Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Pola Usahatani Terpadu dalam Upaya Pengembangan Agribisnis di Kecamatan Bara Kota Palopo
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon petani dalam mengelola usaha tani terpadunya yang berorientasi pada usaha agribisnis dan juga untuk mengetahui bagaimana cara agar produktifitas usaha tani terpadu yang diusahakan oleh petani dapat mendukung usaha agribisnis. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Temmalebba Kecamatan Bara Kota Palopo. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif ditujukan untuk mengetahui bagaimana respon para petani terhadap pengembangan usaha tani terpadu sehingga mendukung usaha agribisnis di Kota Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon para petani terhadap pola usaha tani terpadu yang berorientasi pada usaha agribisnis adalah beragam, sebanyak 40% yaitu 8 dari 20 responden merespon dengan baik dikarenakan usaha tani terpadu yang dikelola oleh para petani telah memenuhi standarisasi yang telah ditentukan. Selanjutnya sebanyak 60% yaitu 12 dari 20 responden yang kurang merespon dengan baik terhadap usaha tani terpadu yang berorientasi pada usaha agribisnis, dikarenakan para petani responden tersebut tidak mengembangkan dan mengusahakan usaha tani terpadu sebab terkendala oleh model usaha. Namun, ada pula beberapa cara yang dapat dilakukan oleh para petani agar produktifitas hasil usaha tani terpadu dapat dikelolanya dapat mendukung usaha agribisnis di Kota Palopo diantaranya dengan cara intensifikasi, diversifikasi, serta penyempurnaan system kelembagaan kelompok tani dan lembaga keuangan mikro lainnya, serta melengkapi sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerinta
Analisis Kadar Beta-Karoten Kulit Buah Naga Menggunakan Spektrofotometer UV-VIS
Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar senyawa beta-karoten pada kulit buah naga (Hylocereus undatus). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar beta-karoten pada kulit buah naga bagian luar dan bagian dalam dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Ekstraksi senyawa beta-karoten dari kulit buah naga dilakukan dengan menggunakan petroleum eter kemudian di sentrifuge dengan kecepatan 2000 rpm selama 5 menit. Setelah itu ditambahkan natrium sulfat anhidrat dan dibekukan selama 24 jam. Setelah dilakukan analisis senyawa beta-karoten dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga mengandung senyawa beta-karoten. Berdasarkan hasil analisis spektrofotometer UV-Vis, pada panjang gelombang maksimum sebesar 485 nm, kulit buah naga bagian luar memiliki rata-rata beta-karoten sebesar 181,6 ppm dan kulit buah naga bagian dalam memiliki rata-rata kadar beta-karoten sebesar 224,2 pp
Upaya Pemanfaatan Kredit Pedagang Buah di Pusat Niaga Palopo Kelurahan Dangerakko Kecamatan Wara Kota Palopo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyaluran kredit kreditor kepada pedagang buah, proses pengembalian kredit oleh pedagang buah¬ dan tingkat volume usaha serta pendapatan pedagang buah sebelum dan sesudah memanfaatkan kredit di Pusat Niaga Palopo. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Niaga Palopo di Kota Palopo, yang berlangsung dari bulan Maret sampai dengan Juni 2011. Penentuan responden dengan menggunakan metode sensus yaitu dengan mengambil jumlah populasi pedagang buah di Pusat Niaga Palopo yang mengunakan bantuan kredit dalam meningkatkan volume usaha dan pendapatannya sebanyak 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu Data Primer, yaitu data yang diperoleh dari pedagang buah yang memanfaatkan kredit dengan mengunakan kuisioner dan Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari koperasi yang memberikan pinjaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyaluran kredit pada pedagang buah di Pusat Niaga Palopo relatif tidak sulit karena persyaratan yang diajukan tidak memberatkan. Sistem pengembalian kredit pada pedagang buah di Pusat Niaga Palopo tidak mengalami hambatan. Usaha yang dijalankan responden setelah memanfaatkan kredit mengalami peningkatan volume usaha, yaitu sebesar Rp. 169.480 / hari (70,35%) dan peningkatan pendapatan usaha sebesar Rp. 87.020,- / hari (81,83%
Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) pada Tanaman Lamun (enha/us acroides) di Perairan Labombo Palopo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Perbedaan kadar unsur logam berat cadmium. (Cd) yang terdapat pada akar, daun, dan buah lamun (Enhalus acroides) di perairan Labombo Palopo. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah akar, batang, daun, dan buah lamun. Prosedur penelitian ini terdiri dari.Tahap Persiapan, Tahap Penelitian Lapangan, Tahap Penelitian Laboratorium, Pembuatan Larutan Standar Cadmium (Cd), dalam penelitian ini larutan Cd dibuat dari senyawa CdS04 8H20. Pengeringan Sampel Tanaman Lamun dalam oven kemudian pengabuan Sampel Tanaman Lamun. Pengujian Kadar Logam Berat Organ Tanaman Lamun, Tahap Akhir adalah mengumpulkan data berupa absorbansi dari setiap sampel yang diukur kadar logam beratnya (Cd), yang dilakukan 3 kali pengukuran untuk setiap sampel organ tanaman (akar, daun, dan buah). Data dianalisis dengan 2 jenis analisis statistik yaitu deskriptif dan statistik parametrik inferensial (ANA VA) satu jalur. Analisis statistik deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan kadar unsur logam berat cadmium (Cd) pada bagian akar, daun, dan buah lamun (Enhalus acroides) yang diambil dari perairan Labombo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, daun dan buah lamun mengandung Cadmium yang tinggi. Yaitu akar 16;404 ppm, , daun 3,950 ppm dan buah lamun 2, 305 pp
Ketertiban Berbahasa sebagai Jembatan Menuju Peradaban Baru
Untuk memfungsikan peran bahasa dalam menuju peradaban barn, diperlukan penggunaan bahasa yang tertib. Penggunaan bahasa yang tertib itu direalisasikan dalam penerapan kaidah bah asa sebagai sistem lambang dan sebagai alat berinteraksi. Dalam hal yang pertama, penggunaan bahasa yang tertib direalisasikan dalam penerapan kaidah fonologis, kaidah gramatikal, kaidah leksikal, dan kaidah semantis. Dalam hal yang kedua, penggunaan bahasa yang tertib direalisasikan dalam penerapan prinsip penggunaan bahasa, yakni prinsip kerja sam a dan prinsip kesantunan
Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani dengan Kegiatan Redistribusi Ternak Sapi
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh bantuan temak sapi terhadap pengembangan kelembagaan kelompok tani di Desa Kamiri, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Kegunaan diadakannya penelitian ini adalah sebagai bahan informasi bagi kelompok tani dalam pengelolaan temak sapi bantuan pemerintah; dan sebagai bahan kajian bagi penulis dalam melakukan penelitian lapangan. Waktu pelaksanaan penelitian selama 3 bulan yakni dari bulan Maret sampai bulan Mei 2008. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai analisis deskriptif untuk
. menggambarkan tingkat .perkembangan kelompok tani setelah diberikan bantuan ternak sapi oleh pemerintah. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa bantuan temak sapi oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Utara lewat Dinas Pertanian kepada kelompok tani dapat meningkatkan pendapatan petani di Desa Kamiri, Kecamatan Masamba. Disamping itu, kelembagaan Kelompok tani berkembang dengan baik sebagai dampak dari kegiatan redistribusi temak sapi kepada kelompok tani, yang mana hasil redistribusi temak kepada kelompok yang jika dinilai dengan uang maka diperoleh aset kelompok sebesar Rp. 350.000.000,
Pengontrolan Arah Gerak Pisau (Mata) Mesin Bor dengan Menggunakan Personal Computer (PC)
Perkembangan teknologi sangat mempengaruhi aktivitas keseharian kita, memberikan kemudahan – kemudahan seperti pada kantoran dengan adanya komputer dan pada dunia industri dengan adanya mesin – mesin yang terkontrol seperti CNC dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini akan dibuat suatu desain kontrol yaitu pengontrolan pisau (mata) mesin bor dengan memanfaatkan paralel port sebagai pengantar data keluaran oleh komputer untuk melakukan pengontrolan pergerakan pisau (mata)mesin bor. Pergerakan pisau (mata) mesin bor dirancang untuk melakukan gerakan naik turun secara otomatis di kontrol dari Personal Computer (PC), menggantikan cara manualisasi dengan memutar tuas penggerak arah pisau (mata) mesin bor. Untuk merealisasikan rancangan tersebut didesain suatu program komputer (software) dan rangkaian penggerak motor dc serta bagian mekanik sebagai bentuk fisik yang akan menggerakkan pisau (mata) mesin bor. Software dari sistem ini menggunakan bahasa pemrograman visual basic 6.0 dengan mengakses bagian input – output ( I/O ) komputer pada alamat port, yaitu pada alamat port data dan pemberian perintah pengoperasian dilakukan dengan keyboard dan mouse
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Hidung pada RSUD Sawerigading Palopo Menggunakan Metode Certainty Factor (CF)
Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Hidung pada RSUD Sawerigading Palopo menggunakan Metode Certainty Factor (CF) yang didesain secara terstruktur menggunakan Unified Modeling Language (UML). Penyakit hidung merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang manusia. Bagi sebagian orang, banyak yang tidak mengetahui gejala-gejala penyakit hidung. Dengan adanya sistem pakar ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam mendiagnosa awal penyakit hidung berdasarkan gejala yang diderita pasien, sehingga user dapat mengetahui apakah pasien terserang penyakit hidung atau tidak. Rule yang tersimpan di dalam database akan memberikan jawaban berupa identifikasi penyakit yang diderita
Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Kolaboratif pada Mata Kuliah Anatomi Tumbuhan
Salah satu alternatif yang digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan yaitu dengan menggunakan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru/dosen dalam proses pembelajaran. Masalah atau topik pendidikan yang belakangan ini menarik untuk diperbincangkan yaitu tentang Lesson Study, yang muncul sebagai salah satu alternatif guna mengatasi masalah praktik pembelajaran yang selama ini dipandang kurang efektif. Tujuan dari kegiatan ini yaitu (1) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas mahasiswa pada mata kuliah anatomi tumbuhan, (2) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar mahasiswa setelah menggunakan model pembelajaran kolaboratif. Subjek pada kegiatan Lesson Study ini adalah mahasiswa Fakultas SAINS Jurusan biologi semester IV yang berjumlah 36 orang. Dimana terdapat 5 orang laki-laki dan 31 orang perempuan. Rancangan kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan refleksi.Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan LKM. Kegiatan ini dilakukan dalam empat siklus dimana dalam satu siklus tersebut terdiri dari kegiatan plan, do dan see. Berdasarkan hasil kegiatan dari siklus I sampai siklus IV tampak bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar mahasiswa setelah menggunakan model pembelajaran kolaboratif pada mata kuliah anatomi tumbuhan. Adapun kesimpulan dari kegiatan ini yaitu (1) model pembelajaran ini dianggap sesuai dengan materi yang diajarkan pada mata kuliah anatomi tumbuhan, dikarenakan mata kuliah ini lebih menuntut kemampuan mahasiswa untuk dapat bekerjasama dengan orang lain. Hal ini terlihat pada kegiatan pembelajaran siklus I sampai siklus IV. (2) model pembelajaran kolaboratif ini dianggap mampu meningkatkan aktivitas belajar mahasisw
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Gamal Sebagai Sumber Mikroorganisme Lokal Terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Gamal Sebagai Sumber Mikroorganisme Lokal Terhadap Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth), yang dilaksanakan di Desa Dandang, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dimulai pada bulan Mei Sampai Juli 2012 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan yang di ulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 16 unit percobaan, setiap unit terdiri atas 4 tanaman sehingga terdapat 64 aksesi tanaman yang diamati dengan perlakuan ekstrak daun gamal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai konsentrasi ekstrak daun gamal berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan tanaman nilam. Namun pada perlakuan P2 (25 ml/liter) menunjukkan pertumbuhan tinggi tanaman terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 45.19 cm, dan jumlah cabang 35.06. Sedangkan untuk rata-rata jumlah daun terbanyak terdapat pada perlakuan P3 (30 ml/liter) dengan rata-rata jumlah daun mencapai 185.13 helai