Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Sintesis (Ca, Mg) CO3-Al Keramik Matriks Komposit dengan Teknik infiltrasi Reaktif Tanpa Tekanan dan Karakterisasinya
Telah berhasil dilakukan sintesis bahan ubahan gradual keramic matriks komposit calcite magnesian/aluminum dengan teknik infiltrasi reaktif tanpa tekanan. Untuk mengembangkan teknik sintesis yang murah, Calcite CaCO3 dengan kemurrnian tinggi diambil dari batu kapur Tuban. Fase calcite magnesian teramati dengan jelas ketika larutan magnesium chlorida MgCl2 terinfiltrasi ke pellet CaCO3/Al akibat reaksi antara Mg dan CaCO3 didalam komposite dan pemanasan untuk menguapkan Cl2. Berdasarkan anaisi fase difraksi sinar-X, fase (Ca, Mg)CO3 bervariasi untuk setiap porositas dan kedalaman tertentu. Sifat lain yang dilaporkan berubah secara gradual dalam (Ca, Mg) CO3/Al keramik matriks composite yaitu microhardness yang membesar seiring bertambahnya kedalama
Pengaruh Gaya Berpikir (Monarchic, Hierarchic, Oligarchic, dan Anarchic) Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal Mata Kuliah Trigonometri
Tujuan jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ini adalah memberi informasi pada dosen tentang pengaruh gaya berpikir mahasiswa dalam proses penyelesaian soal yang ditinjau dari gaya berpikirnya sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam merancang pembelajaran yang efektif, serta sebagai pertimbangan membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan belajar matematika. Target khusus penelitian adalah untuk mengetahui gambaran gaya berpikir Monarchic, Hierarchic, Oligarchic, dangaya berpikir Anarchic serta kemampuan menyelesaikan soal mata kuliah trigonometri. Metode yang digunakan adalah Penelitian ex-post facto yang dirancang untuk menerangkan adanya hubungan sebab akibat antar variabel dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa matematika angkatan 2012, serta sampelnya ditentukan dengan menggunakan teknik sampling acak strata. Instrumen yang digunakan adalah angket dan tes hasil belajar. Pada tahap berikutnya yaitu tahap melakukan pengumpulan data berdasarkan instrumen yang telah diperoleh, diterapkan pada sampel yang dipilih dalam kegiatan penelitian ini. Teknik analisis yang akan digunakan adalah statistika deskriptif, diperlukan untuk mendeskripsikan data dari variabel-variabel penelitian yang diajukan. Adapun penyelidikan mengenai pengaruh dari variabel-variabel dari penelitian ini digunakan analisis jalur (Path Analysis)
The Development of Learning Activities in Pronunciation Practice Class through Lesson Study
This study aims at describing the development of learning activities in pronunciation practice class through lesson study. The number of sample is two passive students (student A and B) obtained by using purposive sampling. The instruments of this research are observation sheet and documentation. The data are analyzed quantitatively. The result of this research shows the learning activities development of student A and B has fluctuated. The learning activities of student A has increased from 2.25 to 2.7 in the second cycle, both in fairly active category. It becomes 2.55 in the third cycle and 2.25 in the fourth cycle. While the learning activities of student B has increased from 2.35 with fairly active category to 3.05 with active category in the second cycle. In the third cycle it becomes 2.65 and in the fourth cycle it becomes 2.5. It means lesson study can improve the learning activity of passive students to be fairly active or active
The Effectiveness of Mind Mapping in Improving Students Descriptive Writing Ability at Cokroaminoto University of Palopo
The objectives of this research were to find out whether or not mind mapping improves the students’ descriptive writing ability covering content, organization, vocabulary, language use and mechanics components; which aspects is dominantly improved by the effectiveness of mind mapping. This research applied quasi experimental method. This research consisted of assigned two groups namely experimental group and control group. Each group consisted of 30 students. The sample was chosen by purposive random sampling technique. The instrument of this research was writing test. In collecting data, this research used some procedures namely pre test, treatment, post test. In the experimental group, the students were given material through mind mapping for five times while in control group, the students were also given treatment through conventional way (lecturing method) for five times. The researcher used writing test both in experimental and control group. The data of students’ writing ability were analyzed by using inferential statistics through SPSS 17.0 version. The effectiveness of mind mapping improved the students’ writing ability in descriptive text. This is proved by the mean score of experimental group in posttest was 81.61 (good) classification. While the mean score of control group in posttest was 49.86 (poor) classifications. It was also proved by the different improvement of writing components (content, organization, vocabulary, language use, and mechanics) of both groups in the posttest which was taken from both valuators. Those improvements showed that effectiveness of mind mapping improved the students’ writing ability in the experimental group. It is more effective to improve the students’ writing ability. It indicated that the alternative hypothesis (H1) was significantly approved. Component in writing dominantly improved is content. The data result proves such conclusion which is based on the data from researcher and lecturer in the table 4.51 that showed that the mean score of content was 84.44 and it was higher than the other components
Teori dan Pemerolehan Pembelajaran Bahasa
Teori behaviorisme dan mentalisme diasumsikan sebagai teori teori paling menonjol dalam membahas masalah proses pembelajaran dan pemerolehan bahasa. Pendukung teori bahaviorisme yakin bahwa proses pemerolehanlah yang paling berpengaruh dalam pembelajaran bahasa sedangkan pendukung teori mentalisme mendasarkan asumsinya pada peranan kognitif, rasio atau pikiranlah yang berpengaruh kuat terhadap proses. pemerolehan bahasa, Teori kognitif beranggapan bahwa setiap manusia dikaruiniai potensi bah asa oleh Tuhan yang disebut Language Acquisition Device (LAD). Teori ini selanjutnya melahirkan konsep-konsep Transformasi Generatif (TG). Kenyataan yang terjadi, keduanya berperan pada segmen yang berbeda, yaitu peniruan dan pembelajaran. Keduanya dibutuhkan dalam penguasaan bahasa
Appropriate Ways of Mastering English
It cannot be denied that English skills are absolutely needed in globalisation era. This are needs person who is skillful in his/her field, who has communication quality skill, and who has social quality skill. Related to communication quality skill, someone has to master at least one foreign language, English. In order to master English well, someone has to pass through three steps, namely: Understanding, Memorizing, and Practising. Three things that should be understood
by the learners who want to master English are: vocabulary (its pronunciation, spelling, and meaning), grammar, and translation
. method. In order to be able to communicate well, someone has to memorize vocabularies and sentence patterns. The last step of
mastering .English is practicing. All the words that have been understood, and the vocabularies as well as sentence patterns that have been memorized should be practiced
Tingkat adopsi petani terhadap penerapan teknologi sekolah lapang tanaman terpadu (SL-PTT) padi sawah
Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penerapan SL-PTT padi di desa patoloan kecamatan bone-bone kabupaten luwu utara. Waktu penelitian dimulai pada bulan maret dan berakhir pada bulan mei 2010. Penentuan responden dengan mengambil 15% responden yang ada di desa patoloan.
Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara langsung kepada petani responden. Sedangkan pengumpulan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait yang ada hubunganya dengan topik penelitian.
Dari hasil penelitian diperoleh gambaran sebagai berikut :
1. Tingkat penerapan SL-PTT pada petani responden di desa patoloan kecamatan bone-bone kabupaten luwu utara tergolong sedang ( 65,94% ).
2. Faktor yang berhubungan sangat nyata terhadap adopsi penerapan SL-PTT ialah umur petani,intensitas pertemuandengan penyuluh, pengalaman berusaha tani, tanggungan keluarga sedangkan faktor yang tidak berhubungan sangat nyata dengan adopsi penerapan SL-PTT ialah luas lahan dxan tingkat pendidikan
Efektivitas Bakteri Antagonis Dalam Menekan Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporum f.sp. passiflorae) pada Dua Jenis Markisa di Pembibitan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bakteri antagonis penyakit F. oxysporum f.sp.passiflorae pada dua jenis markisa di pembibitan. Penelitian dilaksanakan di lahan Kebun Percobaan Tanaman Fakultas Pertanian dan Pusat Kegiatan Penelitian Devisi Laboratorium Bioteknologi Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Juli 2011 sampai Desember Bacillus sp., Pantoea sp., dan Clostridium sp. dalam menekan pertumbuhan 2011. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor jenis markisa (markisa ungu dan kuning) dan faktor bakteri antagonis (Bacillus sp., Pantoea sp., dan Clostridium sp.) dengan 8 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase serangan F. oxysporum f.sp.passiflorae tertinggi terdapat pada perlakuan P0 (kontrol) yaitu sebesar 100% pada markisa ungu dan markisa kuning dan terendah pada perlakuan P1 (Bacillus sp.) dengan intensitas serangan 25% pada markisa kuning dan 50% markisa ungu. Dari kedua jenis markisa, markisa lebih toleran terhadap penyakit layu fusarium dibandingkan markisa kunin
Evaluasi Program Pemberdayaan Kelompok Tani Kelurahan Jaya Kecamatan Telluwanua Kota Palopo (Studi Kasus Petani Pelaku SL-PTT Padi)
Penelitian ini rencananya akan dilaksanakan di Kelurahan Jaya Kecamatan Telluwanua Kota Palopo selama 3 (tiga) bulan yakni dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2012. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam penentuan sampel yaitu dengan menggunakan metode Purpossive Sampling yaitu sengaja memilih petani yang usahataninya berada dalam satu wilayah. Kemudian untuk penelitian ini akan diambil 15 orang dari jumlah populasi petani padi di Kelurahan Jaya Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh secara langsung melalui pengukuran sampel yaitu wawancara langsung dengan responden menggunakan daftar pertanyaan. Selain itu data juga diperoleh dari pihak lain yang mempunyai hubungan langsung dengan judul penelitian yaitu : Pemandu Lapang (PL), Pengamat Organisme Tanaman (POPT), dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) serta dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palopo dalam hal ini Kepala Bidang Tanaman Pangan. Data yang terkumpul dan diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan tabel skoring (skor). Dalam pengolahan data terdapat 3 (tiga) kategori jawaban yaitu rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat di simpulkan bahwa pengamatan maka kesimpulan adalah “ Tingkat Penerapan 12 Komponen Teknologi ditingkat petani perlu ditingkatkan melalui pendekatan kelompok Petani dengan program SL-PTT ” Dari paket teknologi yang di rekomendasikan secara rata-rata Skoring yang paling Tinggi penerapannya yakni Benih Bermutu dan Berlabel dengan Kisaran 100% responden atau sebanyak 15 orang. Sedangkan Skoring Yang Paling Rendah penerapannya adalah Penyiangan dengan landak atau Gasrok berada pada Kisaran 13,33% responden atau sebanyak 2 orang
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Mata Pelajaran TIK Kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo
Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk menghasilkan suatu aplikasi web mata pelajaran TIK kelas VIII pada SMP Negeri 5 Palopo; (ii) mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan web yang memenuhi syarat validitas, kepraktisan dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dalam perancangan media pembelajaran berbasis web. Tahap pengembangan model ADDIE yaitu analisis kebutuhan, perancangan media pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, implementasi pada ujicoba (one to one, kelompok kecil dan lapangan) dan evaluasi yang dilakukan untuk kebutuhan revisi media pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran TIK yang dikemas dalam bentuk website atau situs web yang bekerja pada local host dengan menyertakan buku panduan penggunaan. Media pembelajaran berbasis web ini telah memenuhi syarat kevalidan, praktis dan efektif. Kevalidan diperoleh dari hasil validasi ahli media dan ahli materi, kepraktisan diperoleh dari hasil lembar observasi siswa dan guru sedangkan keefektifan diperoleh berdasarkan hasil evaluasi siswa dan respon positif dari siswa dan guru. Saran yang dari penelitian ini adalah (i) peneliti selanjutnya dapat melanjutkan hingga tahap evaluasi; (ii) masih perlu penambahan fitur dan tombol navigasi agar lebih menarik, (iii) guru dapat memanfaatkan media pembelajaran berbasis web ini sebagai sumber belajar