Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
Peran komunikasi intrapersonal dalam membentuk persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian di Kabupaten Tapin
Penelitian ini bertujuan mengetahui peran komunikasi intrapersonal dalam membentuk persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian, dan bagaimana proses pembentukan persepsi serta persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Binuang dan SMKN 1 Tapin Selatan Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif, dengan informan 5 siswa SMKN 1 Tapin, 6 siswa SMAN 1 Binuang. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa peran komunikasi intrapersonal pada proses pembentukan persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian sangat tinggi karena menjadi titik tolak dalam pengambilan keputusan. Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi intrapersonal dalam pembentukan persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian terdiri dari faktor dalam ( kondisi fisik, kecerdasan, motivasi, harapan, pengalaman masa lalu, kepercayaan diri) dan faktor luar terdiri dari seluruh objek yang berasal dari luar diri, seperti hal yang bisa didengar, dilihat, dirasakan. Terdapat persepsi positif dan negatif generasi muda terhadap dunia pertanian, namun sebagian besar berpersepsi negatif.
Kata kunci: komunikasi intrapersonal, persepsi, generasi mud
Pendapatan pancing ulur (hand line) di desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo
Penelitian ini bertujuan adalah mengetahui pendapatan yang diperoleh nelayan dengan alat pancing ulur (hand line) di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode survey yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok, dimana responden yang dijadikan sampel adalah nelayan pemilik unit usaha pancing ulur (hand line). Penentuan besarnya sampel didasarkan atas pertimbangan derajat keseragaman populasi. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan pancing ulur yang di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel secara sensus yang artinya semua populasi, karena populasi di bawah 100 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan Desember 2017, Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan nilai pendapatan nelayan tergolong kurang, dengan rata-rata penerimaan nelayan responden di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 73.008.333 sedangkan rata-rata total biaya nelayan pancing ulur sebesar Rp 45.996.036 dan pendapatan rata-rata nelayan pancing ulur (hand line) selama setahun sebesar Rp 27.012.297. Jika dirata-ratakan pendapatan nelayan dalam sebulan Rp. 2.251.000 ini menunjukkan kategori kurang . Kata Kunci : Pendapan, Pancing Ulu
PENYELESAIAN MODEL SURVIVAL DENGAN HAZARD NONPROPORSIONAL
Analisis survival adalah suatu metode statistika yang digunakan untuk analisis data
pada durasi daya tahan. Waktu survival adalah jangka waktu yang dicapai suatu objek
dari waktu awal (waktu pemberian perlakuan) sampai terjadinya suatu peristiwa
(event). Peristiwa ini dapat berupa lama waktu studi, pengembangan penyakit, respon
terhadap pengobatan, kambuh, atau kematian. Waktu dari setiap individu tidak harus
sama dan satuannya dapat berupa tahun, bulan, minggu atau hari. Durasi ini tidak
semua dapat diamati secara lengkap. Hal ini bisa disebabkan oleh berakhirnya masa
pengamatan, individu yang diamati menghilang dalam masa pengamatan, meninggal
dunia atau sebab lain diluar penelitian. Apabila durasi ini dapat diamati selama masa
pengamatan maka disebut data lengkap, sedangkan bila tidak dapat diamati secara
lengkap maka disebut data tersensor. Salah satu model dalam analisis survival adalah
Cox proporsional hazard. Model ini mengisyaratkan bahwa setiap kovariat bersifat
proporsional. Kenyataannya, sering ditemukan kasus dimana terdapat kovariat yang
tidak proporsional, dalam arti ada keterkaitan dengan peringkat waktu. Sehingga
dalam hal ini perlu dilakukan perluasan model.
Kata Kunci: Analisis survival, cox proporsional hazard, tersensor, tidak proporsiona
PENGALAMAN LESBIAN DALAM NOVEL SWASTIKA KARYA MAYA WULAN DAN NOVEL NAYLA KARYA DJENAR MAESAAYU (TINJAUAN FEMINISME)
Feminisme menekankan pada persamaan hak antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk pengalaman lesbian pada novel Swastika karya Maya Wulan dan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Sumber data penelitian ini adalah novel Swastika karya Maya wulan dan novel Nayla karya Djenar Maes Ayu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pada novel Swastika pengalaman lesbian yang dimiliki oleh tokoh Swastika berawal dari kedekatan emosional yang terjalin dengan sahabatnya sendiri, Sila. Sementara dalam novel Nayla, tokoh Nayla dan Juli menjalani kehidupan lesbian layaknya pasangan kekasih, hidup bersama, berbagi kehidupan, dan saling melengkapi
KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL QUANTUM TEACHING SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PONRANG KABUPATEN LUWU
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis narasi melalui model quantum teaching Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ponrang Kabupaten Luwu. Data pretest (tes awal) diketahui bahwa tidak terdapat siswa yang memperoleh nilai lebih besar 75. Sedangkan siswa sampel yang memperoleh nilai kurang dari 75 sebanyak 20 siswa atau 100%. Hal ini menunjukkan bahwa sampel pada pretest belum memenuhi kriteria yang ditetapkan. Selanjutnya hasil pengolahan data posttest (tes akhir) setelah menggunakan model quantum teaching diperoleh data bahwa siswa sampel yang mendapatkan nilai kurang dari 75 sebanyak 3 siswa atau 15%, sedangkan siswa yang memperoleh nilai lebih dari 75 sebanyak 17 siswa atau 85%. Hasil data menunjukkan Kemampuan menulis narasi model quantum teaching mampu digunakan, karena berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dalam penelitian ini dinyatakan mampu bila tingkat kemampuan mencapai 85% dari jumlah siswa yang memperoleh nil
IBK UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
Tujuan Iptek bagi Kewiausahaan (IbK) di Universitas Cokroaminoto Palopo secara Umum adalah penguatan kapasitas dan kapabilitas kewirausahaan mahasiswa dan alumni untuk menjadi job creator secara umum di Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Secara khusus target yang ingin dicapai dalam program IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo adalah; 1) Adanya pengembangan dan pengingkatan pengetahuan keterampilan tenant dalam membuka binsis (berwirausaha), 2) Menciptakan 5 wirausaha baru di UNCP yang mandiri dan berdaya saing berbasis Potensi lokal dan Ipteks setiap tahunnya, 3) Terciptanya Wira Usaha baru yang berbasis Potensi lokal dan Ipteks setiap tahunnya, 4) Merancang dan menciptakan model pelatihan kewirausahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan tenant, 5) Mempublikasikan laporan program setiap tahunnya melaui seminar dan junral yang bereputasi secara nasional maupun internasioanl. Luaran dari program IbK ini adalah; a) Luaran pada tahun pertama program IbK ini adalah publikasi pada jurnal nasional dan seminar nasional, b) Tahun pertama program IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo wajib menghasilkan minimal 5 wirausaha baru yang berbasis Potensi lokal dan Ipteks setiapa tahunnya, c) pada tahun pertama, kedua dan ketiga menghasilkan peserta IbK yang menjadi wirausaha mandiri mengalami peningkatan di tahun ketiga sebesar 80%. d) Mengasilkan minimal 2 produk atau jasa Wira Usaha baru (WUB) yang berbasis Potensi lokal dan Ipteks, e) Ke 5 tenant setiap tahunnya mampu membangun jejaring wirausaha yang lebih luas dan mampu merekrut tenaga kerja. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu pelatihan kewirausahaan, magang, pendampingan dan monitoring-evaluasi
Program IbK di UNCP dirancang setiap tahunnya membina minimal 20 tenant dan ditargetkan menghasilkan 5 wirausaha baru yang mandiri setiap tahunnya. Tenan tersebut berasal dari PKM kewirausahaan dan program wirausaha lainnya. Untuk mempertahankan eksistensi capaian setiap tahunnya dengan jumlah 20 tenant, maka pengelolah IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo akan merekrut tenan baru dari sejumlah tenant yang telah berwirausha agar tenat tetap konsisten 20 setiap tahunny a. Pada prinsipnya program IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo sehingga setiap mahasiswa dan alumni yang menjalankan wirausha atau mempunyai jiwa kewiraushaan dapat mendaftar sebagai anggota tenant tanpa dibatasi di sekertariat IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo. Setiap mahsiswab yang mendaftar dan memenuhi criteria di program IbK Universitas Cokroaminoto Palopo akan difasilitasi untuk berpartisipasi dalam program yang telah dirancang secara professional oleh pengelolah IbK di Universitas Cokroaminoto Palopo.
Kata Kunci: Tenan, UNCP dan Wirausaha Mandiri
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI NELAYAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR KOTA PALOPO
Partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan diharapkan pemukiman layak dijadikan tempat hunian, namum kenyataannya masih terdapat pemukiman penduduk pesisir wilayah kota palopo belum layak dijadikan tempat hunian karena rumah begitu padat dan tidak teratur, lingkungan masih jorok yang dipaditi sampah menimbulkan bau, dan dirusaknya sebagain hutan mangrove sebagai penyangga abrasi air laut, oleh karena itu memungkinkan dilakukan penelitian. Metode penelitian yang dugunakan adalah metode survey, populasi dalam penelitian ini adalah kepala rumah tangga yang tersebar dari tiga kecamatan didalamnya masing-masing ada satu kelurahan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsional random sampling. Data diolah dengan teknik observasi , wawancara dengan bantuan perangkat instrument . Data yang didapat dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, dan analisis inferensial dengan bantuan komputer pada aplikasi SPSS. Hasil penelitan: Pertama, bahwa tingkat pendidikan para nelayan sekitar 64 persen yang umumnya tingkat pendidikan para nelayan paling tinggi tamat Sekolah Dasar (SD), sehingga untuk mengembangkan diri peningkatan kualitas kemampuan dan merubah polapikir dan tindakan sangat lamban. Kedua, bahwa tingkat pengetahuan para nelayan di wilayah pesisir Kota Palopo secara umum berada dalam dua kategori, yaitu kategori rendan dan sedang; Ketiga, bahwa sikap nelayan terhadap lingkungan secara umum berada dalam kategori kurang positif, dan kategori negative; Keempat, bahwa partisipasi pengelolaan lingkungan nelayan secara umum berada dalam dua kategori, yaitu kategori sedang dan kategori rendah; Kelima, hasil analysis inferensial diperoleh koefisisen determinasi atau daya penjelas sebesar R2 = 0,667 memberikan indikasi bahwa sekitar 66,7 persen variasi partisipasi nelayan terhadap pengelolaan lingkungan ditentukan secara bersama-sama oleh variabel tingkat pendidikan, pengetahuan lingkungan dan sikap lingkungan.
Kata kunci: Pengelolaan lingkungan, degradasi lingkungan, dan abrasi lingkungan pesisir
SUPLEMENTASI LACTOBACILLUS PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN AYAM BROILER
Lactobacillus merupakan salah satu bakteri asam laktat (BAL) yang dapat berperan sebagai probiotik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suplementasi Lactobacillus pada pakan terhadap pertumbuhan (tinggi, berat dan lingkar badan) ayam broiler dan nilai konversi pakan ayam broiler. Percobaan terdiri atas empat perlakuan dengan dua ulangan, yaitu tanpa penambahan Lactobacillus. (K0 atau kontrol), penambahan Lactobacillus dengan pengenceran 10-2 (K1), penambahan Lactobacillus dengan pengenceran 10-4 (K2) dan penambahan Lactobacillus dengan pengenceran 10-6 (K3). Pengamatan dilakukan selama 6 minggu. Hasil pengamatan menunjukkan ada pengaruh signifikan dari penambahan Lactobacillus terhadap pertumbuhan ayam broiler. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan K3 dengan rata-rata berat badan pada akhir pengamatan sebesar 530 gram, lingkar badan 35 cm dan tinggi badan 30 cm. Nilai konversi pakan ayam broiler terbaik pada perlakuan K3sebesar 4,41.
Kata kunci : Lactobacillus, bakteri asam laktat, probiotik, pakan, ayam broile
PENINGKATAN KETUNTASAN BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK PADA SISWA KELAS VII-H SMP NEGERI 6 PALOPO
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan di SMP Negeri 6 Palopo yang bertujuan untuk meningkatkan ketuntasan belajar matematika siswa melalui pendekatan realistik. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-H SMP Negeri 6 Palopo pada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 29 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh setelah pelaksanaan tindakan adalah: (1) pada Siklus I, jumlah siswa yang tuntas dalam belajar matematika sebanyak 11 orang (37,93%), (2) pada Siklus II, jumlah siswa yang tuntas belajar matematika sebanyak 25 orang (86,21%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar matematika siswa dari Siklus I ke Siklus II, dan (3) sikap siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan cenderung mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Dari hasil penelitian ini, secara umum dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan belajar matematika siswa Kelas VII-H SMP Negeri 6 Palopo setelah dilaksanakan pembelajaran dengan pendekatan realistik.
Kata kunci : Ketuntasan belajar matematika dan pendekatan realisti
ANALISIS DAN PENYUSUNAN AKUNTABILITAS JABATAN LEADER PADA BENGKEL PRODUKSI AKADEMI TEKNIK SOROAKO
Akademi Teknik Soroako memiliki divisi produksi bidang manufaktur yang bertujuan untuk membuat produk-produk yang dapat dijual. Selain tujuan tersebut, divisi produksi ini juga digunakan sebagai tempat bagi mahasiswa untuk melaksanakan praktik pendidikan vokasi berbasis produksi metode link and match. Organisasi yang memproduksi barang maupun jasa yang memiliki aneka ragam fungsi, variasi produk yang tinggi, dan volume produksi yang besar, dalam upayanya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi, maka sebagian dari fungsi pengawas dapat didelegasikan lagi kepada fungsi-fungsi lebih kecil yang dipimpin oleh kepala kelompok kerja seperti mandor, kepala rombongan, dan foreman. Pada divisi produksi Akademi Teknik Soroako, kepala kelompok tersebut disebut Leader yang memiliki peran sebagai pengawas lini terdepan dan berhubungan langsung dengan para karyawan yang bekerja dan mahasiswa yang sedang praktik. Penelitian ini bertujun untuk menentukan apa fungsi dan akuntabilitas Leader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mencapai tujuan divisi produksi dan tujuan pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peran Leader di divisi produksi ATS adalah penanggungjawab kelompok kerja, menginspeksi dan memeriksa proses produksi, dan mengkoordinasikan kelompok kerja seperti karyawan, mesin dan alat, bahan, pesanan, sistem dan prosedur, (2) kemampuan kepemimpinan adalah salah satu kendala Leader dalam menjalankan perannya, sehingga kajian ini merekomendasikan untuk melakukan program pelatihan dasar kepemimpinan kepada semua Leader yang ada di divisi produksi ATS.
Kata Kunci: Pemimpin, Kepemimpinan, Leader, Akuntabilitas