e-journal STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang
Not a member yet
    997 research outputs found

    Pendidikan Karakter Antiradikalisme Melalui Internalisasi dan Ekternalisasi Nilai Pendidikan Agama Islam di SMA Islamic Village Tangerang

    No full text
    Artikel ini mengkaji proses internalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mempengaruhi karakter siswa untuk melawan radikalisme. Artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel acak proporsional 200 siswa pada populasi seluruh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Islamic Village Tangerang, kemudian dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai PAI berpengaruh terhadap karakter siswa dan dapat membendung radikalisme, sehingga tidak sampai masuk pada diri siswa. Implikasinya, internalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai PAI merupakan pendekatan yang efektif untuk gerakan antiradikalisme

    Analisis Strategi Pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) dalam Implementasi Kurikulum 2013 di MIT Ar-Roihan Lawang Malang

    Get PDF
    Artikel ini membahas tentang strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Ar-Roihan yang berlokasi di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, jenis deskriptif dan penelitan lapangan (field research). Ada tiga temuan artikel. Pertama, strategi pembelajaran PAI di MIT Ar-Roihan sudah memenuhi standar implementasi Kurikulum 2013, sebagaimana tercermin pada beberapa indikator, seperti kelengkapan perangkat pembelajaran dan penerapan pendekatan, strategi dan model pembelajaran khas Kurikulum 2013. Kedua, Kelebihan penerapan strategi pembelajaran PAI di MIT Ar-Roihan, sesuai standar implementasi Kurikulum 2013, seperti guru yang lebih kreatif, pembelajaran yang lebih aktif, dan peserta didik yang menguasai kompetensi afektif, kognitif dan psikomotorik, berdasarkan penilaian autentik. Ketiga, kendala yang dialami MIT Ar-Roihan dalam implementasi Kurikulum 2013, terkait kurangnya media pembelajaran dan sarana-prasarana yang relevan, konten materi yang terlalu berat bagi siswa, sistem penilaian yang rumit bagi guru. 

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 5 PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI 1 KRIKILAN SRAGEN

    Get PDF
    Abstract Reading Literacy skills in the Industry 4.0 era are very important to develop because in this era everything uses the internet. The main capital in utilizing the internet is reading literacy which is then developed into digital literacy. The government is currently implementing a program to increase reading literacy skills. Reading literacy skills at SDN Krikilan 1 Masaran are not yet optimal. This is known from the Reading Literacy pre-test scores of grade 5 students which are still below 50, an average of 44.4. Community Service Activities from the Campus Teaching 5 (KM 5) program aim to improve the reading literacy skills of grade 5 students while increasing AKM scores. This training and mentoring activity is carried out by means of lectures, demonstrations, games and discussions with the help of various types of learning support media such as games, scrapbooks and story books. Next, get into the habit of reading storybooks, scrapbooks, and answering the questions in them and making summaries. The post-test results showed an average increase of 86.17, this shows an increase in the reading literacy of grade 5 students. Keywords: Reading Literacy, games media, scrapbook media   Abstrak Keterampilan Literasi Membaca di era Industri 4.0 sangat penting untuk dikembangkan karena di era ini segala sesuatunya menggunakan internet. Modal utama dalam memanfaatkan internet adalah literasi membaca yang kemudian dikembangkan menjadi literasi digital. Pemerintah saat ini sedang melaksanakan program peningkatan kemampuan literasi membaca. Keterampilan literasi membaca di SDN Krikilan 1 Masaran belum optimal. Hal ini diketahui dari nilai pre-test Literasi Membaca siswa kelas 5 yang masih dibawah 50, rata-rata 44,4. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dari program Kampus Mengajar 5 (KM 5) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa kelas 5 sekaligus meningkatkan nilai AKM. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan melalui ceramah, demonstrasi, permainan dan diskusi dengan bantuan berbagai jenis media pendukung pembelajaran seperti permainan, scrapbook dan buku cerita. Selanjutnya, biasakan membaca buku cerita, scrapbook, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalamnya serta membuat rangkuman. Hasil post-test menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 86,17 hal ini menunjukkan adanya peningkatan literasi membaca siswa kelas 5. Kata Kunci: Literasi Membaca, media permainan, media scrapboo

    PELATIHAN PROGRAM LDK (LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER LEADERSHIP SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HAYATUL ISLAMIYAH MALANG

    Get PDF
    Abstract The focus of this service is on the formation of leadership character through basic leadership training for students of Al-Hayatul Islamiyah Islamic Boarding School. This community service uses the participatory action research method. The results showed that the LDKS program which was held on Sunday, November 19, 2023 at the SMK El Hayat hall from 09.00 to 11.30 consisted of three sessions, namely leadership and organizational material delivery sessions, discussion sessions, and leadership practice sessions through fun games. The basic leadership training activities at Al-Hayatul Islamiyah Islamic Boarding School in Malang have three main benefits for students, namely shaping the skills and character of leaders, practicing problem solving, and building self-confidence. This program runs very well with the cooperation between students and support from the boarding school. Keywords: Leadership, Basic Leadership Training, Santri   Abstrak Fokus pengabdian ini adalah pembentukan karakter kepemimpinan melalui latihan dasar kepemimpinan bagi santri di Pondok Pesantren Al-Hayatul Islamiyah. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode participatory action research (PAR). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa acara LDK Santri yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 November 2023 di aula SMK El Hayat pada pukul 09.00 hingga pukul 11.30 terdiri dari tiga sesi yaitu sesi penyampaian materi kepemimpinan dan organisasi, sesi diskusi, dan sesi praktik kepemimpinan melalui permainan yang menyenangkan. Kegiatan latihan dasar kepemimpinan di Pondok Pesantren Al-Hayatul Islamiyah Malang memiliki tiga manfaat utama bagi santri, yaitu membentuk kemampuan dan karakter kepemimpinan, melatih pemecahan masalah, dan membangun rasa percaya diri. Program ini berjalan dengan sangat baik berkat kerjasama antar santri dan dukungan dari pihak pesantren. Kata Kunci: Kepemimpinan, Latihan Dasar Kepemimpinan, Santr

    PELATIHAN PENGURUSAN JENAZAH BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 3 JOMBANG

    Get PDF
    Abstract Funeral and corpse management, or Tajhizul Janaiz, is one of the obligations that must be carried out by Muslims, both young and old. The phenomenon in society is that the management of moslem corpses is handed over to the elders, and it is rare for the younger generation to have the knowledge and skills. Therefore, this community service activity takes partners from the high school level. The method used is service learning with five stages: investigation, planning, implementation, reflection, and demonstration. The output of this service activity is in the form of: 1) knowledge regarding corpse management; 2) practical understanding of corpse management; 3) skills in handling corpses; and 4) preparation of partners as the younger generation who have responsibility for managing corpses. Training for high school students, apart from providing an active learning model whose methods are not only theoretical in class, also provides a sense of responsibility as part of society. Keywords: Tajhizul janaiz, Corpse management Training, Highschool   Abstrak Pemakaman dan pengurusan jenazah (Tajhizul Janaiz) merupakan salah satu kewajiban yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam, baik tua maupun muda. Fenomena yang terjadi di masyarakat, pengelolaan jenazah umat Islam diserahkan kepada orang yang lebih tua, dan jarang sekali generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengambil mitra dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan adalah service learning dengan lima tahapan yaitu investigasi, perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan demonstrasi. Luaran kegiatan pengabdian ini berupa: 1) pengetahuan mengenai pengelolaan jenazah; 2) pemahaman praktis pengelolaan jenazah; 3) keterampilan penanganan jenazah; dan 4) penyiapan mitra sebagai generasi muda yang mempunyai tanggung jawab dalam pengelolaan jenazah. Pelatihan bagi siswa SMA selain memberikan model pembelajaran aktif yang metodenya tidak hanya teori di kelas, juga memberikan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Kata Kunci: Tajhizul janaiz, Pelatihan pengelolaan jenazah, SM

    PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUKET BUNGA DALAM PENINGKATAN EDUPRENEURSHIP KARANG TARUNA DI PAGENTAN SINGOSARI MALANG

    Get PDF
    Abstract In starting a business, one of the things that need to be considered is a business plan which contains a business plan that will be implemented in the future. In the business plan itself there are several things that need to be prepared, starting from the vision, mission, production planning, financial management, to human resources. The organization KATARA SEVEN (Karang Taruna RT.07) is an organization of youths in RT.07 RW.04 Kel. Pagentan Kec. Singosari. The KATARA SEVEN organization has plans to start a bouquet business, but has problems with business planning and human resources. This is where the idea emerged to carry out Community Service activities by conducting Bouquet-making training and conducting scientific discussions on business planning with members of the KATARA SEVEN organization. With this training, it is hoped that KATARA SEVEN members can improve the quality of their human resources and be able to make business plans carefully, with the ultimate goal of being able to run a business well and smoothly. Keywords: Business plan, Youth organizations, Bouquet business   Abstrak Dalam memulai suatu usaha salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah rencana bisnis yang berisi rencana bisnis yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang. Dalam rencana bisnis sendiri ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari visi, misi, perencanaan produksi, pengelolaan keuangan, hingga Sumber Daya Manusia (SDM). Organisasi KATARA SEVEN (Karang Taruna RT.07) merupakan organisasi pemuda yang ada di RT.07 RW.04 Kel. Pagetan Kec. Singosari. Organisasi KATARA SEVEN memiliki rencana untuk memulai bisnis karangan bunga, namun memiliki kendala dalam perencanaan bisnis dan SDM. Dari sinilah muncul ide untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan mengadakan pelatihan pembuatan Karangan Bunga dan melakukan diskusi ilmiah perencanaan bisnis bersama anggota organisasi KATARA SEVEN. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan anggota KATARA SEVEN dapat meningkatkan kualitas SDM dan mampu membuat rencana bisnis secara matang, dengan tujuan akhir dapat menjalankan bisnis dengan baik dan lancar. Kata Kunci: Rencana Bisnis, Karang Taruna, Bisnis Karangan Bung

    MANAJEMEN MAHASANTRI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MA’HAD ALY

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain penerimaan mahasantri baru Ma’had Aly, model pembinaan mahasantri untuk meningkatkan mutu lulusan Ma’had Aly dan model evaluasi mahasantri untuk meningkatkan mutu lulusan Ma’had Aly. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di dua kasus, yaitu: Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang dan Ma’had Aly Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Hasil penelitian menunjukkan Pertama: Desain penerimaan mahasantri Ma’had Aly untuk peningkatan mutu berdasarkan: Kebijakan internal dan tatangan mencetak calon kader ulama, rumusan visi dan tujuan Ma’had Aly, kebutuhan program, operasional pembiayaan hasil analisis program, schedule kegiatan sistem. Dengan langkah-langkah: merumuskan kebijakan, merumuskan tujuan, analisis kebutuhan program, menentukan satuan biaya pendidikan, menyusun aktivitas yang akan dilaksanakan. Kedua, model pembinaan mahasantri untuk peningkatan muru lulusan Ma’had Aly dengan mengambil nilai-nilai pendiri masing-masing pesantren, bertujuan mencetak ulama faqih zamanihi (ahli ilmu agama di zamannya), rasikh fi dinih (ulama yang mempunyai integritas keilmuan mampu menjawab persoalan-persoalan di sekitarnya), uswah li ummatih (menjadi teladan bagi ummatnya), melalui model pendekatan Ma’had Aly dan Perguruan Tinggi, sistem perkuliahan ganda dengan fakultas keagamaan terintegrasi dengan program Ma’had Aly dan research. Diharapkan dengan model pembinaan mahasantri ini lembaga Ma’had Aly mempunyai harapan besar terhadap lulusannya, Ketiga, model evaluasi pembinaan mahasantri untuk peningkatan muru lulusan Ma’had Aly melalui pendekatan mastery learning dengan sistem akademik dan keMa’hadan dan Perguruan Tinggi dengan tujuan akhir skripsi/tesis

    EFFECTIVENESS OF THE TAHFIDZ AL-QUR\u27AN PROGRAM RIGHT BRAIN METHOD ON IMPROVING MI/SD STUDENTS\u27 COGNITIVE LEARNING ACHIEVEMENT / EFEKTIVITAS METODE OTAK KANAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR\u27AN TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR KOGNITIF SISWA MI/SD

    Get PDF
    Program Tahfidz Al-Qur’an menjadi suatu proses pembelajaran yang mengutamakan pencapaian hafalan dari ayat-ayat Al-Qur’an. Semakin banyak hafalan Al-Qur’an dan semakin sempurna hasil hafalan Al-Qur’an memberikan efek positif terhadap meningkat pula konsentrasi dan memaksimalkan fungsi otak. Peningkatan prestasi belajar menjadi ukuran yang digunakan melihat berhasil tidaknya dalam proses belajar mengajar pada suatu sekolah atau madrasah. Peningkatn belajar yang diharapkan dapat dicapai dalam proses belajar mengajar ini adalah pada lingkup prestsi belajar kognitif, prestasi belajar afektif ataupun prestasi belajar psikomotorik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan sistim penyebaran angket dan hasil dari penilaian agket di hitung menggunkan program SPSS untuk mengetahui apakah program Tahfidz Al-Qur’an meberikan pengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada lingkup prestasi belajar kognitif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa-siswi MI Muhamadiyah 2 Ponorogo. Hasil penelitian ini menunjukkan uji T table didapatkan nilai variable Program tahfidz al-qur’an (X)  dengan nilai signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05 atau T hitung  sebesar 4,179 lebih besar dari T tabel dengan nilai sebesar 1.697. Maka Hipotesis nihil (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) di terima serta dapat dijelaskan bahwasanya ada pengaruh yang signifikan antara variable program tahfidz al-qur’an (X) dengan variable peningkatan prestasi belajar peserta didik (Y). Hal ini memberikan hasil yang positif terhadap peningkatan prestsi belajar siswa pada lingkup prestasi belajar kognitif siswa

    PENERAPAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM MENGATASI KEDISIPLINAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH INTEGRATIF NAHDLATUL ULAMA AL-HIKMAH JERU TUMPANG

    Get PDF
    The application of religious values is an act carried out by a person to practice a theory that has become a shari\u27a decree that has a relationship between man and his god, and is applied in his daily life. Besides religious values, discipline is also very important to be applied in everyday life. This study uses a qualitative approach and the type of case study research which takes place at the Integrative Madrasah Aliyah NU Al-Hikmah Jeru Tumpang, and uses interview, observation, and documentation techniques. Religious values developed at Madrasah Aliyah Integrative NU Al-Hikmah Jeru Tumpang are Religious Values, Moral Values, Love for Peace, Honesty Values, Love to Read. in the process of applying religious values to overcome student discipline includes planning, implementation, and evaluation processes. the challenges in this case are disciplinary regulations, istighotsah activities that are less than optimal and student discipline towards the completeness of attributes

    PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VIII DAN IX DI SMPN 05 SINGOSARI SATU ATAP

    Get PDF
    Untuk meningkatkan motivasi dalam proses pembelajaran dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya yakni dengan penguatan (reinforcement). Pemberian penguatan menjadikan siswa merasa dihargai sehingga berdampak pada prestasi belajar yang menyemangati untuk mengikuti pembelajaran. Penguatan yang diaplikasikan oleh guru dengan cara dan waktu yang tepat, akan berdampak pada sikap positif yang tumbuh dalam diri siswa. Sehingga pemberian penguatan akan mengakibatkan peningkatan terhadap motivasi belajar siswa yang akhirnya tujuan pembelajaran dapat dicapai. Tujuan penelitian yaitu meninjau pengaruh pemberian penguatan kepada motivasi belajar pada mata pelajaran PAI di SMPN 05 Singosari Satu Atap. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Dalam pengumpulan data penelitian, peneliti menyebarkan angket. Sampel pada penelitian ditujukan kepada siswa kelas VIII dan IX SMPN 05 Singosari Satu Atap dengan keseluruhan 49 siswa. Analisis data yaitu menggunakan teknik analisis regresi sederhan

    752

    full texts

    997

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-journal STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇