Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Profesionalisme Guru dan Pengaruhnya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Profesionalisme guru dan mutu pendidikan adalah rnerupakan dua unsur yang tidak boleh dipisahkan satu sarna lain, karcna hanya guru profesional yang dapat rneningkatkan rnutu dalam berbagai jenis dan jenjang pendidikan. Guru profesional adalah mereka yang menguasai bidangnya secara teoritis dan praktis, kepribadian yang efektif, juga merniliki sikap dasar yang kuat terhadap; perundang-undangan, organisasi profesi, ternan sejawat, tcmpat kcrja, pimpinan serta rnereka menekuni profesinya. Dengan penguasaan bidangnya secara teori dan praktek, kcpribadian yang cfcktif, dan sikap dasar scperti itu, maka sangat dimungkinkan guru dapat meningkatkan mutu pcndidikan baik daJam arti proses maupun dalam arti hasi!
Dampak Pola Asuh terhadap Pembentukan Karakter Anak
Mahatma Gandhy memperingatkan tentang salah satu dari tujuh dosa fatal, yaitu pendidikan tanpa.karakter. Martin Luther King juga pernah berkata: Kecerdasan plus karakter _" itu adalah tujuan akhir dari pendidikan sebenamya. Juga Theodore Roosevelt rnengatakan: Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman marabahaya kepada masyarakat
Pengembangan Sistem Manajemen Mutu Terpadu dalam Pengelolaan Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi merupakan aset yang berharga bagi peningkatan dan pengembangan kualitas suatu bangsa dan masyarakat, sehingga perlu dikembangkan suatu sistem dalam pengelolalaannya, Sistem manajemen mutu pendidikan tinggi hams memuat: rencana strate gis, kebijakan mutu, tanggung jawab manajemen, organisasi mutu, pemasaranan dan publikasi, seleksi masuk, rancangan kurikulum, pelaksanaan kurikulum, manajemen pembelajaran, penyusunan pelatihan . dan pengembangan staf, monitoring dan evaluasi, pengaturan administarasi, review manajemen institusi.
Status Sosial EKonomi Masyarakat Lombok di Kota Palopo
Terjadinya urbanisasi di Kota Palopo mengakibatkan munculnya
. wilayah pemukiman baru yang memberikan .ciri tersendiri pada masyarakat yang ada didalamnya. Adanya pemukiman ini yang memberi peluang bertemunya penduduk yang berasal dan berbagai daerah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda pula, sehingga masyarakat di kota Palopo sangat heterogen..Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan kepala rumah tangga berpengaruh posit if terhadap tingkat pendapatan . keluarga masyarakat Lombok di kota Palopo
Peranan Pendidikan Islam terhadap Pertumbuhan Anak dalam Rumah Tangga
Menurut ajaran Islam, bahwa setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), dalam hal ini adalah pembawaan yang dapat dipengaruhi oJeh setiap Jingkungan. Sedang dalam diri setiap anak manusia terdapat potensi-potensi yang harus dikembangkan dan disempumakan. Islam adaIah agama fitrah disyariatkan untuk mengembangkan dan menyempumakan potensi-potensi manusia tersebut agar memiliki iImu dan hikmah serta mengenal Allah Swt. Dengan fitrah iImu dan ma'rifat, manusia dapat mernperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Selanjutnya lingkungan keluarga adalah lingkungan
'yang pertama dapat menentukan pertumbuhan anak yang
berkaitan dcngan segala aspek pendidikan dan dalarn hal ini, kedua orang tua adalah pendidik pertama yang dapat... mengembangkan potensi anak ke arah yang baik atau
" sebalikny
Kepedulian Masyarakat dan Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Posisi dan peranan guru sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, karenanya perlu adanya peningkatan perhatian yang serius dari pemerintah, masyarakat dan PGRI sebagai tanggung jawab moral untuk meningkatkan citra guru ke posisi yang sebenamya bahwa guru adalah peIita hidup dan pahlawan tanpa tanda jasa. Sungguh, hanyalah orang yang tak berbudaya yang tidak tabu menghargai jasa guru. Tanpa guru manusia tidak memiliki arti apa-apa sekaligus tidak akan berbuday
Pengelolaan pendidikan dalam Kerangka Otonomi Daerah
Sebelum diterapkannya UU Nomor 22 tahun 1999, kebijaksanaan pegeIoIaan pendidikan khususnya pendidikan dasar di daerah bersifat dualisme, yaitu selain dikelola oIeh instansi induknya yakni Departemen Pendidikan dan Kebudayaan juga dikelola oleh Dinas Pendidikan di bawah Departemen Dalam Negeri. Hal ini berdampak pada banyaknya kebijakan yang harus dipatuhi oleh para guru dalam melaksanakan tugas profesinya yang berdampak pada tidak optimalnya pelaksanaan tugas guru sebagai pendidik di sekolah. Dengan diberlakukannya UU Nomor 22 Tahun 1999, pengeloaan pcndidikan dasar hanya ditangani oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrga