Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROGRAM PRAKTIK MAHASISWA AKADEMI TEKNIK SOROAKO
Pendidikan yang menerapkan upaya mendorong budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah pendidikan yang berbasis terapan yaitu Politeknik/Akademi Teknik. Menurut Undang-Undang Perguruan Tinggi No.12 tahun 2012 Politeknik/Akademi Teknik merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi dan jika memenuhi syarat, politeknik dapat menyelenggarakan pendidikan profesi. Harapannya lulusan dapat menerapkan, mengembangkan, budaya profesional dalam bekerja. Politeknik merupakan pendidikan profesional yang diarahkan pada kesiapan penerapan keahlian tertentu.Keselamatan dan kesehatan kerja adalah kondisi yang harus diwujudkan di tempat kerja dengan berbagai upaya guna melindungi tenaga kerja melalui tindakan pencegahan kecelakaan dan penanggulangan masalah kesehatan yang harus dilaksanakan secara konsisten. K3 dan kesadaran lingkungan sudah mulai ditanamkan pada mahasiswa melalui pembelajaran di laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan K3 dalam proses pembelajaran di bengkel/ laboratorium Akademi Teknik Soroako. Metode yang digunakan adalah survei dan respondennya mahasiswa tingkat II Program Studi Perawatan dan perbaikan mesin di tahun 2017. Hasil survei menunjukkan bahwa 87% responden menyatakan sangat penting dan 13% menyatakan penting dimana telah melaksanakan K3 di laboratorium/ bengkel dengan baik. Dari faktor lingkungannya, 78% responden juga merasa aman dan nyaman belajar di laboratorium/bengkel. Responden menyatakan sangat setuju bahwa dengan adanya Keselamatan dan Kesehatan Kerja dapat mempengaruhi kinerja mahasiswa di Bengkel laboratorium. sebanyak 92% Sedangkan 7% responden menyatakan setuju serta aman untuk praktek di bengkel/ laboratorium Akademi Teknik Soroako.
Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Penerapan, bengkel/Laboratoriu
PENGARUH SISTEM SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI TERHADAP INDEKS PRESTASI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PAPUA (UNIPA)
Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif . Desain penelitian ini digunakan untuk mencari kemungkinan apakah adanya pengaruh jalur masuk ke perguruan tinggi dengan indeks prestasi komulatif mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika UNIPA. Tujuan jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai bahan masukan bagi jurusan pendidikan matematika dan evaluasi untuk dapat meningkatkan indeks prestasi mahasiswa, dan bahan masukan bagi Universitas Papua untuk memperbaiki sistem seleksi yang dilakukan. Targer khusus dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah ada pengaruh antara indeks prestasi akademik dengan jalur masuk perguruan tinggi mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika di UNIPA, (2) Deskripsi pengaruh antara indeks prestasi akademik dengan jalur masuk perguruan tinggi mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika di UNIPA. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika UNIP terdiri dari setiap angkatan 2015 dan . Instrumen dalam penelitian ini adalah angket. Data tentang prestasi diperoleh dari dokumen jurusan pendidikan matematika dan angket yang disebarkan kepada mahasiswa. Analisis data yang digunakan secara kualitatif dengan tiga tahap yakni,(1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa,(1) tidak ada pengaruh antar IPK mahasiswa dengan Jalur masuk ke UNIPA, (2) IPK tergantung pada kemapuan dasar tentang konsep matematika sejak SMA, kemauan memilih jurusan pendidikan matematika, kesenangan mereka terhadap matematika, cara belajar mereka.
Kata kunci : indeks prestasi akademik, jalur masuk UNIP
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA SDN 1 LALEBBATA KELAS VB KECAMATAN WARA KOTA PALOPO
Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keterampilan menulis puisi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas Vb SDN 1 Lalebbata Kecamatan Wara Kota Palopo Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun jumlahnya 33 orang siswa dalam satu kelas. Teknik pengumpulan data dengan observasi, pemberian tes, dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan penelitian keterampilan menulis puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas Vb SDN 1 Lalebbata Kecamatan Wara Kota Palopo setelah penerapan model pembelajaran pendekatan kontekstual pada siklus I dengan rata-rata 71,82 meningkat pada siklus II dengan skor rata-rata 80,15 berarti mengalami peningkatan sebesar 8,33. Dengan ketuntasan pada Siklus II 84,85% mengalami peningkatan 39,4% dari Siklus I 45,45%. Hasil analisis data disimpulkan bahwa rata-rata keterampilan menulis puisi siswa kelas Vb SDN 1 Lalebbata Kecamatan Wara Kota Palopo setelah belajar menulis puisi melalui penerapan pendekatan kontekstual mengalami peningkatan. Hal ini berarti indikator keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu “daya serap terhadap bahan pengajaran yang diajarkan mencapai prestasi tinggi, baik secara individual maupun kelompok. Hal ini dapat dilihat apabila rata-rata nilai test keterampilan menulis puisi mengalami peningkatan. Nilai belajar siswa dikategorikan baik apabila telah mencapai nilai 75-84”. Dengan melihat rata-rata nilai yang diperoleh siswa berarti tindakan yang diberikan berhasil. Selain itu pada tes akhir siklus, siswa dinyatakan tuntas dengan standar KKM yang ditetapkan sebesar 75.
Kata Kunci: Pendekatan Kontekstual, Keterampilan Menulis Puisi, Penerapa
UPAYA PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DI KELAS X TKR-A SMKN 1 MASAMBA
Kemampuan siswa menguasai materi pelajaran fisika pada SMKN 1 Masamba pada umumnya rendah ditandai dengan rendahnya nilai hasil Ulangan Harian, Ujian semester dan Ujian Nasional bila dibandingkan dengan nilai mata pelajaran produktif, padahal fisika adalah mata pelajaran yang sangat menunjang mata pelajaran lain khususnya mata pelajaran produltif pada keahlian rekayasa. Untuk berupaya memperbaiki hal tersebut peneliti mencoba melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization dengan harapan dapat meingkatkan aktifitas belajar dan hasil belajar siswa sehingga dapat mengangkat prestasi belajar Fisika SMKN 1 Masamba. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMKN 1 Masamba Kelas X TKR-A dalam pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Team Assisted Individualization pada semester dua tahun Pelajaran 2016/2017. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas X TKR-A SMKN 1 Masamba semester dua tahun pelajaran 2016/2017. Hasil Penelitian dari siklus 1 sampai dengan siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai Fisika.
Kata Kunci: Team Assisted Individualization, hasil belajar, kooperati
PENYIMPANAN MAYAT
Kebanyakan orang Toraja, khususnya anggota Gereja Toraja, masih melaksanakan tradisi penyimpanan mayat dengan motivasi yang mirip dengan penganut agama suku Toraja. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana dampak tradisi penyimpanan mayat ini bagi warga jemaat Gereja Toraja? Untuk menjawab pertanyaan ini maka dilakukan penelitian dengan metode kualitatif. Adapun beberapa simpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, penyimpanan mayat pada umumnya disebabkan oleh kesepakatan waktu untuk berkumpul bagi semua anggota keluarga agar secara bersama-sama mereka dapat melaksanakan acara untuk penguburan orang yang mereka kasihi dengan baik. Kedua, penyimpanan mayat ini tidak lagi dilaksanakan sebagaimana pemahaman Aluk Todolo bahwa kurban yang diberikan selama acara penguburan (funeral) sebagai bekal untuk menyelamatkan orang yang sudah meninggal. Penyimpanan mayat justru menolong mereka untuk menyadari bahwa mereka hanya debu yang pada satu waktu akan kembali menjadi debu. Oleh karena itu penyimpanan mayat membantu mereka untuk berserah sepenuhnya kepada Tuhan. Ketiga, secara psikologis, penyimpanan mayat menolong anggota keluarga untuk menyadari (realize) dan melepas (release) kepergian orang yang mereka kasihi. Tradisi penyimpanan mayat membuat mereka masih dapat mencurahkan isi hati dan melepas rindu kepada orang yang mereka kasihi walaupun sebenarnya mereka sudah meninggal.
Kata Kunci: Penyimpanan, Mayat, Toraja, Iman, Psikologi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIID SMPN 2 BURAU
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas VIIID SMP Negeri 2 Burau dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Hipotesis tindakan ini adalah jika model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diterapkan dalam pembelajaran matematika siswa SMPN 2 Burau maka hasil belajar siswa dapat meningkat. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Burau yang berjumlah 32 orang, terdiri dari 18 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini berupa tes tertulis dan lembar observasi. Data hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dan data hasil observasi (pengamatan) siswa dan guru dianalisis secara kualitatif adalah sebagai berikut: Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar matematika adalah 60,3 dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai rata-rata hasil belajarnya adalah 77,2 sikap siswa turut meningkat dengan melihat hasil observasi menghargai kerja sama dengan teman dalam mengikuti kegiatan dan mengemukakan pendapat pada saat proses belajar mengajar. Dari hasil penelitian, secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas VIIID SMPN 2 Burau terhadap hasil belajar matematika mengalami peningkatan
Kata Kunci: Model Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belaja
PROSES ASIMILASI DAN AKOMODASI MAHASISWA BERGAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan/menggambarkan proses asimilasi dan akomodasi mahasiswa yang memiliki gaya kognitif field independent dalam menyelesaikan masalah geometri. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNCP. Subjek penelitian ini adalah satu orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNCP Angkatan 2015 yang memiliki gaya kognitif field independent. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah geometri dan wawancara. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan proses asimilasi dan akomodasi mahasiswa field independent dalam menyelesaiakan masalah geometri pada tahap-tahap pemecahan masalah polya yaitu (1) Tahap memahami masalah terjadi prose asimilasi, (2) tahap merencanakan penyelesaian terjadi proses asimilasi dan akomodasi, (3) tahap melaksanakan rencana penyelesaian terjadi porses asimilasi dan (4) tahap memeriksa kembali terjadi proses asimilasi namun kurang sempurna.
Kata kunci: Asimilasi, akomodasi, gaya kognitif, field independent, masalah geometri
NILAI TOTAL KETIDAKTERATURAN-H PADA GRAF C4 x Pn
Nilai total ketidakteraturan-H pada graf C4 x Pn diperoleh dengan menentukan batas bawah terbesar dan batas atas terkecil. Batas bawah dianalisis berdasarkan sifat-sifat graf dan teorema pendukung lainnya. Sedangkan batas atas dianalisa dengan pemberian label pada titik dan sisi pada graf C4 x Pn . Misal G adalah suatu graf, selimut sisi dari G (edge covering) adalah koleksi subgraf H_1,H_2,...,H_t dari graf G sedemikian sehingga setiap sisi dari G termuat dalam paling sedikit satu subgraf H_(i ,)dimana i=1,2,…,t. Dalam hal ini, maka G disebut memiliki selimut (sisi) -〖(H〗_1,H_2,...,H_t) (〖(H〗_1,H_2,...,H_t)-(edgecovering). Jika setiap subgraf H_i isomorfik dengan suatu graf H, maka dikatakan G memiliki suatu selimut-H(H-covering). Jika setiap subgraf isomorfik dengan suatu graf, maka dikatakan memiliki suatu selimut –H (H-covering). Hasil penelitian ini diperoleh nilai total ketidakteraturan-H pada graf C4 x Pn ths(C_4×P_n)=⌈(4n+3)/8⌉ dengan n ≥ 3.
Kata kunci : Selimut-H, Nilai total ketidakteratuan-
STIMULATING STUDENTS’ AUTONOMY IN WRITING THROUGH WEEKLY REPORTS
The objectives of this research are to find out whether the use of weekly reports could stimulate students’ autonomy in writing or not, and to find out whether or not the use of weekly reports can improve students’ ability in writing. This research used pre-experimental method. The population of this research was the third semester English students of Cokroaminoto Palopo University in 2016/2017 academic year. The population consisted of 230 students in six classes. Each class consists of around 30 students. The sample was taken by using purposive sampling technique. So, the sample of this research was 30 students. The data of students’ autonomy was obtain by questionnaire and writing test used to see the students’ writing ability. The data was analyzed by applying inferential statistics with t-test. The result of data analysis showed the mean score of the result of questionnaire was 75.7 which classified as good. The mean score of pretest was 56.47 classified as fair while the mean score in posttest was 77.53 classified as good. The t-test value was 13.44 while the t-table was 2.045 at level significance 0.05 with degree of freedom was 29. It means that the t-test was greater than t-table that was 13.44 > 2.045. Therefore the null hypothesis (Ho) was rejected, while the alternative hypothesis (Hi) was accepted. It could be concluded that the use of weekly reports could stimulate students’ autonomy in writing and also improve students’ writing ability.
Key Word: Weekly Reports, Students’ Autonomy and Writin
DESKRIPSI HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BILANGAN BULAT DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT
Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif, yang bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) SMP Negeri 7 Palopo; (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) SMP Negeri 7 Palopo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Palopo sebanyak 185 s iswa. Cara pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sehingga terpilih 150 siswa yang terdiri dari 75 siswa Field Dependent (FD) 75 siswa Field Independent (FI). Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dimaksudkan untuk mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dengan menggunakan skor tertinggi, skor terendah, rata-rata, standar deviasi, variansi dan tabel frekuensi persentase. Hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat kelas VII SMP Negeri 7 Palopo dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) berada pada kategori sangat rendah diperoleh nilai rata-rata 24,13 dari skor ideal 100. Standar deviasi 22,36 dan Variansi 500,09. Sedangkan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat kelas VII SMP Negeri 7 Palopo dengan gaya kognitif Field Independent (FI), berada pada kategori rendah diperoleh dengan nilai rata-rata 56,26 dari skor ideal 100. Standar deviasi 23,54 dan variansi 554,46.
Kata kunci: hasil belajar, gaya kognitif, field dependent, field independen