Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
EVALUASI TINGKAT KEMATANGAN KEAMANAN INFORMASI PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
This study aims to analyze the information security of the management information system of Palopo Cokroaminoto University (SIMUNCP). The analysis was conducted by using PLAN-PDCA SNI Iso/Iec 27001:2009 model, which is begun by assessing completeness level measurement of information security form using SNI ISO/IEC 27001:2009 (ISO/IEC 27001:2005) standard, and then processing assesement at the maturity level of information security management process using CMMI (capability model for integration),then analyzin the gap of maturity level of imformation security,and finally doing risk priority,so that the risk and the conseguences that will be faced by UNCP,can beidentified,and also to figure out the which policy or procedure can beapplied by UNCP in improve the security of SIMUNCP clause maturity level is varied from 0-3 20 the lowest value is found in clause 5(security policy), which is 0 and the highest one is found in clause 14(business contimuity), which is 3 20 therefore the average of maturity level values of imformation security of SIMUNCP is 1,18 Based on the average of maturity level of imformation security of SIMUNCP,which is in level of 1,48 (initial/ad hoc), which means that SIMUNCP in doing activity concerning with imformation security, generally has known what problem to overcome,but there is no standard process in that activity, the approach applied is tent to be treated individually or per case, in another words, the approaching of imformation system process of SIMUNCP is inorganized while the gap value in every clause whith ideal maturity level value is varied between 1 8-5, which the highest maturity level gap value is 5, found in clause 5 (security policy) and the lowest one is found in clause 14 (business continuity management), which is 1,8 and general average gap value is 3,52.
Keyword: Information Security, ISO/IEC 27001, CMMI, Maturity Leve
MODEL OTOMATA SELULER PADA ARUS LALU LINTAS TWO LANE
Otomata Selular merupakan sekumpulan array yang menyerupai program otomata, atau dinamakan sel, yang saling berinteraksi satu dengan lainnya. Otomata selular dapat digunakan untuk memodelkan arus lalu lintas kendaraan di jalan raya. Arus lalu lintas dapat dimodelkan dengan otomata selular karena pada dasarnya kecepatan kendaraan di jalan raya pada suatu waktu dapat dianggap hanya dipengaruhi oleh kecepatan kendaraan itu dan keadaan jalan disekitarnya pada waktu sebelumnya. Hal ini sesuai dengan karakteristik otomata selular dimana status suatu sel pada suatu waktu hanya ditentukan oleh status sel itu sendiri dan status sel-sel tetangganya pada waktu sebelumnya. Dalam tulisan ini akan dikaji bagaimana menerapkan konsep otomata selular Two Lane.
Kata Kunci : otomata selular, arus lalu lintas, two lan
ANALISIS PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM GEMPA BUMI DI KABUPATEN LUWU TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GUETEBERT RICHTER
Penelitian ini menggunakan metode Guetebert Richter tujuannya untuk mengetahui
nilai percepatan tanah maksimum dan intensitas gempa bumi di wilayah Kabupaten
Luwu Timur. Data gempa yang telah diperoleh dari tahun 2011-2016 diolah
dengan menggunakan Software Art View untuk mendapatkan nilai percepatan
tanah maksimum dan nilai intensitas gempa bumi di daerah Kabupaten Luwu Timur.
Hasil dari pengolahan tersebut didapatkan nilai peercepatan tanah maksimum
adalah 4.9 gal dengan intensitas maksimum adalah 6.6 MMI. Menurut skala
intensitas gempa bumi BMKG, tergolong pada skala II dan menurut skala Mercally
Modified Mercalli Intensity (MMI) dan skala intensita gempa bumi BMKG
di Indonesia berada di skala II-V MMI. Termasuk ke dalam daerah yanag
mempunyai tingkat resiko yang dirasakan.
Kata kunci: metode guetebert richter, gempa bumi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOVERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA
This research is classroom action research. The research aims: 1) To find out how the process of improving learning outcomes of reading comprehension by applying the CIRC model to students VI SDN 115 Pinrang. 2) To improve the results of reading comprehension learning by applying the CIRC model to students VI SDN 115 Pinrang. The research approach is a qualitative approach with the type of research is classroom action research. This study focuses on the process and student learning outcomes by implementing CIRC type cooperative learning. The subjects of this study were teachers and class V students totaling 14 people consisting of 8 men and 6 women. The design of research actions used, namely: planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques and procedures used are observation, tests, and documentation. Furthermore, the data is analyzed and processed qualitatively. The results of the study were reading students' understanding, in the first cycle categorized as C (Enough) and in the second cycle categorized as B (Good). Conclusion The application of the CIRC model can improve the results of Indonesian language learning about reading comprehension of class student
PRA-ALJABAR: LANGKAH BARU MENGAJAR ALJABAR AWAL (Penerapan Didactical Design Research)
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Ketika belajar matematika SD, matematika masih berorientasi pada perhitungan (aritmatika). Simbol-simbol yang digunakan dalam aritmatika adalah angka-angka yang dengan langsung dapat dibayangkan seberapa besarnya, atau paling tidak siswa dapat mengenalinya sebagai suatu bilangan tertentu. Ketika belajar aljabar, siswa mulai mengalami perubahan yang signifikan dalam proses berpikir yaitu dari berpikir aritmatik menjadi berpikir aljabar (abstrak). Bagi kebanyakan guru, mengajar aljabar dengan cara biasa adalah mudah. Diberikan contoh suatu bentuk aljabar, definisi, kemudian memperkenalkan unsur-unsurnya. Baik contoh maupun langkah-langkah mengajar yang dilakukan sama dengan yang terdapat dalam buku paket matematika yang digunakan dalam proses belajar-mengajar matematika di kelas
Pengaruh Pemberian Remedial Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo
Penelitian ini dilatar belakangi dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pembelajaran remedial terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi Semester VI Universitas Cokroaminoto. Objek penelitiannya adalah pengaruh pelaksanaan pembelajaran remedial terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Biologi Kelas B dan kelas C yang mengikuti remedial yang berjumlah 25 Mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, yaitu mengambil beberapa populasi sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan data dilakukan dengan tes hasil belajar, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan pembelajaran remedial terhadap hasil belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo. Besarnya pengaruh pelaksanaan pembelajaran remedial terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi adalah nilai rata-rata uts 55.60 dan setelah diberika remedial nilai mahasiswa pendidikan Biologi mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 78.52. hal tersebut memperlihatkan bahwa ada pengaruh hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi setelah di berikan remedial
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI SQ3R PADA SISWA KELAS V SD INPRES BTN IKIP I KOTA MAKASSAR
This study aims to find out how the process of using the SQ3R strategy and whether the implementation of the SQ3R strategy can improve students' reading comprehension skills. This research uses descriptive qualitative approach with the type of research is classroom action research. The population of this study were all fifth grade students of SD Inpres BTN IKIP I Makassar City. Data collection techniques are carried out by means of observation, tests and documentation. The data analysis technique used in this study is descriptive data analysis. Based on the results of the formative tests conducted at the end of the first cycle only reached 66.66% with an average of 7.16 being in sufficient qualifications. During this formative test, only 20 students were able to answer the questions well. In the second cycle increased to 90% or 27 students obtained a score of ≥ 70 with an average of 8.03. Based on observations of student activities, obtained data that student activity experienced a significant increase from cycle I to cycle II. Where in the first cycle, the activities of students have been in the good category and the silus II is in the very good category. Improving student outcomes in reading comprehension shows that the application of SQ3R strategies can improve students' reading comprehension skills
POLA INTERAKSI SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola interaksi siswa dalam belajar matematika berdasarkan kemampuan awal melalui pembelajaran kooperatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X1 SMA Negeri 1 Malili dengan jumlah siswa 31 orang. Data penelitian diperoleh dengan mengawali pemberian tes kemampuan awal untuk menentukan subjek penelitian. Kemudian membentuk kelompok dan mengamati jenis interaksi yang dilakukan subjek penelitian selama empat kali pertemuan, serta melakukan wawancara terhadap subjek penelitian. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa subjek kategori tinggi (ST) kurang aktif dalam pembelajaran dan memberikan kontribusi terhadap teman sekelompoknya. Hal ini dikarenakan subjek kategori tinggi tidak begitu setuju dengan pembelajaran kooperatif yang beranggapan bahwa teman sekelompoknya sulit diajak berinteraksi. Subjek kategori sedang (SS) cenderung seimbang antara bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan serta berdiskusi dalam berinteraksi. Sedangkan subjek kategori rendah (SR) lebih aktif dalam berinteraksi dan lebih banyak memberikan kontribusi terhadap teman sekelompoknya. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran kooperatif yang memberikan ruang bagi subjek kategori rendah untuk berkomunikasi atau berinteraksi terhadap teman kelompoknya
ANALISIS KARAKTERISTIK BUTIR TES MATEMATIKA PADA TES BUATAN MGMP MATEMATIKA KOTA MAKASSAR BERDASARKAN TEORI MODEREN (TEORI RESPON BUTIR)
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas karakteristik Butir Tes Matematika pada Tes Buatan MGMP Kota Makassar Didasarkan pada Teori Respons Butir. Penelitian ini adalah penelitian eks post facto. Subjek penelitian adalah peserta didik SMP se-Kota Makassar yang mengikuti tes Matematika Tahun Pelajaran 2013/2014. Objek yang dipilih adalah butir soal matematika objektif pilihan ganda buatan MGMP Kota Makassar yang terdiri atas 5 Paket soal dengan jumlah butir sebanyak 40 item untuk masing-masing paket. metode yang dipergunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi, dengan mengumpulkan respon siswa pada soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif berdasarkan teori moderen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis dengan teori modern, rata-rata soal matematika buatan MGMP kota Makassar untuk semua paket yang sesuai model ada sebesar 76% untuk 1 parameter, 67% untuk 2 parameter ,dan 73% untuk 3 parameter, fungsi informasi yang pada umumnya di bawah 50% mengindikasikan bahwa secara keseluruhan keandalan dari semua paket soal masih tergolong kurang andal, umumnya paket soal yang diujikan pada try out UN Matematika oleh MGMP Kota Makassar, memiliki indeks kesukaran dengan kategori kurang baik, daya pembeda kurang baik, namun indeks tebakan semu masih dalam kategori baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, kualitas karakteristik butir soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar ditinjau dari teori modern (teori respon butir) umumnya berada pada kategori kurang baik dengan persentase sebesar 48%
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK
This research is a Class Action Research. The subjects of this study were students grade VIII.A SMP N 1 East Luwu Regency, namely 35 students consisting of 20 female students and 15 male students. The purpose of this research is the purpose of this study is to improve (1) the ability of Mathematics Connections of Grade VIII.A students at SMP Negeri 1 Towuti Luwu Timur 2017/2018 Academic Year during mathematics learning activities with the approach of Open Ended approach and (2) Creative Thinking Ability of grade VIII.A grade students at SMP Negeri 1 Towuti Luwu Timur 2017/2018 Academic Year during mathematics learning activities with the application of the Open Ended approach. The conclusion of this study is the STAD type cooperative model with the open ended approach to positive change influenced by the activities of students and the teacher's ability to manage learning where the teacher gives further action students receive or take action. For aspects (1) the relationship between concepts in mathematics, the percentage of students' ability from cycle I to cycle II increase 18.82%. For aspects (2) the relationship between mathematics and other fields of science, the percentage of students' ability from cycle I to cycle II increase 3.47%. For aspects (3) the relationship between mathematics and daily life, the percentage of students' ability to increase from cycle I and cycle II increase 2.06%. In connection with the ability to think creatively, for aspects (1) smooth thinking skills, the percentage of students' ability from cycle I to cycle II increase 2.77%. For aspects (2) flexible thinking skills, students' ability from cycle I to cycle II increase 3.08%. For aspects (3) the ability to think originally, the percentage of students' ability cycle I and cycle II increase 7.12%. The response given by students in the implementation of mathematics learning using STAD type cooperative learning model, Susana class, interest in learning, teacher teaching methods, facilities and infrastructure on average is in the good, happy and interesting category