Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
DAYA HAMBAT EKSTRAK BUAH KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI
Buah kecombrang (Etlingera elatior) mengandung zat aktif seperti flavonoid, saponin, polifenol dan minyak atsiri, yang berpotensi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan ekstrak buah kecombrang(Etlingera elatior) terhadap penghambatanpertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escheriachia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah kecombrang mempunyai kemampuan terhadap penghambatan pertumbuhan S. aureusyang dilihat dari luasnya zona hambat yaitu berkisar antara 2,97 – 2,86 mm dan E. coliberkisar antara 2,74 – 2,65 mm
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SMA NEGERI 1 BUPON BERBASIS CLIENT SERVER
SMA Negeri 1 Bupon adalah salah satu instansi sekolah tingkat SMA yang dalam
pengelolaan pendaftaran siswa baru masih menggunakan metode pencatatan manual.
Dengan metode tersebut dirasa belum memenuhi standarisasi yang ditetapkan pemerintah
sehingga mengurangi prestasi instansi tersebut pada saat akreditasi. Sistem informasi ini
bertujuan untuk memudahkan dalam administrasi pendaftaran siswa baru yang membantu
bagi panitia penerimaan siswa baru di instansi tersebut. Manfaat dari sistem ini antara lain
mudah dalam melakukan pendataan dan menghasilkan laporan yang valid dan akurat.
Metode yang digunakan adalah kepustakaan, observasi analisis perancangan dan pengujian
program. Diharapkan dengan adanya Sistem ini dapat membantu memudahkan lembaga
tersebut dalam melakukan pendataan kepada calon peserta didik barunya.
Kata kunci : Sistem Informasi, Pendaftaran Siswa Baru, visual basic
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU PADA SMK NEGERI 7 PALOPO
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan sistem
informasi penerimaan siswa baru pada SMK Negeri 7 Palopo. Metode penelitian sistem
informasi Penerimaan Siswa Baru Online ini yaitu menggunakan metode wawancara dan
observasi, dimana metode wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data secara tatap
muka langsung dengan pihak sekolah. Sedangkan metode onservasi dilakukan untuk
mengetahui proses penerimaan siswa baru pada SMKN 7 Palopo saat ini. Adapun teknik
pengujian yang digunakan pada penelitian sistem informasi Penerimaan Siswa Baru Online
ini yaitu menggunakan Black Box Testing. Hasil yang diharapkan adanya sistem informasi
Penerimaan Siswa Baru Online ini adalah dapat membantu prodes penerimaan siswa baru
pada SMKN 7 Palopo sehingga dapat menjadi lebih efektif dan efesien dibanding sistem
sebelumnya.
Kata-kata Kunci:Sistem Informasi, Penerimaan Siswa Baru Online, SMKN 7 Palopo, Black
Box Testing
Aplikasi limbah kelapa sawit pengaruhnya terhadap pembentukan bintil akar dan hasil kacang tunggak (vigna unguiculata l) pada lahan tercekam salinitas
Salinitas tanah dapat menekan proses pertumbuhan tanaman dengan efek yang menghambat pembesaran dan pembelahan sel, produksi protein, serta penambahan biomass tanaman. Pengendalian salinitas tanah khususnya lahan pertanian dapat diupayakan melalui penambahan bahan organik ke dalam tanah sebagai amelioran yang dapat memperbaiki kualitas tanah.Limbah padat kelapa sawit mengandung sejumlah padatan tersuspensi, terlarut dan mengambang merupakan bahan-bahan organik dengan konsentrasi tinggi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan dosis aplikasi limbah padat kelapa sawit terhadap pembentukan bintil akar dan hasil tanaman kacang tunggak (Vigna unguiculata L) pada lahan yang tercekam salinitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan LKS1 ( penambahan limbah kelapa sawit dengan dosis 200 gr/tanaman) dapat meningkatkan pembentukan bintil akar tanaman kacang tunggak dan secara signifikan dapat pula meningkatkan komponen hasil tanaman diantaranya jumlah polong, jumlah biji per polong dan bobot 100 biji.
Kata kunci: bintil akar, kacang tunggak, limbah kelapa sawit, salinita
Kontribusi pengalaman prakerin dan peran guru terhadap minat berwirausaha siswa smk program studi keahlian teknik bangunan di malang
Penanaman kewirausahaan dalam menumbuhkan minat berwirausaha bagi siswa SMK merupakan aspek penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja (berwirausaha). Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan di Malang yang telah melaksanakan Prakerin sebanyak 100 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis analisis regresi ganda dan uji korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kontribusi antara pengalaman prakerin, dan peran guru terhadap minat berwirausaha siswa SMK Program Studi Keahlian Teknik Bangunan di Malang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Minat berwirausaha dipengaruhi oleh pengalaman prakerin dimana pengalaman memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam bekerja, sehingga dapat membentuk minat siswa dalam berwirausaha. Bimbingan karir juga berperan, sebab dengan adanya bimbingan karir siswa akan lebih diarahkan dengan berbagai macam metode agar mempunyai kemampuan untuk mengenali diri, dan lingkungannya serta dapat mengarahkan pribadinya dan merancangkan masa depannya dengan tepat.
Kata kunci: minat berwirausaha, guru, bimbingan kari
Penyamakan kulit ikan pari (dasyatis sp.) Dalam pembuatan produk vas bunga
Di Indonesia, industri penyamakan kulit yang menggunakan bahan mentah kulit rata-rata berasal dari hewan darat seperti kambing, domba, sapi, kerbau dan reptil yang sudah berkembang pesat dan menghasilkan produk jadi seperti sepatu, tas dan jaket. Masih jarang yang memanfaatkan bahan mentah kulit ikan menjadi suatu produk kulit. Salah satu kulit ikan yang menarik untuk dijadikan produk adalah kulit ikan pari. Untuk mengetahui proses pengolahan yang tepat pada kulit ikan pari, maka diadakanlah kegiatan Project Base Learning(PJBL). Tujuan PJBL ini adalah untuk melihat proses dan teknik penyamakan yang baik pada kulit ikan pari dan nilai ekonomi dari kulit ikan pari pada pembuatan vas bunga.Metode kerja PJBL ini yaitu dengan melakukan teknik penyamakan kulit pada kulit ikan pari, seperti :penimbangan, pencucian (washing), perendaman (soaking), proses buang daging (fleshing), pengeluaran bulu (unhairing), proses pengikisan protein non kolagen/globuler (batting), pengasaman (pickling), proses penyamakan (tanning), pemeraman (aging), penetralan, fiksasi (fixation), proses pengeringan (drying) dan pementangan (tracking), proses pelemasan (staking), proses pengamplasan (buffing). Hasil yang diperoleh yaitu kulit samak tampakkuat namun tipis, sehingga mudah patah, namun tampak indah dan menarik karena motif dari kulit ikan pari yang unik. Adapun nilai rendemen yang diperoleh dari penimbangan berat kulit sebelum pengolahan dan setelah pengolahan yaitu 75,55%, ini membuktikan bahwa metode penyamak, efektif dapat mengoptimalkan suatu produk dengan baik. Kesimpulan dari PJBL ini yaitu kulit ikan pari yang disamak dengan penyamakan nabati (kulit kayu nangka) menghasilkan kulit ikan pari tersamak yang kuat, tipis, berwarna cerah dan bertekstur halus, serta nilai rendemen yang cukup tinggi. Kata kunci : Kulit Ikan Pari, Penyamakan Kulit, Rendeme
Analisis pengembangan usaha penjualan buah (studi kasus perusahaan fruits market cabang perintis kemerdekaan kota makassar)
Perdagangan buah-buahan merupakan prospek yang menantang bagi para pengusaha utamanya di kota Makassar, oleh kerena itu penelitian ini berusaha menganalisis pengembangan usaha penjualan buah (Studi Kasus Pemsahaan Fruits Market Cabang Perintis Kemerdekaan Kota Makassar). Penelitian ini bertujuan (l) menganalisis indentifikasi permasalahan yang menyebabkan manajemen usaha penjualan buah perusahan Fruits Market menjadi tidak maksimal, (2) menganalisis tindakan perencanaan yang dapat diaplikaskan demi pengembangan usaha penjualan buah perusahaan Fruits Market. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitait' serta analisis APPAS (Analisis Perencanaan dan Pengembangan Agrosistem). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dengan bantuan kuisoner terhadap pelaku usaha perdagangan buah pada perusahaan Fruits Market yakni pihak internal maupun ektemal yang terkait dengan usaha tersebut. berdasarkan hasil analisis penyelesaian masalah dan alternatif-alternatif tindakan terpilih, maka dapat disimpulkan bahwa hal-hal yang harus dilakukan demi pengembangan usaha penjualan buah Fruits Market, yaitu : (l) melakukan atau mengadakan perekrutan agar karyawan bekualitas dengan metode ilmiah, (2) mengundang pakar SDM ke agrosistem untuk melakukan pelatihan kepada karyawan, (3) membuat perjanjian terhadap perusahaan Makassar buah agar pemasokan buah-buahan tepat waktu (4) menambah jumlah kapasitas pasokan buah-buahan (5) melakukan Promosi/ iklan terhadap brand dan produk unggulan perusahaan.
Kata Kunci : Perdagangan buah, alternatif tindakan, manajemen
Isolasi dan karakterisasi penyebab penyakit hawar daun bakteri ( xanthomonas oryzae pv. Oryzae l.) Pada tanaman padi di wilayah Sulawesi Selatan
ABSTRACT
Padi (Oryza sativa. L) merupakan tanaman pangan pokok hampir seluruh rakyat Indonesia. Dan merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia, khususnya di Indonesia. Sulawesi Selatan sudah dikenal sebagai salah satu daerah produsen utama padi di Indonesia dan sebagai salah satu lumbung padi nasional, setiap tahunnya menyumbangkan lebih dari 40% atau 2,0 juta ton pertahunnya terhadap cadangan beras nasional. Penyakit yang sering menyerang tanaman padi diantaranya adalah hawar daun bakteri yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Penyakit ini termasuk salah satu penyakit utama padi. Penurunan hasil yang diakibatkan oleh Xoo mencapai 50% bila terinfeksi berat pada stadia pertumbuhan anakan, dan kehilangan hasil akan berkisar antara 10-20% bila tanaman terinfeksi pada stadia anakan maksimum. Untuk mengatasi masalah penyakit hawar daun bakteri dilakukan upaya pengendalian yang tepat, sehingga diperlukan identifikasi pada tanaman yang terinfeksi bakteri hawar daun. untuk mendapatkan gambaran tentang bakteri patogen seperti morfologi sel dan koloni maupun karakter fisiologi dan biokimia. Identifikasi masih diperlukan untuk mendapatkan informasi yang cepat tentang penyakit tersebut sehingga metode pengendalian yang memadai dapat direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi penyebab penyakit hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. Oryzae L.) pada tanaman padi di wilayah Sulawesi Selatan. Isolasi bakteri dilakukan dengan metode pengenceran lalu ditumbuhkan pada nutient agar (NA). Identifikasi Xoo dilakukan berdasarkan pada gejala yang ditimbulkan, patogenitas, karakter morfologi dan fisiologi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hasil isolasi dan karakterisasi dari tiga belas isolat bakteri yang berasal dari beberapa daerah di wilyah Sulawesi Selatan di dapat sepuluh isolat bakteri positif Xanthomonas oryzae (Xoo) yaitu MR01, MR02, PK01, BR01, SP02, SP03, GW01, GW02, BT01 dan BT03. Kesepuluh isolat bakteri setelah diuji pada tanaman tembakau memperlihatkan gejala hipersensitif yang menandakan bahwa kesepuluh isolat tersebut merupakan patogen.
Kata Kunci : Xanthomonas oryzae pv. Oryzae L, Hawar Daun Bakteri, Isolasi Xo
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN METODE BAMBOO DANCING
Penelitian ini membahas tentang penerapan metode inside outside circle dengan metode bamboo dancing pada siswa kelas XI MAN I Makassar. Penelitian ini adalah eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MAN I Makassar yang berjumlah 275 siswa yang terbagi atas 10 kelas. Sampel diambil
dengan metode simple random sampling, yang terpilih menjadi kelas eksperimen 1 adalah kelas XI IPA 1 sebanyak 24 siswa dan yang terpilih menjadi kelas eksperimen 2 adalah kelas XI IPA 2 sebanyak 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control grup design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk essay untuk pretest dan
posttest yang sebelumnya telah diuji validitasnya dengan Content Validity serta lembar observasi yang digunakan untuk mengamati aktivitas siswa selama proses kegiatan penelitian berlangsung. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis infrensial. Setelah perlakuan pada kedua kelompok diperoleh hasil analisis statistik deskriptif rata-rata hasil belajar matematika
kelompok ekperimen 1 = 66,71 sedangkan rata-rata hasil belajar matematika kelompok eksperimen 2 = 62,38. Hasil analisis infrensial data menunjukkan bahwa nilai sign yang diperoleh = 0,43 dalam artian bahawa sign > (0,43 > 0,05) hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan menerapkan metode inside outside circle dengan siswa yang diajar dengan metode bamboo dancing.
Kata Kunci : Perbandingan, Hasil Belajar Matematika, Inside Outside Circle, Bamboo Dancin
PERBANDINGAN KEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS DITINJAU DARI KECAKAPAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATAKULIAH ANALISIS REAL
Kecakapan pembuktian matematis dapat dikembangkan pada matakuliah analisis real. Pembuktian teorema-teorema dalam mata kuliah analisis real akan membiasakan mereka melakukan kegiatan berpikir sehingga mereka memiliki kecakapan pembuktian. Namun demikian untuk mencapai tahap kecakapan pembuktian dibutuhkan suatu model yang tepat untuk mengajarkannya. Model yang dianggap tepat adalah Problem Based Learning dan Means Ends Analysis. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan peningkatan kecakapan pembuktian matematis antara mahasiswa yang memperoleh perlakuan berupa Problem Based Learning dan Model Means Ends Analysis. Jenis Penlitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang melibatkan dua kelas eksperimen. Hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan peningkatan kecakapan pembuktian matematis bagi mahasiswa yang memperoleh perlakuan berupa model PBL dan siswa yang memperoleh perlakuan
berupa model MEA.
Kata Kunci: Problem Based Learning, Means End Analysis, Kecakapan Pembuktian Matemati