Cokroaminoto Palopo University Journals / Jurnal Elektronik Universitas Cokroaminoto Palopo
Not a member yet
1227 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA KULIAH GEOMETRI ANALITIK RUANG MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS MUSLIM MAROS
Verbal skills, logical mathematic skills, visual skills, and intrapersonal skills needed for students to complete the story on the subject matter of geometry, that multiple intellegence has influences on students ability to solve story questions on geometry subject. This research aimed to examine and describe the possitive influence of linguistics verbal intellegence, logical mathematics intellegence, and spatial visual intellegnce of students both directly and indirectly through intrapersonal intellegence toward the ability to solve story questions on the subject of geometry. This was a causality ex-post study. Population of this research was grade X students at public senior high school of academy year 2012/2013. Samples were selected by employing equal size stratified random sampling technique and obtained 211 students. The instruments used in the study were: (1) verbal linguistic intelligence tests, (2) logical-mathematical intelligence tests, (3) visual-spatial intelligence tests, (4) intrapersonal intelligence scale, (5) the subject of the story about the test geometry. Data were then analyzed with descriptive statistics and the analysis paths. The results showed that: (1) Intelligence verbal linguistic positive effect on students' ability to solve problems on the subject of geometry story either directly or indirectly through intrapersonal intelligence. (2) Intelligence mathematical logic direct positive effect on students' ability to complete the story on the subject matter of geometry, but indirectly, through the intelligence intrapersonal logical mathematical intelligence negatively affect the ability to finish the story the subject matter of geometry. (3) Intelligence visual spatial direct positive effect on students' ability to complete the story on the subject matter of geometry, but indirectly, through the intelligence intrapersonal logical mathematical intelligence negatively affect the ability to finish the story the subject matter of geometry. From these results, it can be concluded that the contribution of intervening variables had a negative impact on the two exogen variables, namely mathematical logic intelligence, and visual-spatial intelligence of the endogen variables.
Key words: verbal skills, logical mathematic skills, visual skills, and intrapersonal skills, ability to solve story questions on the subject of geometr
EFEKTIVITAS MODEL KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DALAM MATA KULIAH PENGANTAR DASAR MATEMATIKA PADA MAHASISWA SEMESTER III UNCP
Penelitian ini adalah penelitian unit satuan eksperimen yang bertujuan untuk: mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS. Perbandingan keefektifan yang dimaksud dilihat dari: (1) aktivitas mahasiswa, (2) Motivasi mahasiswa, dan (3) Hasil belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester III prodi pendidikan matematika dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen 1 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang dipilih menggunakan teknik simple cluster random. instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah RPP, THB, LOAS, Angket motivasi mahasiswa, LK. Data yang dikumpulkan terdiri atas hasil belajar mahasiswa, data aktivitas mahasiswa dan motivasi mahasiswa terhadap perangkat pembelajaran. Data aktivitas mahasiswa dan motivasi mahasiswa dianalisis menggunakan persentase sedangkan data hasil belajar mahasiswa dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.
Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe TST
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA YANG DIAJAR MELALUI MODEL SIKLUS BELAJAR 7E DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 MAKASSAR
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar matematika dengan Model pembelajaran Tjink Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Siklus 7E. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Makassar. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas IXA yang diajar dengan model pembelajaran TPS dan siswa kelas IXB yang diajar dengan model pembelajaran siklus 7E yang dipilih secara random sampling karena kelasnya homogeny pada tahun ajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika kelas IXA adalah 77,92 dengan standar deviasi 10,6 berada pada kategori baik, sedang skor rata-rata hasil belajar mateika siswa kelas IXB adalah 63,29 dengan standar deviasi 12,1 berada pada kategori cukup. Hasil analisis inferensial diperoleh thitung = 4,3 dan ttabel = 1,68. Artinya nilai dari thitung > ttabel . berarti H1 diterima. Berdasarkan hasil analisis deksriptif dan inferensial maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran TPS dengan model pembelajaran Siklus 7E pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Makassar.
Kata kunci: TPS, Siklus 7E, Hasil belajar
KEEFEKTIFAN MODEL TWO STAY TWO STRAY PADA PEMBELAJARAN MEMARAFRASEKAN CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 MAPPEDECENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model dua tinggal dua tamu (two stay two stray) pada pembelajaran memarafrasekan cerpen siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mappedeceng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini didesain dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIID sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol, yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model two stay two stray dalam memarafrasekan cerpen siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mappedeceng. Ini dibuktikkan dari hasil uji t-test dengan taraf signifikansi 5% diperoleh p < 0,05 (0,000 < 0,05). Artinya, ada perbedaan kemampuan memarafrasekan cerpen antara kelompok yang menerapkan model two stay two stray dengan yang tidak menerapkan model two stay two stray. Hal tersebut juga didukung dari perbedaan nilai rata-rata (mean) posttest memarafrasekan cerpen kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memiliki nilai rata-rata 22,783 sedangkan kelompok kontrol memiliki nilai rata-rata 27,318
IMPROVING STUDENTS’ LISTENING SKILL THROUGH LISTEN ENGLISH FULL AUDIO APPLICATION
TOEFL stands for Test of English as a foreign Language. It is needed by students who want to continue their study to a higher level or as a requirement to get a certain job in the future. One type of test contained in the TOEFL test is listening. Unfortunately, most of the students of STIE Muhammadiyah Palopo have low ability in listening skill due to a lack of intensity in practicing listening skill. Therefore, the researchers introduced an online application that can be used as a supporting medium for students to improve their listening skills, namely Listen English Full Audio Application. This application can be downloaded for free via smartphone or android. So, they can use this application wherever and whenever they want. The research aims to determine whether Listen English Full Audio Application is a good supporting media in improving student listening skills. The method used is Quan-qual Method with quasi-experimental research, Regression discontinuity design. The population of the research was the first year students of STIE Muhammadiyah Palopo 2017/2018 academic year with a sample of 60 students as randomly chosen representatives. Based on the research result, Listen English Full Audio Application improves the students' listening skills so that it can be concluded this application can be recommended as a good supporting media in improving students’ listening skills.
Keywords: TOEFL, Listening skill, online learning media, Listen English Full Audio Application
PERANAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar kemampuan memecahkan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah, mendeskripsikan seberapa besar kemampuan memecahkan masalah matematika siswa yang diajar secara konvensional, dan juga untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang diajar secara konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah The Randomized Posttest Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Ihya’ Ulumiddin tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 42 orang yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas VIIA dengan jumlah siswa 21 orang, kelas VIIB dengan jumlah siswa 21 orang. Kelas eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas VIIA dan kelas control adalah kelas VIIB dimana penentuan kelas dilakukan secara random. Hasil análisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah 77.00 dengan standar deviasi 9,061. Sedangkan skor rata-rata siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional 62,14 dengan standar deviasi 14,691. Dan hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil uji t diperoleh nilai p = 0,000 < α = 0,05, artinya Ho ditolak atau H1 diterima dengan demikian kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik
Pengaruh Pemberian Sekam Terhadap Tanaman Sawi
Abstrak
Tanaman selada (Lactuca sativa) merupakan tanaman yang biasa ditanam di daerah dingin maupun tropis.Selada merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dikonsumsi daunnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sekam terhadap pertumbuhan tanaman selada.Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan dilakukan pencampuran media tanam dengan menggunakan sekam, kemudian diakhir penelitian dilakukan pengamatan berdasarkan beberapa parameter.Parameter pengujian yang diamati untuk mengetahui pengaruh pemberian sekam terhadap tanaman selada adalah jumlah daun dan ukuran lebar daun selada.Data hasil penelitian juga diujikan dan dianalisis menggunakan software Minitab 14.Hasil pengujian menunjukkan perlakuan pemberian sekam sebanyak 5 gram menjadi komposisi yang terbaik dibandingkan variasi perlakuan lainnya baik dalam parameter jumlah daun maupun lebar daun.Hasil analisis statistik menunjukkan metode pemberian sekam berbeda nyata pada taraf pengujian α = 0.05 terhadap jumlah daun selada. Hasil yang sama juga ditunjukkan oleh data pengujian parameter lebar daun selada terhadap pengaruhnya pemberian sekam, yaitu berbeda nyata pada taraf pengujian α = 0.05. Berdasarkan data statistik yang diperoleh dapat disimpulkan jika pemberian sekam memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman selada berdasarkan dua parameter ukur, banyaknya jumlah daun dan ukuran lebar daun.
Kata Kunci: jumlah daun, lebar daun, sekam, selad
DAMPAK MEDIA E-LEARNING TERHADAP KEDISIPLINAN DALAM MENGERJAKAN TUGAS DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kedisiplinan dalam mengerjakan tugas dan motivasi belajar mahasiswa dengan adanya penerapan Media E-Learning dalam pembelajaran analisis data pada mahasiswa program studi pendidikan matematika semester VII tahun ajaran 2018/2019 sekaligus untuk mengetahu adanya peningkatan kedisiplinan dalam mengerjakan tugas dan motivasi belajar mahasiswa dengan adanya penerapan media e-learning. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Dalam penelitian ini pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Adapun teknik pengambilan data adalah mengunakan pretes-postest. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kedisiplinan mahasiswa dalam mengerjakan tugas analisis selama diberika perlakuan berada dalam ketegori ketegori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motvasi belajar mahasiswa minimal berada pada kategori tinggi pada mahasiswa program studi pendidikan matematika setelah penerapan media e-learning.
Kata Kunci : kedisiplinan dalam mengerjakan tugas, motivasi belajar mahasiswa, media e-learnin
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 PALOPO
Jenis penelitian eksperimen,Tujuan penelitian: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw II (2) Mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran konvensional. (3) Untuk mengetahui perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan pembelajaran kooperatiftipe jigsaw II dan pembelajaran konvensional. Satuaneksperimenseluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Palopo ditentukan dengan pourposive sampling, sehingga terpilihlah kelas VIII.8 kontrol diajar denganpembelajarankonvensionaldan kelas VIII.9 eksperimen diajar dengan model kooperatiftipe Jigsaw II. Instrumen penelitiannya adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran.Data yang diperoleh yaitu data kemampuan pemecahan masalah dandata keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan statistika Deskriptif dan statistiki nferensial. Hasil analisis statistika deskriptif kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas nilai pretest 42,61 posttest 88,61 gain 0,79. Sedangkan kelas kontrol nilai pretest39,89 posstest 78,85 gain 0,65. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Palopo setelah diajar dengan model kooperatiftipe Jigsaw II. Analisis statistikain ferensial menunjukkan terdapat perbedaan pada kelas yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II. Berdasarkan criteria pengaruh dapat disimpulkan terdapat pengaruh signifikan pada model kooperatif tipe jigsaw II terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Palopo.
Kata-kata kunci :Jigsaw II dan pemecahan masala
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATAMTIKA SISWA KELAS VII SMPN 3 BAJO
. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan model problem based learning dengan pendekatan open ended untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa materi bangun datar segiempat dan segitiga. Subjek penelitian ini adalah VII2 dengan jumlah sebanyak 30 orang. Pertemuan dikelas dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar hasil belajar siswa, lembar aktivitas siswa, angket respon siswa, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem based learning dengan pendekatan open ended untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa materi bangun datar segiempat dan segitiga sangat efektif digunakan dan diterapkan, hasil belajar matematika aspek kognitif siswa sebelum dan setelah diterapkan model problem based learning dengan pendekatan open ended secara berturut-turut berada pada kategori cukup ideal dan sangat ideal, hasil belajar matematika aspek keterampilan siswa sebelum dan setelah diterapkan model problem based learning dengan pendekatan open ended secara berturut-turut berada pada kategori cukup ideal dan ideal, respon siswa setelah diterapkan model problem based learning dengan pendekatan open ended berada pada kategori positif, terjadi peningkatan hasil belajar matematika aspek kognitif dan aspek keterampilan siswa kelas VII SMPN 3 Bajo setelah diterapkan model problem based learning dengan pendekatan open ended, model problem based learning dengan pendekatan open ended efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa