Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
    1227 research outputs found

    KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 PALOPO

    Get PDF
    Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif, tujuan mendeskripsikan kemampuan menulis puisi menggunakan model example non example SMP Negeri 14 palopo.Sampel penelitian ini siswa kelas VIII yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriftif. Berdasarkan tolok ukur kemampuan siswa, tolok ukur kemampuan siswa, yakni jika 85% dari jumlah siswa memeroleh nilai 77 ke atas, maka dianggap mampu, jika 85% dari jumlah siswa memeroleh 77 ke bawah maka dianggap tidak mampu. Hasil penelitian dapat diketahui siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palopo sudah mampu menulis puisi dengan menggunakan model example non example. Berdasarkan tolok ukur kemampuan siswa, dari hasil pengelohan data diketahui bahwa sampel yang mendapatkan nilai 77 ke atas sebanyak 27 ke atas atau (93,10%), sedangkan yang mendapatkan nilai 77 ke bawah sebanyak 2 ke atas atau (6,9%). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palopo mampu menulis puisi. Hal ini berarti bahwa kemampuan siswa untuk menulis puisi menggunakan model example non example sudah mampu

    IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN APRESIASI DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BUA PONRANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kemampuan apresiasi drama siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang sebelum dan setelah diterapkan metode demonstrasi, (2) peningkatan kemampuan apresiasi drama siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang setelah diterapkan metode demonstrasi. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang tahun pelajaran 2017/2018. Pemilihan kelas eksperimen dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIIIb. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan apresiasi drama yang terdiri dari Pretest dan Posttest. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Hasil kemampuan apresiasi drama siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang sebelum diterapkan metode demonstrasi berada pada kategori sedang, dan Hasil kemampuan apresiasi drama siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang setelah diterapkan metode demonstrasi berada pada kategori tinggi, (2) Terjadi peningkatan kemampuan apresiasi drama siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang setelah diterapkan metode demonstrasi berada pada kategori sedang. Kata kunci: Metode Demonstrasi, Kemampuan Apresiasi Drama, Implementas

    STUDI BIDANG GELINCIR SEBAGAI LANGKAH AWAL MITIGASI BENCANA LONGSOR

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi bidang gelincir di Kelurahan Latuppa Kecamatan Mungkajang yang digunakan sebagai langkah awal mitigasi bencana longsor. Letak bidang gelincir diidentifikasi dengan menggunakan metode resistivitas. Dalam penelitian ini, pengukuran resistivitas bawah permukaan dilakukan menggunakan konfigurasi Wenner. Pengukuran dibagi ke dalam dua lintasan dengan panjang masing-masing bentangan 100 m dan 98 m. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa resistivitas bidang gelincir berada pada kisaran 765 Ωm – 7181 Ωm yang diduga berupa lapisan lempung, dan weathered bedrock (batuan lapuk) dengan kemiringan bidang gelincir 20o pada lintasan pertama dan 10o pada lintasan kedua. Kata kunci: tahanan jenis, geolistrik, Wenner, bencana longsor, res2di

    PENERAPAN MODEL COLABORATIF LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah meningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah vektor melalui model pembelajaran Collaboratif Learning dalam perkuliahan Analisis Vektor. Target khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Apakah kemampuan pemahaman konsep mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa? (2) Apakah pemecahan masalah matematis mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa? (3) Apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa? (4) Apakah terdapat korelasi antara kemampuan pemahaman matematis dengan pemecahan masalah matematis mahasiswa baik yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif maupun yang mendapatkan pembelajaran biasa? Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah program studi pendidikan matematika semester V UNCP tahun akademik 2017/2018. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah pretest-posttest two treatments design. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes yaitu tes kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis. Pokok bahasan yang disajikan sebagai bahan materi adalah penjumlahan dan perkalian vektor. Data mengenai kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah dianalisis dengan statistika inferensial menggunakan uji independent sample t test dan menguji interaksi dengan menggunakan korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Kemampuan pemahaman mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa (2) Kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa (3) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran biasa (4) Terdapat korelasi antara kemampuan pemahaman matematis dengan pemecahan masalah matematis mahasiswa baik yang mendapatkan pembelajaran kolaboratif maupun yang mendapatkan pembelajaran biasa Kata kunci: Pembelajaran Kolaboratif, Pemahaman Konsep, Pemecahan Masalah

    PENGARUH PRE-QUESTIONING TERHADAP PEMAHAMAN BACAAN SISWA SMK KELAS II

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pre-questioning terhadap Prestasi Pemahaman Membaca Siswa Kelas II di SMK Telkom Makassar, untuk mengetahui pengaruh gender siswa terhadap prestasi membaca siswa SMK Telkom Makassar, dan untuk mengetahui dampak pre-questioning dan siswa gender terhadap prestasi membaca siswa kelas II SMK Telkom Makassar pada tahun ajaran 2016/2017. Bentuk pertanyaan diberikan dalam pilihan ganda dan esai, pilihan ganda yang digunakan untuk membaca tes pemahaman dan esai yang digunakan untuk tes pre-questioning. Ada enam puluh delapan siswa kelas II kelas Pariwisata di SMK Telkom Makassar pada tahun ajaran 2016/2017 yang dipilih sebagai sampel dalam penelitian ini. Penulis menggunakan metode eksperimen faktorial dan data diolah serta dianalisis dengan cara, coding, scoring, tabulasi menggunakan ANOVA dan mengambil kesimpulan berdasarkan hasil statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa "Pre-questioning memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar membaca siswa", "gender siswa tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar membaca siswa," dan "tidak ada interaksi efek antara pra-tanya dan gender siswa ".Dalam penelitian ini kelas eksperimen (perlakuan menggunakan pre-questioning) memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memahami teks daripada kelas kontrol. Hal itu bisa dilihat dari skor rata-rata dan hasil dua cara ANOVA Kata Kunci: pre-questioning, reading methods, readin

    PROGRAM PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN LAPAS II.B KOTA PAREPARE

    Get PDF
    Program Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II.B Parepare adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, talenta dan profesionalisme narapidana sesuai dengan bakat, minat, perkembangan fisik dan mental mereka, serta potensi lingkungan mereka sebagai sarana untuk bekerja dalam memperbaiki ekonomi masyarakat dan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kualitas kehidupan narapidana. Program pemberdayaan yang dilaksanakan di kelas LAPAS II.B Parepare meliputi; pengolahan kain perca, jahit dan sablon. Tujuan dari ketiga program tersebut adalah; 1). Sebagai keterampilan yang bisa memberi sumber penghasilan selama berada di LAPAS, 2) Memberikan ketrampilan tambahan bagi narapidana sebagai bekal kewirausahaan nantinya saat mereka bebas dari LAPAS. Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat LAPAS Kelas II. B Parepare diawali dengan seminar kewirausahaan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pemrosesan kain perca yang mencakup pembuatan keset dan penyimpanan jarum pentul, kursus menjahit dan sablon. Kata Kunci: Program Pemberdayaan Masyarakat, pengolahan kain perca, Narapidana, sablon, kursus menjahit

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TIPE RULE LEARNING PADA SISWA KELAS VII1 SMP NEGERI 3 BAJO

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatan hasil belajar matematika siswa kelasVII1 SMP Negeri 3 Bajo melalui penerapan metode pembelajaran tipe rule learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII1 SMP Negeri 3 Bajo denga jumlah 26 siswa tahun ajaran 2015/2016. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus 1 dilakukan selama lima kali pertemuan dan siklus 2 juga lima kali pertemuan. Penelitian tindakan Kelas ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi / penelitian dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah pengamatan (observasi) pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar dan tes hasil belajar disetiap akhir siklus. Hasil yang diperoleh dari analisis kualitatif dan kuantitatif adalah sebagai berikut : Hasil belajar matematika siswa kelas VII1 SMP Negeri 3 Bajo mengalami peningkatan dari siklus I dengan pembelajaran metode pembelajaran tipe rule learning diperoleh skor rata-rata 64,80 berada dalam kategori sedang dan standar deviasi 9,322. Meningkat pada silkus II dengan skor rata-rata 81,73 berada dalam kategori baik dan standar deviasi 6,155. Siswa merasakan manfaat dengan diadakannya metode pembelajaran tipe rule learning karena kesulitan-kesulitan belajar yang dialami siswa dengan mudah dapat diselesaikan. Kata kunci : Hasil belajar, Metode pembelajaran tipe rule learning

    THE STRATEGIES DEALING WITH SPEAKING CONFIDENCE IN SPEAKING

    Get PDF
    Self-confidence is the main role in speaking activities to provide great deal of ideas in each specific time of speaking. It is to advocate that speaking is performed in line with building students’ self-confidence at first. The aspects of speaking term are needed vocabulary to support English learner in producing thought or ideas in order to avoid mistake in speaking activities. However, the development of ideas has to worry as in speaking, the thought explained is developed to indicate the quality of expressing the thought or feeling significantly in speaking skill. This way of creating this attainable is to encourage students’ self-confidence in speaking by performing series of strategies in oral speaking activities

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI PADA PEMBUKTIAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA BERBASIS LESSON STUDY

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan proses pembelajaran investigasi pada pembuktian sifat-sifat lingkaran dalam segitiga yang berbasis lesson study. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester V kelas B, tahun akademik 2017/2018. Model pembelajaran yang diterapkan adalah model Investigasi kelompok, dimulai dengan tahapan orientasi masalah, penyusunan konjektur, pemecahan masalah (penyelidikan), dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan (do) ,dan refleksi (see) yang memfokuskan pada aktivitas dan kemampuan mahasiswa. Proses penelitian mengikuti tahap-tahap: (a) menetapkan materi ajar, (b) menyusun instrumen pembelajaran, (c) merencanakan skenario pembelajaran (plan), (d) melakukan aktivitas pembelajaran (do), (e) menganalisa data hasil pembelajaran, (f) mereview aktivitas dan hasil belajar (see) (g) menarik kesimpulan. Hasil yang dicapai pada penelitian ini meliputi; (a)Aktivitas penyelidikan (investigasi) membutuhkan penguasaan materi prasyarat yang matang, menuntut setiap mahasiswa untuk memiliki pengetahuan konsep yang mendalam dan pengetahuan prosedur yang sistematis, (b) Lesson study memberikan gambaran kepada dosen tentang pemetaan kemampuan mahasiswa secara menyeluruh, membiasakan dosen untuk selalu memikirkan susunan konsep yang diajarkan secara hierarkis, untuk selanjutnya dituangkan dalam bentuk rencana pembelajaran yang relevan, (c) Lesson study memungkinkan para dosen untuk memperhatikan motivasi dan iklim sosial, yaitu faktor-faktor yang mungkin turut berkontribusi terhadap kesuksesan akademis mahasiswa dalam jangka panjang, (d) Lesson study memungkinkan para dosen untuk memperoleh masukan yang langsung dapat diterima, sesuai dengan kondisi mahasiswa saat itu, dan berdasarkan observasi terhadap keadaan nyata pembelajaran. Kata Kunci: Lesson Study, Lembar kerja mahasiswa (LKM), Dalil-dalil Segitiga

    BUDIDAYA BUNGA MASAMBA, POTENSI LOKAL MASYARAKAT DAN TANTANGANYA

    Get PDF
    Bunga Masamba, sesuai dengan namanya, bunga ini banyak dijumpai di Masamba Kabupaten Luwu Utara. Bunga ini menjadi salah satu ikon di kabupaten tersebut dan dianggap mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, sehingga keseriusan pemerintah diharapkan mampu menjadikan bunga masamba sebagai potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang dihadapi masyarakat dalam membudidayakan bunga masamba. Dengan menggunakan teknik pemilihan sampel secara acak, penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara sebagai metode dalam mengumpulkan data. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dari 2 kelompok pembudidaya Bunga Masamba, menemukan beberapa masalah yang ditemukan, yaitu 1. Terbatasnya jumlah bibit yang berkualitas, 2. Lemahnya teknik pemasaran Bunga Masamba, 3. Rumah bibit yang tidak layak, 4. Pemasaran dengan metode konvensional, 5. Kurangnya pemahaman tentang pembuatan pupuk organik, 6. Kurangnya Pemahaman tentang pH tanah, 7. Varian warna bungayang terbatas dan 8. Lokasi pembibitan (lahan). Key word:bunga masamba, tantangan, potensi loka

    1,057

    full texts

    1,227

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇