Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN PROYEK BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIS SISWA
The purpose of this study not only is to explore the differences in enhancement of mathematical problem-solving that students who worked under project-assisted group investigation and that students who worked under direct instruction by category of students’ mathematical prior knowledge (high, medium, and low). This study was a quasi experimental research with non-equivalent control-group design. The population of this study is VII grade students one of a public junior high school in Cirebon, year 2013/2014. Two groups were chosen from the population as research sample using purposive sampling technique. Project-assisted group investigation was implemented in experimental group and direct instruction was implemented in control group. The instruments that were used in this study is mathematical problem-solving test. Data analysis was conducted on the normalized gain score between the two groups of samples. The data of mathematical problem solving ability analyzed by Two Way ANOVA. Based on the data analysis, there is no enhancement difference in students mathematical problem solving abilities on project-assisted group investigation and direct instruction by category of students mathematical prior knowledge (high, medium, and low)
PENGGUNAAN MEDIA KARTU METODE PIRAMIDA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penggunaan media kartu metode piramida pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII B MTs Alkhairaat Biromaru. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, pemberian tes, wawancara, observasi, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk uraian. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VII B MTs Alkhairaat Biromaru mengalami peningkatan ketuntasan belajar klasikal, pada tes awal ketuntasan belajar klasikal 50% pada siklus I mencapai 76,92% dan pada siklus II menjadi 100%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu metode piramida dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII B MTs Alkhairaat Biromaru.
Kata kunci : Media Kartu, Metode Piramida, Persamaan Linear Satu Variabel
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Quantum Learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sigi pada materi segiempat dan segitiga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pre-eksperimental design tipe One-Shot Case Study. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sigi yang berjumlah 242 orang. Pada pengambilan sampel digunakan metode sampling purposi,dengan memilih kelas VII F dengan jumlah siswa 27 orang sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data digunakan adalah metode tes dan metode dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan validitas ahli dan validitas uji coba. Pengujian validitas uji coba dan reliabilitas tes pada penelitian ini menggunakan kelas VIII E SMP Negeri 4 Sigi yang berjumlah 31 orang siswa sebagai responden. Pengolahan data dimulai dengan uji normalitas data post-tes kelas eksperimen, berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh hasil post tes kelas eksperimen berdistribusi normal, yaitu > 0,05 (0,119 > 0,05). Selanjutnya dilakukan uji hipotesis untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Quantum Learning terhadap hasil belajar matematika siswa berdasarkan KKM = 71 dengan uji t-tes satu sampel (uji pihak kiri). Dengan perolehan rata-rata nilai siswa 77,037 membuktikan model pembelajaran Quantum Learning efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh − ℎ = 1,713, dengan taraf signifikansi 0,025 diperoleh − = −2,056, diketahui − ℎ > − (1,713 > −2,056) maka terima 1 dan tolak 0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sigi pada materi Segiempat dan Segitiga tahun pelajaran 2016/2017.
Kata Kunci : Efektivitas, Quantum Learning, Hasil Belaja
Mutu kimia, organoleptik, dan mikrobiologi bumbu bubuk penyedap berbahan dasar ikan roa asap (hermihamphus far.)
Cita rasa yag terdapat pada ikan roa asap dapat dikembangkan menjadi olahan seperti bumbu penyedap masakanCita rasa dan aroma yang khas pada ikan roa asap disebabkan oleh adanya senyawa pada asap yang digunakan pada saat proses pengasapan. Tujuan penelitian ini adalahmendapatkan gambaran mutu proksimat (kadar air, protein, lemak, dan kadar abu), mutu mikrobiologi danorganoleptik (warna, rasa, dan aroma) yang disukai dari formulasibumbu bubuk penyedap berbahan dasar sagela. Prosedur pada penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu pembuatan bubuk ikan roa asap, pembuatan bumbu ikan roa asap, analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat), analisis total mikroba, dan uji organoleptic (warna, rasa dan aroma) dengan metode hedonik. Data hasil pengujian kemudian dianalisis sidik ragam dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa bumbu ikan roa asap terbaik terdapat pada perlakuan F40 dengan kadar air sebesar 8.86%, kadar abu sebesar 29.62%, kadar lemak sebesar 1.94%, kadar protein sebesar 31.96%, dan kadar karbohidrat 27.62%, Total Plate Count (TPC) sebesar 2.9 x 103 dengan tingkat kesukaan terhadap warna sebesar 4.2 (suka), rasa sebesar 4.1 (suka) dan aroma sebesar 4.16 (suka).
Kata Kunci: Bumbu Penyedap, Ikan Roa Asap, Prosimat, Organoleptik, Mikrobiolog
Respon pertumbuhan tanaman anggrek (dendrobium sp.) Pada beberapa konsentrasi air cucian ikan bandeng dan air cucian beras secara in vivo
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian air cucian ikan bandeng dan air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman anggrek dan untukmengetahuikonsentrasi yang tepatuntukpenggunaan air cucian ikan bandeng dan air cucian beras terhadappertumbuhan tanaman anggrek.Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Anggrek Fakultas Pertanian Kampus II Universitas Cokroaminoto Palopo, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo.Penelitian dilaksanakan mulai dari Bulan Februari sampai Mei 2018. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap, yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Adapun perlakuan yang digunakan yaitu P0 = kontrol, P1 = air cucian ikan bandeng 50 ml/tanaman dan air cucian beras 50 ml/tanaman. P2 = air cucian Ikan bandeng 100 ml/ tanaman dan air cucian beras 100 ml/tanaman. P3 = air cucian ikan bandeng 150 ml/tanaman dan air cucian beras 150 ml/tanaman.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian air cucian ikan bandeng dan air cucian beras tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berpengaruh nyata terhadap diameter batang karena penyerapan unsur hara yang tidak terpenuhi oleh tanaman. Perlakuan P1 menghasilkan tinggi tanaman terbaik dengan rata-rata 16.01 cm, jumlah daun terbaik dengan rata-rata 4.67 helai, lebar daun terbaik dengan rata-rata 44.67 cm, dan diameter batang terbaik dengan rata-rata 46.20 cm.
Kata kunci: Air cucian beras, air cucian ikan bandeng, pertumbuhan tanaman anggrek
PEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK MENGOPTIMALKAN PERAN ORANG TUA/WALI DALAM MEMANTAU TINGKAT KEHADIRAN DAN NILAI PESERTA DIDIK PADA SMP NEGERI 4 DAN SMP NEGERI 6 PALOPO SULAWESI SELATAN
Teknologi dalam dunia pendidikan berperan untuk menyampaikan informasi kepada siswa atau orang tua siswa masih menggunakan cara yang lama, yaitu informasi nilai dengan memberi raport dan bagi siswa yang memiliki masalah di sekolah, maka guru menggunakan cara dengan mengirim surat kepada orang tua siswa atau guru berkunjung langsung pada orang tua siswa, sehingga informasi mengenai siswa di sekolah tidak terpantau secara baik. Pemanfaatan SMS Gateway pada Sekolah merupakan pintu gerbang bagi penyebaran informasi dengan menggunakan SMS dapat menyebarkan pesan ke ratusan nomor secara otomatis dan cepat yang langsung terhubung dengan database nomor-nomor ponsel saja tanpa harus mengetik ratusan nomor dan peran di ponsel karena semua nomor akan diambil secara otomatis dari database tersebut. Solusi dari permasalahan mitra yang diusulkan adalah akan dibangun sebuah sistem yang dapat membuat database personal sekolah khususnya database peserta didik untuk kehadiran yang dapat menghitung (merekapitulasi) presensi kehadiran siswa dan nilai yang terintegrasi dengan perangkat monitoring kehadiran dan nilai siswa di sekolah yang berbasis sms, dimana yang melakukan monitoring adalah para orang tua siswa sendiri melalui informasi yang disampaikan dari pihak sekolah dengan menggunakan sms gateway. Secara keseluruhan sistem ini berfungsi membantu kelancaran sistem pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media penghubung antara orang tua dengan sekolah, yang akan sangat membantu menjaga para pelajar agar tetap selalu dibina ke arah kegiatan positif dan jauh dari hal-hal yang merusak serta mengarahkan mereka agar menjadi Sumber Daya Manusia yang potensial untuk pembangunan bangsa dan negara.
Kata Kunci: Pemanfaatan, SMS Gateway, SMP Negeri 4, SMP Negeri 6 Palop
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA
Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui perbedaan yang signifikan antara menulis paragraf argumentasi yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) dengan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bone-bone Kabupaten Luwu Utara dan 2) mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) dalam menulis paragraf argumentasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bone-bone Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan dua kelompok subjek. Penelitian ini didesain secara posttest-only control design. Sampel pada penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII.7 sebagai kelompok kontrol dan VIII.8 sebagai kelompok eksperimen yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara nilai rata-rata (mean) posttest menulis paragraf argumentasi kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Kelompok yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) memiliki nilai rata-rata sebesar 66,46, sedangkan kelompok yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) memiliki nilai rata-rata sebesar 65,83. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji mann-whitney U, diperoleh ρ > α atau 0,722 > 0,05, maka H0 diterima dan H1 ditolak. Ini berarti bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan menulis paragraf argumentasi antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) tidak efektif diterapkan dalam menulis paragraf argumentasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bone-bone Kabupaten Luwu Utara
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MEDIA ANIMASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 07 PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi melalui media animasi siswa kelas VIII SMP Negeri 07 Palopo. Desain Penelitian pada hakikatnya merupakan teknik penelitian guna memperoleh data dan simpulan yang jelas. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah siswa kelas VIII terdiri atas 6 kelas sebanyak 193 siswa dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 07 Palopo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling, yakni digunakan jika populasi tidak terdiri dari individu-individu, melainkan terdiri dari kelompok-kelompok individu atau cluster. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik sederhana berdasarkan keantusiasan siswa dalam belajar. Hasil pengolahan data diketahui bahwa sampel yang mendapat nilai ≥70 (sama dengan atau lebih dari 70) sebanyak 17 orang atau 70,83%. Sedangkan sampel yang mendapat nila
PENERAPAN MODEL GRUP INVESTIGASI BERVISI SETS DI SEKOLAH DASAR
Salah satu masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia proses pembelajaran IPA kurang meningkatkan hasil belajar siswa, yang mengaitkan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Kenyataannya masih banyak guru yang menggunakan model konvensional dalam pembelajaran yang tidak menghubungkan dengan SETS suasana belajar terkesan kaku. Tujuan dalam pengamatan ini untuk mengetahui penerapan model grup Investigasi bervisi SETS di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, dengan mengumpulkan informasi melalui instrument lembar observasi dan dokumentasidan yang menjadi sampel adalah SDN kota palopo pada kelas IV mata pelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang mengkaitkan lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan SETS mengandung empat unsur, yaitu Sains (Science), Lingkungan (Environment), Teknologi (Technology), Masyarakat (Society. Proses pembelajaran yang mengembangkan konsep Sains, dengan memperhatikan penggunaan pada teknologi, dan dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat. Keterkaitan antara model Grup Investigasi SETS adalah menambahkan informasi siswa berkenaan dengan hubungan sumber daya alam. Agar lebih menarikan diajarkan tahap-tahap pembelajaran; (1) pemilihan topik yang disenangi, (2) eksplorasi dan investigasi, (3) menemukan solusi, (4) aplikasi dan presentasi,(5) pemantapan konsep. Disimpulkan bahwa model Grup Investigasi bervisi SETS dapat menambah wawasan baru oleh guru dalam menentukan model pembelajaran sedangkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran lebih aktif.
Kata Kunci: Model Grup Investigasi, SETS, Sekolah Dasa
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA
Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pokok bahasan Bangun Ruang Sisi Datar untuk meningkatkan aktivitas siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah produk yaitu perangkat pembelajaran dengan Model Kooperatif tipe Jigsaw pada pokok bahasan Bangun Ruang Sisi datar untuk meningkatkan aktivitas siswa. Prosedur pengembangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan atau model 4-D Thiagarajan yang selanjutnya dimodifikasi oleh peneliti menjadi 3-D, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan) dan Development (pengembangan). Hasil penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran yang valid dan layak, (2) efektif dan (3) meningkatkan aktivitas siswa.
Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas Sisw