Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH FREKUENSI MENONTON BLUE FILM TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi/ pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat. Blue film dapat mempengaruhi sikap dan perilaku remaja/siswa dimana sikap dan perilaku tersebut dapat terjadi apabila terdapat dorongan dalam diri remaja untuk menyaksikan tayangan dan mengitimasi hal-hal yang terdapat dalam blue film. Sebenarnya film merupakan hiburan yang murah dan praktis. Akan tetapi dengan semakin banyaknya blue film, seperti kecenderungan remaja/siswa menonton blue film akan mengakibatkan siswa sulit berkonsentrasi dalam belajar, sehingga hasil belajarnya rendah . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frukensi menonton blue film terhadap hasil belajar. Dari 38 responden laki-laki didapatkan hasil koefisien korelasi sebesar -0.675 berarti pengaruhnya dalam kategori kuat/tinggi. Model regresi yang didapatkan adalah y= 3.78 - 0.173x. Hal ini berarti frekuensi menonton film porno memberikan kontribusi sebesar 0.173 terhadap penurunan nilai IPK. Sedangkan untuk perempuan terdapat 85 responden dan didapatkan hasil koefisien korelasi sebesar -0,878. Hal ini berarti frekuensi menonton blue film mempunyai pengaruh yang sangat tinggi/sangat kuat terhadap hasil belajar. Untuk analisis regresi didapatkan model y= 3,91-0,376x, yang berarti bahwa frekuensi menonton blue film berkontribusi sebesar 0,376 terhadap penurunan hasil belajar.
Kata Kunci: Blue film, analisis korelasi, analisis regres
EFEKTIVITAS PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUKAMAJU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju dalam pembelajaran matematika sebelum diterapkan pendekatan kontekstual, 2) hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju dalam pembelajaran matematika setelah diterapkan pendekatan kontekstual, 3) keterlaksanaan pembelajaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju selama diterapkan pendekatan kontekstual, 4) aktivitas siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju dalam pembelajaran matematika selama diterapkan pendekatan kontekstual, 5) respons siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju dalam pembelajaran matematika selama diterapkan pendekatan kontekstual, dan 6) peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju sesudah diterapkan pendekatan kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan penelitian eksperimen kuantitatif. Satuan eksperimen dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukamaju. Dimana desain dalam penelitian ini yaitu one-group-pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Kelas yang terpilih menjadi sampel kelas VIIIB. Hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju sebelum dan setelah diterapkan pembelajaran dengan penerapan kontekstual nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa dari 75 menjadi 82, keterlaksanaan pembelajaran siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju selama diterapkan pendekatan kontekstual rata-rata keterlaksanaan berada pada 3,70 (kategori sebagian besar aspek terlaksana), aktivitas siswa selama diterapkan pendekatan kontekstual siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju rata-rata aktivitas siswa berada pada 3,3 (kategori aktif), respons siswa selama diterapkan pembelajaran pendekatan kontekstual siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju berada pada rata-rata respons siswa 3,3 (kategori cenderung positif) dan terdapanya peningkatan hasil belajar siswa kelas VIIIB setelah pembelajaran dengan penerapan pendekatan kontekstual siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju dapat dilihat dari hasil gain siswa yaitu 0,44 (kategori tinggi). Hasil analisis statistik inferensial menunjukan semua indikator efektivitas memenuhi kategori keefektifan maka disimpulkan efektif diterapkan pembelajaran penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Sukamaju.
Kata kunci: Efektivitas, Pendekatan kontekstual, Hasil belajar, Keterlaksanaan, Aktivitas, respons
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BAGIAN-BAGIAN BUSANA DENGAN PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 WATANSOPPENG
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keektifan media flash card dalam meningkatkan kemampuan memahami bagian-bagian busana pada siswa kelas X di SMK Negeri 1 Watansoppeng. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan guru. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Prosedur pengamatan menggunakan pengumpulan data, angket dan dokumentasi. Tindakan dalam penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus melalui empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Melalui paparan data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa dari pelaksanaan dua siklus jelas terlihat bahwa siswa di kelas X SMK Negeri 1 Watansoppeng lebih tertarik, dan lebih termotivasi secara aktif terlibat dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan media flash card pada materi memahami bagian-bagian busana. Disarankan pada guru sebaiknya memilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa khususnya dalam pelajaran menggambar busana.
Kata Kunci: Flash card, media pembelajaran, bagian busan
PERANAN NILAI SPORTIFITAS PENDIDIKAN JASMANI DALAM MENGAHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
Indonesia melakukan berbagai kebijakan dalam mempersiapkan Bangsa Indonesia menghadapi persaingan Era MEA. Berdasarkan fungsi pendidikan nasional dalam UU No. 20 Tahun 2003, dalam bidang pendidikan khususnya Pendidikan Jasmani pemerintah tidak hanya meningatkan kualitas pengajaran ilmu olahraga dan jasmani tetapi juga meningkatkan pengembangan nilai-nilai luhur etika berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan karakteristik bangsa guna meningkatkan potensi peserta didik dalam rangka menghadapi Era MEA. Nilai-nilai etika Pendidikan Jasmani yang sesuai karakter budaya bangsa antara lain menghormati, menghargai, komitmen tinggi, displin, jujur, bertanggung jawab, dan berbagai nilai luhur yang lain yang membentuk nilai luhur utama Pendidikan Jasmani yaitu sikap sportifitas. Penerapan sikap sportifitas beserta nilai-nilai luhur yang mempengaruhi terbentuknya sikap sportifitas dapat mengatasi masalah yang dihadapai di Era MEA. Sikap sportifitas dalam Pendidikan Jasmani dapat membentuk karakter peserta didik yang memiliki jiwa kompetitif yang tinggi. Sehingga dalam kompetisi di berbagai bidang Era MEA senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab dan disiplin. Sikap spotifitas mendorong peserta didik memiliki daya saing yang tinggi.
Kata kunci: Sportivitas, Pendidikan Jasmani, ME
KOMPETENSI STRATEGIS SISWA SMA BERKEMAMPUAN MATEMATIKA TINGGI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA
Kompetensi strategis merupakan keterampilan yang penting untuk ditumbuhkembangkan dalam diri siswa. Karena kompetensi strategis merupakan kemampuan untuk mengontrol prilaku strategis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Apalagi untuk masalah non rutin sehingga memerlukan pemikiran untuk menghasilkan suatu strategi sebagai upaya untuk menemukan solusi yang tepat menyelesaikan masalah matematika karena masalah tersebut belum pernah diselesaikan secara rutin oleh siswa. Melatih kompetensi strategis siswa dapat menumbuhkan sikap fleksibilitas dalam menghadapi masalah. Siswa SMA berkemampuan matematika tinggi memiliki pengalaman belajar yang cukup dan pengalaman mengkonstruksi pemahaman konsepnya sendiri sehingga sangat memungkinkan untuk menggunakan strategi yang efektif dan efisien dalam menyelesaikan masalah matematika. Makalah ini mendeskripsikan kompetensi strategis siswa SMA berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika. Dengan demikian, wawancara yang mendalam dilakukan kepada seorang siswa SMA kelas XI berkemampuan matematika tinggi. Penelusuran tentang aspek-aspek kompetensi strategis dalam menyelesaikan masalah matematika yaitu bagaimana strategi yang digunakan dalam memformulasi dan merepresentasi masalah matematika. Siswa kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi menggambar dan menganalisis melalui gambar saat memahami masalah. Subjek merepresentasi situasi masalah juga menggunakan gambar dan rumus dengan simbol yang umum digunakan dalam buku teks pelajaran.
Kata kunci: kompetensi strategis, masalah matematika, kemampuan matematika tingg
KUALITAS TES PRA OLIMPIADE BIDANG STUDI MATEMATIKA TINGKAT SMP DI KOTA BAUBAU
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indeks tingkat kesukaran, indeks daya pembeda, efektifitas pengecoh, tingkat validitas, tingkat reliabilitas, dan tingkat kesalahan baku pengukuran butir soal tes pra olimpiade bidang studi matematika untuk tingkat SMP Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yaitu penelitian dengan cara menganalisis data yang sudah ada berupa lembar jawaban siswa peserta praolimpiade bidang studi matematika tingkat SMP Tahun Pelajaran 2014/2015 di SMA Negeri 1 Baubau Kota Baubau. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan data dokumentasi yaitu mengambil lembar jawaban siswa peserta tes pra olimpiade bidang studi matematika Tahun Pelajaran 2014/2015 yaitu sebanyak 60 lembar jawaban siswa. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan program komputer iteman analysis, yang meliputi analisis tingkat kesukaran, daya pembeda, keefektifan pengecoh, validitas, reliabilitas tes dan kesalahan baku pengukuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik butir soal yang diperoleh adalah (1) perbandingan tingkat kesukarannya mudah: sedang: sukar soal pilihan ganda = 28%: 40%: 32%, (2) perbandingan daya pembeda berupa kategori diterima, direvisi dan ditolak dari soal pilihan ganda yaitu: 62%: 28%: 20%, (3) pengecoh berfungsi dengan baik73,5% dan yang belum berfungsi dengan baik 26,5%, (4) Mempunyai Validitas rxy = 0,2669, (5) Koefisien Reliabilitas = 0,534 dan tingkat reliabilitas tes pilihan ganda memiliki derajat keterhandalan yang sedang, (6) Kesalahan Baku Pengukuran sebesar 2,201merupakan kesalahan baku pengukuran yang tinggi. Berdasarkan indikator Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda dan berfungsi tidaknya pengecoh, maka secara keseluruhan ditemukan sebanyak 20 butir (80%) termaksud soal yang baik, sedangkan 5 butir soal (20%) direvisi. Ini menunjukan bahwa tes yang digunakan pada pra olimpiade bidang studi matematika sudah baik.
Kata kunci: kualitas, tes, reliabilitas, validitas, dan try ou
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN DI KECAMATAN BIRINGKANAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri di Kecamatan Biringkanaya. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri di Kecamatan Biringkanaya tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 1099 dengan jumlah sampel 207. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan proportional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Skala motivasi belajar, (2) Tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriptif dan analisis inferensial menggunakan Regresi Ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa Kelas X SMA Negeri di Kecamatan Biringkanaya memiliki motivasi belajar intrinsik dan ekstrinsik berada pada kategori tinggi, dan hasil belajar matematika berada pada kategori sedang; (2) Terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar intrinsik terhadap hasil belajar matematika; (3) Tidak terdapat pengaruh motivasi belajar ekstrinsik terhadap hasil belajar matematika. (4) Terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar intrinsik dan ekstrinsik secara simultan terhadap hasil belajar matematika
Kata Kunci: Motivasi Belajar, Hasil Belajar Matematik
Efisiensi penularan virus mosaik tanaman nilam (pogostemon cablin. Benth) melalui serangga myzus persicae
ABSTRAK
Infeksi virus pada tanaman nilam umumnya menghasilkan gejala belang sampai mosaik yang diikuti dengan terjadinya perubahan bentuk daun kuning. Virus tersebut umumnya dapat ditularkan secara mekanik, tetapi dipertanaman dapat pula ditularkan secara non-persisten oleh kutu daun Myzus persicae. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efesiensi penularan virus mosaik pada tanaman nilam melalui serangga penular. Peubah yang diamati adalah masa inkubasi dan persentase penularan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis tanaman indikator. Penularan virus melalui serangga penular Myzus persicae menunjukkan bahwa periode makan akuisisi yang panjang tidak meningkatkan efisiensi penularan virus.
Kata kunci : virus mosaik, penularan, myzus persicae
Strategi pengembangan produk unggulan kakao skala ikm di kabupaten luwu utara
Pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara, masih terhambat sejumlah persoalan, baik pada tingkat usaha tani maupun tingkat industri pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemilihan prioritas produk unggulan Kakao, menentukan lokasi atau pusat pengembangan produk unggulan Kakao, dan merumuskan strategi dan program pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu mengidentifikasi potensi Kakao di Kabupaten Luwu Utara dengan metode survey dan studi pustaka, pemilihan prioritas produk unggulan kakao dan penetuan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan penyusunan strategi pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM dengan metode SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cokelat kemasan, permen cokelat, dan cokelat batangan menjadi prioritas produk unggulan untuk dikembangkan, sedangkan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao yaitu di Masamba, Sabbang dan Sukamaju. Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara yaitu : pengembangan kerjasama/kemitraan dengan swasta dan lembaga lainnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM berbasis kompetensi, pengembangan jejaring pemasaran, peningkatan kemampuan teknologi industri, pemeliharaan kontinuitas pengadaan bahan baku, pengembangan dan penerapan layanan informasi, penguatan kelembagaan, mendorong penyebaran IKM di lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao serta pengembangan fasilitas ekonomi, sosial dan pemerintahan
ANALISIS CLUSTER MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum nilai mahasiswa pada mata kuliah Matematika Diskrit di kelas Gabungan 1, 2, dan 3 prodi Teknik Informatika FTKOM UNCP serta melihat pengklasifikasian kemampuan mahasiswa berdasarkan kehadiran, tugas, ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Hasil yang diperoleh adalah kelas gabungan 1 adalah kelas dengan perolehan nilai rata-rata tertinggi diikuti dengan kelas gabungan 3 lalu kemudian gabungan 2. Disamping itu, diperoleh juga bahwa terdapat 81 mahasiswa yang masuk dalam kategori kemampuan tinggi, 13 mahasiswa pada kategori sedang dan 8 mahasiswa pada kategori rendah