mixture (0%) the stability value increased by 70% in the 5% mask mixture. The effect of adding a mask mixture makes the flow value smaller, so that the asphalt has insufficient flexibility. The MQ or Marshall Quotient value is largest in the 15% mixture. A mixture of 10%, 15%, 20% does not meet the VIM values determined in the 2018 general construction specifications.Kata kunci: Infrastructure, Roads, Asphalt, Mask Waste, Asphalt Performanc

    Analysis of Anisa Sopiah\u27s Personal Branding on Educational Content on TikTok Social Media

    No full text
    This research aims to analyze Anisa Sopiah\u27s personal branding on educational content on TikTok social media using personal branding theory proposed by Peter Montoya, which includes 8 main concepts in building personal branding: (1) specialization, (2) leadership, (3) personality, (4) differences, (5) visibility, (6) unity, ( 7) steadfastness, (8) good name. The research method used is a descriptive qualitative approach, using interview techniques, observation and document study to collect data that focuses on the personal branding concepts applied by Anisa Sopiah in the educational content she uploads. The results show that Anisa Sopiah effectively applies all eight main concepts of personal branding to her educational content on TikTok, with a special emphasis on the concept of specialization that creates a professional and credible image in the eyes of her audience. The findings are expected to provide insights for educational content creators about the importance of building effective personal branding on social media, especially on the TikTok platform.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personal branding Anisa Sopiah pada konten edukasi di media sosial TikTok dengan menggunakan teori personal branding yang dikemukakan oleh Peter Montoya, yang mencakup 8 konsep utama dalam membangun personal branding: (1) spesialisasi, (2) kepemimpinan, (3) kepribadian, (4) perbedaan, (5) visibilitas, (6) kesatuan, (7) keteguhan, (8) nama baik. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen guna pengumpulan data yang berfokus pada konsep-konsep personal branding yang diterapkan oleh Anisa Sopiah dalam konten edukasi yang diunggahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anisa Sopiah secara efektif menerapkan kedelapan konsep utama personal branding pada konten edukasinya di TikTok, dengan penekanan khusus pada konsep spesialisasi yang menciptakan citra profesional dan kredibel di mata audiensnya. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para creator konten edukasi tentang pentingnya membangun personal branding yang efektif di media sosial khususnya di platform TikTo

    ALAT PAKAN IKAN KONTROL JARAK JAUH PADA AQUARIUM MENGGUNAKAN INFORMASI APLIKASI TELEGRAM BERBASIS ARDUINO: Pentingnya memberi pakan ikan tepat waktu

    No full text
    The use of technology in the fisheries sector has shown great potential to improve efficiency and productivity. This research aims to develop and implement an automatic fish feed device integrated with an Arduino-based Telegram application. The system is designed to provide feed automatically according to a specified schedule and allows remote control via Telegram application. The research method involves designing hardware using Arduino, developing software for control via Telegram, and testing the performance of the tool in a fish farming environment. The results show that this automatic fish feed device is able to provide feed in a timely manner and quantity according to the needs of the fish, and can be efficiently controlled remotely using the Telegram application. Functionality and reliability tests were conducted by simulation in the laboratory as well as field tests in fish farming ponds. The data collected shows that this system not only improves feeding efficiency, but also reduces the manual workload of fish farmers. The conclusion of this study is that an Arduino-based automatic fish feed device integrated with Telegram application can be an effective solution for feeding management in fish farming. It provides significant benefits in terms of time savings, improved operational efficiency, and remote control capabilities. This research is expected to be the basis for further development in the application of automation technology in the fisheries sector.Keywords: Telegram App, Arduino, Remote Control, Operational Efficienc

    The Effect of Interactive Power Point Learning Media Based on Local Wisdom on Dancing Skills in Elementary School Students

    Get PDF
    This research is motivated by the problems faced by grade 2 students at SDN 1 Dongko, namely lack of understanding in detail about local wisdom, namely turonggo yakso dances starting from history, movements, as well as tools and materials used in performances, students are less motivated in participating in the learning process in dance subjects because the media used by teachers is still limited to the blackboard and extracurricular dance at school is still insufficient. While the problems experienced by teachers are that teachers are less focused in the learning process because teachers have busy obligations for performance reporting requested by the ministry, teachers also provide information related to facilities and infrastructure that support dance are also inadequate in the school and the school lacks teaching staff in the field of art, information from the results of interviews to hire a dance coach is also relatively expensive.  The purpose of this study was to determine the effect of local wisdom-based interactive power point learning media on dance skills in elementary school students. the research method used is quantitative method with Quasi Experimental Design research design and the design used is Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were class 2A students as the experimental class and class 2B as the control class. The average score obtained from students\u27 dance skills after being given treatment is 88.43, then the data is tested with a hypothesis acquisition of 0.002 <0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected. Thus, it can be concluded that interactive power point learning media based on local wisdom has an effect on the dance skills of grade 2 students of SDN 1 Dongko

    1,646

    full texts

    2,054

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇