Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA RUMPUT LAUT DI KOTA PALOPO
Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang dominan dibudidayakan oleh masyarakat pesisir di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan Budidaya rumput laut menjadi mata pencaharian pokok masyarakat yang berada di wilayah pesisir Kota Palopo. Akan tetapi, pemanfaatan sumberdaya rumput laut belum maksimal dapat dilihat sejauh ini sumbangsih sumberdaya rumput laut hanya sebatas nilai produksi terhadap PAD Kota Palopo. Pendekatan yang dilakukan adalah penelitian survey. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif.. Adapun pengambilan sampel secara sengaja (purposive) dimana sampel responden merupakan petani rumput laut di Kota Palopo. Hasil penelitian diperoleh valuasi ekonomi sumberdaya rumput laut di Kota Palopo sebesar Rp. 6.980.509.000,- /Tahun. Tentu untuk mencapai nilai ekonomi yang optimal maka perlu tindakan pengelolaan yang berbasis pada ekologi (berbasis daya dukung) dan peran serta masyarakat sehingga dalam pengelolaan terkendali dan terencana.
Kata Kunci: Rumput Laut, Budidaya, Valuasi Ekonom
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI GERAK PARABOLA DI SMA
Telah dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan tujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas, dan efektivitas perangkat pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif pada meteri gerak parabola. Tahapan pengembangan menggunakan model 4D yang dimodifikasi menjadi 3D, yaitu pendefinisian, perencanaan, dan pengembangan. Pada penelitian ini analisis validasi dan reliabilitas menggunakan rasch model menggunakan aplikasi winstep dan facets. Hasil validitas perangkat pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif berada pada kategori valid, hal ini terlihat dari banyaknya validator menyetujui dari dari hasil validitas. Sedangkan pada analisis reliabilitas dan validitas pada angket praktikalitas terdapat satu pernyataan yang tidak disetujui yakni P9, dimana isi P9: “Iringan musik dalam multimedia interaktif mengganggu suasana belajar” maka iringan musik pada multimedia sebaiknya diganti atau dihapuskan sedangkan pada angket efektivitas didapatkan bahwa pernyataan P4 tidak disetujui, dimana isi P4: “Menumbuhkan rasa saling membantu (bekerja sama) antar teman kelompok” maka multimedia dapat lebih dikembangkan lagi agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan, dari banyaknya pernyataan yang diberikan pada praktikalitas dan efektivitas maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan media ini valid, reliabel, praktis, dan efektif untuk digunakan.
Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, Multimedia Interaktif, Aktivitas dan Respons Peserta Didik
OUTDOOR STRATEGY IN LERANERS’ PERCEPTION
The objective of the research is to find out students’ perceptions in teaching writing by using outdoor strategy at the third semester at Cokroaminoto Palopo University. This thesis applied descriptive design. The population of this research was the third semester in English Language Study Program at Cokroaminoto Palopo University. The researcher took one class as the sample by using cluster random sampling technique. The instrument of this research is questionnaire. The researcher concludes that the leraners’ perception toward outdoor strategy in teaching writing at the third semester at Cokroaminoto Palopo University. Referring to data collected by questionnaire it was shown that the highest percentage of questionnaire is 80%. It means that the students have positive response toward using outdoor strategy in learning writing
Keywords: learning writing, descriptive text, outdoor strategy
IDENTIFIKASI FAKTOR PENDORONG ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN
Alih fungsi lahan pertanian merupakan salah satu fenomena yang cukup banyak terjadi di Indonesia.saat ini. Alih fungsi lahan atau konversi lahan merupakan perubahan fungsi baik itu sebagian maupun keseluruhan dari suatu kawasan lahan , dari fungsi semula menjadi fungsi lain. Berdasarkan data statistik Kecamatan Angkona, selama kurun waktu lima tahun terakhir luas lahan kakao menurun, akibat petani mengalih fungsikan lahan mereka menjadi lahan persawahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Angkona selama bulan Agustus-September 2017. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah petani yang telah melakukan alih fungsi lahan dari tanaman kakao ke tanaman padi yaitu sebanyak 28 petani. Analisis data yang digunakan untuk menjawab masalah penelitian adalah analisis deskriptif, yang berusaha mengkaji faktor pendorong terjadinya alih fungsi lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menodorong petani melakukan alih fungsi lahan antara lain , faktor produksi (hasil produksi), faktor infrastruktur (kecukupan irigasi), faktor ekonomi (kestabilan harga), dan faktor budidaya (serangan hama dan penyakit).
Kata Kunci : Alih Fungsi Lahan, Kakao, Pad
RANCANG BANGUN MESIN BENDING BUCKET ELEVATOR MENGGUNAKAN DONGKRAK PNEUMATIK
Akademi Teknik Soroako selain mengelola bagian Pendidikan juga memiliki unit produksi. Unit produksi ini mendapatkan berbagai pesanan produk dari PT. Vale Indonesia Tbk, Process Plant adalah salah satu departemen PT. Vale yang memesan produk ke unit produksi ATS yaitu produk Bucket Elevator dengan dimensi 1/8” x 7 ¾” x 1’-5 ¼”. Bucket Elevator berfungsi sebagai pembawa material ore (bahan dasar nickel) dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi menuju proses selanjutnya. Bucket Elevator ini bahan dasarnya adalah mild steel plate yaitu plat baja lunak, sehingga mudah berkarat dan rusak, sehingga dibutuhkan produk pengganti. Adapun kebutuhan PT. Vale terhadap produk ini setiap tahun adalah sekitar 400 produk, maka dibutuhkan alat bantu untuk proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat bantu penekuk bucket elevator menggunakan dongkrak pneumatik untuk membantu proses pembentukan pelat bucket elevator dengan sekali tekuk untuk kedua sisinya tanpa proses marking dan menghasilkan produk yang simetris, prosesnya menggunakan dongkrak pneumatik berkapasitas 30 Ton yang digerakkan oleh kompresor, sistem kerjanya menggunakan tekanan dari piston menekan plat dasar bahan bucket elevator yang sudah disiapkan membentuk profil U mengikuti cetakan yang sudah disiapkan. Penelitian ini telah menghasilkan rancangan dan mesin penekuk bucket elevator dengan ukuran 1m x 0,25m x 1,4m menggunakan dongkrak pneumatic. Mesin ini mampu melakukan proses penekukan bucket elevator sekali tekuk untuk dua sisi bucket dengan hasil yang simetris tanpa perlu proses pemarkingan.
Kata kunci: Bending, Bucket Elevator, Dongkra
ANALISIS KOMPARATIF HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian plegmatis, (2) hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian sanguin, (3) perbandingan hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian plegmatis dan yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian sanguin. Penelitian ini dilaksanakan di MAN Palopo Tahun Pelajaran 2015/2016. Pengambilan kelas calon sampel sebanyak dua kelas dari delapan kelas dengan jumlah siswa sebanyak 198 orang, dilakukan dengan cara random sampling Pemilihan narasumber dilakukan dengan cara random sampling. Sehingga calon sampel yang diperoleh tiap kelas sebanyak tiga orang yang mewakili siswa dengan hasil belajar tinggi (tinggi-sangat tinggi), hasil belajar sedang, dan siswa hasil belajar rendah (sangat rendah-rendah). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes penggolongan tipe kepribadian untuk guru bersangkutan dan wawancara dengan narasumber. (1) Hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian plegmatis mempunyai nilai rata-rata 71,12 dengan kategori hasil belajar baik, (2) Hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian sanguin mempunyai niai rata-rata 78,04 dengan kategori hasil belajar baik, (3) Hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian sanguin lebih tinggi dibandingkan hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Palopo yang diajar oleh guru dengan tipe kepribadian plegmatis, namun kedua hasil belajar matematika tersebut dikategorikan hasil belajar baik.
Kata Kunci: Tipe Kepribadian Sanguin, Tipe Kepribadian Plegmatis, Analisis Komparatif, Kompetensi Kepribadian Guru
INOVASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN GURU SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR PERMASALAHAN BELAJAR SISWA
Paper ini mendeskripsikan sebuah gagasan mengenai model rencana pembelajaran guru yang diyakini dapat membantu guru dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran yang dihadapi oleh siswa. Gagasan ini merupakan hasil pelaksanaan kegiatan Magang III berbasis Lesson Study yang telah dilaksanakan pada bulan February 2016. Aktivitas Magang III berbasis Lesson Study yang dilaksanakan pada empat sekolah di kota Palopo yakni SMP Negeri 1 Palopo, SMP Negeri 2 Palopo, SMP Cokroaminoto Palopo, dan SMA Negeri 6 Palopo memberikan warna baru terhadap pelaksanaan magang III yang terdahulu. Temuan Inovasi pembelajaran pada pelaksanaan Magang III yakni, model Lesson Design yang lebih memuat perencanaan aktivitas untuk membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris.
Kata Kunci: Rencana pembelajaran, Inovasi, Bahasa Inggri
RANCANG BANGUN ALAT BENDING PELAT MANUAL
Mesin bending manual yang dimiliki Akademi Teknik Sorowako saat ini masih memiliki kelemahan saat digunakan pada praktik kerja pelat (sheet metal work). Mesin bending tersebut hanya mampu menekuk dua sisi pelat sehingga tidak mampu membentuk kotak. Selain itu hasil penekukan pelat memiliki radius yang relatif besar (R10). Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat bending pelat manual untuk menekuk material pelat galvanis dengan tebal 1,2 mm dan panjang 600 mm dan pelat aluminium dengan tebal 2 mm dan panjang 400 mm. Alat bending ini diharapkan mampu menekuk empat sisi pelat dan mampu membentuk kotak yang sesuai dengan dimensi sepatu penekuknya yang berukuran 10, 20, dan 30 cm yang dapat dilepas dan dipasang. Metode penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimental yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap perancangan, tahap pembuatan dan pengujian. Tahap penelitian diawali dengan perencanaan konsep disain, membuat gambar kerja, pembuatan model produk kerja pelat yang akan dibentuk, perakitan rancangan dan pengujian. Pada tahap perencanaan, rancangan dibuat secara detail dan dihitung pada bagian-bagian penting/kritikal dari alat bending yang akan dirancang dan dibuat. Rancangan kemudian dinilai berdasarkan beberapa aspek penilaian yang penting dilakukan yaitu penilaian terhadap pembuatan, konstruksi, perakitan, perawatan, pengoperasian, bahan/material, keamanan, dan harga. Tahap pengujian kemudial dilakukan setelah semua tahap awal hingga perakitan selesai. Hasil dari beberapa pengujian (running test) menunjukkan bahwa hasil rancang bangun alat bending pelat mampu menekuk pelat galvanis dengan ketebalan 1.2 mm dan panjang 600 mm dan pelat aluminium dengan ketebalan 2 mm dan panjang 400 mm dengan radius yang lebih kecil dibanding mesin bending sebelumnya (R2). Alat bending ini juga mampu menekuk empat sisi dan membentuk kotak sesuai dengan ukuran sepatu penekuknya yaitu 10, 20, dan 30 cm.
Kata kunci: bending, pelat, manual, galvanis, aluminium
HABIT OF STRIVING FOR ACCURACY AND PRECISION (HSAP) MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBASIS GAYA KOGNITIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Habit of Striving for Accuracy and Precision (HSAP) siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui pendekatan RME berbasis gaya kognitif. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas VII pada salah satu SMPN di kota Bandung. Analisis data pada penelitian ini adalah dengan pendekakatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa secara individu siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan RME berbasis gaya kognitif memiliki kebiasaan berjuang demi ketelitian dan ketepatan yang berada pada kategori pelajar. Siswa akan memeriksa kembali pekerjaannya bila disuruh oleh guru. Secara kelompok siswa memiliki kebiasaan berjuang demi ketelitian dan ketepatan yang berada pada kategori pengguna. Secara kelompok siswa memiliki kepedulian untuk lebih memeriksa pekerjaannya sehingga tidak memiliki kesalahan, serta menetapkan
standar yang tinggi untuk menghasilkan pekerjaan yang akurat.
Kata kunci: Habit of striving for accuracy and precision, Realistic mathematics education, gaya kogniti
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN ELABORASI DENGAN MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran elaborasi dengan media card sort terhadap hasil belajar matematika pada materi pertidaksamaan linear satu variabel pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Wonomulyo. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Pada hasil pretest diperoleh rata-rata skor hasil belajar peserta didik untuk kelas eksperimen adalah 37,40 dan kelas kontrol 29,00. Dari hasil posttest diperoleh rata-rata untuk kelas eksperimen adalah 83,40 dan standar deviasi 6,484. Sedangkan skor rata-rata untuk kelas kontrol adalah 77,79 dan standar deviasi 4,924. Berdasarkan hasil uji independent sample t test posttest terhadap kelas VIIC dan VIID. Untuk data hasil Posttest kedua kelompok data diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0.000 ttabel = 1.672, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan strategi pembelajaran elaborasi dengan media card sort efektif terhadap hasil belajar matematika pada materi pertidaksamaan linear satu variabel peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Wonomulyo