Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
    1227 research outputs found

    PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA UNIVERSITAS AL ASYARIAH MANDAR

    Get PDF
    Penelitian ini adalah quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa Univeritas Al Asyariah Mandar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program studi Pendidikan Matematika FKIP UNASMAN yang memrogramkan mata kuliah Geometri Dasar semester Genap TA 2016/2017. Sampel yang digunakan terdiri atas 2 kelas dengan jumlah masing-masing 20 dan 22 oang mahasiswa, satu kelas sebagai kelompok kontrol yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan satu kelas sebagai kelompok eksprimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Perbedaan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dilakukan secara inferensial untuk menguji hipotesis yakni dengan analisis independent sample t-test, namun sebelumnya dilakukan uji normal dan uji homogen. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Kata Kunci: Kemampuan, Pembelejaran Berbasis Masala

    PROFESIONALISME GURU MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

    Get PDF
    Nowadays, teacher professionalism is a fundamental issue in education sector due to the following reasons. Firstly, the data of UKG results in 2015 indicates that the teachers are not competent. Secondly, the global situation requires teachers to produce competent, independent, and competitive human resources. Facing the era of Asean Economic Community (MEA), teachers are increasingly required to be more competent in order to produce qualified and competitive Indonesian human beings. In order to improve the teacher professionalism, there are two key ideas that are important to do. First, Continuing Professionalism Development (CPD), ie a natural learning experience and deliberate activities planned to provide direct benefits to teachers and the quality of learning in the classroom. Second, ongoing formation, ie activities that are voluntarily performed by teachers without coercion from other parties. For example, the teachers take special time to study by reading books, taking courses, workshops or seminars. These are possible if the teachers have the will to be better

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Matriks bagi Peserta Didik Kelas XII IPA Menggunakan Metode Penemuan Terbimbing pada SMA PPM Rahmatul Asri Kabupaten Enrekang

    Get PDF
    Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan selama dua siklus, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi matriks menggunakan metode penemuan terbimbing. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA SMA PPM Rahmatul Asri sebanyak 29 siswa terdiri jumlah 12 laki – laki dan 17 perempuan pada semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016-2017. Pengambilan data dilakukan melalui pengamatan menggunakan lembar observasi dan data hasil belajar diperoleh dengan memberikan tes akhir setiap akhir siklus. Data hasil belajar diperoleh dari hasil siklus I dan hasil siklus II. Nilai rata-rata hasil siklus I adalah 67,39, hasil siklus II 75,62 sehingga ada peningkatan sebesar 8,23 atau sekitar 12,21%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar. Sedangkan data keaktifan siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan dilihat dari keaktifan mengikuti pembelajaran, menjawab pertanyaan awal, mengajukan pertanyaan selama proses pembelajaran, perhatian terhadap materi pelajaran dan keaktifan dalam kerja kelompok. Jadi pembelajaran Matematika materi matriks menggunakan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi matriks bagi peserta didik kelas XII IPA SMA PPM Rahmatul Asri Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016-201

    PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SELF DIRECTED LEARNING DALAM PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU: SUATU STUDI LITERATUR

    No full text
    Menerapkan dan mengevaluasi pengetahuan merupakan hal yang lebih penting, tidak hanya menerima pengetahuan. Belajar bagaimana cara belajar akan dapat dicapai oleh peserta didik bila mereka memiliki keterampilan belajar mandiri (self-directed learning) khususnya mahasiswa calon guru. Hal ini dikarenakan mahasiswa calon guru merupakan cikal bakal guru di masa mendatang yang akan membantu mencerdaskan anak bangsa. Oleh karena itu, untuk menghasilkan peserta didik pada tingkat SD, SMP, dan SMA yang mampu mandiri dalam belajar, maka calon guru lah yang pertama harus memiliki potensi/keterampilan tersebut. Untuk menanamkan jiwa SDL pada mahasiswa calon guru, diperkenalkan banyak strategi, teknik, metode serta model pembelajaran yang dapat digunakan untuk melatih meningkatkan keterampilan SDL ini, salah satunya adalah model Problem-Based Learning (PBL). Hal ini disebabkan bahwa PBL akan menciptakan situasi di mana mahasiswa akan belajar untuk menyelesaikan tugasnya secara mandiri. Melalui studi ini diharapkan ditemukan suatu hipotesis yang nantinya akan dilakukan research untuk pembuktiannya

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI ARITMETIKA SOSIAL DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN MODEL BELAJAR KOOPERATIF TIPE STAD

    Get PDF
    The purpose of this study was to (1) produce a mathematical learning device for social arithmetic materials with realistic mathematical approaches and cooperative learning models type STAD in class VII, in terms of validity, practicality, effectiveness and knowing the potential effects arising from the development of these learning tools. (2) describe the characteristics of the learning tools of social arithmetic materials with realistic mathematical approaches and STAD type learning models in class VII. This research method is a development research with a 4-D development model according to Thiagarajan and Semmel. The development stages are define, design, develope and disseminate or adapt to the 4-P model, namely definition, conflict, development and dissemination. The subjects of this study were students of class VII.1 and VII.2 of State Junior High School 1 Pitumpanua in the even semester of 2017/2018 academic year which consisted of 61 students consisting of 29 students of class VII.1 and 32 students of class VII.2. Data collection techniques used are documentation, observation sheets, test results and student responses. The data of this study were analyzed qualitatively and quantitatively. The results of data analysis are known to produce a mathematical learning device for social arithmetic materials with a realistic approach and a valid, practical and effective type STAD cooperative learning model. The learning device is valid in content, construct, and language as a result of expert validation in the expert review stage and tests the prototype at the small group stage, while practical learning tools from the results of trial 1 to the 4th trial, the potential effects of this learning device are known from student pre-test and post-test results. The post-test results of students in the first experimental class showed a good value of 17.24%, 75.86% good and enough 3.45%. From the observations that have been made, obtained the average percentage of student activity above 92.6% which belongs to the good category, while the average teacher's ability to manage learning is 4.48 is very high and 92.19% student response is very positive and the results of post-test students in experiment class 2 shows 100% good value category. From the observations that have been made, obtained an average percentage of student activity above 89.4% which belongs to the good category, while the average ability of teachers in managing learning is 4.45 is very high and 84.81% student responses are very positive

    PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO HASIL SAMBUNG SAMPING (SIDE GRAFTING) PADA JUMLAH SAMBUNGAN DAN LINGKAR BATANG YANG BERBEDA

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan dilaksanakan pada bulan Mei sampai November 2017 di kebun rakyat di desa Lambarese, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan hasil sambung samping tanaman kakao pada berbagai metode sambungan dengan melihat dinamika pertumbuhan pasca penyambungan. Ada dua hubungan yang ingin dilihat pada penelitian ini, yang pertama perpaduan antara jumlah sambungan per pohon dan lingkar batang. Aspek pertama perlakuan terdiri dari dua faktor dimana faktor pertama adalah Jumlah sambungan per pohon terdiri dari:S1 : 3 sambungan perpohon S2 : 2 sambungan perpohon S3 : 1 sambungan perpohon. Faktor kedua yaitu lingkar batang (D) yang terdiri dari : D1 : 3 cm lingkar batang D2 : 3,5 cm lingkar batang D3 : 4 cm lingkar batang . Aspek Pengamatan kedua adalah Hubungan antara Jumlah sambungan dan Ketinggian posisi sambungan. Ketinggian sambungan (T) terdiri dari: T1=45 cm ketinggian sambungan T2 =75 cm ketinggian sambungan T3=105 cmketinggian sambungan. Hasil penelitian menunjukkan tanaman kakao yang di sambung samping (side grafting) dengan 2 jumlah sambungan dan 3 cm lingkar batang akan memberikan jumlah tunas yang lebih banyak dengan rata-rata 1,53 buah dan 3 jumlah sambungan dan 3 cm lingkar batang akan memberikan panjang tunas yang lebih baik dengan rata-rata 5,39 cm. Sedangkan untuk ketinggian terbaik diperlihatkan oleh ketinggian sambungan 45 cm dari pangkal batang dengan menghasilkan panjang tunas rata-rata 5,62 cm

    Analisls pendapatan petani kakao di Kelurahan Tokaseng Kecamatan Tellusiattingnge Kabupaten Bone

    Get PDF
    Kakao sebagai komoditas perkebunan andalan Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani kakao yang menerapkan teknologi sambung samping dan petani kakao yang tidak menerapkan teknologi sambung samping, serta mengetahui tambahan keuntungan yang diperoleh petani dengan adanya teknologi sambung samping. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tokaseng Kecamatan Tellusiattingnge Kabupaten Bone. Penentuan sampel dilakukan secara cluster, dimana jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang petani yang menerapkan teknologi sambung samping dan 30 orang petani yang tidak menerapkan teknologi sambung samping. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dan partial budget. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan variabel yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani yang menerapkan teknologi sambung samping adalah pendidikan, luas lahan, jumlah tanggungan dan intensitas penyuluhan, dan variabel yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani yang tidak menerapkan teknologi sambung samping adalah umur petani, pendidikan dan luas lahan. Hasil analisis partial budget menunjukkan keuntungan tambahan yang diperoleh petani responden dari peralihan dari usahatani kakao tidak menerapkan teknologi sambung samping ke usahatani kakao yang menerapkan teknologi sambung samping sebesar Rp l.652.378,l7 per hektar. Kata Kunci : Pendapatan, Teknologi Sambung Samping, Kaka

    Analisis perilaku konsumen terhadap pembelian produk buah lokal di pasar modern kota Palopo

    Get PDF
    Banyaknya buah impor yang masuk di Kota Palopo membuat petani buah lokal untuk lebih bersaing agar buah lokal dapat lebih disukai oleh masyarakat. Namun, buah lokal masih menjadi pilihan konsumen karena jenisnya yang beragam dan rasa yang segar masih menjadi pilihan selera konsumen. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan yakni pada bulan Mei 2017, di pasar modern Kota Palopo. Tujuan penelitian ini adalah; (1) menganalisis perilaku konsumen dalam membeli buah lokal di pasar modern Kota Palopo, (2) menganalisis faktor-faktor yang mendorong pembelian buah lokal di pasar modern Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara accidental random sampling. Teknik pengambilan data dengan wawancara langsung dengan masyarakat yang sedang membeli buah-buah lokal di pasar modern Kota Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Perilaku konsumen terhadap pembelian buah lokal di pasar modern Kota Palopo berpengaruh positif terhadap harga, kandungan zat, kesegaran, warna, manfaat bagi kesehatan dan kemudahan dalam memperoleh buah lokal. (2) Faktor yang mendorong pada pembelian buah lokal di pasar modern Kota palopo yaitu faktor sosial dan faktor pribadi. Kata kunci: Perilaku konsumen, buah loca

    Respon berbagai dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao

    Get PDF
    Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui respon berbagai dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang disusun berdasarkan pola rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan yang dilaksanakan terdiri dari 9 taraf perlakuan yang terdiri dari tanpa pemupukan (kontrol), pemupukan nitrogen yang terdiri dari 8 taraf. Setiap perlakuan terdiri dari 5 tanaman sehingga keseluruhan jumlah tanaman yang digunakan sebanyak 135 tanaman. Perlakuan yang dicobakan adalah : n0= Kontrol,n1= 1 g Urea pohon-1 (0,45 g N pohon-1),n= 2 g Urea N pohon-1 (0,90 g N pohon-1), n3 = 3 g Urea pohon-1 (1,39 g N pohon-1),n4= 4 g Urea pohon-1 (1,8 g N pohon-1),n5 = 5 g Urea pohon-1 ( 2,25 g N pohon-1),n6= 6 g Urea pohon-1 (2,7 g N pohon-1),n7= 7 g Urea pohon-1 (3,15 g N pohon-1),n8= 8 g Urea pohon-1 (3,6 g N pohon-1). Pertambahan tinggi tanaman tertinggi terlihat pada perlakuan dosis pupuk 1 gram (n1) yang dimana nilai rata-ratanya 6,60 dan selisih tinggi tanaman terendah terlihat pada perlakuan dosis 8 gram (n8) yaitu 2,13. dosis 3 g N pohon-1 (n3) menghasilkan selisih jumlah daun terbanyak (1,12 cm) dan berbeda nyata dengan 6 g N pohon-1 (n6), dan 8 g N pohon-1 (n8) tetapi tidak berbeda nyata dengan dosis N lainnya. rata-rata daun lebih banyak terlihat pada pemberian dosis pupuk 3 gram (n3) yaitu 9,87 dan yang terendah terlihat pada pemberian dosis pupuk 6 gram (n6) yaitu 1,2. Rata-rata Bobot basah terbaik terlihat pada pemberian dosis pupuk 3 gram (n3) yaitu 28,90 g dan yang terendah terlihat pada pemberian dosis pupuk 8 gram (n8) yaitu 11,67 g. Rata-rata berat kering bibit kakao yang berumur 3 bulan, mengalami penurunan seiring dengan pemberian dosis Nitrogen yang terlalu tinggi ataupun pemberian dosis yang rendah. rata-rata warna daun terbaik terlihat pada perlakuan n3 yaitu 167,50 dan yang terendah terlihat pada perlakuan n0 yaitu 73,33 .Dosis pupuk 3 g nitrogen memberikan hasil terbaik pada warna daun bibit kakao sebesar 167,50. Pemberian pupuk dengan dosis 3 gram menunjukkan hasil terbaik pada parameter Jumlah Daun, Berat Basah, Luas Daun, Indeks Luas daun, Luas Daun Spesifik, dan warna Daun. Pupuk nitrogen 3 g berpengaruh pada parameter bobot segar sedangkan pada berat kering tidak berpengaruh nyata pada setiap perlakuan dikarenakan pada kondisi yang tidak normal seperti kurangnya cahaya yang diterima oleh tanaman akibat naungan akan menyebabkan laju fotosintesis menurun. Kata Kunci : Pupuk Nitrogen, pertumbuhan dan bibit kaka

    KARAKTERISTIK JUMLAH PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue merupakan masalah kesehatan yang menjadi salah satu fokus perhatian oleh Indonesia. Pada tahun 2014, sampai pertengahan bulan Desember tercatat penderita DBD di 34 provinsi di Indonesia sebanyak 71.668 orang, dan 641 diantaranya meninggal dunia. Salah satu provinsi yang berada di bawah batas minimal Case Fatality Rate (CFR) adalah Sulawesi Selatan yaitu 0,49, tetapi tetap saja menjadi fokus bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran penderita DBD maka akan dilakukan analisis karakteristik DBD di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) Provinsi Sulawesi Selatan yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik maupun gambar. Data diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mulai tahun 2003-2016. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data bahwa pola penyebaran DBD dari tahun ke tahun tidak menentu, dengan jumlah penderita DBD tertinggi terjadi pada tahun 2016 yaitu sebanyak 7685 kasus di 24 kabupaten kota Sulawesi Selatan

    1,057

    full texts

    1,227

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇