Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa di Kelas IV SDN 07 Manding melalui Pendekatan Proses Model Simulasi Kreatif
Penelitian ini bertujuan untuk meningkakan kemampuan membaca pemahaman di kelas IV dengan pendekatan keterampilan proses model simulasi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Manding. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif.. Rancangan penelitan tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan observasi Berdasarkan hasil tes formatif yang diberikan di akhir pembelajaran pada siklus I, terlihat adanya peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan data awal hasil belajar siswa pada pra penelitian. Dimana nilai rata-rata siswa hanya 60,75 dengan ketuntasan belajar siswa 35%, sedangkan pada siklus I ini, nilai rata-rata siswa mencapai 72 dengan ketuntasan belajar mencapai 60% dari 20 siswa. Pada siklus II, rata-rata kelas mengalami peningkatan yakni mencapai 81, dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 93,32%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan keterampilan proses model simulasi kreatif tersebut dalam membaca pemahaman mengalami peningkatan
Kata kunci: Model Simulasi Kreatif, Membaca Pemahaman, dan Keterampilan Prose
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas III SD Negeri Sungguminasa II melalui pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012 dengan jumlah siswa 33 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan 2 siklus, siklus I terdiri 4 pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar dalam bentuk uraian pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, secara kualitatif terjadi beberapa perubahan, yaitu siswa menunjukan sikap antusias untuk mengikuti pelajaran, keberanian bertanya, meminta bimbingan dan menanggapi apa yang disampaikan mengenai materi yang belum dimengerti menjadi meningkat. Sedangkan secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar matematika siswa Kelas III SD Negeri Sungguminasa II yaitu dari kategori sedang dengan skor rata-rata 67,3 setelah pelaksanaan tindakan Siklus I menjadi kategori tinggi dengan skor rata-rata 82,3 setelah pelaksanaan Siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada siswa Kelas III SD Negeri Sungguminasa II Kabupaten Bone dalam proses pembelajaran, maka hasil belajar matematika, kehadiran, kesiapan dan keaktifan siswa dapat meningkat.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Kooperatif tipe Snowball Throwin
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PAIKEM PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI DIFERENSIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA3 SMAN I PALOPO
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi diferensial atau turunan fungsi melalui penerapan pembelajaran berbasis PAIKEM. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA3 SMA Negeri 1 Palopo semester gazal tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan (1) tahap perencanaan (2) tahap pelaksanaan tindakan (3) tahap observasi dan evaluasi (4) tahap refleksi. Siklus I dan II masingmasing dilaksanakan selama 5 kali pertemuan. Cara pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk data tentang keadaan siswa selama proses pembelajaran pada saat pelaksanaan tindakan dan memberikan tugas dan tes untuk data hasil belajar siswa pada materi diferensial. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif yaitu dengan menggunakan statistik diskriptif. Hasil pembahasan disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis PAIKEM pada siklus I adalah 61,00 yang termasuk dalam kategori sedang dengan standar deviasi 12,95; sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 74,84 termasuk dalam kategori tinggi dengan standar deviasi 12,21. Terjadi peningkatan ratarata hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis PAIKEM dari Siklus I ke Siklus II sebesar 13,84. Penerapan pembelajaran berbasis PAIKEM dapat membangkitkan semangat, kreativitas, motivasi, dan minat siswa dalam belajar matematika, disamping itu siswa merasa bertangung jawab dalam mengikuti proses pembelajaran dan menumbuhkan sikap percaya diri serta keberanian siswa dalam mengeluarkan pendapat.
Kata kunci: Pembelajaran berbasis PAIKEM, matematika materi diferensial, dan hasil belajar sisw
KOMPARASI KEEFEKTIFAN MODEL KOOPERATIF TIPE TAI DAN TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Jenis penelitian ini adalah penelitian unit satuan eksperimen yang bertujuan untuk: mengetahui perbandingan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan TGT. Perbandingan keefektifan yang dimaksud dilihat dari (1) aktivitas siswa, (2) respons siswa, dan (3) hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 85,57, median 85, modus 95 dan standar deviasi 9,49. Serta terjadi peningkatan kemampuan siswa yang signifikan dari pre-test ke post-test, dengan taraf signifikan 0,04. Aktivitas siswa dalam pembelajaran minimal berada pada kategori sangat baik serta respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran termasuk dalam kategori positif. Hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berada pada kategori sedang dengan rata-rata 81, median 80, modus 85 dan standar deviasi 7,93. Serta terjadi peningkatan kemampuan siswa yang signifikan dari pre-test ke post-test, diperoleh taraf signifikan 0,041. Aktivitas siswa dalam pebelajaran minimal berada pada kategori baik serta respons siswa terhadap perangkat pembelajaran termasuk dalam kategori positif. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan α=0,05 dengan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan α=0,05 dengan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan materi pokok bangun ruang sisi datar dikelas VIII SMP Negeri 9 Bulukumba.
Kata kunci : Hasil belajar, Aktivitas siswa, Respon sisw
THE STUDENTS’ RESPONSE TOWARD BIG STORY BOOK PROJECT (BSBP) IN TEACHING READING
This research is aimed to find out the students response in using big story book project (BSBP) in teaching reading and their opinion about BSBP. The researcher will use descriptive method in order to find out the students response in using the big story book project (BSBP) in teaching reading comprehension. The instruments will be used in this research are questionnaire and think aloud data. The population of this research will be the fourth semester of English department students of Cokroaminoto Palopo University, which consists of 120 students. Cluster sampling technique will be used to take the sample. So, the researcher chooses class IV. F, where the sample is 30 students. The result from this research found that From 10 items in the questionnaire, consists of 5 positive statements and 5 negative statements, describes that most of the students gave positive response toward the use of BSBP in teaching reading to the students. Where, from think aloud data, the students write that the BSBP still needs to be revised, but good and helpful in learning reading as media. The other students give responses by write this BSBP motivate me to read and interesting.
Keyword: BSBP, Reading Comprehension
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL ALJABAR BERDASARKAN GENDER
Pada dasarnya penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Uraian ini menyajikan tentang kesalahan konsep, kesalahan algoritma/prosedur dan kesalahan teknis pada siswa berdasarkan gender. Analisis deskriptif ini meliputi presentase dari setiap jenis kesalahan siswa yang berupa: 1) Kesalahan konsep yaitu siswa melakukan kesalahan dalam menentukan teorema untuk menjawab suatu masalah. Serta penggunaan rumus atau teorema tidak sesuai dengan kondisi dan persyaratan untuk menyelesaikan soal matematika. 2) Kesalahan prosedur/algoritma yaitu ketidakhirarkian langkah-langkah dalam menyelesaikan suatu masalah atau ketidakmampuan memanipulasi langkah-langkah tersebut. 3) Kesalahan teknis yaitu siswa mengalami kesalahan dalam menggunakan notasi atau komputasi, serta siswa salah dalam menggunakan dasar operasi aljabar. Hasil penelitian pada siswa perempuan meliputi: 1) Kesalahan konsep sebesar 66% yang tergolong sangat tinggi. 2) Kesalahan algoritma/prosedur sebesar 84% yang tergolong sangat tinggi. Dan 3) Kesalahan teknis sebesar 87% yang tergolong sangat tinggi. Sedangkan hasil penelitian pada siswa laki-laki meliputi: 1) Kesalahan konsep sebesar 76% yang tergolong sangat tinggi. 2) Kesalahan akgoritma/prosedur sebesar 84% yang tergolong sangat tinggi. Dan 3) Kesalahan teknis sebesar 87% yang tergolong sangat tinggi.
Kata kunci: Kesalahan Konsep, Kesalahan Algoritma/Prosedur, dan Kesalahan Tekni
ANALISIS WARNA, SUHU, pH DAN SALINITAS AIR SUMUR BOR DI KOTA PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan fisika air sumur bor di Kota Palopo. Kualitas kimia air yang diteliti meliputi analisis derajat keasamaan (pH) dengan menggunakan pH meter, salinitas air dengan menggunakan salinometer. Pengujian kualitas fisika air meliputi penentuan suhu dengan menggunakan thermometer dan pengujian warna dengan menggunakan indra penglihatan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua sampel yakni sampel A dan sampel B. Pengujian pH, salinitas, kekeruhan dan suhu dilaksanakan dilaboratorium Sel dan Jaringan Fsains Universitas Cokroaminoto Palopo. Hasil pengujian dari sampel A menunjukkan bahwa warna air keruh, suhu 26o C, pH sebesar 7,6 dan salinitas 1.5 ‰. Sedangkan untuk sampel B menunjukkan bahwa warna air bening, suhu 26o C, pH sebesar 7,4 dan salinitas 0.5 ‰.
Kata Kunci: Air sumur bor, warna, suhu, pH, salinitas
PENGARUH METAKOGNISI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI SE KABUPATEN BULUKUMBA
Pengaruh Metakognisi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri se Kabupaten Bulukumba. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal yang berpengaruh pada hasil belajar siswa adalah Metakognisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan seberapa besar pengaruh metakognisi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri se Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri se Kabupaten Bulukumba tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 3300 dengan jumlah sampel 463. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Proporsional Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Skala metakognisi, (2) Tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriptif dan analisis inferensial menggunakan analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa Kelas X SMA Negeri se Kabupaten Bulukumba memiliki metakognisi yang berada pada kategori tinggi, (2) Metakognisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika.
Kata kunci : metakognisi, hasil belajar matematik
EFEKTIVITAS BEBERAPA CENDAWAN ENDOFIT TERHADAP INTENSITAS SERANGAN PENGGEREK BUAH KAKAO
Penggerek buah kakao merupakan salah satu hama utama pada pertanaman kakao yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas dan kuantitas kakao di indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh cendawan endofit terhadap penggerek buah kakao. Penelitian dilakukan pada rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan yaitu: Kontrol (tanpa perlakuan), aplikasi cendawan Beauveria sp, Trichoderma sp, dan Aspergillus sp yang diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Isolat diaplikasi setiap 14 hari mulai dari buah ukuran kecil sampai besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas serangan pada buah yang tidak disemprot (kontrol) relatif lebih tinggi dengan rata-rata 61,11% dari buah yang disemprot cendawan dengan rata-rata 35,19%, 24,70% dan 27,61%. Cendawan endofit yang diaplikasi memberikan pengaruh terhadap intensitas kerusakan buah kakao.
Kata kunci : Cendawan endofit, Penggerek buah kakao, Beauveria sp, Trichoderma sp, Aspergillus sp
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN
Upaya memperbaiki rendahnya hasil belajar matematika di SMP telah dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai cara seperti pengadaan buku paket, mengadakan penataran-penataran dan pelatihan-pelatihan bagi guru-guru dan sekarang telah diterapkan kurikulum 13 yang dirancang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa agar dapat berkembang secara optimal.kompetensi dasar merupakan acuan dalam memilih materi pokok yang esensi, Materi pokok yang esensi dipilih untuk mencapai kompetensi dasar,Untuk itu guru diberi kebebasan dalam menentukan materi pokok sesuai dengan karakteristik daerahnya. Dalam hal ini penerapan prinsip mengajar dan belajar kontekstual (Contextual Teacing and Learning) atau dikenal juga sebagai pembelajaran kontekstual. Contextual Teaching and learning (CTL) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari (materi pecahan) dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. Pembelajaran kontekstual dikembangkan berdasarkan teori-teori belajar tertentu,yaitu : (a) Teori perkembangan dari piaget, (b) Teori Free Discovery Learning dari Ausubel. Contextual Teaching and Learning (CTL) akan berjalan jika dipadukan dengan pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen