E-Journal STIESIA Surabaya (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia)
Not a member yet
918 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MIKROBA EM4 UNTUK FERMENTASI PUPUK ORGANIK DI DESA CARANG WULUNG WONOSALAM
Pupuk organik merupakan bahan yang berasal dari sisa-sisa tanaman dan hewan, seperti pupuk kandang, kompos, pupuk hijau, jerami, dan bahan lain yang dapat berperan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Bahan organik tidak dapat menggantikan peran dari pupuk anorganik sebagai pemasok hara, karena kandungan unsur hara dalam bahan organik relatif rendah, namun demikian bahan organik dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik. Selain dapat menyelesaikan permasalahan pemenuhan kebutuhan pupuk pemanfaatan pupuk organik dapat mengatasi limbah peternakan yang dihasilkan berupa feses ternak, urine, dan sisa makanan ternak. Pemanfaatan limbah kotoran ternak dapat dikelola dengan melakukan proses fermentasi dengan bakteri EM4. Desa Carang Wulung Kecamatan Wonosalam adalah salah satu desa yang mengalami permasalahan tersebut, di mana desa tersebut memiliki potensi melimpahnya kotoran ternak yang dihasilkan dari kotoran peternak sapi perah, peternak kambing etawa dan peternak kelinci. Dengan kondisi yang demikian peneliti mempunyai rencana melakukan penelitian dengan memanfaatkan bakteri EM 4 untuk mempercepat proses fermentasi komposisi campuran material pupuk organik dengan tingkat keberhasilan 90 %
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, SASARAN ANGGARAN, DAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA ORGANISASI
This research aimed to examine and identify the effect of internal control, budget targets, and human resource quality on the church organization’s performance in Sidoarjo (GPIB). The population was leader or active pastor, active assembly, active management in the servant category, and church employees in Sidoarjo (GPIB Bethesda, GPIB Tiberias, and GPIB Shalom). Moreover, the research was quantitative. The data collection technique used purposive sampling, in which the sample was based on the criteria given. In line with that, there were 96 respondents as the sample. Furthermore, the data were primary. The data analysis technique used multiple linear regression with SPSS (Statistical Product and Service Solution) 29 version. The result of the data which were collected and analyzed showed that internal control had a positive effect on the church organization's performance. Similarly, budget targets had a positive effect on the church organization's performance. Likewise, human resource quality had a positive and significan effect on the church organization’s performance.Penelitian ini bertujuan dalam menguji dan mengidentifikasi pengaruh pengendalian internal, sasaran anggaran, dan kualitas sumber daya manusia terhadap kinerja organisasi gereja di Sidoarjo (GPIB). Penelitian ini menggunakan populasi dengan kriteria sebagai pimpinan atau pendeta aktif, majelis aktif, pengurus aktif organisasi tingkat pelayan kategorial, dan pegawai kantor gereja di Sidoarjo (GPIB Bethesda, GPIB Tiberias, dan GPIB Shalom). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penentuan sampel pada penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan dengan cara menetapkan kriteria yang telah ditentukan. Diperoleh sampel data sebanyak 96 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 29. Hasil data yang diperoleh dan diolah dalam penelitian ini mampu menyatakan bahwa pengendalian internal, sasaran anggaran, dan kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi gereja (GPIB) Sidoarjo
DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (PERSPEKTIF FRAUD HEXAGON THEORY)
The purpose of this study is to determine the effect of the fraud hexagon theory on financial statement fraud. The variables used are external pressure, financial target, capability, collusion, nature of industry, rationalization, and arrogance. The population is healthcare sector companies listed on the IDX from 2016-2019. The sampling technique used purposive sampling and obtained 13 companies with 52 analysis units. The data analysis technique uses multiple linear regression. The results of this study show that variables of external pressure, financial target, capability, collusion, rationalization, and arrogance are not able to affect fraudulent financial statements. In contrast, the nature of industry variables has a negative effect on financial statement fraud. The nature of the industry, which is reflected by the ratio of changes in receivables, gives the result that the increase in receivables that occurs as a result of the increase in sales does not make the company commit fraudulent financial statements. Otherwise, the increase in receivables can be used as an opportunity to attract investors and compete with competitors. The increase in receivables does not cause the amount of cash to be reduced and is still considered sufficient for the company's operations, so the risk of fraud is lower.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh fraud hexagon theory terhadap kecurangan laporan keuangan. Variabel yang digunakan meliputi tekanan eksternal, target keuangan, kemampuan, kolusi, nature of industry, rasionalisasi, dan arogansi. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor kesehatan di BEI selama tahun 2016–2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 13 perusahaan dengan 52 unit analisis. Pengujian data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tekanan eksternal, target keuangan, kemampuan, kolusi, rasionalisasi, dan arogansi tidak mampu memengaruhi kecurangan laporan keuangan. Namun, variabel nature of industry berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Nature of industry yang direfleksikan dengan rasio perubahan piutang memberikan hasil bahwa kenaikan piutang yang terjadi sebagai akibat dari kenaikan penjualan tidak membuat perusahaan untuk melakukan kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, kenaikan piutang tersebut dapat dijadikan peluang untuk menarik investor dan bersaing dengan kompetitor. Kenaikan piutang tidak menyebabkan jumlah kas menjadi berkurang dan masih dianggap cukup untuk operasional perusahaan, sehingga risiko kecurangan semakin rendah
LEGALITAS USAHA UNTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PRESPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM BISNIS SYARIAH
Jumlah UMKM di Indonesia 65,4 juta dapat menyerap tenaga kerja 123,3 ribu tenaga kerja. Ini membuktikan bahwa impact dari eksistensi UMKM dapat mensejahterakan rakyat Indonesia. Namun dari jumlah UMKM tersebut yang berlegalitas hanya 1,9 persen, ini menjadi pekerjaan rumah oleh pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten untuk mendorong dan memfasilitasi UMKM dalam mengurus legalitas usahanya. Tujuan penelitian ini sebagai wujud perhatian produsen sebagai pelaku usaha untuk mengurus dan memiliki legalitas dalam rangka meningkatkan income usahanya serta melindungi konsumen. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Hasil dari riset menunjukkan bahwa legalitas usaha sebagai bentuk prasyarat utama bagi pelaku usaha sebagai landasan jaminan dan perlindungan bagi konsumen. Dalam kajian hukum positif menjelaskan bahwa legalitas usaha dalam bentuk perizinan dimulai dari usaha UMKM hingga pelaku besar. Sedangkan dalam kajian hukum bisnis syariah, legalitas usaha dapat diimplentasikan dalam bentuk pengurusan sertifikasi halal baik dalam skema reguler dan skema self declare.
PENGARUH TRANSACTIONAL LEADERSHP DAN TRANFORMATIONAL LEADERSHP TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN KINERJA KARYAWAN
Leadership is concerned with achieving goals by increasing followers based on implementing a tactical plan. Transformational Leadership, Transactional Leadership and Organizational Citizenship Behavior require more attention in the SME context; thus, this study purpose to address this gap, expand the work on employee performance and contribute to the literature with new findings. Based on the line of thought above, this study aims to reveal the most effective leadership styles for the SME sector in Pamekasan and to understand how Transactional Leadership and Transformational Leadership impact Organizational Citizenship Behavior (OCB) and Employee Performance. This is expected to ensure employee achievement and organizational development and progress through the evolution of supervision in the SME sector in Pamekasan. This type of research is Explanatory Research. Data collection method trought interviews. The sampling technique used purposive sampling. The number of samples is 200 employee of SMEs in Pamekasan Regency, and uses data analysis, namely the Structural Equation Model (SEM) with AMOS software. The results of this study indicate that Transactional Leadership has a positive and significant effect on Organizational Citizenship Behavior, Transformational Leadership has a positive and significant effect on Organizational Citizenship Behavior and Organizational Citizenship Behavior positive and significant effect on employee performance.Kepemimpinan berkaitan dengan pencapaian tujuan dengan meningkatkan pengikut berdasarkan penerapan rencana taktis. Transformational Leadership, Transactional Leadership dan Organizational Citizenship Behavior membutuhkan perhatian lebih dalam konteks UKM; dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan ini, memperluas pekerjaan pada kinerja karyawan dan memberikan kontribusi pada literatur dengan temuan baru. Berdasarkan garis pemikiran di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk sektor UKM di Pamekasan dan untuk memahami bagaimana Transactional Leadership dan Transformational Leadership berdampak pada Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Kinerja Karyawan. Hal ini diharapkan dapat memastikan pencapaian karyawan dan pengembangan serta kemajuan organisasi melalui evolusi pengawasan di sektor UKM di Pamekasan. Jenis penelitian ini adalah Explanatory Research. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling (pengambilan sampel secara seganja). Jumlah sampel sebanyak 200 Karyawan UKM di Kabupaten Pamekasan, dan menggunakan analisis data yaitu Structural Equation Model (SEM) dengan software AMOS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Transactional Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, Transformational Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, dan Organizational Citizenship Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan
PENDEKATAN PSIKOLOGIS DALAM MENENTUKAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA
Entrepreneurship plays a real role in economic development and job creation. Research purposes; explain the influence of psychological factors on the interest in entrepreneurship, and find the best combination model of psychological factors that can be used as a predictor of interest in entrepreneurship. Respondents were students who had or were taking entrepreneurship courses at FEB Unud. The sample size was determined as many as 120 people by purposive sampling and data were analyzed using multiple linear regression. Analysis of the enter method found that psychological factors had a significant effect on entrepreneurial interest, and only the need for achievement and internal locus of control had a positive and significant effect on entrepreneurial interest. Based on the stepwise method, it was found that the combination of need for achievement, internal locus of control, and tolerance for ambiguity is the best predictor of entrepreneurial interest. The implication is that strengthening psychological factors for students can be approached with entrepreneurial motivation training by involving successful entrepreneurial role models. Future researchers, need to examine and identify other psychological factors, to further strengthen the results of the analysis, such as creativity and communication.Kewirausahaan memainkan peran yang semakin nyata, karena dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Tujuan penelitian adalah menjelaskan pengaruh faktor-faktor psikologis terhadap minat berwirausaha, dan menemukan model dengan kombinasi faktor-faktor psikologis terbaik di dalam model yang dapat dijadikan prediktor minat berwirausaha. Responden adalah mahasiswa yang pernah atau sedang mengikuti mata kuliah kewirausahaan di FEB Unud. Ukuran sampel ditentukan sebanyak 120 orang dengan purposive sampling dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Analisis metode enter menemukan bahwa faktor psikologis berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha, dan hanya kebutuhan untuk berprestasi serta lokus kontrol internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan metode stepwise, ditemukan bahwa kombinasi antara kebutuhan untuk berprestasi, lokus kontrol internal, dan toleransi terhadap ambiguitas adalah prediktor terbaik dari minat berwirausaha. Implikasinya, penguatan faktor psikologis bagi mahasiswa dapat didekati dengan pelatihan motivasi wirausaha dengan melibatkan role model wirausaha sukses. Peneliti selanjutnya, perlu mengkaji dan mengidentifikasi faktor psikologid lain, untuk lebih memperkuat hasil analisis, seperti kreativitas dan komunikasi
PENERIMAAN BEA LELANG: EMPIRICAL FACTOR ANALYSIS PADA PROSES LELANG ASET NEGARA DI INDONESIA
Penerimaan negara bukan pajak menjadi salah satu penerimaan negara yang penting, salah satunya berasal dari penerimaan bea lelang. Bea Lelang dihitung dari harga laku lelang atas pelelangan atas aset-aset negara atau berhubungan dengan negara atas pelepasan aset tersebut. Penerimaan bea lelang menjadi objek penelitian. Penelitian ini membuktikan bahwa penerimaan bea lelang dipengaruhi oleh faktor-faktor dari jumlah peserta, aspek demografis pemenang lelang, masa tayang, dan nilai limit terhadap harga laku. Harga limit ini menjadi dasar pengenaan bea lelang sebagai penerimaan negara bukan pajak. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Data dikumpulkan dari data pelelangan Kementerian Keuangan dan BPS. Teknik analisis yang digunakan ialah analisis regresi dengan data cross section. Penelitian ini menemukan bahwa jumlah peserta lelang berpengaruh signifikan terhadap harga laku lelang yang terbentuk. Aspek demografis berupa umur pemenang lelang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan harga laku lelang. Masa tayang lelang tidak berpengaruh signifikan dalam peningkatan harga laku lelang. Nilai limit berpengaruh signifikan terhadap besarnya harga laku lelang yang terbentuk. Penelitian ini merekomendasikan penambahan publikasi lelang internet yang bersifat komersial yang utamanya ditargetkan pada pria
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
This research aims to analyze and find out the effect of profitability, liquidity, and firm size on firm value. The profitability was measured by Return on Asset (ROA), liquidity was measured by Loan on Deposit Ratio (LDR), firm size was measured by Logarithm Natural (Ln) total asset, and firm value was measured by Price to Book Value (PBV). The research was quantitative. Moreover, the population was banking companies that were listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) for 3 years (2019- 2021). The data collection technique used purposive sampling, which was used to gain an appropriate sample. In line with that, there were 87 companies as the sample. Furthermore, the data analysis technique, in order to examine the hypothesis, used multiple linear regression with SPSS. The research result concluded that profitability (ROA) had a positive effect on firm value. On the other hand, liquidity (LDR) had a negative effect on firm value. In contrast, firm size (SIZE) had a positive effect on firm value.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari profitabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA), Likuiditas diukur dengan Loan on Deposit Ratio (LDR), ukuran perusahaan diukur dengan Logaritma Natural (Ln) total asset, dan nilai perusahaan diukur dengan Price to book value (PBV). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini menggunakan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian 3 tahun yaitu 2019-2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan tujuan untuk memperoleh sampel yang sesuai. Berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan diperoleh 87 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh postitif terhadap nilai perusahaan, likuiditas (LDR) berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh postitif terhadap nilai perusahaan
PERAN JOB CRAFTING PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL
Penelitian ini bertujuan adalah menguji peran mediasi pada variabel job crafting pada generasi milenial. Karyawan generasi milenial di Surabaya menjadi populasi dalam penelitian ini, total 130 karyawan. Menggunakan generasi milenial sebagai sampel dalam penelitian karena generasi milenial memiliki peran besar terkait kreativitas dan memberi sumbangsih ide untuk kemajuan organisasi. Pengambilan sampel menggunakan metode incidental sampling, yaitu sampel yang akan diambil merupakan kebetulan. Data diolah menggunakan SEM-PLS dengan software SmartPLS 3.0.Hasil penelitian ini menunjukkan empowering leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap job crafting, dan job crafting berpengaruh terhadap objective career success. Selanjutnya, empowering leadership berpengaruh terhadap objective career success. Sehingga job crafting berperan sebagai partial mediation pada pengaruh empowering leadership terhadap objective career success. Ini menunjukkan jika kegiatan crafting dalam perusahaan dapat tercipta agar karyawan mampu menemukan kesuksesan karir dalam dunia kerja. Dengan harapan generasi milenial mampu melakukan crafting setiap menjalankan pekerjaannya di bidang apapun itu. Kegiatan crafting perlu dilakukan di semua divisi agar perusahaan mampu mengikuti tuntutan jaman
MENTAL ACCOUNTING AND LOSS AVERSION ON INDONESIA FIRM’S PERFORMANCE DURING COVID-19
The world shocked by the found of new virus COVID-19 which impact the firm’s performance. The objective of this study is to examine the effect of mental accounting behavior and loss aversion on the performance of companies in Indonesia listed on KOMPAS100 during the period of pandemic COVID-19. The Ordinary Least Square (OLS) regression model on panel data was formed using the two dependent variables ROA and Tobin’s Q. The results show that loss aversion behavior gives a negative impact on company performance, both on variable ROA and Tobin's Q variables and that behavior generally has an increasing impact when the crisis due to the COVID-19 pandemic occurs. While mental accounting behavior also influence on a negative impact on company performance by using the ROA variable along COVID-19 pandemic period, this behavior significantly increased giving a negative impact on company performance. However, these results are not in line with research using Tobin's Q which shows significant results that mental accounting behavior gives positive impact on company performance and the impact increases when crisis period due to COVID-19 pandemic. The research concluded previous research shows that both mental accounting and loss aversion gave impact to the company performance.Dunia dikejutkan dengan ditemukannya virus baru COVID-19 yang berdampak pada kinerja perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh mental accounting behavior dan loss aversion terhadap kinerja perusahaan di Indonesia yang terdaftar di KOMPAS100 selama periode pandemi COVID-19. Model regresi Ordinary Least Square (OLS) pada data panel dibentuk dengan menggunakan dua variabel dependen ROA dan Tobin's Q. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku loss aversion berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan, baik pada variabel ROA maupun variabel Tobin's Q dan perilaku tersebut umumnya memiliki dampak yang semakin meningkat ketika krisis akibat pandemi COVID-19 terjadi. Sementara perilaku mental accounting juga terbukti memberikan dampak negatif terhadap kinerja perusahaan dengan menggunakan variabel ROA selama masa pandemi COVID-19, namun perilaku ini meningkat signifikan sehingga berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Namun hasil tersebut tidak sejalan dengan penelitian menggunakan Tobin's Q yang menunjukkan hasil yang signifikan bahwa perilaku mental accounting memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan dampak tersebut meningkat saat masa krisis akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menyimpulkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa baik mental accounting maupun loss aversion berpengaruh terhadap kinerja perusahaan