Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
PENERAPAN STRATEGI POWER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS XI SMK NASIONAL MAKASSAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan strategi POWER dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif menggunakan bahasa Inggris. Populasi dari penelitian ini adalah siswa siswa kelas XI SMK Nasional Makassar yang mana diambil 50 siswa untuk dijadikan sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi-eksperimental dengan dua grup pre-test dan post-test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan strategi POWER dapat meningkatkan kemampuan siswa siswa dalam menulis teks deskriptif. Berdasarkan hasil analisis terhadap data siswa ditemukan bahwa nilai ttest adalah 3,40 dan ttable adalah 2,010. Hal itu berarti bahwa nilai ttest lebih besar daripada ttable dimana 3.40 ˃ 2.010 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi POWER efektif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif.
Kata Kunci: strategi POWER, kemampuan menulis, teks deskriptif
PENERAPAN MODUL PRAKTIKUM SIG DALAM PEMBUATAN PETA DIGITAL PADA KELOMPOK GURU BIDANG STUDI GEOGRAFI KABUPATEN SOPPENG
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan peta digital bagi guru-guru geografi se-Kabupaten Soppeng dengan menerapkan modul praktikum SIG. Pelaksanaanpenelitian ini dibagi beberapa tahap yaitu persiapan (observasi, wawancara dan penyusunan modul), pelaksanaan dan evaluasi (pengambilan data). Hasil penelitian diperoleh 80% peserta memiliki keterampilan dalam membuat peta digital dengan kategori Tinggi sedangkan 20% peserta dalam kategori Sangat Tinggi, 60% peserta media pelatihan yang digunakan kategori Baik sedangkan 40% peserta kategori Sangat Baik, 80% peserta menganggap metode pelatihan yang digunakan kategori Baik sedangkan 20% peserta kategori Sangat Baik. Penerapan modul praktikum SIG dapat memberikan keterampilan dalam membuat peta digital bagi guru-guru geografi Kabupaten Soppeng. Penguasaan keterampilan pembuatan peta digital dalam pelatihan didukung oleh aspek penggunaan media pelatihan dan penerapan metode pelatihan yang baik.
Kata kunci: modul praktikum, peta digita
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN MONGISIDI II KOTA MAKASSAR
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas IV SDN Mongisidi II Kecamatan Makassar Kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan peserta didik kelas IV SDN Mongisidi II. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari tiga tahap kegiatan yang dilakukan secara berurutan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika SDN Mongisidi II Kecamatan Makassar Kota Makassar. Penigkatan juga terjadi pada aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik dalam penerapan model pembelajaran PBL pada setiap siklus yakni siklus I berada pada kategori cukup dan kemudian meningkat pada siklus II menuju kategori baik dan telah mencapai indikator keberhasilan.
Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Berpikir Kriti
PEMBUATAN WEBSITE PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 13 LUWU
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi seputar sekolah sekaligus sebagai media promosi bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Luwu. Adapun batasan dalam Website Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Luwu adalah hanya akan menampilkan informasi seputar update berita terbaru, profil, galeri, jurusan, fasilitas dan hal-hal yang terkait dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Luwu. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan pada pengabdian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan studi pustaka. Software yang digunakan adalah PHP 5.3.1 sebagai bahasa pemrograman (script language), MySQL 5.1.41. untuk pengolahan basis datanya, dan XAMPP sebagai servernya. Hasil dari pembuatan Website ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan informasi seputar sekolah kepada masyarakat dengan tujuan agar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Luwu dapat lebih jauh dikenal.
Kata kunci : Website, Sekolah Menengah Kejuruan 13 Luuwu, PH
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar fisika, (2) Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika (3) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika peserta didik SMP Negeri 7 Prafi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif sehingga data dianalisa untuk mendeskripsikan hubungan antara motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika peserta didik. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) “Ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar”. Hal ini ditunjukan dengan hasil penelitian diperoleh rs hitung > rs tabel yaitu 0,595 > 0,396, dan besarnya sumbangan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar peserta didik sebesar 33,1%. (2) “Ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar”. hal ini ditunjukan dengan hasil penelitian diperoleh rs hitung > rs tabel yaitu 0,423 > 0,396 dan besarnya sumbangan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar peserta didik sebesar 16,2%. (3) “Ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar”. hal ini ditunjukan dengan hasil penelitian diperoleh rs hitung > rs tabel untuk uji regresi berganda didapat koefisien korelasi sebesar 0,609 lebih besar dari rs tabel yaitu 0,396 dan besarnya sumbangan motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar peserta didik sebesar 37,1% Artinya, ada hubungan yang positif antara motivasi berprestasi dan kebiasaan belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika peserta didik.
Kata Kunci: Motivasi Berprestasi, Kebiasaan Belajar, dan Prestasi Belaja
ANALISIS KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Pengajaran di sekolah cenderung menekankan keterampilan mengerjakan soal-soal, sedangkan penanaman konsepnya hanya diberikan dalam waktu yang sangat singkat sehingga seringkali siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal. Kesulitan yang dilakukan siswa pada umumnya terletak pada penggunaan rumus-rumus, pemahaman atau kemampuan mencerna bahasa matematika, dan kemampuan mengaplikasi konsep, akan tetapi guru seringkali tidak mengedentifikasi kesulitan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat analisis kesulitan siswa ditinjau dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyelesaikan soal cerita persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, (2) mengetahui tingkat analisis kesulitan siswa ditinjau dari siswa yang memiliki kemampuan sedang
dalam menyelesaikan soal cerita persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, (3) mengetahui tingkat analisis kesulitan siswa ditinjau dari siswa yang memiliki kemampuan rendah dalam menyelesaikan soal cerita persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 9 Palopo tahun ajaran 2015/2016. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini
adalah (1) tes diagnostik (2) pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) verifikasi dan penarikan kesimpulan. Adapun indikator kesulitan siswa yaitu (1) kesulitan konsep, (2) kesulitan prinsip, (3) kesulitan skill/keterampilan. hasil pembahasan maka di dapat letak kesulitan subjek berkemampuan tinggi (ST), subjek berkemampuan sedang (SS), subjek berkemampuan rendah (SR) pada setia p indikator kesulitan, diantaranya yaitu (1) subjek berkemampuan tinggi (ST) dan subjek berkemampuan sedang (SS) tidak mengalami kesulitan pada indikator yang pertama yaitu kesulitan konsep, namun subjek berkemampuan rendah (SR)
mengalami kesulitan pada indikator tersebut; (2) subjek berkemampuan tinggi (ST) tidak mengalami kesulitan pada indikator yang ke dua yaitu kesulitan prinsip, namun subjek berkemampuan sedang (SS) dan subjek berkemampuan rendah (SR) mengalami kesulitan pada indikator tersebut; (3) subjek berkemampuan tingg
(ST), subjek berkemampuan sedang (SS) dan subjek berkemampuan rendah (SR) semua mengalami kesulitan pada indikator kesulitan skill/keterampilan.
Kata kunci: Analisis, Kesulitan, Matematika, Soal Cerita, Persamaan,
Pertidaksamaa
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATA KULIAH KALKULUS DASAR BERBASIS LESSON STUDY
Penerapan lesson study pada mata kuliah kalkulus dasar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada penelitian ini digunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dimana mahasiswa dibagi ke dalam delapan kelompok yang setiap kelompok heterogen dari segi kemampuan matematika maupun gender yang terdiri dari 4-5 orang anggota dalam setiap kelompok. Materi yang diajarkan yaitu nilai mutlak. Lesson study dilaksanakan
dalam tiga tahap yakni perencanaan pembelajaran (plan) yang melibatkan beberapa dosen, pelaksanaan pembelajaran (do), dan refleksi pembelajaran (see). Pada proses pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). Hasil dari kegiatan ini adalah: melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lesson study aktivitas mahasiswa dapat terlihat aktif pada saat diskusi kelompok maupun presentasi, melalui lesson study berupaya untuk memenuhi
hak belajar mahasiswa, terciptanya learning community atau komunitas belajar, kegiatan pembelajaran di kelas lebih aktif ditandai dengan semangat mahasiswa dalam bertanya dan menjawan soal lebih tinggi frekuensinya, dan melalui lesson study dengan prinsip kolegalialitas, secara kolaboratif merefleksikan keefektifan pembelajaran dan saling belajar.
Kata Kunci: Kooperatif tipe STAD, Lesson Study, Kalkulus Dasa
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI MAHASISWA DI UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
This study aims to obtain answers to the problems: about whether there is a difference in the level of physical fitness between students of PGSD class I and students of PGSD class K at Cokroaminoto University. The population of this study was all students in PGSD I and PGSD K classes aged 16-19 years. The type of approach used is descriptive research, and the research instrument is: Physical fitness level test. Processing of research data is using descriptive statistics using the t test. by using a significant level of α 0.05. The following data can be obtained: that there are differences in physical fitness between PGSD I and PGSD K at Cokroaminoto Universit
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI SISWA KELAS VII.9 SMP NEGERI 8 PALOPO
This study aims to determine the ability of communication and student motivation and improvement during applying the learning model two stay two stray. Instruments used are learning tools, Questionnaire communication and questionnaire motivation to learn, test results learn, and observation sheet. Type of research is classroom action resert conducted in SMP Neg 8 Palopo. The subjects of the study were all students of class VII.9 which amounted to 32 students. Based on the observations conducted in 3 cycles, the results of the study were obtained: (1) The result of quantitative analysis for the initial test, the average of students' ability before the application of Two Stay Two Stray learning model is 54,492, with the percentage of 2,26% or low category. The result of quantitative analysis for the final test of cycle 1, the average ability of students after the implementation of Two Stay Two Stray learning model is 56,640 with the percentage of mastery 15,625% (2) The result of quantitative analysis for the students' mathematical communication ability test in cycle 2 average student ability 64,843 with the percentage of mastery 28,125%, (3) The result of quantitative analysis for the students' mathematical communication ability test in cycle 3 mean the students ability 73,632 with the percentage of mastery 81,25% it shows that the ability of student has increased and it is in high category. The result of questionnaire motivation to learn 62,5% and result of questionnaire of mathematical communication 68,75%
PEWARNAAN GRAPH BERBASIS ALGORITMA WELCH POWELL DALAM PENGATURAN JADWAL PRAKTIKUM
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan (literature review) yaitu menganalisis konsep-konsep yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model pewarnaan graf yang menggunakan algoritma Welch Powell dalam menyusun jadwal praktikum; (2) aspek terpenting dalam mengatur jadwal praktikum; dan (3) efektivitas algoritma Welch Powell dalam pewarnaan graf. Subjek pada penelitian ini adalah asisten laboratorium software di Program Studi Teknik Informatika Universitas Andi Djemma sebanyak 7 orang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: (1) bilangan kromatik pewarnaan graf dalam pengaturan jadwal praktikum adalah k = 3; (2) algoritma Welch Powell sesuai diterapkan dalam pewarnaan graf khususnya dalam mengatur jadwal praktikum; dan (3) aspek terpenting dalam menyusun jadwal praktikum di Laboratorium Software Teknik Informatika adalah matriks ketetanggan sebagai representasi kesediaan asisten