E-Journal STIESIA Surabaya (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia)
Not a member yet
918 research outputs found
Sort by
DETERMINANTS OF FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN ORGANIZATION OF THE ISLAMIC COOPERATION COUNTRIES: DOES FINANCIAL DEVELOPMENT MATTER?
A study on the factors influencing foreign direct investment (FDI) was started by the Islamic Cooperation countries, the majority of which are developing nations, due to the significance of capital flows for these nations. The present study employs an institutional quality framework, green economic policies, and the function of financial development to evaluate the components that effect foreign direct investment (FDI). The results of this research demonstrate that institutional changes and green economic policies stimulate foreign investment. Several institutional metrics, including government performance, the rule of law, political stability, and regulatory quality, have highly positive outcomes, while electoral accountability and preventing corruption have negative and minor consequences. Furthermore, elements of the green economy including human capital, natural resources, and environmental laws have a big impact on foreign investment. These results also suggest that the growth of the financial sector can boost the impact of institutional quality and the green economy on the attraction of foreign investment. The conclusions of this study demonstrate that investors examine institutional integrity, the green economy, and financial development when making investment decisions.Sebuah studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi investasi asing langsung (FDI) dimulai oleh negara-negara Organisasi Kerja Islam, yang sebagian besar adalah negara berkembang, karena pentingnya arus modal bagi negara-negara ini. Penelitian ini menggunakan kerangka kualitas kelembagaan, kebijakan ekonomi hijau, dan peran pembangunan keuangan untuk menguji elemen-elemen yang berdampak pada investasi asing langsung (FDI). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan kelembagaan dan kebijakan ekonomi hijau mendorong investasi asing. Sejumlah langkah kelembagaan, termasuk efektivitas pemerintah, supremasi hukum, stabilitas politik, dan kualitas peraturan, mempunyai dampak yang cukup baik, sementara akuntabilitas pemilu dan pemberantasan korupsi mempunyai dampak negatif dan kecil. Selain itu, penanaman modal asing sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomi hijau seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, dan peraturan lingkungan hidup. Hasil-hasil ini juga menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor keuangan dapat meningkatkan dampak kualitas kelembagaan dan ekonomi hijau terhadap daya tarik investasi asing. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa investor mengevaluasi integritas kelembagaan, ekonomi hijau, dan pembangunan keuangan ketika mengambil keputusan investasi
EXPLORING CONTROL ENVIRONMENT PRACTICES IN LOCAL GOVERNMENT-OWNED COMPANIES
This study investigated and evaluated the implementation of governance practices concerning the control environment in government-operated water supply firms in South Sulawesi Province, Indonesia. The objective of this study was to ascertain the most effective methods for implementing governance within government-owned firms. It also examined the maturity level of the control environment. This study utilized the multiple case study method and focused on three observed organizations. The qualitative data was analyzed using implementation-level assessment and comparison analysis across the cases. Multiple discoveries were unveiled in this investigation. Initially, the implementation of a control environment in observed organizations was rudimentary. Furthermore, effective communication and coordination across pertinent departments enhanced control consciousness inside the organization. Furthermore, this study recognized the significance of employing a procedural selection process for audit firms. Nevertheless, multiple domains necessitate enhancement to augment the quality of governance, specifically recognizing the significance of risk management and compliance programs. Additional aspects that may arise in control environment practices, such as corporate culture and political difficulties, should be further investigated.Penelitian ini mengeksplorasi dan menilai implementasi praktik tata kelola terkait pengendalian lingkungan di perusahaan penyedia air minum pemerintah di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam penerapan tata kelola di perusahaan milik pemerintah. Tingkat kematangan penerapan lingkungan pengendalian juga dieksplorasi. Metode studi kasus ganda yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tiga perusahaan yang diamati. Data kualitatif yang diperoleh kemudian dianalisis dengan dua cara, yaitu penilaian tingkat implementasi dan analisis komparatif terhadap kasus-kasus tersebut. Beberapa temuan terungkap dalam penelitian ini. Pertama, praktik penerapan lingkungan pengendalian pada perusahaan yang diamati masih pada tingkat dasar. Kedua, komunikasi dan koordinasi antar fungsi terkait memberikan hasil positif dalam kesadaran pengendalian dalam organisasi. Selain itu, pemilihan prosedural untuk perusahaan audit diidentifikasi sebagai praktik penting dalam penelitian ini. Namun terdapat beberapa fakta yang perlu diperbaiki, yaitu kesadaran akan pentingnya manajemen risiko dan program kepatuhan dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola secara umum. Berbagai faktor lain yang berpotensi muncul dalam praktik lingkungan pengendalian, seperti budaya perusahaan dan masalah politik, memerlukan eksplorasi lebih lanjut di masa depan
PEMETAAN MINAT PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS UNTUK VOCATIONAL PLACEMENT DENGAN APLIKASI IDESMART
Permasalahan yang dihadapi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sragen dalam pemetaan minat yaitu keberagaman minat Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), keberagaman keterampilan vokasi bagi PDBK di SLB, pemetaan minat yang belum didasarkan pada instrumen yang objektif, serta belum adanya pendampingan bagi guru terkait pemetaan minat PDBK untuk vocational placement di SLB. Guru membutuhkan instrumen yang dapat mendukung tugasnya dalam melakukan pemetaan minat untuk vocational placement pada PDBK. Salah satu instrumen digital yang dapat digunakan dalam melakukan pemetaan minat untuk vocational placement pada PDBK adalah aplikasi IDESMART, dengan demikian, tim pengabdian melakukan pendampingan bagi guru dalam melakukan pemetaan minat untuk vocational placement pada PDBK dengan aplikasi IDESMART. Pendampingan pemetaan minat untuk vocational placement pada PDBK dengan aplikasi IDESMART dilaksanakan di SLB Negeri Sragen selaku mitra, yang melibatkan 54 guru di SLB tersebut. Tahapan kegiatan pendampingan terdiri dari tahap persiapan, penyusunan desain pendampingan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil kegiatan pendampingan berupa pemahaman guru terkait kurikulum vokasional di SLB, pemahaman guru terkait konsep minat PDBK, pemahaman guru terkait aplikasi IDESMART, praktek pemanfaatan aplikasi IDESMART, serta kerjasama yang berkelanjutan terkait pendampingan dalam pemetaaan minat PDBK di SLB Negeri Sragen
PENGARUH STRUKTUR MODAL, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN ASET TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
This Research aimed to examise the effect of capital structure, firm size, and asset growth on firm value. Those three variables were the factors that affected the firm value and further influenced investors’ intention to invest their capital within companies. Moreover, the Capital structure was calculated by Debt to Equity Ratio (DER), firm size was calculated by Firm Size, and assets growth was calculated by assets growth formula. The Research was quantitative. Furthermore, the population was Telecomunication companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The data collection technique used purposive sampling, in which the sample was based on the criteria given. In line with that, there were 16 companies as the sample. Additionally, the observation period was 4 years (2019-2022). Therefore, there were 64 data samples taken. In addition, the data analysis technique used multiple linear regression. The result showed that capital structure had a positive effect on firm value. On the other hand, firm size had a negative effect on firm value. In contrast, asset growth did not effect firm value.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan dan pertumbuhan aset terhadap nilai perusahaan. Struktur modal, ukuran perusahaan dan pertumbuhan aset adalah tiga faktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan yang berdampak pada minat investor dalam menginvestasikan modalnya untuk suatu perusahaan. Struktur modal dihitung dengan Debt to Equity Ratio (DER), ukuran perusahaan dihitung dengan firm size dan pertumbuhan aset dihitung dengan rumus pertumbuhan aset. Jenis yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria yaitu 16 perusahaan dan periode pengamatan selama 4 tahun yaitu 2019-2022 sehingga diperoleh 64 data yang diolah. Teknik analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, dan pertumbuhan aset tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT HPA TANJUNGPINANG
Penelitian ini mengarahkan perhatian pada dinamika lingkungan kerja dan dampaknya terhadap kinerja karyawan di PT HPA Tanjungpinang. Melalui pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini memperkuat pemahaman tentang hubungan antara lingkungan kerja dan produktivitas karyawan. Dari populasi 109 orang, 100 karyawan dipilih sebagai sampel, memungkinkan analisis yang representatif terhadap karyawan perusahaan tersebut. Hasil penelitian menarik perhatian karena meskipun ada bukti adanya pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, signifikansi statistiknya menjadi subjek perdebatan. Dengan nilai t hitung yang lebih rendah dari nilai t tabel pada tingkat signifikansi 5%, disimpulkan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Meskipun demikian, koefisien determinasi yang relatif rendah, hanya 18,8%, menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki dampak kecil terhadap kinerja karyawan. Interpretasi temuan ini menyoroti pentingnya memperhatikan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kinerja karyawan, di luar lingkungan kerja. Ini bisa mencakup variabel-variabel seperti motivasi intrinsik, keahlian teknis, struktur organisasi, atau dukungan manajemen. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan tentang peran lingkungan kerja dalam kinerja karyawan, tetapi juga menekankan kompleksitas faktor-faktor yang berkontribusi terhadap produktivitas di tempat kerja. Dengan demikian, implikasi temuan ini mengarah pada perlunya pendekatan holistik dalam meningkatkan kinerja karyawan, dengan memperhitungkan berbagai faktor yang memengaruhinya
HERMENEUTIKA LABA PADA NELAYAN PAJEKO KELURAHAN RUA DI KOTA TERNATE
The aim of this research is to explore the meaning of profit and profit determination in the views of Pajeko ship owners and fishermen and to analyze and construct the meaning of profit and profit determination for Pajeko ship owners and fishermen. This research site was carried out in one of the sub-districts in the city of Ternate, namely in the Rua sub-district, Ternate Island District. The informants in this research were business actors, including ship owners, ship captains and Pajeko crew members in Rua sub-district. The research method uses descriptive research methods with a hermeneutic approach, which is a branch of philosophy as an effort to interpret texts in order to gain an understanding.The results of the research show that Pajeko boat owners and fishermen interpret profit in terms of material profit, comfort profit and security profit. Based on Hermeneutics, Intentionalism, this section explains it by grouping it into historical and cultural or cultural contexts. The meaning of profit as material profit is interpreted as the influence of historical context. The meaning of profit as a sense of comfort is interpreted as the influence of historical context and cultural or cultural context, as well as the meaning of profit as a sense of security.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi makna laba dan penentuan laba dalam pandangan pemilik kapal dan nelayan pajeko serta untuk menganalisis dan mengkontruksi makna laba dan penentuan laba bagi pemilik kapal dan nelayan pajeko. Situs penelitian ini dilakukan di salah satu kelurahan di Kota Ternate, yaitu di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate. Informan dalam penelitian ini adalah para pelaku usaha baik itu pemilik kapal, kapten kapal, dan ABK pajeko di Kelurahan Rua. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan hermeneutika merupakan sebuah cabang ilmu filsafat sebagai upaya untuk menafsirkan teks agar didapatkan suatu pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik kapal dan nelayan pajeko memaknai laba dengan laba materi, laba rasa nyaman dan laba rasa aman. Berdasarkan hermeneutika Intensionalisme bagian ini menguraikan dengan mengelompokkan dalam konteks historis dan kultural atau budaya. Makna laba sebagai laba materi ditafsirkan sebagai pengaruh konteks historis. Makna laba sebagai laba rasa nyaman ditafsirkan sebagai pengaruh konteks historis dan konteks kultural atau bidaya, begitu pula dengan makna laba sebagai rasa aman.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN RETURN ON ASSET PADA PERUSAHAAN PEERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022
The aim of this research is to determine the effect of Capital Adequascy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Intrest Margin (NIM), Non Performing Loan (NPL), and Operating Costs and Operating Income (BOPO) on Return On Asset (ROA). This research is quantitative research. The population in this research is banking companies listed on the Indonesia stock Exchange 2018-2022. The sampling technique uses the period sampling method. The samples used in this research were 154. The data used was secondary data and was collected via internet information. The data analysis technique used is multiple linear analysis using the SPSS version 25 program. The results of this study show that the Capital Adequascy Ratio (CAR) variable has a significant positive effect on Return On Asset (ROA), Loan to Deposit Ratio (LDR) has a significant positive effect on Return On Asset (ROA), Net Intrest Margin (NIM) has a positive effect on Return On Asset (ROA), Non Performing Loan (NPL) has a negative effect on Return On Asset (ROA) and Operating Costs and Operating Income (BOPO) has a significant negative effect on Return On Asset (ROA).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Capital Adequascy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Intrest Margin (NIM), Non Performing Loan (NPL), and Operating Costs and Operating Income (BOPO), terhadap Return On Asset (ROA). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode persove sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 161. Data yang digunakan adalah data sekunder dan dikumpulkan lewat informasi internet. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Capital Adequascy Ratio (CAR) berpengaruh positif signifikan terhadap Return On Asset (ROA), Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif signifikan terhadap Return On Asset (ROA), Net Intrest Margin (NIM) berpengaruh positif terhadap Return On Asset (ROA), Non Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif terhadap Return On Asset (ROA) dan Operating Costs and Operating Income (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap Return On Asset (ROA)
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBAHAN DASAR KELOR DI DESA SUKOSONGO KABUPATEN LAMONGAN
Tanaman kelor merupakan salah satu jenis tanaman (plasma nutfah) yang dinilai mempunyai nilai ekonomi yang relatif kecil, tanaman kelor merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai sayur, obat, dan diolah menjadi berbagai produk. Seperti yang sudah ada di Desa Sukosongo yaitu pengembangan industri budidaya daun kelor untuk mie daun kelor dan nastar daun kelor untuk digunakan pada industri pangan. Bahan bakunya dinilai masih terjangkau karena diambil dari produk yang sudah tersedia di kebun apotek. Selain tanaman kelor, berbagai tanaman obat juga bisa di temukan di kebun apotek. Alat sederhana masih digunakan dalam produksi. Agroindustri daun kelor merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan daun kelor menjadi beberapa produk dengan menggunakan bahan dasar daun kelor. Desa Sukosongo mempunyai kebun apotek dengan berbagai tanaman herbal. Kader Matahari Asuan Mandir (Asman) di Desa Sukosongo mengembangkan tanaman tersebut untuk industri, tumbuhnya kesadaran masyarakat desa Sukosongo terhadap pemanfaatan pangan sehat alami memunculkan berbagai inovasi pangan sehat berbahan dasar alami. Produk masyarakat kreatif berbahan dasar daun kelor ini merupakan salah satu pilar Desa Sukosongo
THE INFLUENCE OF MESSAGES IN SOCIAL MEDIA ON TAXPAYER COMPLIANCE
This study integrates the Theory of Planned Behavior (TPB) and the Elaboration Likelihood Model (ELM) to assess and explain taxpayers' compliance with the Twitter account @DitjenPajakRI. This is a quantitative study with an explanatory approach. A purposive sample strategy was used with a questionnaire to collect data for this research. A total of 200 people filled out the research questionnaire. According to the study’s findings, Source Credibility influences Attitudes, and the two TPB components, Attitudes and Perceived Behavioral Control, influence Taxpayer Compliance. As for the relationship between Argument Quality and Source Credibility on Attitudes, there is no moderating effect of Involvement; instead, the relationship between Source Credibility and Taxpayer Compliance through Attitudes is a full mediation relationship. The findings of this study can assist the tax authority in developing strategies and policies for efficiently and effectively communicating tax information to taxpayers as they make decisions about how to fulfill their tax rights and obligations through messages from central route, peripheral route, normative, and non-volitional processes.Penelitian ini mengintegrasikan Theory of Planned Behavior (TPB) dan Elaboration Likelihood Model (ELM) untuk menilai dan menjelaskan tingkat kepatuhan wajib pajak yang mengikuti akun Twitter @DitjenPajakRI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Metode purposive sampling digunakan bersamaan dengan kuesioner untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. Sebanyak 200 responden mengisi kuesioner penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Kredibilitas Sumber mempengaruhi Sikap, dan dua komponen TPB, Sikap dan Kontrol Perilaku yang Dipersepsikan, mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak. Adapun hubungan antara Kualitas Argumen dan Kredibilitas Sumber terhadap Sikap, tidak terdapat efek moderasi dari Keterlibatan; sebaliknya, hubungan antara Kredibilitas Sumber dan Kepatuhan Wajib Pajak melalui Sikap adalah hubungan mediasi penuh. Temuan penelitian ini dapat membantu otoritas pajak dalam mengembangkan strategi dan kebijakan untuk efisien dan efektif mengkomunikasikan informasi pajak kepada wajib pajak saat mereka membuat keputusan tentang bagaimana memenuhi hak dan kewajiban pajak mereka melalui pesan dari rute sentral, rute tepi, normatif, dan proses non-volisional
THE ROLE OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (HRIS) IN EFFICIENCY AND EFFECTIVENESS TOWARDS GREEN BUSINESS
Traditional human resource management (HRM) has been considered a failure in developing the human resource information system (HRIS) to change the paradigm of green business. Thus, this study aims to explain the changes, roles, and challenges of HRIS in the effectiveness and efficiency of the currently developing Green Business. It is qualitative research with the support of national or international journals, accredited and reputable proceedings, reference books, and reference journal mapping through https://researchrabbitapp.com. As a result, HRIS can overcome traditional HRM problems because it is conducted digitally and easily. The application of Green Human Resource Management (GHRM) can significantly increase competitiveness, improve the quality and productivity of the workforce, and maintain environmental integrity. Supporting the development of Green Businesses or businesses that focus on environmental sustainability. In conclusion, the transformation of HRM in utilizing HRIS is inevitable so that it can play an effective and efficient role. The utilization of HRIS can develop and be sustainable through innovation and information systems technology development towards green business and suggestions for HRIS development. Furthermore, it should be followed and carried out with sustainability along with developments of green business in line with Industrial Revolution 6.0.
Permasalahan dalam penggunaan Human Resource Management (HRM) tradisional yang kurang berperan dalam pengembangan Human Resource Information System (HRIS), agar dapat merubah paradigma yang mengacu pada Green Business. Tujuannya adalah untuk memberikan penjelasan mengenai perubahan, peran dan tantangan HRIS dalam Efektivitas dan Efisiensi yang mengacu pada Green Business yang sedang berkembang saat ini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan dukungan jurnal nasional dan internasional yang terakreditasi dan bereputasi, prosiding, dan buku-buku referensi serta menggunakan pemetaan jurnal referensi melalui https://researchrabbitapp.com. Hasilnya, HRIS mampu mengatasi permasalahan HRM tradisional karena dilakukan secara digital dan mudah. Penerapan Green Human Resource Management (GHRM) secara signifikan dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja serta menjaga integritas lingkungan. Mendukung pengembangan Green Business atau bisnis yang berfokus pada kelestarian lingkungan. Kesimpulan menunjukkan bahwa transformasi Human Resource Management dalam pemanfaatan HRIS tidak dapat dihindari sehingga dapat memberikan peran yang efektif dan efisien serta dapat berkembang dan berkelanjutan melalui inovasi dan pengembangan teknologi sistem informasi menuju green business, dan saran pengembangan HRIS harus diikuti dan dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan perkembangan yang mengacu pada green business sejalan dengan revolusi industry 6.0