Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
2054 research outputs found
Sort by
ANALISIS PRODUK KEUANGAN SOSIAL Cash Waqf Linked Sukuk (WAKAF TUNAI) TERHADAP KEMASLAHATAN UMAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produk keuangan sosial, khususnya wakaf tunai terhadap kemaslahatan umat. Fokus utama kajian ini adalah pengembangan instrumen keuangan sosial seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), yang diakui secara internasional sebagai instrumen pembiayaan sosial yang inovatif. Selain itu, wakaf tunai memiliki potensi besar dalam mendukung inklusi keuangan, dengan memanfaatkan dana yang terhimpun untuk mendukung pembiayaan sosial-produktif seperti pendidikan, kesehatan, dan usaha mikro demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti artikel jurnal, laporan keuangan, dan publikasi resmi yang relevan dengan permasalahan yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan jika penerapan CWLS dilaksanakan secara profesional dan transparan maka mempunyai dampak yang positif terhadap kemaslahatan umat serta kepercayaan masyarakat (wakif) terhadap uang yang diwakafkan menjadi meningkat. Penelitian ini merekomendasikan tentang pentingnya kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan, penguatan regulasi dan peningkatan literasi keuangan sosial di kalangan masyarakat, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan instrumen CWLS dalam kepentingan sosial. Dengan demikian, wakaf tunai dapat menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia
Implementasi Kebijakan Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dari Pengembang Kepada Pemerintah Daerah
Salah satu kebijakan yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk mendorong penyediaan dan penyerahan PSU perumahan adalah dengan diterbitkannya Peraturan Walikota Blitar Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penyerahan PSU Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Daerah. Tujuan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas perumahan dan permukiman kepada pemerintah daerah untuk memastikan bahwa prasarana, sarana, dan utilitas tersebut akan dipertahankan dan dikelola secara berkelanjutan di wilayah perumahan dan permukiman. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan lokasi penelitian adalah Disperkim Kota Blitar dan Perumahan Tirtomadu Residence. Metode untuk mengumpulkan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang ada saat ini telah memberikan pedoman yang jelas, tetapi masih terdapat kendala yaitu termasuk masalah komunikasi dan koordinasi antar lembaga, waktu yang lama untuk dokumen seperti sertifikat PSU, dan jumlah sumber daya yang terbatas, hal tersebut berkontribusi pada penundaan proses penyerahan. Kurangnya pelatihan teknis juga mempengaruhi kualitas dan ketepatan waktu penyerahan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi semua pihak, mempercepat proses sertfikasi, memperkuat kemampuan sumber daya, dan pelatihan teknis untuk pelaksana
Pengaruh Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi Jconnect Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Jatim Syariah Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pelayanan publik berbasis aplikasi JConnect berpengaruh terhadap tingkat kepuasan nasabah Bank Jatim Syariah Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi JConnect Mobile. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan metode regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa layanan yang disediakan melalui aplikasi JConnect Mobile memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 87%, yang berarti variabel pelayanan mampu menjelaskan sebagian besar variabilitas dalam kepuasan nasabah. Selain itu, uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 6,667 yang lebih besar dari 1,675, menunjukkan hubungan yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa aspek keandalan, responsivitas, jaminan, empati, serta tampilan antarmuka aplikasi JConnect memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman kepuasan pengguna layanan perbankan digital
Literature Review: Perbandingan Model Pembelajaran Kolaboratif dengan Kooperatif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah
Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dimulai dengan Research Question (RQ) yang membahas seberapa efektif model pembelajaran dan perbedaan signifikan antara pembelajaran kolaboratif ataupun kooperatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan untuk mengumpulkan data melalui database Google Scholar, berdasarkan proses evaluasi yang berkualitas. Hasil analisis dari dua puluh artikel terindeks S1-S6 menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, model kolaboratif dan kooperatif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa secara signifikan. Dalam beberapa artikel, model kolaboratif, yang menekankan interaksi siswa yang mendalam dan diskusi kelompok kecil yang heterogen, terbukti lebih efektif. Model kooperatif seperti TPS, STAD, dan NHT juga menunjukkan hasil yang baik dengan menekankan pemahaman siswa tentang bagaimana belajar berkelompok. Studi ini memberikan saran praktis bagi guru untuk menerapkan kedua model pembelajaran ini sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Untuk meningkatkan KPMM siswa, kombinasi model kolaboratif dan kooperatif dapat menjadi pendekatan yang efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana kedua model ini dapat diterapkan pada mata pelajaran matematika lainnya dan pada berbagai jenjang pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dimulai dengan Research Question (RQ) yang membahas seberapa efektif model pembelajaran dan perbedaan signifikan antara pembelajaran kolaboratif ataupun kooperatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan untuk mengumpulkan data melalui database Google Scholar, berdasarkan proses evaluasi yang berkualitas. Hasil analisis dari dua puluh artikel terindeks S1-S6 menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, model kolaboratif dan kooperatif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa secara signifikan. Dalam beberapa artikel, model kolaboratif, yang menekankan interaksi siswa yang mendalam dan diskusi kelompok kecil yang heterogen, terbukti lebih efektif. Model kooperatif seperti TPS, STAD, dan NHT juga menunjukkan hasil yang baik dengan menekankan pemahaman siswa tentang bagaimana belajar berkelompok. Studi ini memberikan saran praktis bagi guru untuk menerapkan kedua model pembelajaran ini sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Untuk meningkatkan KPMM siswa, kombinasi model kolaboratif dan kooperatif dapat menjadi pendekatan yang efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana kedua model ini dapat diterapkan pada mata pelajaran matematika lainnya dan pada berbagai jenjang pendidikan
DEVELOPMENT OF DOMICA MEDIA (DOMINO FRACTION) BASED ON LOCAL PRODUCTS TO IMPROVE NUMERACY IN GRADE IV OF ELEMENTARY SCHOOLS
Ability numeracy is element important things to do mastered the Merdeka curriculum for help student in data analysis and retrieval decision , while knowledge about product local introduce they are in diversity culture and improve love to product domestically . The research method used is research and development of the ADDIE model. Data collection in study This that is interviews , questionnaires , and tests . The methods used in study This that is using ( RnD ). With amount 14 students at SDN 2 Sukorejo , 14 students at SDN 2 Gandusari , 6 students at SDN 2 Ngrayung , and 20 students at SDN 1 Wonorejo . The results of the research conducted that is the validity of Domica media is already worthy used . Expert validator results Material , Media, Language got an average of 96% “very good” and expert practitioner obtained 95% “Very Eligible”. Trial product carried out in two stages that is scale small and scale big . Questionnaire response student scale test small 94% “Very Interesting ”. Questionnaire response student scale big 96% “ Very Interesting ”, and the questionnaire teacher response scale large 96% “ Very Interesting . The use of Domica media is stated effective after the N-Gain test. The mean value test result is 61.39 or > 56. So it can be concluded effective use of Domica learning media For increase ability numeracy student grade 4 school bas
TEACHERS’ PERSPECTIVES ON THE IMPLEMENTATION OF TECHNOLOGY IN TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS
The aim of this paper is to find out the teachers’ perspective on the implementation of technology in teaching English for young learners. Qualitative was applied in this research. The instruments used were observation and interview. Observation was used to find out what kinds of technology were implemented in the classroom by teachers. The interview was done to find out in-depth what their perceptions on the use of technology in their teaching learning process are. The findings showed that the technology was used by the teachers were laptops, LCD, speakers, Power Point, Canva, Youtube, Baamboozel and Wordwall. Besides, the implementation of technology for learning has a positive view from the teachers’ point of view, namely, improving the quality of the learning process, attracting students\u27 interest, helping teachers in the teaching process, creating an interactive, active and fun learning environment, and improving student motivation. From the result findings it can be concluded that teacher get advantages in embedding technology on teaching English for young Learners. It is suggested to teachers to intergrate technology in their classroom to engage the students
The THE PERCEPTIONS OF PRINCIPALS AND TEACHERS OF VOCATIONAL HIGH SCHOOLS REGARDING THE SANTRIPRENEUR ENTREPRENEURSHIP EDUCATION MANAGEMENT MODEL AT ISLAMIC SECONDARY SCHOOLS IN KANIGORO, BLITAR, EAST JAVA
This study aims to describe the perceptions of the principals and teachers of Islamic Vocational High Schools in Kanigoro regarding the Santripreneur Entrepreneurship Education Management Model for Vocational High Schools [1]. The research questions are: (1) What are the perceptions of the principals and teachers of Islamic Vocational High Schools in Kanigoro concerning the Santripreneur Entrepreneurship Education Management Model for Vocational High Schools in terms of planning, human resource organization, implementation, and evaluation? and (2) How do the principals and teachers articulate their responses to the Santripreneur Entrepreneurship Education Management Model for Vocational High Schools?This study employs a quantitative approach with a descriptive study design for the first research question and a qualitative approach with a descriptive design for the second. Quantitative data were collected using questionnaire techniques and instruments, while qualitative data were gathered through in-depth interviews guided by interview protocols. Quantitative data analysis was conducted using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed through interactive analysis techniques. The findings of this study indicate that (1) the Santripreneur Entrepreneurship Education Management Model is acceptable and applicable in Vocational High Schools, and (2) the model received positive responses and is expected to be implemented in Vocational High Schools, provided that monitoring elements are incorporated, and shared laboratory usage is adjusted according to departmental needs
KLASIFIKASI HAMA SERANGGA PADA PERTANIAN MENGGUNAKAN ARSITEKTUR INCEPTION-RESNET-V2
Object recognition in images is a major challenge in digital image processing with wide applications, including agriculture. This research aims to develop a Convolutional Neural Network (CNN) model based on the Inception-ResNet-V2 architecture for insect pest classification in agriculture. The dataset contains 1,591 images from 13 pest classes, which were processed through preprocessing stages such as resizing, normalization, and augmentation to enhance data quality and variation. The model training process was conducted for 10 epochs, resulting in an accuracy of 89.52% with a loss of 0.4024. The research results indicate that the CNN model can be used to detect and classify insect pests with a high level of accuracy across several classes. This system is expected to help farmers identify pests more efficiently, support decision-making in pest control, and improve agricultural yields.Pengenalan objek dalam gambar merupakan tantangan utama dalam pemrosesan citra digital dengan aplikasi luas, termasuk pertanian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Convolutional Neural Network (CNN) berbasis arsitektur Inception-ResNet-V2 untuk klasifikasi hama serangga dalam pertanian. Dataset berisi 1.591 gambar dari 13 kelas hama, yang diproses melalui tahapan preprocessing seperti resizing, normalisasi, dan augmentasi untuk meningkatkan kualitas dan variasi data. Proses pelatihan model dilakukan selama 10 epoch, menghasilkan akurasi sebesar 89,52% dengan loss 0,4024.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan hama serangga dengan tingkat akurasi tinggi pada beberapa kelas. Sistem ini diharapkan mampu membantu petani mengidentifikasi hama secara lebih efisien, mendukung pengambilan keputusan dalam pengendalian hama, dan meningkatkan hasil pertanian
Branding Kulit Sawo Matang di Akun TikTok @skinofmeid: Menantang Narasi Kecantikan Dominan
Indonesian society has ethnic and cultural diversity that gives rise to different beauty standards in each region. However, the media and globalization often ignore local beauty standards, including the image of dark-skinned and curly-haired women in Eastern Indonesia. The researcher aims to analyze the content of the TikTok account @skinofmeid, which displays the image of Tan Skin and examines its relationship to the construction of beauty standards for Indonesian women. The researcher uses a qualitative approach with a content analysis method on the content uploaded by the account. The analysis results show that the @skinofmeid account actively builds a positive image of dark skin and challenges the dominant narrative that white skin is the leading beauty standard. The researcher concludes that social media, especially TikTok, is essential in shaping a more inclusive beauty narrative and represents ethnic diversity in Indonesia.Masyarakat Indonesia memiliki keberagaman etnis dan budaya yang melahirkan standar kecantikan yang berbeda di setiap daerah. Namun, media dan arus globalisasi sering mengabaikan standar kecantikan lokal, termasuk citra perempuan berkulit sawo matang atau gelap dan berambut keriting yang umum di Indonesia Timur. Peneliti bertujuan menganalisis konten akun TikTok @skinofmeid yang menampilkan citra sawo matang (Tan Skin) dan mengkaji keterkaitannya dengan konstruksi standar kecantikan perempuan Indonesia. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap konten-konten yang diunggah akun tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa akun @skinofmeid secara aktif membangun citra positif terhadap kulit gelap serta menentang dominasi narasi bahwa kulit putih merupakan standar kecantikan utama. Peneliti menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya TikTok, berperan penting dalam membentuk narasi kecantikan yang lebih inklusif dan merepresentasikan keberagaman etnis di Indonesi
PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG VARIETAS HIBRIDA DAN VARIETAS KRISTAL DI DESA PARANG KECAMATAN BANYAKAN KABUPATEN KEDIRI
Corn is a type of seasonal plant and is a plant that is often cultivated by farmers. Corn has many varieties, one of the varieties of corn planted by farmers in Parang Village is hybrid corn and crystal varieties. The difference in varieties causes fluctuating farmer income. This study aims to determine the difference in income and the difference in costs of hybrid and crystal corn farming in Parang Village, Banyakan District, Kediri Regency. This study took a sample of 60 respondents. The analysis used consisted of income analysis, feasibility analysis, Break Event Point (BEP) analysis, and t-test difference test. The results of the study showed that the income of hybrid corn farming was lower than that of crystal corn farming, which was IDR 8,741,888/ha, while the crystal variety was IDR 11,501,807/ha. The R/C ratio value of hybrid and crystal corn farming is 1.67 and 2.07, so the farming is feasible to be done because it is more than 1. The BEP of hybrid and crystal corn farming units is 2,704 kg/ha and 1,533 kg/ha. The rupiah BEP of hybrid and crystal corn farming is Rp2,868/kg and Rp3,379/kg. The results of the t-test difference test produced a t-count value of 1.848<1.980 and a sig value (2-tailed) of 0.067<0.1, which means that there is a significant difference in costs between hybrid and crystal corn farming