e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
4094 research outputs found
Sort by
Pengaruh Suasana Toko Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko UKM Moment Di Sidomulyo.
Perkembangan bisnis saat ini semakin berkembang, pelaku usaha dituntut untuk tidak hanya mempertahankan eksistensi, tetapi juga terus berinovasi agar tetap relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suasana Toko dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko UKM Moment di Sidomulyo baik secara parsial maupun simultan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei dengan teknik non-probability sampling dan sampling insidental/accidental sampling, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara Offline atau Angket. Sampel penelitian terdiri dari 84 responden yang merupakan konsumen Toko UKM Moment di Sidomulyo. Data dianalisis menggunakan Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Analisis Data Kuantitatif, serta Uji Hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan Hasil analisis secara parsial bahwa variabel Suasana Toko berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan thitung sebesar 5,942 > ttabel 1,66365, dan variabel Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan thitung sebesar 4,734 > ttabel 1,66365. Hasil uji hipotesis dibuktikan bahwa secara simultan Fhitung 45,975 > ftabel 3,11, Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua variabel Suasana Toko (X1) dan Lokasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) baik secara parsial maupun simultan Keywords: Suasana Toko dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian
Implementasi Omnibus Law Cipta Kerja: Analisis Kebijakan Pelayanan Publik bagi Pekerja Migran Indonesia
Penelitian ini menganalisis implementasi Omnibus Law Cipta Kerja terhadap kebijakan pelayanan publik bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pendekatan yuridis normatif digunakan dengan menganalisis peraturan perundang-undangan terkait dan data sekunder dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Subjek penelitian meliputi peraturan perundang-undangan terkait PMI dan data sekunder BP2MI, dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menyoroti pelonggaran perizinan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dalam Omnibus Law yang berpotensi mengurangi perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) karena pengawasan longgar. Temuan ini didukung data pengaduan ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan inkonsistensi data Pekerja Migran Indonesia (PMI) antar lembaga. Pelaksanaan kebijakan menghadapi tantangan koordinasi antar lembaga dan partisipasi publik terbatas, berdampak ambivalen: membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan risiko kerentanan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Untuk itu, penguatan pengawasan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), peningkatan koordinasi antar lembaga, serta pelibatan aktif masyarakat sipil dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam perumusan kebijakan menjadi rekomendasi penting. Implementasi Omnibus Law belum optimal dalam memberikan perlindungan komprehensif bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan regulasi baru berpotensi melemahkan perlindungan bagi pekerja migran. Implementasi kebijakan di era Omnibus Law perlu dievaluasi ulang untuk memastikan pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
Analisis Pengaruh Publikasi dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Kualitas Pelayanan Sebagai Variabel Intervening pada Aula SMKN 1 Glagah - Banyuwangi
publikasi; fasilitas; kualitas pelayanan; kepuasan pelanggan; structural equation modeling; lembaga pendidika
Epidemiologi Malaria di Indonesia Timur: Tinjauan Komprehensif Karakteristik Pasien dan Faktor Risiko (2020-2025)
Penelitian ini merupakan tinjauan epidemiologi malaria di wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi, berdasarkan studi yang dilakukan antara tahun 2020 hingga 2025. Data dikumpulkan dari berbagai lokasi penelitian dengan total kasus bervariasi, mulai dari 48 hingga lebih dari 123.000 kasus. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa proporsi kasus malaria didominasi oleh laki-laki, dengan persentase berkisar antara 55% hingga 60% di sebagian besar lokasi. Jenis malaria yang ditemukan meliputi Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, dan infeksi campuran (mix), dengan distribusi yang bervariasi antar lokasi. P. vivax cenderung lebih dominan di sebagian besar wilayah Papua dan Sulawesi Utara, sementara P. falciparum lebih banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur dan sebagian Sulawesi Utara. Rentang usia pasien sangat bervariasi, mulai dari bayi 6 bulan hingga orang dewasa di atas 65 tahun, dengan kecenderungan kasus tinggi pada kelompok usia produktif dan remaja. Temuan ini menegaskan bahwa malaria masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah Indonesia Timur dengan pola epidemiologi yang bervariasi antar daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian malaria yang terintegrasi, mempertimbangkan perbedaan karakteristik populasi dan jenis Plasmodium yang mendominasi di setiap wilayah
Menakar Minat Kunjungan Wisatawan Terhadap Bali Farm House Dengan Pemasaran Media Sosial, Kualitas Konten, dan Customer Engagement
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran media sosial, kualitas konten, dan customer engagement terhadap minat kunjungan wisatawan ke Bali Farm House di tengah meningkatnya peran media sosial sebagai sarana utama promosi destinasi wisata. Permasalahan difokuskan pada bagaimana ketiga faktor tersebut dapat mempengaruhi minat wisatawan, mengingat adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu terkait efektivitas promosi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian terpadu ketiga variabel dalam satu model berbasis Integrated Marketing Communication (IMC) pada konteks agrowisata yang mengedepankan pengalaman wisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 115 responden yang pernah terpapar konten Bali Farm House di media sosial, dengan teknik purposive sampling dan analisis menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.1.1.4. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial, kualitas konten, dan customer engagement berpengaruh positif serta signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap minat kunjungan, dengan customer engagement menjadi variabel yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi digital yang terintegrasi melalui penyajian konten yang menarik, informatif, dan autentik serta interaksi digital yang aktif mampu meningkatkan persepsi positif wisatawan dan mendorong keputusan berkunjung. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelola Bali Farm House untuk terus mengoptimalkan kualitas konten, meningkatkan interaksi dengan audiens, dan memperkuat strategi pemasaran digital guna mempertahankan daya tarik dan meningkatkan intensi kunjungan wisatawan
Implementasi Akad Istishna (Psak 404) dalam Transaksi Jual Beli Online Model Pre Order
Penelitian ini mengkaji penerapan akad Istishna' (merujuk pada PSAK Syariah 404) dalam transaksi jual beli daring dengan sistem pre-order. Melalui studi kasus kualitatif deskriptif pada seorang pelaku UMKM e-commerce di Palembang, data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis berdasarkan PSAK Syariah 404 serta Fatwa DSN-MUI No. 06/DSN-MUI/IV/2000. Hasil analisis mengungkapkan bahwa model pre-order yang dipraktikkan memiliki kesamaan mendasar dengan prinsip akad Istishna', terutama dalam hal produksi sesuai pesanan dan efisiensi modal. Akan tetapi, implementasi PSAK Syariah 404 belum optimal, terutama terkait pencatatan akuntansi formal, keberadaan kontrak tertulis yang jelas, serta manajemen risiko pembayaran dan pembatalan yang sistematis. Kendati demikian, potensi pemanfaatan akad Istishna' dalam ranah e-commerce syariah, khususnya model pre-order, dinilai signifikan. Simpulan artikel ini menekankan perlunya peningkatan pemahaman dan pendampingan bagi pelaku UMKM mengenai prinsip syariah dan akuntansi yang relevan, guna mengoptimalkan transaksi pre-order agar selaras baik dari sisi ekonomi maupun dengan prinsip muamalah Islam serta standar akuntansi syariah
Gambaran Karakteristik Penderita Malaria Di Rumah Sakit Tk Iv Dr. Aryoko Sorong Timur, Papua Barat Daya Pada Bulan September 2024 Hingga Februari 2025
Artikel ini berjudul "Gambaran Epidemiologi Penderita Malaria di Rumah Sakit TK IV Dr. Aryoko Sorong Timur, Papua Barat Daya periode September 2024 hingga Februari 2025" bertujuan untuk menggambarkan karakteristik penderita malaria serta faktor risiko terkait yang terdapat di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional cross-sectional dengan pengumpulan data sekunder dari rekam medis pasien malaria di rumah sakit. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap variabel usia, jenis kelamin, dan jenis malaria yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian malaria cukup tinggi, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia tertentu dan didominasi oleh jenis malaria tertentu. Faktor risiko utama meliputi tingginya tingkat penularan lingkungan dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pencegahan malaria. Pendekatan yang dilakukan meliputi surveillance epidemiologi yang kuat dan edukasi masyarakat berkelanjutan yang diharapkan mampu menurunkan angka kejadian dan meningkatkan ketahanan komunitas terhadap penyakit ini. Penelitian ini mendapatkan apresiasi dari pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, atas dukungan yang diberikan untuk keberhasilan studi ini. Harapan ke depan adalah pengembangan sistem peringatan dini berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi deteksi dini kasus malaria di daerah endemik.
Kata Kunci: Epidemiologi malaria, surveilans, faktor risiko, karakteristik penderita, pencegahan, Papua Barat Daya, AI, pembangunan ketahanan komunita
The Influence of Service Quality Dimensions on Customer Satisfaction Index (CSI) in CFM56 Engine Shop Visits: Case Study at PT. Burung Maintenance Facility
This study analyzes the influence of service quality dimensions on the Customer Satisfaction Index (CSI) for CFM56 Engine Shop Visits at PT. Burung Maintenance Facility (BMF). In the competitive aviation MRO industry, maintaining high service quality is crucial for customer retention. This research aimed to identify which service areas most significantly impact CSI and to formulate targeted improvement strategies. Using a qualitative descriptive methodology, data was collected through in-depth interviews with five key customers and triangulated with historical CSI data from 2020-2025. The findings reveal that Turnaround Time (TAT) and Pricing are the most critical drivers of customer dissatisfaction, with the lowest CSI scores. While Service Quality and Alignment were perceived positively, Communication and Documentation required refinement. The study concludes that customer loyalty is strongly tied to improvements in TAT reliability and pricing transparency. It is recommended that BMF’s management prioritizes a corporate-wide TAT improvement initiative, invests in expanding in-house repair capabilities to control costs and delays, and implements a structured communication protocol with tiered SLAs and regular customer reporting to enhance service delivery and secure long-term competitiveness
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Serta Implikasinya Terhadap Turnover Karyawan Pt. Aliansi Elang Mandiri Kabupaten Bolaang Mongondow
Tingginya tingkat perputaran karyawan (turnover) menjadi salah satu tantangan utama dalam mempertahankan stabilitas dan efektivitas organisasi. Fenomena ini juga dialami oleh PT. Aliansi Elang Mandiri Kabupaten Bolaang Mongondow, di mana faktor kepemimpinan dan kepuasan kerja diduga memengaruhi niat karyawan untuk bertahan atau keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasan kerja serta implikasinya terhadap turnover karyawan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Sampel penelitian terdiri atas karyawan tetap PT. Aliansi Elang Mandiri sebanyak 199 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, 2) kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover karyawan, 3) kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap turnover karyawan dan 4) kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap turnover karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kepemimpinan dan penciptaan kepuasan kerja untuk menekan tingkat turnover karyawan di lingkungan perusahaan.
Kata kunci: kepemimpinan; kepuasan kerja; turnover karyawan; SmartPLS
Studi Empiris: Peran Sistem Informasi Kepegawaian dan Jaminan Sosial dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jaminan sosial terhadap kinerja pegawai. Studi ini dilakukan pada Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 75 responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program jaminan sosial (BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan) memberikan pengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan skor rata-rata 4.16 (skala 5). Mekanisme pengaruh terjadi melalui tiga aspek utama: (1) pengurangan beban finansial untuk biaya kesehatan, (2) peningkatan rasa aman dalam bekerja, dan (3) persiapan masa depan melalui program pensiun. Namun, ditemukan bahwa pemahaman pegawai terhadap program pensiun masih rendah dengan skor hanya 3.98, serta terdapat kendala dalam prosedur klaim dan keterbatasan fasilitas kesehatan mitra BPJS. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi program, penyederhanaan prosedur klaim, dan perluasan jaringan fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan manfaat jaminan sosial. Temuan penelitian dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kesejahteraan pegawai yang berdampak pada peningkatan kinerja institusi.
Kata Kunci: jaminan sosial; kinerja pegawai; sistem informasi kepegawaian; BPJ