e-journal STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang
Not a member yet
    997 research outputs found

    Tinjauan Teoritis Kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk Anak Usia Dini

    Get PDF
    The aims of this research are: (1) to analyze the concept of Early Childhood, (2) to analyze the Islamic Religious Education curriculum for early childhood, (3) to analyze the implementation of the PAI curriculum for early childhood in Play Groups and Kindergarten. This study uses a literature review or what is called a literature study. The results of this study are: (1) Early Childhood are children aged 0-6 years, where early childhood education is a form of education that focuses on laying the foundation for physical growth and motor skills development, rough, creative intelligence, emotional intelligence, plural intelligence and spiritual intelligence, (2) The Islamic Religious Education Curriculum in early childhood is a set of plans and arrangements regarding objectives, content and learning materials as well as methods used as guidelines organizing physical and spiritual guidance activities for early childhood based on Islamic religious laws in order to prepare the Muslim generation to understand, appreciate and practice the teachings of the Islamic religion which they believe in thoroughly, (3) implementation of the Islamic education curriculum for early childhood, namely in The form of the play activity program is implemented in accordance with the child-centered curriculum and can support learning and development activities in every aspect, including aesthetic, cognitive, emotional, language, physical and social. The findings from this research are that the Islamic education curriculum in early childhood education must be results-oriented and link various concepts and early childhood development

    Pendampingan Pengukuran Kompetensi Membaca Kitab Kuning Melalui Sistem Akselerasi Al-Miftah Lil Ulum

    Get PDF
    Abstract Al-Miftah Lil Ulum is an Arabic language learning strategy that takes into account its principles, including nahwu and shorof, which is packaged pragmatically and delivered in a very interesting way. The Toronan Bere\u27 Leke Islamic Boarding School includes learning the book Al-Miftah Lil Ulum as one of the mandatory subjects taught at the Islamic boarding school. So it is important to carry out this service with the aim of measuring the level of reading ability of students through the Acceleration model in al-Miftah lil Ulum. The service method used is the incandescent model which consists of planning, implementation and follow-up stages. The results of the service show that measuring the level of reading ability using the acceleration system was successfully carried out through two test stages, namely an oral test and a written test. From these two models, information was obtained that the ability to read the Yellow Book of Bere\u27 Leke students is at a sufficient level. Keywords: Reading Ability, Yellow Book, Competency, Acceleration System. Abstrak Al- Miftah Lil Ulum merupakan suatu strategi pembelajaran bahasa Arab dengan memperhatikan prinsip-prinsipnya, termasuk nahwu dan shorof yang dikemas secara pragmatis dan disampaikan dengan cara yang sangat menarik. Pondok Pesantren Toronan Bere’ Leke memasukan pembelajaran kitab Al-Miftah Lil Ulum sebagai salah satu mata pelajaran wajib yang diajarkan di pesantren. Sehingga penting dilakukan pengabdian ini dengan tujuan mengukur tingkat kemampuan membaca santri melalui model Akselerasi pada al-Miftah lil Ulum. Metode pengabdian yang digunakan adalah model pijar yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan tindak lanjut. Hasil pengabdian menunjukan bahwasanya pengukuran tingkat kemampuan membaca dengan menggunakan sistem akselerasi berhasil dilakukan melalui dua tahapan tes yaitu tes lisan dan tes tulis. Dari dua model tersebut, didapatkan informasi bahwasanya kemampuan membaca kitab kuning santri bere’ leke berada pada tingkatan cukup. Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Kitab Kuning, Kompetensi, Sistem Akselerasi

    Multicultural Education Values in Film ‘Ke Jogja’ and ‘Ke Jogja 2’ (Semiotic Study on Paniradya Kaistimewan Youtube Account): Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Film ‘Ke Jogja’ dan ‘Ke Jogja 2’ (Studi Semiotika pada Akun Youtube Paniradya Kaistimewan)

    Get PDF
    The existence of this diversity in Indonesia should make humanity interact and unite in goodness. For this reason, it is necessary to instill multicultural values in each individual.This research aims to find out the value of multicultural education in the film ‘Ke Jogja’ and ‘Ke Jogja 2’ in Paniradya Kaistimewan YouTube Account. This research uses qualitative research, semiotic analysis and focuses on the representation of social and cultural values, where researchers will analyze and identify the words, meanings and messages in short films. This research found that in the film ‘Ke Jogja’ and ‘Ke Jogja 2’ contains the value of tolerance, an attitude of understanding, respecting and appreciating other. This values are in accordance with points 10 and 16 contained in the sustainable development goals (SDGs), namely reducing inequality and peace, justice and strong institutions in people’s lives. Eksistensi keberagaman di Indonesia seharusnya mengantarkan pada interaksi humanis dan persatuan yang positif. Oleh sebab itu, perlu adanya penanaman nilai-nilai multikultural pada masing-masing individu. Penelitian ini bertujuan menyingkap nilai-nilai pendidikan multikultural dalam film ‘Ke Jogja’ dan ‘Ke Jogja 2’ di akun YouTube Paniradya Kaistimewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, analisis semiotik dan fokus pada representasi nilai-nilai sosial dan kultural, di mana peneliti menganalisis dan mengidentifikasi kata-kata, makna dan pesan dalam film pendek tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa film ‘Ke Jogja’ dan ‘Ke Jogja 2’ mengandung nilai-nilai toleransi, memahami, menghargai dan mengapresiasi pihak lain. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan poin Ke-10 dan Ke-16 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Mengurangi Ketimpangan (Reduce Inequality); serta Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat (Peace, Justice, and Strong Institution). Keywords: Multicultural Education, Film, Paniradya Kaistimewan, Semiotic, SDGs

    UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MURROTAL MEMBACA AL-QUR\u27AN MELALUI METODE QIRO\u27ATI DI MI

    No full text
    Abstract The ability to read the Qur\u27an is the basis for applying the teachings of Islam. The purpose of writing this article is to analyze the teacher\u27s efforts in improving the ability to read the Qur\u27an murrotal qiro\u27ati method in MI. This research uses descriptive qualitative type with literature study data collection techniques. The data source is secondary data obtained from books and journal articles. The research findings state that teachers have various efforts to improve the ability of murrotal Al-Qur\u27an qiro\u27ati method in MI, namely modeling how to read Al-Qur\u27an with tartil and clearly, reading and listening individually, providing motivation, using the pre-book system, not being monotonous in teaching, holding teacher training, reading short surahs after prayer, and peer tutors. Abstrak Kemampuan baca Al-Qur\u27an yakni dasar untuk mengaplikasikan ajaran agama Islam. Tujuan penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan kemampuan murrotal membaca Al-Qur’an metode qiro’ati di MI. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi literatur. Sumber datanya yakni data sekunder yang didapatkan dari buku dan artikel jurnal. Temuan penelitian menyatakan guru mempunyai berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan murrotal Al-Qur’an metode qiro’ati di MI, yakni mencontohkan cara baca Al-Qur’an dengan tartil dan jelas, membaca dan menyimak secara individu, memberi motivasi, menggunakan sistem pra kitab, tidak monoton dalam mengajar, mengadakan pelatihan guru, membaca surah pendek setelah berdoa, serta tutor teman sebaya. Keywords: Murrotal Ability, Qiro\u27ati Method, Teacher Effort

    PENDEKATAN ILMIAH DALAM PENGKAJIAN TAFSIR [TARBAWI]

    Get PDF
    ABSTRACT Along with the rapid development of science and technology, fishing efforts are also growing. This can be seen by the existence of scientific interpretation studies to reveal the meaning of verses in the Qur\u27an. The purpose of this research is actually to achieve a comprehensive understanding of how the scientific approach is in the study of Interpretation. The methodology used is the descriptive method. The data collection technique is library research, namely research by collecting data, both primary and secondary, processing the data that has been collected, analyzing the data, and drawing conclusions. The results of this study explain that the scientific approach applied to scientific interpretation does not necessarily go as expected, there are also pros, cons, and moderates. Regardless of whether there is support or resistance to this biofilm interpretation approach, of course, information about the existence of science has been explained by Allah in several letters in the Koran.  Abstrak Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka usaha penafsiran pun semakin berkembang. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya kajian tafsir tarbawi dengan ilmiah untuk menyingkap makna ayat-ayat dalam Al-Qur’an terkait dengan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang utuh tentang apa itu pendekatan saintifik untuk menyelidiki interpretasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah metode penelitian kepustakaan, yaitu penelitian yang mengumpulkan data primer dan data sekunder, mengolah data yang terkumpul, menganalisis bahan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini memperjelas bahwa keberadaan pendekatan ilmiah dalam penafsiran ilmiah tidak serta merta berjalan seperti yang diharapkan, tetapi juga memiliki aspek baik, buruk, dan sedang. Terlepas dari apakah penafsiran pendekatan Bil’ilmi ini didukung atau ditentang, Allah tentu saja telah menjelaskan ilmu tentang keberadaan sains dalam beberapa surat Al-Qur’an. Keywords: Scientific Approach, interpretation studies of Islamic Educatio

    TIPOLOGI BERAKHLAKUL KARIMAH DALAM MERDEKA BELAJAR

    Get PDF
    Education is the process of acquiring knowledge from educators by students. Its purpose is to enhance knowledge and shape good behavior and character. Teachers act as facilitators, while students are the main participants in the teaching and learning activities. The curriculum plays a crucial role in achieving educational goals. The "curriculum Merdeka" (independent curriculum), currently implemented in some schools in Indonesia, aims to cultivate noble character in students. Good character holds great importance in Islam, and education is the primary sector in building one\u27s character. This research employs a descriptive research method to find solutions to problems. The strategies employed in teaching and learning activities within the independent curriculum will help shape students into exemplary Muslims, serving as role models for other Muslims.Pendidikan adalah proses mendapatkan ilmu pengetahuan dari pendidik oleh peserta didik. Tujuannya adalah menambah pengetahuan dan membentuk perilaku serta akhlak yang baik. Guru berperan sebagai fasilitator, sedangkan murid menjadi objek utama dalam kegiatan belajar mengajar. Kurikulum memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum merdeka, yang saat ini diterapkan di sebagian sekolah di Indonesia, bertujuan menumbuhkan akhlakul karimah pada siswa. Akhlak dalam Islam sangat penting, dan pendidikan menjadi sektor utama dalam membangun akhlak seseorang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk mencari solusi dari masalah. Strategi dalam kegiatan belajar mengajar pada kurikulum merdeka akan membantu membentuk siswa menjadi pribadi muslim yang baik dan menjadi teladan bagi umat Muslim lainnya

    THE CURRENT RESEARCH TREND OF ISLAMIC EDUCATION IN INDONESIA PESANTREN AND ITS PROPERTIES

    Get PDF
    Globalization disrupted the value of norms and religion in young generations. Islamic education in pesantren could become a medium to increase the awareness of people about the importance of Islamic principles in their lives. However, not many previous studies are well-known globally by overseas researchers and academicians. This study has the purpose of observing the development of research about Islamic education in pesantren in Indonesia. This paper used bibliometric analysis to collect and analyze the secondary data of previous studies from the Scopus website. There were 113 documents found in Scopus from 1994-2023. The data were analyzed using two software, Vosviewer and R Studio. The analysis was divided into 2, citation analysis and mostly used word analysis. The result showed that the most current words used as the author’s keywords were pesantren education, accommodation, management, effective schools, conservative, and developing countries. No word related to technology or digitalization was used either in the author’s keyword or abstract of previous studies that were reflected as the current situation of the 4th industrial revolution today. Moreover, the affiliation of the author with the highest number of citations was the UK. Indonesian authors were ranked 2nd, 3rd, 3rd, and 5th. There were also some authors whose affiliations were not countries with Muslims as the majority of the citizens.Globalisasi mendisrupsi nilai norma dan agama pada generasi muda. Pendidikan Islam di pesantren dapat menjadi media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan mereka. Namun, tidak banyak penelitian sebelumnya yang dikenal secara global oleh peneliti dan akademisi luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perkembangan penelitian tentang pendidikan Islam di pesantren di Indonesia. Makalah ini menggunakan analisis bibliometrik untuk mengumpulkan dan menganalisis data sekunder penelitian sebelumnya dari situs Scopus. Terdapat 113 dokumen yang ditemukan di Scopus dari tahun 1994-2023. Data dianalisis menggunakan dua perangkat lunak, Vosviewer dan R Studio. Analisisnya dibagi menjadi 2, analisis kutipan dan sebagian besar menggunakan analisis kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata terkini yang dijadikan kata kunci penulis adalah pendidikan pesantren, akomodasi, manajemen, sekolah efektif, konservatif, dan negara berkembang. Tidak ada kata terkait teknologi atau digitalisasi yang digunakan baik dalam kata kunci penulis maupun abstrak penelitian terdahulu yang mencerminkan situasi revolusi industri ke-4 saat ini. Apalagi afiliasi penulis dengan jumlah sitasi terbanyak adalah Inggris. Pengarang Indonesia menduduki peringkat ke-2, ke-3, ke-3, dan ke-5. Ada juga beberapa penulis yang afiliasinya bukan pada negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam

    Development of Student Activity Sheets Based on The Realistic Mathematics Education (RME) Approach for Elementary School Students Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    This study aims to develop student worksheets with the RME approach in the mathematics subject matter of determining speed and discharge in grade V SD as well as knowing the validity of the product that has been developed. This research is a development research carried out using a procedural model, with development procedures according to the Ministry of National Education adapted from the Borg and Gall development procedures. The steps in the development procedure are: (1) analyzing the product being developed; (2) developing the initial product; (3) expert validation and revision; (4) small-scale field trials and product revisions; (5) large-scale field trials and final products. The instruments used included interview guide sheets, LKPD assessment sheets, test questions sheets, and student response scale sheets. Based on the assessment of the developed RME-based LKPD product, it is suitable for learning mathematics for class V SD/MI with speed and discharge material. This research product has been validated by material experts, media experts. The material expert validation score was 88.16, and the media expert validation score was 88. The developed RME-based LKPD product is effective in improving problem-solving skills. This is evidenced by the difference in n-gain acquisition between what students obtained through the pretest and posttest before and after the learning process using RME-based LKPD products. An increase in learning outcomes can be shown from the results normalized in the medium classification so that the level of effectiveness is effective. Therefore, mathematics LKPD with the RME approach on the subject matter of speed for class V SD is said to be of high quality and can facilitate problem solving skills based on valid, effective, and practical achievement criteria

    STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KARAKTER DI SDIT AL-FATIH PEUSANGAN

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum berbasis karakter di SDIT-Al-Fatih Peusangan, untuk menjelaskan implementasi kurikulum berbasis karakter. Penelitian ini dilaksanakan di SDIT Al-Fatih Peusangan, kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tekhnik Miles dan Hubermen dan digunakan triangulasi yaitu reduksi data, Display data dan penarikan kesimpulan untuk melihat hasil penelitian. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Strategi kepala sekolah  dalam implementasi kurikulum berbasis karakter dilakukan dengan: a. perencanaan termaktub dalam visi, misi dan tujuan.b. Membuat kebijakan  dengan  stretegi yang dilakukan dimulai dari semua aktifitas baik didalam kelas maupun diluar kelas. c. Sifat kepemimpinan kepala sekolah SDIT Al-fatih Peusangan adalah visioner, transformasional, inovasi,  empati, bekerja keras, sabar kharismatik. d. gaya kepemimpinan  demokratis kolaboratif, transformasional, otoriter. 2 Implementasi kurikulum berbasis karakter dengan cara: a. Melaksanakan 3 dimensi kurikulum dilakukan kepala yaitu, membuat rapat, evaluasi dan monitoring dan 3 dimensi yang dilakukan guru melalui perencanaa, kebiasaan dan keteladanan. b ciri-ciri karakter adalah religius, rasa ingin tahu, berani, jujur, percaya diri, mandiri, kreatif,  berjiwa sosial. c. pada prinsipnya kurikulum berbasis karakter sebagai  model yang baik bagi siswa dalam mengajarkan nilai-nilai karakter yang positif dan memberikan umpan balik. d.Tahapan implemetasi kurikulum berbasis karakter yaitu: Identifikasi nilai-nilai karakter, integrasi nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum, pembentukan sikap dan perilaku positif,  pengembangan metode pembelajaran, Evaluasi dan pengukuran, Refleksi dan perbaikan.Kata kunci: strategi kepala sekolah, Kurikulum berbasis karakter

    Pendisiplinan Siswa Melalui Pembacaan Juz ‘Amma di Sekolah Dasar Negeri 3 Codo: Student Discipline Efforts through Reading Juz \u27Amma at SDN Codo 3

    Get PDF
    Student discipline cannot happen spontaneously. In an effort to improve student discipline, it is necessary to carry out a habit that is carried out repeatedly. Student discipline at Codo Elementary School 3 is carried out through reading Juz \u27Amma in the morning before learning begins. This research uses a qualitative approach with the type of case study. The data collection techniques used by researchers are observation, interview and documentation techniques. The data analysis was carried out through the data reduction stage, data presentation and conclusion drawing or verification. While the data validity technique uses observation persistence and triangulation techniques and source triangulation. The results showed that: (1) The Juz \u27Amma reading activity includes initial activities, core activities, and closing activities. (2) Supporting factors for the implementation of this activity include the packaging of fun activities, the active role of teachers, and the existence of adequate facilities. Meanwhile, the inhibiting factor is the lack of student awareness and the surrounding community environment. (3) The results of implementing this activity include time discipline, responsibility discipline, and discipline in enforcing rules. Kedisiplinan siswa tidak bisa terjadi secara spontan. Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa perlu dilakukan kegiatan yang berulang-ulang. Kedisiplinan siswa di SDN 3 Codo dilakukan melalui kegiatan pembacaan Juz ‘Amma di pagi hari sebelum dimulainya pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi tahap kondensasi data, penyajian data dan verifikasi. Sedangkan teknik validasi data menggunakan ketekunan pengamatan serta triangulasi yang meliputi triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan pembacaan Juz ‘Amma ini meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup (2) Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan ini di antaranya adalah pengemasan kegiatan yang menyenangkan, peran aktif guru, dan adanya fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah lemahnya kesadaran siswa dan lingkungan masyarakat sekitar. (3) Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah terciptanya kedisiplinan siswa yang meliputi displin waktu, disiplin tanggung jawab, dan disiplin menegakkan aturan.  Kata Kunci: Pendisiplinan Siswa, Pembacaan Juz ‘Amma, SDN 3 Codo.Student discipline cannot happen spontaneously. In an effort to improve student discipline, it is necessary to carry out a habit that is carried out repeatedly. Student discipline at Codo Elementary School 3 is carried out through reading Juz \u27Amma in the morning before learning begins. This research uses a qualitative approach with the type of case study. The data collection techniques used by researchers are observation, interview and documentation techniques. The data analysis was carried out through the data reduction stage, data presentation and conclusion drawing or verification. While the data validity technique uses observation persistence and triangulation techniques and source triangulation. The results showed that: (1) The Juz \u27Amma reading activity includes initial activities, core activities, and closing activities. (2) Supporting factors for the implementation of this activity include the packaging of fun activities, the active role of teachers, and the existence of adequate facilities. Meanwhile, the inhibiting factor is the lack of student awareness and the surrounding community environment. (3) The results of implementing this activity include time discipline, responsibility discipline, and discipline in enforcing rules. Kedisiplinan siswa tidak bisa terjadi secara spontan. Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa perlu dilakukan kegiatan yang berulang-ulang. Kedisiplinan siswa di SDN 3 Codo dilakukan melalui kegiatan pembacaan Juz ‘Amma di pagi hari sebelum dimulainya pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi tahap kondensasi data, penyajian data dan verifikasi. Sedangkan teknik validasi data menggunakan ketekunan pengamatan serta triangulasi yang meliputi triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan pembacaan Juz ‘Amma ini meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup (2) Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan ini di antaranya adalah pengemasan kegiatan yang menyenangkan, peran aktif guru, dan adanya fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah lemahnya kesadaran siswa dan lingkungan masyarakat sekitar. (3) Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah terciptanya kedisiplinan siswa yang meliputi displin waktu, disiplin tanggung jawab, dan disiplin menegakkan aturan. Kata Kunci: Pendisiplinan Siswa, Pembacaan Juz ‘Amma, SDN 3 Codo.

    752

    full texts

    997

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-journal STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇