eJournal Universitas Nusa Bangsa
Not a member yet
534 research outputs found
Sort by
BEL SEKOLAH OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM UPAYA PENDISIPLINAN SISWA SD NEGERI REJOSO PINGGIR JOMBANG
AbstractAn essential component in the education work that all school members must consider is discipline in teaching and learning activities. A timeline always marks one example of a field according to a predetermined schedule, including entry schedules, changing subjects, and going home. Change of time is observed by ringing the school bell. The problems faced by the partners are the regulation of changing the allocation of time for each subject contained in the learning system, which still uses a manual bell so that the process of changing learning hours is not maximized, and the timeliness of the officers in ringing the bell to change class hours. Bell ringing is still done manually, so there are still obstacles in its application, including delays in ringing the bell. This activity aims to apply appropriate technology for automatic school bells using Arduino to discipline students. The problem-solving method in Community Partnership Program activities is through observation to analyze the situation and design a mechanical school bell based on the Arduino Uno microcontroller. The results obtained from this activity can reduce the obstacles encountered while using the manual bell so that the bell function can be increased effectively with this new system. The automatic bell system developed at SDN Rejosopinggir is a system-based Arduino Uno microcontroller where the system is equipped with various kinds of sounds that have been determined so that it is easy to operate the bell. The work program research conducted at SDN Rejosopinggir positively impacts the discipline of students when changing study bells or activities.Keywords: Arduino, Automatic School Bell, Discipline, Appropriate Technology
AbstrakKomponen penting dalam dunia pendidikan yang harus diperhatikan oleh seluruh warga sekolah adalah kedisiplinan waktu kegiatan belajar mengajar. Salah satu contoh kedisiplinan selalu ditandai dengan ketepatan waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan meliputi jadwal masuk, pergantian mata pelajaran, dan pulang. Pergantian waktu ditandai dengan pembunyian bel sekolah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pengaturan pergantian alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada sistem pembelajaran masih menggunakan bel manual, sehingga dalam melakukan proses pergantian jam pembelajaran yang dilakukan belum maksimal, dan ketidaktepatan waktu oleh petugas dalam membunyikan bel tanda pergantian jam pelajaran. Pembunyian bel masih dilakukan secara manual sehingga masih ada kendala dalam penerapannya, diantaranya adalah keterlambatan dalam membunyikan bel. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna bel sekolah otomatis menggunakan Arduino sebagai upaya untuk mendisiplinkan siswa. Metode pendekatan penyelesaian masalah dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dilakukan melalui observasi untuk menganalisis situasi, lalu merancang bel sekolah otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Hasil dari kegiatan ini dapat mengurangi kendala yang dihadapi selama menggunakan bel manual, sehingga penerapan sistem yang baru ini dapat meningkatkan fungsi bel secara efektif. Sistem bel otomatis yang dikembangkan di SDN Rejosopinggir ini adalah sistem berbasis mikrokontroler Ardiano Uno. Sistem tersebut dilengkapi dengan berbagai macam suara yang telah ditentukan sehingga sangat memudahkan dalam mengoperasikan bel tersebut. Pelaksanaan program kerja yang dilakukan di SDN Rejosopinggir ini memberikan dampak positif bagi kedisiplinan para siswa di saat pergantian bel belajar atau kegiatan.Kata Kunci: Arduino, Bel Sekolah Otomatis, Disiplin, Teknologi Tepat Gun
Adsorption of Remazol Brilliant Blue R Dye Using Activated Carbon from Emty Palm Oil Bunches
Various types of dyes are used in the textile industry, including Remazol Brilliant Blue R dye. Remazol dye is a type of anthraquinone which is very difficult to remove if it is contaminated in the environment. One method of dealing with dyes that pollute the environment is adsorption using activated carbon. The material for activated carbon has the most potential to come from the palm oil industry, namely empty palm fruit bunches because they are widely available and have economic value. This study aimed to determine the effect of varying exposure time between activated carbon made from empty palm fruit bunches and textile dye Remazol Brilliant Blue R on decreasing the concentration of dye Remazol Brilliant Blue R. The adsorption process was carried out with the ratio of adsorbent mass: dye volume w/v (0.1:15) and varying the contact times of 20, 40, 60, 80, 100 and 120 minutes. The initial concentration of textile substances was 23.2121 mg/L and was contacted between Remazol Brilliant Blue R textile substances with adsorbents using a shaker. Analysis of adsorption results using a UV – Vis instrument with a wavelength of 670 nm for Remazol Brilliant Blue R dye. The results showed that the best adsorption conditions was 60 minute contact time, with a removal percentage of 87.23% with an adsorption capacity of 3.0373 mg/g. The adsorption of Remazol Brilliant Blue R follows the Langmuir adsorption equation model with an R2 of 0.9997
PENGARUH MASA KERJA DAN PRESTASI KERJA TERHADAP PROMOSI JABATAN DI PT. PERSONEL ALIH DAYA JAKARTA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh masa kerjadan prestasi kerja terhadap promosi jabatan pada PT. Persoel Alih Daya JakartaSelatan. Metode analisis yang digunakan adalah asosiatif kuantitatif. Sebagaivariabel dependen adalah promosi jabatan, dan sebagai variabel independenadalah masa kerja dan prestasi kerja. Dengan menggunakan 109 responden,hasil penelitan menunjukan bahwa Hasil uji F menunjukan bahwa masa kerjadan prestasi kerja secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadappromosi jabatan. Dalam uji t menunjukan bahwa variabel masa kerjaberpengaruh secara parsial terhadap promosi jabatan dan prestasi kerjaberpengaruh secara parsial terhadap promosi jabatan
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KOPERASI KARYA USAHA MANDIRI SYARIAH CABANG MAJALAYA: THE INFLUENCE OF WORK MOTIVATION AND WORK ENVIRONMENT ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN KOPERASI KARYA USAHA MANDIRI SYARIAH CABANG MAJALAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mencari Pengaruh Promosi Dan Demosi KerjaTerhadap Produktivitas Karyawan Di Koperasi Karya Usaha Mandiri Syariah CabangMajalaya dengan metode regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian iniadalah karyawan di Koperasi Karya Usaha Mandiri Syariah Cabang Majalaya.Karyawan di Koperasi Karya Usaha Mandiri Syariah Cabang Majalaya yaknisebanyak 25 orang yang digunakan sebagai sampel dengan metoda samplingjenuh. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa Motivasi kerja dan Lingkungan kerjaberpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Di Koperasi Karya Usaha MandiriSyariah Cabang Majalaya baik secara parsial maupun secara simult
PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI UPAYA PENGENALAN LITERASI DIGITAL DAN LITERASI BUDAYA
Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk mengenalkan multimedia interaktif sebagai sebagai bentuk penerapan literasi digital dan literasi budaya dilaksanakan di SDN Modung 1. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian yang dilakukan.
 
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS POHON BERGETAH PUTIH DI ARBORETUM UNIVERSITAS LANCANG
Arboretum merupakan tempat berbagai koleksi pohon-pohon dengan luasan tertentu. Universitas Lancang Kuning (UNILAK) saat ini memiliki arboretum dengan luas 9,2 ha dikelola oleh Fakultas Kehutanan Unilak dan lokasi Arboretum terletak di kawasan kampus. Penelitian inventarisasi jenis pohon begetah putih di Arboretum Unilak sangat menarik mengingat baru sedikit dari tumbuhan jenis pohon bergetah putih yang telah dilaporkan keseluruhan bagiannya. Belum adanya proses inventarisasi dan identifikasi terhadap pohon bergetah putih yang ada di Arboretum Unilak, maka untuk memperoleh dan mengetahui jenis-jenis pohon bergetah putih dilakukan penelitian di Arboretum Unilak. Penelitian ini bertujuan inventarisasi dan identifikasi jenis-jenis pohon bergetah putih di Arboretum Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September 2021. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Pada pra-survey yang telah dilakukan, diketahui dengan luas Arboretum 9,2 ha maka didapatkan 230 plot dengan ukuran plot ukur 20 m x 20 m. Dari 230 plot diambil Intensitas Sampling 10% yang berarti 23 plot. Hasil identifikasi yang diperoleh dari lapangan diperoleh famili pohon bergetah putih diantaranya Apocynacea, Euphorbiacea, Moraceae dan Sapotaceae. Diantara jenisnya adalah Sendok-sendok (Endospermum duodenum), Tempunik (Artocarpus rigidus), Pulai rawa (Alstonia pneumatophora), Terap (Artocarpus elesticus), Balam (Palauium hexandrum), Karet (Havea brasiliensis), Pulai (Alstonia scholaris) dan Tampui (Baccaurea macrocarpa). Hasil idenfikasi jenis pohon bergetah putih ini akan dijadikan informasi dan data untuk mendukung dan melengkapi keanekaragaman hayati flora khususnya pohon di Arboretum Unilak, dan sebagai khazanah pembelajaran bagi mata kuliah yang membutuhkan
Vegetation Analysis of Sapling and Understorey Invaded by Invasive Alien Species (IAS) Bellucia pentamera Naudin in Lembah Harau Sanctuary
Bellucia pentamera Naudin, the proliferation across Indonesia, notably in Sumatra, has the potential to lessen biodiversity there. On the other hand, little is known about the effects of its invasion on plants and the ecology. The objective of this study was to evaluate the genetic makeup and structural characteristics of saplings and the understorey vegetation in the B. pentamera-infested Lembah Harau sanctuary forest zone. Vegetation analysis was conducted in the sanctuary Lembah harau forest with two levels of dominance: Station 1 was lightly invaded by B. pentamera, and Station 2 was heavily invaded by B. pentamera. Purposive sampling is used in the plot method. The findings found that the number of sapling species at stations 1 and 2 was 18 and seven, respectively. Station 1 had 38 species of understorey, while station 2 had 26. The Melastomataceae family dominated the sapling strata and understorey at stations 1 and 2. The B. pentamera species has the highest Important Value Index sapling at Stations 1 and 2. While in the understorey, station 1 has the highest Importance Value Index (24.45%) and the highest B. pentamera species (59.10%). Both stations have a moderate Diversity Index (H') for sapling and understorey levels. The Community Similarity Index (IS) of sapling and plant levels at stations 1 and 2 is relatively low
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH LAMPU PADA PT. SKYLITE SURYA INTERNUSA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Rumah Lampu Pada PT. Skylite Surya Internusa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Pengumpulan data ini menggunakan teknik kuesioner dengan jumlah populasi sebanyak 324 dan tarik sampel sejumlah 179 orang. Data penelitian ini diolah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini adalah Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Saran penulis dari hasil penelitian ini hendaknya perusahaan dapat lebih meningkatkan kepuasan konsumen karena dominan memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan kualitas produk, oleh sebab itu sangat penting bagi setiap perusahaan agar suatu perusahaan dapat meraih competitive advantage di era globalisasi
POTENSI LIMBAH ORGANIK SAYURAN SEBAGAI PUPUK ECO-ENZYME MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PAKCOY (Brassica rapa L)
Lingkungan sangat penting bagi kelangsungan makhluk hidup, salah satu masalah lingkungan yang masih menjadi masalah utama adalah sampah. Sebagian besar sumber sampah berasal dari pemukiman dan pasar tradisional (sampah organik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pupuk eco-enzyme yang berasal dari limbah organik sayuran untuk mendukung pertumbuhan pakcoy dengan variasi volume pengenceran yang paling tepat agar mendapatkan pupuk eco-enzyme yang berkualitas bagi pertumbuhan pakcoy dan mengurangi pencemaran lingkungan akibat terjadinya penumpukan sampah. Penelitian ini menggunakan sampel limbah sayur dari rumah tangga dan dilakukan proses fermentasi selama 3 bulan dengan perbandingan bahan : 1 (gula) : 3 (limbah sayur) : 10 (air). Pupuk eco-enzyme dari sumber bahan baku sayuran memiliki kandungan unsur N, P, K, C-Organik yang diujicobakan pada tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Rancangan percobaan adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan variasi pengenceran pupuk eco-enzyme dan air : K1 (1:0), K2 ( 1:1500), K3 (1:1000), K4 (1:500), A1 ’(pupuk anorganik) dan A0 (tanpa pupuk). Parameter pengamatan adalah berat segar (gr), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm) , dan panjang daun (cm). Pupuk eco-enzyme diberikan 2 hari sekali, dimulai pada umur 2 minggu setelah tanam sampai panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa variasi pemberian pupuk pada tanaman pakcoy, perlakuan terbaik secara berurutan adalah K3, K4, K2, A1, A0, dan K1. Tanaman pakcoy pada perlakuan K3 mengalami pertumbuhan yang dilihat dari parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, dan berat segar dibandingkan dengan tanaman pakcoy lainnya
METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK CHLORELLA SOROKINIANA HASIL KULTUR PADA MEDIA LIMBAH TAHU DENGAN VARIASI WAKTU PANEN
Mikroalga Chlorella sorokiniana telah diketahui mampu tumbuh pada media limbah cair tahu. Ekstrak etanol C. sorokiniana yang dikultur pada media limbah tahu dan dipanen pada hari ketujuh menunjukkan adanya kandungan flavonoid dan fenolik. Perbedaan waktu panen dapat mempengaruhi kandungan metabolit sekunder pada C. sorokiniana. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metabolit sekunder, total flavonoid, total fenolik dan aktivitas antioksidan dari ekstrak C. sorokiniana yang dikultur pada media limbah cair tahu 30% pada waktu panen 7, 14, dan 21 hari. Biomassa C. sorokiniana yang dipanen pada tiga waktu berbeda diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Metabolit sekunder pada ekstrak diketahui dengan uji fitokimia secara kualitatif. Total flavonoid diuji menggunakan AlCl3, total fenolik diuji menggunakan Follin Ciocalteu, dan antioksidan pada ekstrak diuji dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil uji fitokimia menunjukkan ketiga ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan tannin. Total flavonoid dan total fenolik pada ekstrak dengan waktu panen biomassa hari ke-21 lebih tinggi berturut-turut 36,70 mgQE/g dan 5,27 mgGAE/g. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ketiga ekstrak tidak memiliki aktivitas antioksidan