e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
4094 research outputs found
Sort by
Bangkit dan Bertahan: Peran Pelatihan Kewirausahaan Terhadap Ketahanan UMKM Difabel Di Graha Nawasena Denpasar
This study aims to explain how entrepreneurship training provided by Graha Nawasena Denpasar contributes to the resilience of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) owned by persons with disabilities through the development of skills, innovation, and networks. Using a qualitative approach and purposive sampling, seven informants were selected, including disabled MSME owners, and the coordinator of Graha Nawasena. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using NVivo 14. The findings reveal that the training enhances participants’ technical abilities, interpersonal skills, self-confidence, and adaptive resilience. Participants also demonstrate increased innovation through the adoption of new tools, product diversification, and simple marketing strategies aligned with their abilities and market needs. Furthermore, social networks formed through community activities, exhibitions, institutional support, and digital promotion strengthen business continuity and expand market opportunities. The results indicate that entrepreneurship training plays a significant role in building the resilience of disabled MSMEs by reinforcing internal resources based on the Resource-Based View framework. Overall, the training serves as a key factor enabling disabled entrepreneurs to survive, grow, and adapt despite various limitations.Keywords: entrepreneurship training, disabled MSMEs, business resilience, skills, innovation, networksPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Graha Nawasena Denpasar berkontribusi terhadap ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan, inovasi, dan jejaring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, sehingga terpilih tujuh informan yang terdiri atas pemilik UMKM penyandang disabilitas, serta koordinator Graha Nawasena. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tersebut mampu meningkatkan kemampuan teknis, keterampilan interpersonal, kepercayaan diri, serta daya adaptif peserta. Peserta juga menunjukkan peningkatan inovasi melalui penerapan alat baru, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan pasar. Selain itu, jejaring sosial yang terbentuk melalui kegiatan komunitas, pameran, dukungan kelembagaan, dan promosi digital berperan dalam memperkuat keberlanjutan usaha serta memperluas peluang pasar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan kewirausahaan memiliki peran signifikan dalam membangun ketahanan UMKM penyandang disabilitas dengan memperkuat sumber daya internal sebagaimana dijelaskan dalam kerangka Resource-Based View. Secara keseluruhan, pelatihan ini menjadi faktor kunci yang memungkinkan wirausaha penyandang disabilitas untuk bertahan, berkembang, dan beradaptasi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.Kata kunci: pelatihan kewirausahaan, UMKM penyandang disabilitas, ketahanan usaha, keterampilan, inovasi, jejarin
Struktur Modal atau Efisiensi Operasional? Studi kasus Perbankan Syariah Indonesia
Variabilitas dalam penilaian lembaga perbankan di Indonesia menggarisbawahi perlunya meneliti unsur-unsur fundamental yang mempengaruhi entitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak struktur modal, efisiensi operasional, dan potensi pertumbuhan saham terhadap penilaian perusahaan perbankan. Sampel terdiri dari 20 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023, yang dipilih menggunakan metodologi sampling purposive. Pendekatan analitis menggunakan regresi data panel menggunakan kerangka model statis, termasuk Model Efek Umum (CEM), Model Efek Tetap (FEM), dan Model Efek Acak (REM). Temuan menunjukkan bahwa struktur modal (DER) dan efisiensi operasional (ROA) memberikan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penilaian perusahaan (PBV), sedangkan potensi pertumbuhan saham (EPS) menunjukkan dampak negatif yang tidak memiliki signifikansi statistik. Koefisien penentuan, diukur pada 93,03%, mencerminkan pengaruh kuat dari tiga variabel yang diperiksa. Hasil ini menawarkan implikasi pragmatis bagi manajemen perbankan dan investor dalam perumusan strategi keuangan yang optima
Pengaruh Harga, Kemudahan Pembayaran, Waktu Tunggu, Kualitas Pelayanan, Dan Keamanan Terhadap Niat Untuk Menggunakan Kembali Suroboyo Bus
Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis bagaimana harga tiket, kemudahan pembayaran, waktu tunggu, kualitas pelayanan, dan keamanan mempengaruhi terhadap niat pengguna untuk menggunakan kembali Suroboyo Bus. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam studi ini melalui metode survei kepada para pengguna Suroboyo Bus. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang sebelumnya telah menggunakan layanan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga tiket, kemudahan pembayaran, waktu tunggu, kualitas pelayanan, dan keamanan memiliki dampak yang berarti terhadap niat atau keputusan untuk menggunakan kembali Suroboyo Bus. Secara spesifik, kemudahan pembayaran dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat pengguna untuk menggunakan kembali, diikuti oleh faktor keamanan, waktu tunggu, dan harga tiket. Hasil studi ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen Suroboyo Bus dan Pemerintah Kota Surabaya dalam upaya meningkatkan mutu layanan dan sistem pembayaran, guna mendorong minat masyarakat terhadap penggunaan transportasi umum. Selain itu, hasil ini turut memperkaya wacana akademik mengenai faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan ulang moda transportasi umum di Indonesia. Kata Kunci: Harga Tiket, Kemudahan Pembayaran, Waktu Tunggu, Kualitas Pelayanan, Keamanan, Niat Menggunakan Kembal
Pengaruh Brand Awareness terhadap Keputusan Konsumen dalam Menggunakan Layanan Maxim
Penelitian ini dimaksudkan untuk memeriksa bagaimana kesadaran merek (brand awareness) memengaruhi pilihan konsumen dalam memanfaatkan layanan transportasi online Maxim. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan kausal-asosiatif. Data diperoleh lewat distribusi kuesioner kepada 83 responden yang tahu atau pernah pakai layanan Maxim, menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitiannya dicek validitas dan reliabilitasnya, sementara analisis data meliputi statistik deskriptif, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan software SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa kesadaran merek punya dampak positif dan bermakna pada keputusan konsumen, dengan nilai signifikansi 0,033 (kurang dari 0,05). Koefisien determinasi 0,514 berarti 51,4% keputusan konsumen dipengaruhi oleh kesadaran merek, sedangkan sisanya tergantung faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kesadaran merek berperan krusial dalam mendorong konsumen memilih layanan Maxim, terutama di tengah persaingan transportasi online yang begitu intens
Pengaruh Frekuensi Hybrid Working, Autonomi Kerja, dan Kompetensi Digital terhadap Kinerja Operasional Karyawan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi hybrid working, autonomi kerja, dan kompetensi digital terhadap kinerja operasional karyawan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan sistem kerja pasca-pandemi dan tuntutan transformasi digital di sektor kesehatan yang menuntut efisiensi dan adaptabilitas tinggi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 190 responden. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu frekuensi hybrid working, autonomi kerja, dan kompetensi digital, secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja operasional, dengan nilai R Square sebesar 0,533. Secara parsial, ketiga variabel juga memiliki pengaruh signifikan, dengan frekuensi hybrid working sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem kerja fleksibel, pemberian otonomi fungsional, dan penguatan literasi digital dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelayanan rumah sakit. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan manajemen operasional berbasis teknologi dan fleksibilitas kerja di lingkungan rumah sakit modern. Kata Kunci: hybrid working, autonomi kerja, kompetensi digital, kinerja operasional, rumah saki
Memahami Persepsi Konsumen terhadap Shrinkflation pada Produk FMCG Understanding Consumer Perceptions of Shrinkflation in FMCG Products
Penelitian ini menganalisis pengaruh shrinkflation dan perceived price fairness terhadap customer satisfaction dan switching intention dengan consumer trust sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis SEM-PLS, penelitian ini melibatkan 150 responden yang pernah membeli produk FMCG yang mengalami shrinkflation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pengaruh langsung signifikan, di mana shrinkflation dan perceived price fairness terbukti menurunkan kepercayaan dan kepuasan konsumen sekaligus meningkatkan switching intention. Consumer trust memiliki pengaruh paling kuat terutama terhadap switching intention, menegaskan perannya sebagai fondasi hubungan jangka panjang konsumen–merek. Hasil mediasi menunjukkan bahwa perceived price fairness berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap customer satisfaction dan switching intention melalui consumer trust, sementara shrinkflation hanya berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap switching intention melalui trust. Temuan ini menegaskan pentingnya transparansi dan keadilan harga dalam mempertahankan kepercayaan konsumen, terutama pada kondisi inflasi ketika shrinkflation menjadi strategi umum produsen FMCG. Kata Kunci: shrinkflation; perceived price fairness; consumer trust; customer satisfaction; switching intentio
Identifikasi dan Analisis Pemborosan pada Rantai Proses Produksi Menggunakan Metode Fishbone dan Diagram Pareto di UMKM Tahu Ajo Sukabumi
UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian nasional, khususnya dalam sektor industri pengolahan makanan seperti tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis pemborosan (waste) dalam proses produksi di UMKM Tahu Ajo Sukabumi dengan menggunakan pendekatan Lean Manufacturing, khususnya metode 8 Waste, Diagram Fishbone, dan Diagram Pareto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi jenis cacat produk yang paling dominan adalah permukaan retak (40), diikuti oleh tekstur kasar (30), bentuk tidak rata (20), dan warna tidak normal (10). Analisis Diagram Fishbone mengidentifikasi akar masalah dari aspek manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan pengukuran. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan pengendalian mutu, pelatihan tenaga kerja, dan standarisasi prosedur produksi untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.Kata Kunci: Diagram Fishbone, Diagram Pareto, Pemborosan Produksi, UMKM, 8 Waste
Pengaruh Destination Image, Food Quality Terhadap Revisit Intention Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Destination Image dan Food Quality terhadap niat berkunjung kembali dengan customer satisfication sebagai variabel mediasi pada pengunjung Pasar Semawis Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pengembangan destinasi wisata kuliner di tengah pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata. Pendekatan yang digunakan adalah explanatory research dengan metode kuantitatif, pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang telah berkunjung ke Pasar Semawis, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destination image dan food quality berpengaruh positif signifikan terhadap Revisit Intention, dan customer satisfication secara signifikan memediasi pengaruh Destination Image dan Food Quality terhadap Revisit Intention. Temuan ini memberikan kontribusi baik secara teoritis dalam kajian manajemen pariwisata maupun secara praktis bagi pengelola Wisata Pasar Semawis dalam meningkatkan daya tarik dan loyalitas pengunjung
Pengaruh Perencanaan Anggaran Terhadap Penyerapan Anggaran LPP RRI Gunungsitoli
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran terhadap penyerapan anggaran pada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Gunungsitoli. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fluktuasi tingkat penyerapan anggaran selama periode 2019–2023, yang meskipun secara umum berada pada tingkat tinggi (88,01%–96%), menunjukkan adanya indikasi bahwa proses perencanaan anggaran belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data sekunder berupa dokumen laporan realisasi anggaran dan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai yang terlibat dalam proses perencanaan anggaran. Analisis data dilakukan melalui uji statistik untuk mengukur signifikansi pengaruh variabel perencanaan anggaran terhadap variabel penyerapan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran di LPP RRI Gunungsitoli. Semakin baik kualitas perencanaan anggaran, semakin tinggi tingkat penyerapan anggaran yang dapat dicapai, yang pada gilirannya berdampak pada efektivitas pelaksanaan program dan layanan publik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen LPP RRI Gunungsitoli untuk meningkatkan akurasi, partisipasi, dan koordinasi dalam proses penyusunan anggaran, sehingga realisasi anggaran dapat lebih optimal. Kata Kunci: Perencanaan Anggaran, Penyerapan Anggaran
Pengaruh Gaya Hidup, Harga, Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Luwak White Koffie Di Desa Agom
Pasar kopi global terus mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir . Di Indonesia sendiri pemasaran kopi mengalami peningkatan yang signifikan seiring dengan meningkatnya konsumen kopi di indonesia, sehingga perusahaan banyak meningkatkan produksi pada kopi dalam banyak varian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, harga, dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen luwak white koffie di Desa Agom baik secara parsial dan simultan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei dengan teknik non-probability sampling dan purposive sampling, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui Google Form. Sampel penelitian terdiri dari 160 responden yang merupakan konsumen Luwak White Koffie di Desa Agom. Data dianalisis menggunakan Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Analisis Data Kuantitatif, serta Uji Hipotesis dengan bantuan SPSS 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan thitung sebesar 4,660> ttabel 1.654, Harga berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 3,714> ttabel 1.654, dan Citra Merek berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 5,950> ttabel 1.654. Uji hipotesis simultan menunjukkan Fhitung sebesar 92,799 > ftabel 2,66. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketiga variabel, yaitu Gaya Hidup (X1), Harga (X2), dan Citra Merek (X3), memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci:Gaya Hidup, Harga, Citra Merek,dan Keputusan Pembelian