Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT KOMBA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna filosofis kearifan lokal Mappamula Tanang Masyarakat Adat Komba di Desa Komba Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Data yang diperoleh dari pengamatan partisipatif dan wawancara mendalam dianalisis secara kualitatif disusun secara sistematis dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna filosofis kearifan lokal Mappamula Tanang Masyarakat Adat Komba berfungsi sebagai pemeliharaan pola persatuan dan kebersamaan para petani memulai masa tanam padi dan panen secara serentak. Disarankan kepada Masyarakat Adat Komba melestarikan kearifan local Mappamula Tanang secara rutin setiap musim tanam padi, Kepada Pemerintah Desa Komba memfasilitasi Masyarakat Adat Komba melakukan Mappamula Tanang setiap musim tanam padi.
Keywords : Mappamula Tanang, Musim Tanam, Masyarakat Adat, Kearifan Lokal, Komba
PEMBUATAN MEDIA FILM DOKUMENTER KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA MAHASISWA COKROAMINOTO PALOPO
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Tujuan penelitian yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya media film dokumenter kontekstual yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Target khusus penelitian ini adalah (1) mengembangkan dan mengimplementasikan media film dokumenter (2) meningkatkkan kemampuan berbicara mahasiswa. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan dua tahap uji coba. Uji coba pertama dan uji coba kedua dalam untuk menerapkan media film documenter. Tahap pengumpulan data yaitu pemberian tes hasil belajar dan angket respons siswa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secar kualitatif, kuantitatif, analisis statistika deskriptif. Adapun hasil penelitian ini, yaitu tingkat pencapain kriteria ketuntasan mengajar pada uji coba pertama menunjukkan bahwa yang memperoleh nilai 75 ke atas yaitu sebanyak 25 orang mahasiswa dengan persentase 89,29%, sedangkan yang memperoleh nilai di bawah 75 hanya 3 orang mahasiswa dengan persentase 10,71%. Sesuai dengan pencapaian idikator keberhasilan bahwa penelitian ini dikatakan berhasil apabila terdapat minimal 85% yang memperoleh nilai 75 ke atas, maka dapat dikatakan berhasil. Pada uji coba kedua menunjukkan bahwa yang memperoleh nilai 75 ke atas yaitu sebanyak 34 orang mahasiswa dengan persentase 89,48%, sedangkan yang memperoleh nilai di bawah 75 hanya 3 orang mahasiswa dengan persentase 10,52%. Sesuai dengan pencapaian idikator keberhasilan bahwa penelitian ini dikatakan berhasil apabila terdapat minimal 85% yang memperoleh nilai 75 ke atas, maka dapat dikatakan berhasil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media film documenter kontekstual memberikan hal baik dalam pembelajaran berbicara pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan dalam setiap pembelajaran yang dilakukan, khususnya pembelajaran berbicara, dapat menggunakan media film documenter kontekstual sebagai alternative dalam pembelajaran di sekolah.
Kata Kunci: Film dokumenter kontekstual, pembelajaran berbicar
PERANGKATAJARPEMBELAJARAN BUDIDAYA KELAPA SAWIT BERBASIS MULTIMEDIA PADA DESA PATILA KECAMATAN TANA LILI
Pembuatan multimedia ini bertujuanuntuk melakukan sosialisasi, khususnya pada materi budidaya. Multimedia ini dilengkapi animasi dan gambar-gambar, agar mudah dipahamidan masyarakat termotivasi untuk mengembangkan hasil panen kelapa sawitnya.Multimedia ini dirancang sesuai dengan kebutuhan instansi dan perkembangan teknologi komputer yang sangat cepat. Multimedia yang dibuat menggunakan software Macromedia flash 8 merupakan media pembelajaran budidaya kelapa sawit. Media pembelajaran tersebut yang terdiri dari teks, animasi, suara, video dan link interaktif.Multimedia ini dirancang menggunakan analisis UML (Unified Modeling Language). Metode pengujian yang digunakan adalah pengujian Black box yang memungkinkan perekayasa perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input yang sepenuhnya menggunakan semua persyaratan fungsional untuk suatu multimedia. Multimedia budidaya kelapa sawit ini dapat mempermudah dalam melakukan sosialisasi dan sebagai salah satu solusi dalam melakukan pengajaran.
Kata Kunci: Macromedia flash, multimedia
DESKRIPSI KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang difokuskan untuk mendeskripsikan indikator penalaran matematika berdasarkan 1) subjek yang memiliki pemahaman konsep pada kelompok atas (SKA), 2) subjek yang memiliki pemahaman konsep pada kelompok bawah (SKB). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP yang terdiri dari 2 subjek. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang dipadu oleh tes pemahaman konsep matematika dan penalaran yang dikonfirmasi kembali oleh pedoman wawancara, serta melakukan triangulasi waktu untuk mendapatkan data yang valid. Hasil penelitian menunjukkan: 1) SKA mampu memenuhi semua indikator penalaran matematika dengan tepat, 2) SKB hanya mampu memenuhi indikator memeriksa kesahian suatu argumen dengan benar, sedangkan menyajikan penyataan matematika dengan gambar, mengajukan dugaan, menyusun bukti dan memberikan alasan terhadap kebenaran solusi, serta menarik kesimpulan hanya mampu dilakukan namun secara umum masih keliru, sedangkan pada indikator melakukan manipulasi matematika belum mampu dilakukan dengan baik.
Kata Kunci: Pemahaman konsep, Penalara
PENGARUH INTELIGENSI INTRAPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF MATEMATIKA MELALUI MOTIVASI BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar Pengaruh Inteligensi Intrapersonal terhadap Hasil Belajar Kognitif Matematika melalui Motivasi Belajar Siswa. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Parepare tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 520 dengan jumlah sampel 221. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Skala inteligensi intrapersonal, (2) Skala motivasi belajar, (3) dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriftif dan analisis SEM (Structure Equation Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa Kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Parepare memiliki inteligensi intrapersonal dalam kategori tinggi, motivasi belajar berada dalam kategori sangat tinggi, dan hasil belajar kognitif berada dalam kategori rendah. (2) Inteligensi intrapersonal secara langsung berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif matematika dan secara tidak langsung berpengaruh negatif terhadap hasil belajar kognitif matematika melalui motivasi belajar
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI HAULMASTER FENDER PRODUK PESANAN PT VALE DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING
Produk yang dihasilkan perusahaan merupakan daya tarik utama bagi pelanggan selaku konsumen. Salah satu tantangan yang saat ini dihadapi oleh divisi produksi Akademi Teknik Soroako adalah penawaran dari PT Vale Indonesia, Tbk. untuk memproduksi suku cadang kendaraan pengangkut terak nikel yang dinamakan Haulmaster Fender. Untuk menentukan harga pokok produksi produk tersebut, maka dibutuhkan metode yang cocok dan relefan dengan karakter komponen biaya pada aktivitas yang dilakukan untuk berproduksi. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus pada divisi produksi Akademi Teknik Soroako yang bertujuan menganalisis dan menghitung harga pokok produksi (HPP) terhadap produk Haulmaster Fender yang dipesan oleh PT Vale Indonesia, Tbk. Data primer dan sekunder diperoleh melalui bagian perencanaan produksi dan wawancara dengan direksi, penyelia, dan karyawan produksi. Data diolah dan dihitung menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) dan dibandingkan dengan perhitungan metode konvensional yang saat ini dipraktikkan oleh divisi produksi ATS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP dengan metode ABC berjumlah Rp23.660.098,00 per unit. Sedangkan perhitungan dengan metode konvensional yang saat ini diterapkan oleh divisi produksi ATS berjumlah Rp22.599.800,00 per unit. Hasil perhitungan metode ABC menunjukkan jumlah yang lebih tinggi sebesar Rp1.060.298,00 atau lebih tinggi 4,7%. Hal ini terjadi karena metode ABC memiliki karakter hitungan yang lebih teliti sehingga semua obyek biaya dapat dijangkau.
Kata Kunci: Harga pokok produksi, Metode Activity Based Costing, Haulmaster Fender
Alokasi waktu dan kontribusi pendapatan ibu rumah tangga pembuat tortila dalam pengeluaran pangan rumah tangga
Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan alokasi waktu ibu rumah tangga, pengeluaran dan akses pangan rumah tangga, kontribusi pendapatan ibu rumah tangga dalam pengeluaran pangan rumah tangga, hubungan antara pengeluaran pangan rumah tangga dan pendapatan dan lama jam kerja ibu rumah tangga, dan hubungan antara pengeluaran pangan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kota Palopo, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan metode sensus, yaitu dengan mewawancarai 39 orang ibu rumah tangga dengan kategori keluarga lengkap (masih memiliki suami) yang berstatus anggota pada IKM pembuat tortila (Khilan). Data dinalisis secara deskriptif, sedangkan untuk menganalisis hubungan digunakan tabulasi silang dengan pendekatan chi-square melalui penggunaan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan ibu rumah tangga responden adalah sebesar Rp 372.250,00 (26,91%) dan alokasi waktu terbesar adalah untuk kegiatan bekerja yaitu sebesar 7,15 jam sedangkan untuk kegiatan domestik sebesar 4,95 jam. Pengeluaran rumah tangga responden adalah sebesar Rp 2.486.500 yang terdiri dari pengeluran non pangan sebesar Rp1.103.218 (44,37%) dan pengeluaran pangan sebesar Rp 1.383.282 (55,63%). Sebanyak 17 (43,6%) responden memiliki proporsi pengeluaran pangan rendah atau akses pangan tinggi, dan sebanyak 22 (56,4%) responden memiliki proporsi pengeluaran pangan tinggi/akses pangan rendah. Total rata-rata kontribusi pendapatan responden dalam pengeluaran pangan adalah sebesar 26,91%. Kata Kunci: Kontribusi, Alokasi Waktu, Pengeluaran Pangan
ALGORITMA FLEURY UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN TSP (TRAVELING SALESMAN PROBLEM)
Algoritma Fleury sendiri pada dasarnya adalah salah satu metode untuk menemukan suatu jejak Euler pada suatu graf Euler dimana hal ini mirip dengan permasalahan Traveling Salesman Problem (TSP) dimana kita diharuskan menemukan jejak (rute) dari suatu titik tertentu melewati semua titik dan kembali ke titik awal sehingga penulis mencoba mengaplikasikan algoritma Fleury ini pada permasalahan Traveling Salesman Problem (TSP) dan mencoba menganalisa kompleksitas algoritma tersebut. Studi kasus pada penelitian ini berupa permasalahan tukang pos dimana tukang pos tersebut harus mendatangi beberapa tempat tepat sekali dan kembali ke tempat awal.Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tukang pos ini adalah dengan mengkaji algoritma Fleury. Tujuan pemilihan algoritma Fleury untuk mengkonstruksi suatu sirkuit euler pada graf euler. Sirkuit euler merupakan sirkuit yang melalui masing-masing sisi tepat satu kali. Dengan demikian seorang tukang pos bisa meminimumkan jarak tempuh yang dilaluinya. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan algoritma Fleury memungkinkan untuk mengunjungi semua titik yang ada. Hal ini dikarenakan jika tidak ada sisi yang menghubungkan titik yang akan dikunjungi dengan semua kemungkinan sisi telah dilewati maka kita dapat membuat sisi baru antara dua titik yang belum memiliki sisi. Dari sisi kompleksitas dapat dikatakan bahwa algoritma Fleury ini tidak cukup baik untuk menyelesaikan permasalahan traveling salesman problem (TSP) dikarenakan kompleksitas waktunya adalah
ISOLASI DAN UJI ANTAGONISTIK BAKTERI ENDOFIT DAN RIZOSFER BAMBU ASAL TANA TORAJA TERHADAP JAMUR PATOGEN TANAMAN
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri endofit dan rizosfer dari
empat jenis Bambu asal Tana Toraja yaitu Bambu Paring (Bambusa
arundinacea), Bambu Hijau (Bambusa tuldoides), Bambu Kuning (Bambusa
vulgaris) dan Bambu Bulo (Bambusa glaucescens). Masing-masing isolat yang
diperoleh akan diuji secara antagonis terhadap tiga jamur uji penyebab penyakit
pada tanaman pangan, yaitu Fusarium oxysporum, Culvularia sp dan Rhizoctonia
sp. Dalam penelitian ini berhasil diisolasi 12 jenis isolat dari sumber inokulum
yang berbeda-beda, namun hanya terdapat 7 isolat yang menunjukkan aktivitas
penghambatan terhadap jamur uji. Jamur uji Fusarium oxysporum tertinggi
dihambat oleh isolat ReHj.2 sebesar 42%, jamur Culvularia sp oleh isolat RiPr.1
sebesar 50%, serta jamur Rhizoctonia sp oleh isolat APr.1 sebesar 33% dan isolat
ReHj.2 sebesar 45%.
Keyword : Bakteri endofit, bakteri rizosfer, Bambu, Tana Toraja, Jamu
UJI TOTAL ASAM DAN ORGANOLEPTIK YOGHURT KATUK (Sauropus androgyneus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total asam dan mutu organoleptik yang meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, dan daya terima pada pembuatan yoghurt katuk (Sauropus androgyneus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Desain penelitian yang digunakan yaitu ekstrak daun katuk 3 ml (P1), ekstrak daun katuk 6 ml (P2), dan ekstrak daun katuk 9 ml (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) berpengaruh nyata terhadap kualitas yoghurt. Perlakuan penambahan ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) terbaik pada kadar asam yaitu P3 = 1,215% berpengaruh signifikan terhadap kualitas yoghurt. Pada uji organoleptik variabel yang lebih disukai panelis yaitu pada variabel kekentalan yaitu P2 (6 ml ekstrak daun katuk) sedangkan aroma, rasa, dan warna yang lebih disukai oleh panelis yaitu P0 (tanpa ekstrak daun katuk)