Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
BAGGING REGRESI LOGISTIK PADA PENINGKATAN KETEPATAN KLASIFIKASI WAKTU KELULUSAN MAHASISWA STIKOM BALI
Klasifikasi dengan metode regresi logistik digunakan untuk mengetahui pengaruh beberapa variabel bebas yang bersifat numerik atau kategorik terhadap variabel respon. Klasifikasi
model regresi logistik memuat pendugaan parameter yang tidak stabil pada perubahan dataset, sehingga diperlukan metode untuk menangangi ketidakstabilan tersebut. Ketidakstabilan dan ketepatan klasifikasi regresi logistik dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan bootstrap aggregating (bagging). Bagging regresi logistik bekerja dengan cara melakukan replikasi bootstrap terhadap peubah terikat dan peubah penjelas secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk menangani kestabilan pendugaan parameter dan meningkatkan klasifikasi regresi logistik. Sedangkan kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi ketidaktepatan waktu kelulusan mahasiswa STIKOM Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu lulusan dipengaruhi oleh lama menyusun skripsi, IPK, program studi dan IP semester 6. Hasil bagging regresi logistik mampu menaikkan ketepatan klasifikasi sebesar 1,01% dari dataset tunggal pada replikasi bootstrap 70 kali dengan nilai ketepatan klasifikasi 86,40%
IMPLEMENTASI METODE TUTOR SEBAYA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA MATA KULIAH TEORI PELUANG UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemahaman konsep teori peluang mahasiswa program studi pendidikan matematika semester IV tahun ajaran 2016/2017 sebelum dan setelah diterapkannya metode tutor sebaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Dalam penelitian ini pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Adapun teknik pengambilan data adalah mengunakan pretes-postest. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa pemahaman konsep teori peluang mahasiswa sebelum diberikan perlakuan berada dalam ketegori sangat rendah dan pemahaman konsep teori peluang mahasiswa setelah diberi perlakuan berada dalam ketegori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep pada mahasiswa program studi pendidikan matematika setelah diajar menggunakan metode tutor sebaya.
Kata Kunci : pemahaman konsep teori peluang dan metode tutor sebay
PROFIL BERPIKIR REFLEKTIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 WONOMULYO SULBAR
The Research aims to describing the profile of SMPN 5 Wonomulyo Sulbar students’ reflective thinking in solving mathematics problems based on cognitive style (field independent and field dependent). The conclusion based on the test and interview results are: (1) able to explain what had been done, communicating ideas with symbols or pictures not with direct object, determining solutions purely with considerations, realizing the mistakes and able to fix it, and rechecking correct answers (FI) ; (2) able to explain what had been done, communicating ideas with symbols or pictures not with direct object, and determining solutions purely with considerations (FD). However, in terms of correlation of facts problems, the characteristics of students’ reflective thinking of FD type are: merely able to explain what had been done. Thus, students with FD type in solving algebra problem whether in task problem or correlations with facts problems did not show their characteristics of reflective thinking process namely did not recheck correct answer and did not realize the mistakes then fix it.
Keywords: Reflective Thinking; solving mathematics problems; Algebra; Cognitive Styl
KELEMBAGAAN PENYULUHAN PERTANIAN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN KAKAO DI KABUPATEN LUWU
Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah ditemukannya informasi ilmiah agar terwujudnya suatu kelembagaan penyuluhan yang professional dalam membantu petani meningkatkan pengetahuan tentang usahataninya sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan sehingga terwujud petani yang sejahtera baik dalam aspek ekonomi maupun non ekonomi. Kelembagaan penyuluhan yang professional adalah penyuluhan yang melayani dan “menolong orang-orang agar dapat menolong dirinya sendiri (termasuk keluarga dan masyarakatnya) melalui suatu upaya pendidikan” yang demokratis dan berwawasan pengembangan kemandirian petani (humanistik). Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: diketahuinya faktor-faktor yang memengaruhi kinerja penyuluh pertanian kakao yang berkaitan dengan kelembagaan penyuluhan dalam peningkatan produktivitas kakao di Kota Palopo. Unit analisis penelitian adalah penyuluh pertanian yang populasinya adalah 133 penyuluh pertanian, dengan jumlah sampel sebesar 47 penyuluh pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menjadikan angket sebagai bahan utama mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Regresi Berganda dengan program SPSS 21.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penempatan dan pengembangan staf (SDM) berpengaruh -0,163 terhadap kinerja penyuluh, pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,300, pengelolaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) -0,051, sumberdaya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,196, Adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,573 terhadap kinerja penyuluh pertanian kakao. Pengaruh keseluruhan variabel (koefisien Determinasi) terhadap kinerja penyuluh pertanian kakao sebesar 71,0 % sedangkan sisanya sebesar 28,0 % dipengaruhi faktor lain. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian dan adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian secara statistik berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian sedangkan penempatan dan pengembangan staf (SDM), pengelolaan Balai Penyuluhan Pertanian, dan sumberdaya Balai Penyuluhan Pertanian secara statistik tidak berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian, karena itu disarankan kepada stakeholder penyuluhan pertanian kakao untuk memperhatikan faktor kelembagaan penyuluhan untuk menunjang keberhasilan produksi kakao terutama pada aspek pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian dan Adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian.
Kata Kunci: Kelembagaan, Kinerja, Penyuluh Pertanian
PEMANFAATAN APLIKASI GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan. Peranan teknologi bagi aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan diberbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, transportasi, kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan, komputer banyak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis ICT untuk memperoleh sumber belajar yang efisien. Berbagai macam media banyak digunakan oleh pendidik untuk memudahkan dalam proses belajar mengajar dikelas. Selain itu dengan media juga berfungsi sebagai sarana penyampaian irnformasi sehingga informasi yang disampaikan oleh guru dapat diterima baik oleh siswa. Oleh karena itu, para guru dituntut agar mampu menggunakan media yang digunakan dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan memanfaatkan media komputer sangat baik untuk diintegrasikan dalam pembelajaran konsep-konsep matematika. Berbagai macam aplikasi komputer telah banyak dibuat dan dikembangkan sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, khususnya pembelajaran matematika di SMP. Salah satunya aplikasi tersebut adalah GeoGebra. GeoGebra adalah sebuah perangkat lunak komputer yang dapat menvisualisasikan objek-objek matematika secara cepat, akurat, dan efisien. GeoGebra menampilkan koordinat cartesius yang dapat digunakan untuk menentukan titik-titik koordinat, membuat ruas garis, menggambar bangun datar serta menentukan besar sudut-sudutnya, menggambar grafik dan menentukan titik potong yang merupakan solusi dari kedua persamaan tersebut
Kata Kunci : GeoGebr
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) PADA PEMBUKTIAN DALIL-DALIL SEGITIGA
Salah satu upaya untuk membangun kemandirian belajar berdasarkan psikologi konstruktivisme yaitu dengan menggunakan Lembar kerja sebagai media pembelajaran. Lembar kerja yang akan dikembangkan bertujuan untuk membangun kemampuan penyelidikan mahasiswa dalam membuktikan dalil-dalil segitiga. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja mahasiswa (LKM) melalui 4 tahap pengembangan 4D menurut Thiagarajan yaitu Define (Pendahuluan), Design (Perencanaan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Saat ini, penelitian telah melewati dua tahapan yaitu Define (Pendahuluan) dan tahap Design (Perencanaan). Tahap Define (Pendahuluan) telah dilakukan dengan menganalisa kemampuan mahasiswa, menganalisa materi, menganalisa konsep materi, dan menganalisa penilaian, sedangkan tahap Design (Perencanaan) telah dilakukan dengan pemilihan format LKM, perancangan awal konten LKM, dan penyusunan desain.
Kata kunci : pengembangan, lembar kerja mahasiswa, dalil-dalil segitig
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM USAHATANI KAKAO DI DESA PENGKENDEKAN KECAMATAN SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelompok tani dalam usahatani kakao di Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Pengkendekan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September s/d Oktober 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif dengan menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan peranan kelompok tani dalam usahatani kakao berada pada skor 111,2 dengan persentase 77,22 % sehingga di kategorikan tinggi. sehingga kelompok tani sebagai lembaga petani dapat memberikan kontribusi terhadap usahatani yang dilakukan oleh petani karena telah menjalankan perannya sebagai kelas belajar, media kerjasama, dan unit produksi. Peranan kelompok tani sebagai wahana kelas belajar berada pada skor 116,8 dengan persentase 81,11 % sehingga dikategorikan tinggi; Peranan kelompok tani sebagai media kerjasama berada pada skor 108,2 dengan persentase 75,14 % sehingga dikategorikan tinggi; dan Peranan kelompok tani sebagai unit produksi berada pada skor 108,6 dengan persentase 75,42 sehingga dikategorikan tinggi.
Kata kunci : Peranan, Kelompok Tani, Usahatani Kaka
PENDAMPINGAN ANAK JALANAN MELALUI LEARNING STATION COMMUNITY
Kemiskinan dan anak jalanan merupakan dua hal yang menjadi persoalan sosial yang kompleks di berbagai kota termasuk di Palopo. Pendidikan adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. Learning Station Community merupakan komunitas belajar yang berfokus pada pendampingan literasi anak-anak. Melalui program Learning Station Community, anak jalanan diberikan pendampingan baik hardskill maupun softskill. Program ini melibatkan dua puluh tiga anak-anak kurang mampu di Kecamatan Wara Kota Palopo. Kegiatan ini dapat disimpulkan mampu meningkatkan minat baca anak dan memotivasi semangat belajar anak-anak jalanan, hal ini terlihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti program yang diberikan selama tiga bulan. Hasil kegiatan ini juga menunjukkan betapa pentingnya keberadaan komunitas belajar sejenis dalam memberikan pendampingan yang intensif dan berkesinambungan kepada anak-anak jalanan.
Kata Kunci: Anak jalanan, Learning Station Communit
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK BUAH DENGEN (Dillenia serrata)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak Buah Dengen (Dillenia serrata). Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol Buah Dengen positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol dan terpenoid. Selanjutnya dilakukan identifikasi senyawa metabolit sekunder dengan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Senyawa metabolit sekunder yang teridentifikasi adalah golongan flavanoid, yaitu senyawa 4H-Pyran-4-one,2,3dihydro-3,5-dihydroxy-6-methyl dan beberapa golongan lain yaitu senyawa asam organik dan furan.
Kata kunci: buah dengen, metabolit sekunder, GCM
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED TEACHING DENGAN SETTING COOPERATIVE LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI RESPON SISWA KELAS VII SMPN 32 MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan prestasi belajar matematika ditinjau dari respon siswa kelas VII SMPN 32 Makassar melalui pendekatan pembelajaran accelerated teaching dengan setting cooperative learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.C SMPN 32 Makassar yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, angket, kuis dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Proses pembelajaran dengan pendekatan accelerated teaching dengan setting cooperative learning dapat meningkatkan prestasi belajar matematika ditinjau dari respon siswa kelas VII.C SMPN 32 Makassar. Berdasarkan hasil angket kemandirian belajar siswa, rata-rata persentase skor angket pada siklus I adalah 59,2% dalam kategori cukup, rata-rata skor angket pada siklus II adalah 75,65% dalam kategori baik. Peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 32 Makassar dapat dilihat dari peningkatan rata-rata nilai pada tes siklus I dan tes siklus II berturut-turut 7,31 dan 8,54.
Kata Kunci: Accelerated teaching, Cooperative learning, Kuis, Kemandirian belajar, Prestasi belaja