Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
    2054 research outputs found

    ANALISIS PENGEMBANGAN STRATEGIS PEMASARAN PUPUK ORGANIK MERK BIOGRANO ORGANIS PADA PT. SUMBER MULYA GRAND ORGANIK BLITAR

    No full text
    The development of a strategic marketing approach is a crucial factor in supporting company growth and competitiveness in an increasingly competitive business environment. PT. Sumber Mulya Grand Organik Blitar, as a producer of organic fertilizer under the BIOGRANO Organis brand, requires an effective, accurate, and sustainable marketing strategy so that its products can be widely accepted and demanded by the market. This study aims to: (1) measure the effectiveness of the marketing activities that have been and are currently implemented by the company, (2) identify the key factors that can strengthen the company’s marketing strategy, and (3) formulate the most ideal marketing strategy to increase sales volume, company profitability, and market share. This research is classified as explanatory research and was conducted at PT. Sumber Mulya Grand Organik Blitar, focusing on the company’s marketing management by involving employees as well as consumers of organic fertilizer products. The analytical method used in this study is SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) through the preparation of the IFAS (Internal Factor Analysis Summary) and EFAS (External Factor Analysis Summary) matrices, the SWOT matrix, and strategic determination analysis. The results of the SWOT analysis indicate that the most appropriate and optimal strategy with the highest score is the Strength–Threat (ST) strategy, which focuses on utilizing the company’s strengths to overcome external threats. This strategy is implemented through the intensification of distribution channels, optimization of promotional and advertising activities, provision of complete product variants at all company branches, development of an integrated organic farming system, collaboration with farmer groups across Indonesia, provision of free consultation services for farmers, continuous improvement of customer service, clarification of sales targets, facilitation of purchasing and product delivery, and the implementation of a flagship program, namely the “BSP (Pay After Harvest)” program for farmers who meet certain criteria.

    Filsafat Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Modern: Telaah Ontologi

    No full text
    Abstract This article examines an ontological review within the philosophy of education and its relevance to the development of modern Islamic education. Ontology, as a branch of philosophy that studies the nature of being, serves as an essential foundation for understanding the reality of education, particularly concerning the nature of human beings, knowledge, God, and the aims of education. Through a library research approach based on the literature of educational philosophy and various contemporary studies on Islamic education, this article analyzes how an ontological understanding can strengthen the philosophical foundation of Islamic education amid the challenges of modernity. The findings indicate that Islamic education must be grounded in the principle of tawhid (the oneness of God), view humans as beings with an innate disposition (fitrah) encompassing physical, intellectual, and spiritual dimensions, and regard knowledge as a divine gift in which religious and general sciences are not dichotomized. The relevance of ontology in modern Islamic education is reflected in the development of holistic educational goals, the integration of values within the curriculum, the teacher’s role as a murabbī (educator and moral guide), and the formation of learners who are intellectually, morally, and spiritually balanced. This article concludes that an ontological approach can restore Islamic education to its authentic orientation, namely the formation of the insān kāmil (the complete human being), who is capable of facing contemporary developments without losing Islamic identity. Keywords: Ontology; Philosophy of Education; Islamic Education; Modernity   Abstrak Artikel ini mengkaji telaah ontologis dalam filsafat pendidikan serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam modern. Ontologi sebagai cabang filsafat yang membahas hakikat keberadaan menjadi dasar penting dalam memahami realitas pendidikan, khususnya terkait hakikat manusia, ilmu, Tuhan, dan tujuan pendidikan. Melalui penelitian studi pustaka terhadap literatur filsafat pendidikan dan berbagai kajian kontemporer tentang pendidikan Islam, artikel ini menganalisis bagaimana pemahaman ontologis dapat memperkuat fondasi filosofis pendidikan Islam di tengah tantangan modernitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus berlandaskan prinsip tauhid, memandang manusia sebagai makhluk berfitrah dengan dimensi jasmani, akal, dan ruhani, serta menempatkan ilmu sebagai anugerah ilahiah yang tidak terpisah antara ilmu agama dan ilmu umum. Relevansi ontologi dalam pendidikan Islam modern terlihat pada pengembangan tujuan pendidikan yang holistik, integrasi nilai dalam kurikulum, peran guru sebagai murabbī, serta pembentukan peserta didik yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendekatan ontologis mampu mengembalikan pendidikan Islam kepada orientasi hakikinya, yaitu membentuk insan kamil yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya. Kata kunci: Ontologi; Filsafat Pendidikan; Pendidikan Islam; Modernitas

    Pendekatan Hermeneutika Hukum: Metode Interpretasi untuk Memahami Makna Hukum Secara Holistik

    Full text link
    Hermeneutika hukum merupakan cabang filsafat hukum yang berperan penting dalam memahami dan menafsirkan teks hukum secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hermeneutika hukum sebagai sintesis antara filsafat ilmu, filsafat hukum, dan metode interpretasi. Penelitian ini menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan konseptual dan historis untuk menggali esensi dan perkembangan hermeneutika hukum. Temuan utama menunjukkan bahwa hermeneutika hukum adalah metode filosofis yang memadukan pemahaman antara teks, konteks, dan kontekstualisasi. Metode ini tidak hanya berfungsi menjelaskan aturan hukum yang kabur tetapi juga menyingkap hakikat dari aturan tersebut. Implikasinya, hermeneutika hukum mendorong pengembangan cara pandang yang lebih komprehensif terhadap hukum, melampaui sekadar pemahaman literal menuju penafsiran yang relevan dengan dinamika sosial dan nilai-nilai keadilan.Hermeneutika hukum merupakan cabang filsafat hukum yang berperan penting dalam memahami dan menafsirkan teks hukum secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hermeneutika hukum sebagai sintesis antara filsafat ilmu, filsafat hukum, dan metode interpretasi. Penelitian ini menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan konseptual dan historis untuk menggali esensi dan perkembangan hermeneutika hukum. Temuan utama menunjukkan bahwa hermeneutika hukum adalah metode filosofis yang memadukan pemahaman antara teks, konteks, dan kontekstualisasi. Metode ini tidak hanya berfungsi menjelaskan aturan hukum yang kabur tetapi juga menyingkap hakikat dari aturan tersebut. Implikasinya, hermeneutika hukum mendorong pengembangan cara pandang yang lebih komprehensif terhadap hukum, melampaui sekadar pemahaman literal menuju penafsiran yang relevan dengan dinamika sosial dan nilai-nilai keadilan

    PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK NANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA MERAH (Abelmoschus esculentus L. Moench.), VARIETAS REDOK F1

    Full text link
    Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi yakni dengan pemberian pupuk organik nano. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik nano terhadap hasil buah tanaman okra merah serta konsentrasi pemberian pupuk organik nano yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buah tanaman okra merah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai 20 Oktober 2023. Lahan yang akan digunakan dalam penelitian tersebut bertempat di Desa Ngadirejo RT/RW 03/01, Kecaman Kepanjenkidul, Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 1 faktor 5 ulangan. Perlakuan pertama P1 : (konsentrasi 2 ml/L air), P2 : (konsentrasi 4 ml/L air), P3 : (konsentrasi 6 ml/L air), P4 : (konsentrasi 8 ml/L air), P5 : (konsentrasi 10 ml/L air), P6 : (konsentrasi 12 ml/L air), P7 : (konsentrasi 14 ml/L air). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun, panjang buah (cm), diameter buah (mm), bobot buah pertanaman (gr), dan jumlah buah pertanaman. Analisis data perlakuan menggunakan Anova One-Way dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% dan ditunjukkan berbeda nyata, maka dilakukan analisis lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang nyata pemberian pupuk organik nano pada tanaman okra terhadap pertumbuhan dan hasil. Konsentrasi pemberian pupuk organik nano yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buah tanaman okra merah varietas Redok F1 adalah 4 ml/L air dengan kode perlakuan P2 yang memiliki rata-rata tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang buah, diameter buah, bobot buah, serta jumlah buah terbaik dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya

    PENGARUH DUA VARIETAS TANAMAN KEDELAI DAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.)

    Full text link
    Tanaman kedelai (Glycine max L.) banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, namun produksinya belum bisa mencukupi kebutuhan pasar karena tingginya peminat kedelai. Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai adalah penggunaan jenis varietas dan media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dua varietas tanaman kedelai (varietas Argomulyo dan varietas Gepak Kuning) dan media tanam berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada Bulan Juli-Oktober 2023. Penelitian menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah varietas tanaman (V) kedelai yang terdiri dari 2 level dan  faktor kedua adalah media tanam (M) yang terdiri dari 3 level. Pertumbuhan vegetatif tanaman diamati pada umur 14, 28, 42, dan 56 HST. Sedangkan pengamatan hasil tanaman (generatif) dilakukan setelah masa panen selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara penggunaan varietas tanaman dengan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Kombinasi perlakuan terbaik adalah V2M2 yakni penggunaan benih kedelai varietas Gepak Kuning dan media tanam berupa blotong, abu ketel, Trichoderma sp., dan arang sekam yang mampu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 54.54 cm, diameter batang 9.74 mm, jumlah daun 52.53, jumlah polong 114.24, berat basah polong 82.32 gram, berat kering polong 41.29 gram, jumlah biji 233.04, dan berat kering biji 23.64 gram

    Music Communication in Juicy Luicy’s Lyrics: Emotional Voices of Generation Z

    Full text link
    This study aims to analyze the emotional representation in the lyrics of Juicy Luicy’s popular songs among Generation Z. Employing Roland Barthes’ semiotic framework and Stuart Hall’s theory of representation, this research explores how emotional meanings are constructed through linguistic and symbolic signs in the lyrics and how Generation Z audiences interpret them based on their social context. The study focuses on four songs: “Lantas”, “Tanpa Tergesa”, “Lampu Kuning”, and “Sialan", selected for their digital popularity and emotional resonance on platforms Spotify and YouTube. The findings reveal that the lyrics represent emotions such as dilemma, regret, uncertainty, and loss through simple diction, visual metaphors, and accessible symbols. These songs deliver emotional depth not only on a literal level but also connotatively, forming cultural myths around love and longing. Generation Z decodes these lyrics through the lens of their personal experiences, treating them as a reflective space for articulating emotional identity. Moreover, the lyrics serve as a medium for managing emotional stress and building social connections through shared empathy. Thus, the study affirms that Juicy Luicy’s lyrics function as a form of emotional communication and cultural representation in the lives of Generation Z

    The Influence of the Flipped Classroom Learning Model Flipbook Media Assistance for Financial Literacy in Elementary School Students

    Full text link
    Financial literacy is an important skill that needs to be possessed from an early age, including in elementary school students. This literacy includes understanding, managing, and making decisions related to finance. The results of observations at SDN 1 Karangsoko, SDN 1 Ngares, and SDN 3 Karangsoko showed that students still had difficulty understanding the concept of financial literacy, and teachers had not integrated it optimally into the learning process. This study aims to determine the effect of the flipped classroom learning model assisted by flipbook media on the financial literacy of fourth grade elementary school students. The method used is quantitative with a quasi-experimental design of the nonequivalent control group design type , involving the experimental class and the control class. The sampling technique used purposive sampling . The data collection instruments were multiple choice and descriptive tests, and data analysis used an independent sample t-test . The results showed that there was a significant difference between the financial literacy skills of students who learned using the flipped classroom model assisted by flipbook media compared to conventional learning, with a significance value of 0.000 <0.05. The flipped classroom model assisted by flipbook media has proven to be effective in improving students\u27 financial literacy. This study recommends the application of this model in learning and suggests the use of flipbook media as an innovation to improve students\u27 financial literacy skills in elementary schools

    Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Anak Autis di SLB Negeri 1 Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan rencana dan strategi serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kepada anak autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2025 dengan informan utama terdiri dari guru PAI, guru pendamping, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Instrumen dalam penelitian ini mengunakan  format wawancara, lembar observasi dan dokumentasi, teknik analisis data adalah deskriptif, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran PAI bagi anak autis dapat dilakukan melalui beberapa tahapan seperti: guru membuat RPP dan perlu dibekali dengan berbagai pelatihan. Strategi pembelajaran meliputi metode ceramah, tanya jawab, dril, ketauladanan atau pembiasaan, demonstrasi, sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah media visual. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penilaian proses pembelajaran PAI bagi anak autis yaitu penilaian sikap, karakter dan penilaian praktek. Faktor pendukung yaitu ruang kelas yang nyaman dan lengkap serta lingkungan yang ramah anak autis disertai perhatian dan kasih sayang dari guru. Faktor penghambat pembelajaran PAI bagi anak autis berasal dari faktor internal dan faktor eksternal.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan rencana dan strategi serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kepada anak autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2025 dengan informan utama terdiri dari guru PAI, guru pendamping, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Instrumen dalam penelitian ini mengunakan  format wawancara, lembar observasi dan dokumentasi, teknik analisis data adalah deskriptif, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran PAI bagi anak autis dapat dilakukan melalui beberapa tahapan seperti: guru membuat RPP dan perlu dibekali dengan berbagai pelatihan. Strategi pembelajaran meliputi metode ceramah, tanya jawab, dril, ketauladanan atau pembiasaan, demonstrasi, sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah media visual. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penilaian proses pembelajaran PAI bagi anak autis yaitu penilaian sikap, karakter dan penilaian praktek. Faktor pendukung yaitu ruang kelas yang nyaman dan lengkap serta lingkungan yang ramah anak autis disertai perhatian dan kasih sayang dari guru. Faktor penghambat pembelajaran PAI bagi anak autis berasal dari faktor internal dan faktor eksternal

    ANALISIS KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA PHASE SEBAGAI PENDISTRIBUSIAN AIR PADA KAMPUS POLITEKNIK PENERBANGAN MEDAN

    Full text link
    Motor induksi tiga fasa adalah alat listrik yang mengubah energy listrik menjadi energi mekanik, dimana listrik yang diubah adalah listrik 3 fasa. Kampus Politeknik Penerbangan Medan (POLTEKBANG) yang memiliki beberapa gedung bertingka, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di gedung bertingkat ini pihak dari Kampus Politeknik Penerbangan Medan (POLTEKBANG) memanfaatkan motor listrik untuk memenuhi ketersediaan air bersih yang memadai. tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui nilai efesiensi kinerja Motor Induksi 3 Phase untuk distribusi air bersih di Kampus Politeknik Penerbangan Medan (POLTEKBANG)

    WALI ASUH MILENIAL HADHANAH ANAK PLANDIREJO BAKUNG BLITAR PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

    Full text link
    An archetype is a model or initial pattern that becomes the basis for the formation and development of new things; a prototype, unique characteristics, or actions that reflect universal patterns such as human nature. Parenting is a method or system of nurturing, caring for, educating, and guiding children from birth to adulthood so that they become moral and disciplined individuals. The hadhanah archetype refers to efforts to educate, nurture, and care for children until they are adults and independent. This study seeks to understand the hadhanah model/archetype of children in Plandirejo Village, Bakung, Blitar. The research findings will be analyzed from an IPR perspective. This study uses an empirical method. The results show: Childcare practices in Plandirejo Village are considered ineffective because many parents work as migrant workers, and 85% of foster parents use gadgets in caring for their children. This is caused by the habit of introducing toys through cellphones/devices from an early age, as well as easy access to entertainment to overcome children\u27s fussiness. As a result, children tend to be less social with their surroundings and less interested in religious activities.Arketipe adalah model atau pola awal yang digunakan sebagai dasar dalam membentuk dan mengembangkan hal-hal baru; prototipe, karakteristik unik, atau tindakan yang mencerminkan pola universal seperti sifat manusia. Pola asuh adalah metode atau sistem untuk menjaga, merawat, mendidik, dan membimbing anak dari lahir hingga dewasa agar menjadi individu yang bermoral dan disiplin. Arketipe hadhanah merujuk pada usaha untuk mendidik, memelihara, dan mengasuh anak hingga mereka dewasa dan mandiri. Riset berupaya memahami model/arketipe hadhanah anak di Ds, Plandirejo, Bakung, Blitar. Temuan akan dianalisis dari perspektif HKI. Penelitian dengan menggunakan  metode empiris. Hasil penelitian menunjukan : Praktik pola asuh di Desa Plandirejo dianggap kurang efektif karena banyak orang tua bekerja sebagai TKW, dan 85% wali asuh menggunakan gadget dalam mengasuh anak-anak mereka. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan memperkenalkan mainan melalui HP/gadget sejak dini, serta kemudahan akses hiburan untuk mengatasi kerewelan anak. Akibatnya, anak-anak cenderung kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan kurang tertarik pada kegiatan keagamaan

    1,646

    full texts

    2,054

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇