Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
DIVERSIFIKASI OLAHAN SAGU (METROXYLON SAGU) DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PRA SEJAHTERA
Salah satu Dharma dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Konsep kegiatan pengabdian diarahkan agar dapat merubah konsep “working for the community” (bekerja untuk masyarakat) menjadi “working with community” (bekerja bersama masyarakat). Selain itu, untuk menjaga kontekstualisasinya, pengabdian dilakukan dengan mengubah paradigma pembangunan (development) menjadi paradigma pemberdayaan (empowerment). Aneka olahan Sagu (Metroxylon Sagu) adalah solusi dan strategi pemberdayaan dan pembinaan ekonomi pada keluarga pra sejahtera yang meliputi introduksi teknologi, produksi aneka olahan sagu, manajemen wirausaha, visit company, dan pendampingan terhadap wirausahawan olahan sagu yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini. Luaran yang dihasilkan berupa (1) metode rencana bisnis untuk pengembangan usaha aneka olahan sagu; (2) teknologi tepat guna dalam pemanfaatan sagu menjadi berbagai produk; (3) terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi; dan (4) produk berupa aneka olahan sagu komersil skala industri kecil. selain itu, terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi antara mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian bersama masyarakat bersama-sama dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat untuk dapat sejahtera dan menikmati penghasilan yang lebih baik.
Kata Kunci: diversifikasi, sagu, ketahanan pangan, kearifan loka
KUALITAS AIR DAN UNSUR HARA PADA PEMELIHARAAN CAULERPA LENTILIFERA DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK KASCING
Salah satu jenis rumput laut yang cukup menjanjikan adalah jenis Caulerpa racemosa atau anggur laut. Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, selain masalah jumlah produksi yang masih terbatas, masalah lain yang dikeluhkan masyarakat petani rumput laut adalah rendahnya pertumbuhan yang dibudidayakan. Caulerpa sp. tidak bisa tumbuh pada musim hujan diduga karena kekurangan nutrien yang berasal dari subtrat. Salah satu cara utuk meningkatkan nutrien pada rumput laut dalam hal ini Caulerpa racemosa adalah dengan melakukan pemupukan. Dalam penelitian ini menggunakan vermikompos dikarenakan penggunaan pupuk kascing atau vermikompos lebih ramah lingkungan dan terjangkau oleh masyarakat. Selain itu vermikompos sangat kaya dengan berbagai macam unsur hara. Penelitian eksperimental ini dilakukan pada bulan September 2017 hingga Oktober 2017. Penelitian ini dilakukan di Balai Budidaya Riset Air Payau Kabupaten Takalar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kualitas air selama pengukuran sudah sesuai dengan kisaran yang diperlukan oleh Caulerpa racemosa. Untuk nilai klorofil a semua mengalami kenaikan pada setiap dosis pupuk. Melalui uji statistik, tidak didapatkan pengaruh dari pertambahan dosis pupuk kascing (vermikompos) pada kenaikan nilai klorofil a (
PENGEMBANGAN SISTEM KELOMPOK HOME INDUSTRY KRIPIK TEMPE PADA DESA BANGUN JAYA
Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh masih rendahnya indeks pembangunan masyarakat. Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin, maka salah satu upaya perguruan tinggi melalui penerapan KKN-PPM guna membuka peluang seluas-luasnya dalam membantu masyarakat untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal. Home industry kripik tempe di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur memberdayakan masyarakat melalui rekruitmen warga sekitar yang didominasi oleh ibu rumah tangga sebagai tenaga kerja, meliputi bagian produksi dan pemasaran. Olehnya itu, dibutuhkan strategi pemberdayaan industri kecil meliputi strategi manajemen inovasi dan teknologi, pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, dan anak remaja yang putus sekolah. Adapun target terhadap rencana kegiatan KKN-PPM ini adalah agar semua masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui pengembangan sistem kelompok home industry, sehingga mampu menaikkan pendapatan masyarakat. Rencana KKN-PPM untuk merealisasikan tujuan tersebut adalah mengunjungi kelompok/masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa kelompok home industry kripik tempe, melakukan pelatihan mutu produk, pembuatan kemasan, pelatihan analisis usaha, dan pengembangan usaha.
Kata Kunci: Home industry, Kripik temp
PENGARUH MASUKNYA TEKNOLOGI MODERN TERHADAP BUDAYA LOKAL MASYARAKAT DI DESA SUPPIRAN
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh masuknya teknologi modern terhadap budaya lokal masyarakat Desa Suppiran Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi pendekatan cross sectional bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara variabel yang diteliti. Populasi berjumlah 975, sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang terangkum diperoleh keandalan r sebesar 0,048. Dengan demikian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang sedang atau cukup antara teknologi modern terhadap budaya lokal Desa Suppiran. Interval kepercayaan 95% yaitu 0.213 dan taraf kepercayaan 99% yaitu sebesar 0.278. Ternyata, .rxy. atau .ro. lebih kecil dari .r. table atau .rt. baik pada taraf signifikansi 5% maupun 1% yaitu (0.213>0,048/0,278). Dengan demikian hipotesa nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesa alternatif ( Ha) diterima. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh budaya modern terhadap budaya lokal masyarakat di Desa Suppiran Kecamatan Lembang kabupaten Pinrang.
Kata Kunci: Pengaruh, Budaya modern, Masyarakat suppiran
MENTORING GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE
Guru sebagai tenaga profesional mengandung makna bahwa guru harus terus menerus meningkatkan layanan profesinya untuk kualitas peserta didiknya. Pedagogical Content Knowledge (PCK) adalah pengetahuan yang merupakan integrasi antara pengetahuan konten metematika, pedagogik dan pengetahuan tentang siswa. Pengembangan profesionalisme guru, khususnya guru pemula dapat dilakukan melalui program induksi dan mentoring guru. Artikel ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan model mentoring guru berbasis PCK. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan PCK guru berkaitan dengan jenis pertanyaan yang diajukan guru dalam mengatasi kesalahan dan miskonsepsi siswa pada materi sistem persamaan linear. Mentoring sebagai suatu model pembinaan dan pendampingan guru melalui kolaborasi dosen program studi pendidikan matematika dan guru matematika SMP. Bentuk mentoring dosen terhadap guru berbasis PCK, dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme dan kompetensi pedagogik guru, termasuk jenis pertanyaan guru dalam mengatasi kesalahan dan miskonsepsi siswa. Jenis pertanyaan yang diajukan guru dalam mengatasi kesalahan dan miskonsepsi siswa pada materi sistem persamaan linear terdiri atas pertanyaan yang mengarahkan siswa kepada jawaban benar dan pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir.
Kata-kata Kunci: Pedagogical Content Knowledge, mentoring, guru, jenis pertanyaan, matematik
PENELUSURAN ALUMNI (TRACER STUDY) ANGKATAN 2014 DIPLOMA 3 PROGRAM STUDI PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN DI AKADEMI TEKNIK SOROAKO
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lamanya masa tunggu alumni sampai mendapatkan pekerjaan, tingkat keterserapan alumni, kesesuaian pekerjaan alumni dengan bidang keahliannya, dan penilaian stakeholders terhadap kinerja alumni Program Studi Perawatan dan Perbaikan mesin Akademi Teknik Soroako di dunia kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa lulusan telah bekerja dengan tingkat pengangguran yang cukup rendah dan daya serap di dunia kerja tinggi. Lulusan telah bekerja sesuai dengan bidang Program Studi Perawatan dan perbaikan Mesin yaitu sebagai Mekanik atau Teknisi di perusahaan sebesar 74,7%. Dari penyebaran responden pada pengguna lulusan menunjukkan sesuai dengan salah satu Misi Akademi Teknik Soroako yaitu Menyelenggarakan pendidikan diploma untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai program studi yang dibina sehingga memiliki daya saing tinggi secara nasional maupun global.. Tingkat ketersebaran tempat bekerja responden sebanyak 74,7% berasal dari wilayah Lokal Soroako.Pihak pengguna lulusan menyatakan bahwa alumni Diploma 3 Prodi Perawatan dan Perbaikan Mesin Akademi Teknik Soroako rata – rata menyatakan baik dalam kategori integritas sebesar 60%, keahlian berdasarkan Bidang Ilmu sebesar 67%, Bahasa Inggris sebesar 53%, penggunaan teknologi informasi sebesar 73%, komunikasi sebesar 67%, kerjasama tim sebesar 53% dan pengembangan diri sebesar 67%. Namun demikian, sebanyak 40% Stakeholders menyatakan bahwa Kerjasama lulusan ATS menyelesaikan tugas/pekerjaan yang dibebankan kepadanya (hal ini juga yang ditunjukan oleh lulusan ATS dalam bekerjasama di dalam tim) dinilai dalam kategori sangat baik.
Kata Kunci: Penelusuran Alumni, Stakeholders, Diploma 3, Akademi Teknik Soroak
PENGOLAHAN BUAH DENGEN SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN SIRUP BUAH DENGEN
Tujuan program KKN-PPM ini adalah memberikan value added bagi petani buah dengen sehingga mereka dapat mengolah buah dengen menjadi berbagai macam olahan makanan dan minuman. Target khusus dari program KKN-PPM ini adalah memberikan motivasi dan keterampilan para petani dalam pengolahan buah dengen menjadi sirup serta pengetahuan dalam pengemasan dan penjualan produk hasil olahan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam program KKN-PPM ini yakni dengan melakukan penyuluhan sekaligus pelatihan kepada masyarakat setempat tentang pengolahan buah dengen menjadi sebuah produk yakni sirup dengen, serta memberikan pengetahuan tentang perhitungan harga pokok produk yang siap dijual. Rencana kegiatan program KKN-PPM ini adalah sosialisasi program KKN-PPM, melakukan kerjasama dengan dua mitra, penyiapan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan kegiatan, operasionalisasi yang merupakan tahap penentu keberhasilan dari program KKN-PPM, serta monitoring dan evaluasi program untuk menjamin keberlanjutan dan pengembangan dari program KKN-PPM ini. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yakni (1) meningkatnya motivasi berwirausaha bagi mitra, (2) meningkatnya pengetahuan teknis petani terhadap pengelolaan buah dengan, (3) meningkatnya pengetahuan kelompok binaan tentang manajemen home industri, (4) meningkatnya jejaring pemasaran dan produksi sirup buah dengen dan meningkatnya nilai estetika brand/kemasan sirup buah dengen.
Keywords: Sirup Buah Dengen, KKN-PPM, Desa Atu
Ketahahan pangan rumah tangga pembuat tortila di kota Palopo
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis akses pangan rumah tangga dan ketahanan pangan rumah tangga.
Penelitian dilakukan di Kota Palopo, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan
metode sensus, yaitu dengan mewawancarai 39 ibu rumah tangga dengan kategori keluarga lengkap
(masih memiliki suami) yang berstatus anggota pada IKM pembuat tortila (Khilan). Akses pangan dan
ketahanan pangan rumah tangga dianalisis secara deskriptif. Dimana akses pangan rumah tangga dilihat
dari akses ekonomi melalui pangsa pengeluaran pangan, sedangkan ketahanan pangan rumah tangga
dapat diukur melalui akses pangan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17
(43.6%) responden memiliki akses pangan tinggi yang juga berarti bahwa ketahanan pangan rumah
tangganya tinggi, dan sisanya sebanyak 22 (56.4%) responden memiliki akses pangan rendah dan
ketahanan pangan rendah.
Kata Kunci : Akses Pangan, Ketahanan Pangan, Rumah Tangg
Identifikasi dan karakterisasi jenis juwet (syzygium cumini) pada berbagai daerah di Sulawesi Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi jenis juwet pada berbagai daerah di Sulawesi Selatan , serta untuk mengetahui karakteristik dan keragaman dari plasma juwet. Penelitian ini berbentuk survey di mana lokasi penelitian dipilih berdasarkan pengambilan sampel tiga titik, daerah pantai barat di Kabupaten Barru, pantai timur di Kabupaten Bone dan pantai peralihan di Kabupaten Takalar. Hasil penelitian menunjukkan tanaman juwet memiliki batang yang berbentuk bulat, berperawakan pohon yang kokoh. Bentuk tajuk tanaman juwet pada umumnya bulat, karakteristik morfologi daun juwet menunjukkan bahwa daun tanaman juwet berbentuk bulat telur, lonjong, dengan pangkal daun bundar. Ujung daun pada umumnya tumpul, namun ada juga ujung daun yang runcing. Buah tanaman juwet bertipe buah buni, berbentuk lonjong, bulat telur, berwarna ungu dan ungu tua, kulit buahnya berwarna hitam sampai ungu tua, daging buahnya berwarna ungu sampai ungu keputihan. Tekstur kulit buah licin rasanya manias, sepat kemasaman dan kecut.
Kata Kunci: Indentifikasi, Karakterisasi, Juwet , Sulsel
Pemanfaatan kompos ampas tahu pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (arachis hypogaea l.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos ampas tahu dan dosis kompos ampas tahu yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah, yang dilaksanakan di Lahan Percobaan Kampus II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kontrol adalah tanpa adanya perlakuan kompos ampas tahu (P0). P1 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 150 gr/tanaman). P2 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 200 gr/tanaman). P3 (Perlakuan) kompos ampas tahu dengan dosis 250 gr/tanaman). P4 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 300 gr/tanaman). P5 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 350 gr/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 memberikan hasil terbaik pada jumlah daun (161 helai) dan bobot basah polong (423,75 gram). Sementara itu, P3 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (23,41 cm) dan jumlah polong (64,75 buah), Sedangkan hasil terendah diperoleh pada P0 dengan bobot basah polong (265,5 gr) dan jumlah polong (49,25 buah), tinggi tanaman pada P5 (21,25 cm), jumlah daun pada P1 (132,11 helai). Pemberian kompos ampas tahu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah.
Kata kunci: Ampas tahu, pertumbuhan, kacang tana