Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Kualitas mikrobiologis dangke yang dibuat pada berbagai level ekstrak getah pepaya dan suhu pemanasan
Dangke adalah produk semacam keju tanpa pemeraman, dan tidak dikoagulasi dengan rennet
melainkan dengan papain (getah buah pepaya). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas
mikrobiologis dangke yang dibuat pada berbagai level geah pepaya kering dan suhu pemanasan.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola
factorial 3 x 8 dengan 3 kali ulangan. faktor A adalah suhu pemanasan (65C, 70C, 75C, 80C, 85C,
90C, 95C, 100C) dan faktor B adalah konsentrasi getah pepaya kering (0,3%, 0,4% dan 0,5%). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa dangke yang dibuat pada berbagai level getah pepaya kering dan suhu
pemanasan memiliki kandugan bakteri asam laktat dengan karakterisasi pengujian morfologi dengan hasil
bentuk bulat, warna putih dan putih kekuningan, permukaan cembung, pewrnaan gram positif (bentuk
batang dan bulat dengan warna ungu). Pada identifikasi bakteri Listeria monocytogenes diperoleh
morfologi dengan bentuk bulat, warna (putih, kuning, coklat dan hitam), pewarnaan gram positif (batang,
ungu), pada pengujian biokimia tidak ada sampel yang positif Listeria monocytogenesdari dangke yang
dibuat dengan berbagai level getah pepaya kering dan suhu pemanasan. Disimpulkan bahwa dangke
mengandung bakteri asam laktat dan tidak mengandung Listeria monocytogenes pada berbagai perlakuan.
Kata kunci : dangke, bakteri asam laktat (BAL), Listeria monocytogenes
DESAIN SISTEM KENDALI MOTOR LISTRIK DC UNTUK MENGGERAKAN PANEL SOLAR CELL MENGIKUTI PERGERAKAN MATAHARI MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROL (FLC) PADA MICROCONTROLLER ATMEGA 8535
Untuk memaksimalkan energi matahari yang diterima oleh panel solar cell maka pada penelitian ini akan memaparkan tentang bagaimana mengendalikan motor listrik dc sehingga mampu menghasilkan putaran dua arah mengikuti pergerakan matahari dari arah timur ke barat maupun sebaliknya sehingga panel sel surya yang terhubung mekasnis dengan motor listrik DC mampu mengikuti pergerakan matahari sehingga penyerapan sinar matahari bisa optimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Fuzzy Logic Control (FLC) yang dituangkan kedalam bahasa pemrograma C kemudian diimplementasikan ke dalam microcontroller ATMega 8535. Motor DC yang digunakan pada penelitian ini adalah motor DC yang bertegangan 24 volt dengan daya yang kecil tetapi dengan torsi yang cukup untuk menggerakkan sebuah panel sell surya. Software yang digunakan pada simulasi ini adalah proteus 7.0. Dari hasil simulasi, dapat diketahui bahwa sistem kontrol yang dibuat mampu mengendalikan motor DC sehingga mampu menggerakkan panel solar cell jika dihubungkan secara mekanis dengan panel solar cell dengan kecepatan yang sesuai dengan kecepatan matahari
Kata Kunci : Solar Cell, Fuzzy Logic Control, Microcontroller ATMEGA 853
KEEFEKTIFAN MODEL SHOW NOT TELL PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 LAMASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran show not tell dalam menulis cerpen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penarikan sampel dilakukan dengan cara teknik purposive sampling.Hasil observasi yang diperoleh menunjukan bahwa model show not tell sangat efektif pada pembelajaran menulis cerpen, uji materi yang dilakukan diakhir pembelajaran menunjukan rata-rata nilai siswa yang memuaskan. Wawancara yang dilakukan untuk mengetahui respon siswa pun memperoleh kesimpulan bahwa model show nottell menarik atensi siswa karena sangat membantu siswa memahami materi pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model show not tell pada pembelajaran menulis cerpen siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lamasi sangat efektif, terlihat pada hasil pretest kelas eksperimen nilai rata-rata 61,83, standar deviasi 6,22, sedangkan hasil posttest nilai rata-rata 73,83, standar deviasi 6,11 baik untuk menarik atensi peserta didik maupun membantu peserta didik memahami materi pembelajaran
KEFEKTIFAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan mendeskripsikan keefektifan pendekatan contextual teaching and learning pada pembelajaran menulis siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Sabbang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Sabbang yang berjumlah 74 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Proposive Sampling (sampel bertujuan). Cara pengambilan data dengan observasi, pemeriksaan hasil tes awal dan akhir, dokumentasi dan melakukan penilaian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik dengan menggunakan SPSS versi. 18.00. Berdasarkan hasil penelitian bahwa metode contextual teaching and learning efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis cerita pendek. Hal tersebut tampak dari hasil analisis statistik yang menyatakan bahwa ttabel -2,064, thitung -4,997 dan p 0,000 karena p ttabel (-4.997 > -2,064) dan p < α (0,000 < 0,05). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa pendekatan contextual teaching and learning efektif dalam pembelajaran menulis cerpen siswa kelas VIII SMP Negeri5 Sabbang
PERMAINAN SENTENCE RACE DALAM MENGAJAR MENULIS TEKS DESKRIPTIF PADA SISWA SMA DI MAKASSAR
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan permainan Sentence Race dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis deskriptif pada siswa kelas dua SMA Frater Makassar. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen pada satu kelas yang diberikan tes awal, perlakuan, dan tes akhir. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas dua SMA Frater Makassar dan sampelnya adalah siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 32 siswa dengan menggunakan sampel perwakilan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis deskriptif meningkat. Hal itu dibuktikan dengan besarnya nilai rata-rata pada post-test dibandingkan dengan pre-test (73.031 > 50.062). Hasil dari t-uji lebih besar dari t table (18.091 > 2.040) pada tingkat signifikan 0.05 dengan derajat kebebasan (df) = 31. Berdasarkan pada temuan dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan Sentence Race efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas dua SMA Frater Makassar.
Kata Kunci: Kemampuan Menulis Deskriptif, Permainan Sentence Race
PENGARUH CARA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 MAPPEDECENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mendapatkan informasi mengenai cara belajar yang dilakukan oleh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng. (2) Mendapatkan informasi mengenai motivasi belajar yang dilakukan oleh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng. (3) Mendapatkan informasi mengenai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng. (4) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh cara belajar dan motivasi belajar terhadap kemampuan masalah matematika matematika siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng. Jenis penelitian ini adalah ex-postfacto yang bersifat kausalitas. . Populasi penelitian adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng pada tahun ajaran 2017/2018. Sampel penelitian ini dipilih dengan metode cluster random sampling dengan jumlah sampel 40 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner cara belajar, kuesioner motivasi belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi cara belajar yang dilakukan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng berada pada kategori sedang. Motivasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mappedeceng berada pada kategori sedang, sementara untuk hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika tergolong pada kategori sedang. Dari hasil analisis inferensial dengan menggunakan analisis regresi berganda diperoleh kesimpulan bahwa cara belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA Negeri 1 Mappedeceng.
Kata Kunci: Cara Belajar, Motivasi Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATERI DIFFERENSIAL DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT)
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research dan Development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika kooperatif tipe NHT pada materi Differensial dengan sub materi Aplikasi Turunan Fungsi yang meliputi Bacaan Siswa (BS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan Tes Hasil Belajar (THB). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 6 Palopo dengan jumlah siswa 29 orang. Pertemuan dikelas dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan dengan tes hasil belajar satu kali. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Thiagarajan atau Model 4-D yang meliputi 4 tahap yaitu tahap pembatasan, tahap perancangan, tahap pengembangan, dan tahap penyebaran, namun untuk penyebaran dalam penelitian ini belum bisa dilakukan karena penelitian ini hanya uji coba terbatas. Perangkat pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT setelah dikembangkan, divalidasi dan disimulasikan serta mengalami beberapa kali revisi sehingga dihasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang layak digunakan. Hasil dari uji coba terbatas menunjukan bahwa (1) skor rata-rata yang peroleh siswa pada tes hasil belajar adalah 78,31 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 5,44 dan berada pada kategori tinggi; (2) penggunaan perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe NHT menjadikan siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) ketuntasan belajar siswa mencapai 79,31%; (4) tanggapan siswa terhadap perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe NHT berupa Bacaan Siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kerja Siswa dan Tes Hasil Belajar cenderang positif; (5) guru mampu mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, berdasarkan pengelolaan pembelajaran dimana sebagian besar aspek dapat terlaksana dengan baik; (6) perangkat pembelajaran kooperatif tipe NHT ini memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan dan kepraktisan.
Kata-kata kunci: Pengembangan, Differensial, Kooperatif, NH
MEDIA PERMAINAN KARTU GAMBAR DENGAN TEKNIK THINK PAIR SHARE
Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan melaksanakan kurikulum dalam suatu lembaga pendidikan, agar dapat mendorong siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pembelajaran di sekolah sebaiknya dirancang untuk mempermudah siswa dalam belajar. Terlebih lagi, saat ini mayoritas sekolah di Indonesia telah menerapkan kurikulum 2013, yang tentunya memiliki tantangan yang besar terutama bagi guru. Oleh karena itu, guru tidak hanya dituntut untuk membuat lingkungan belajar yang nyaman, tetapi juga harus mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, aktif, efektif dan inovatif serta menarik perhatian siswa sehingga peserta didik dapat memperoleh pengetahuannya sendiri. Salah satu yang wajib dilakukan oleh guru adalah mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai media dan metode pembelajaran yang inovatif. Dalam tulisan ini, kami akan mengkaji salah satu media yang dilaksanakan oleh guru, yakni media kartu gambar dengan menggunakan teknik think pair share. Kajian ini akan mengupas tentang media pembelajaran berupa kartu gambar dengan menggunakan teknik think pair share.
Kata Kunci: Media Permainan Kartu Gambar, Teknik Think Pair Shar
ANALISIS KERJA DAN AKTIVITAS MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATERI LINGKUNGAN
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara terperinci aktivitas dan pekerjaan mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk keperluan masa yang akan datang. Dalam penelitian ini, studi yang mendalam dilakukan terhadap kelakuan-kelakuan mahsiswa terhadap gerak-gerik mereka dalam melakukan tugas, penggunaan waktu secara efisien dan efektif, dan sebagainya. Data mengenai hal-hal yang ini diselidiki, kemudian dianalisis, diberikan interpretasi, dan diadakan generalisasi dalam rangka menetapkan sifat-sifat dan keriteria-keriteria pekerjaan yang baik. Objek penelitian ini adalah mahasiswa semester I (satu) prodi Pendidikan Biologi yang memprogramkan mata kuliah Biologi dasar. Jumlah peserta didik pada kelas Pendidikan Biologi A sebanyak 40 orang. Mahasiswa yang diadikan objek penelitian, diberikan tugas proyek berupa penyusunan laporan tentang lingkungan. Mahasiswa dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri atas 2 orang. Langah awal pembuatan laporan ini dimulai dengan studi literature yang dilaksanakan di perpustakaan kampus yang berada di Kampus II UNCP. Hasil dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa mahasiswa lebih senang memperoleh informasi melalui internet dibandingkan membaca buku. Berdasarkan wawancara dengan mahasiswa, alasan efisiensi waktu yang lebih baik ketika menggunakan internet. Dalam hal pembagian kelompok, mahasiswa merasa lebih mudah bekerjasama dalam kelompok kecil yang berjumlah hanya 2 orang perkelompok. Alasannya mudah dalam komunikasi dan pembagian job/ tugas menjadi lebih mudah dan jelas. Tugas proyek yang diberikan kepada mahasiswa berupa pembuatan herbarium dari tanaman atau tumbuhan yang diteliti serta membuat laporan kegiatan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ALJABAR LINEAR MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING COOPERATIVE PADA MAHAMAHASISWA SEMESTER IV PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ALJABAR LINEAR STKIP YAPIM MAROS
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar aljabar linear melalui pendekatan problem posing cooperative pada mata kuliah Aljabar Linear II. Subjek penelitian ini adalah semua mahasiswa semester IV prodi Pendidikan Aljabar linear STKIP YAPIM Maros yang berjumlah 27 orang mahasiswa yang terdiri dari 7 orang mahasiswa laki-laki dan 20 orang mahasiswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diadakan tes akhir siklus yang melalui tahapan-tahapan yang diawali dengan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil pelaksanaan secara kuantitatif penelitian ini adalah hasil belajar aljabar linear mahasiswa setelah pelaksanaan siklus I diperoleh dengan nilai rata-rata 53, 14 dengan standar deviasi 20,10 dari nilai ideal yang mungkin dicapai adalah 100 sedangkan kategori hasil belajar mahasiswa pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 78,52 dengan standar deviasi 15,44 dari nilai ideal yang mungkin dicapai adalah 100. Tingkat pencapaian ketuntasan belajar dari 12 orang dari siklus I dengan persentase 44,44% menjadi 24 orang pada siklus II dengan persentase 88,89% dengan batas ketuntasan 85%.
Kata Kunci: Problem Posing, Cooperative