e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
    4094 research outputs found

    Pengaruh Persepsi Manfaat Dan Persepsi Kemudahan Terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Dompet Digital Dana ( Study Pengguna Dompet Digital Dana Di Kecamatan Kalianda)

    No full text
    Dompet digital merupakan salah satu bentuk pembayaran fintech yang semakin populer. Penggunaannya meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendukung gerakan masyarakat tanpa uang tunai (cashless society). Pengurangan penggunaan uang tunai didorong oleh berbagai faktor, seperti tingginya jumlah uang yang beredar, banyaknya kasus pemalsuan uang, dan biaya operasional besar yang dikeluarkan oleh bank sentral untuk mencetak, menyimpan, dan mendistribusikan uang tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Persepsi Manfaat Dan Persepsi Kemudahan Terhadap Kepuasan Pengguna baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang dibagikan kepada Pengguna Dompet Digital DANA di Kecamatan Kalianda, populasi pada penelitian ini adalah pengguna Dompet Digital DANA di Kecamatan Kalianda dan pengambilan sampel pada penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 130 responden, uji instrument menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik, analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (H1)  Nilai thitung 4,774 > ttabel 1,65685 artinya Persepsi Manfaat berpengaruh positif terhadap Kepuasan Pengguna. (H2) Nilai thitung 3,602 > ttabel 1,65685 artinya Persepsi Kemudahan berpengaruh positif terhadap Kepuasan Pengguna (H3) nilai fhitung 46,721 > ftabel 3,07 artinya Persepsi Manfaat dan Persepsi Kemudahan secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan Pengguna Aplikasi Dompet Digital Dana (Study Pengguna Dompet Digital DANA Di Kecamatan Kalianda). Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut : Persepsi Manfaat dan Persepsi Kemudahan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan Pengguna Aplikasi Dompet Digital Dana (Study Pengguna Dompet Digital DANA Di Kecamatan Kalianda). Kata Kunci: Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, Kepuasan Penggun

    Pengaruh Manajemen Operasional Di Era Digital Dan Perkembangan E – Commerce

    No full text
    Di era globalisasi saat ini, manajemen operasional tetap menjadi area yang sangat diminati oleh akademisi dan profesional di sektor manufaktur maupun industri. Hal ini krusial karena manajemen operasional adalah penggerak utama bisnis. Oleh karena itu, tanpa sistem manajemen operasional yang baik dan terkelola, suatu perusahaan berisiko gagal atau berhenti beroperasi. Transisi bisnis dari model tradisional ke digital mengharuskan perusahaan untuk merumuskan strategi berkelanjutan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi pemasaran digital seperti e-commerce. Namun, untuk tetap kompetitif di pasar yang semakin dinamis, perusahaan e-commerce harus mengoptimalkan operasi mereka, terutama dalam manajemen logistik, inventaris, dan layanan pelanggan. Selain itu, manajemen inventaris juga menjadi tantangan yang signifikan. Manajemen operasional terhadap penjualan E-Commerce memiliki beberapa Aspek structural atau Aspek Regulasi, Aspek Operasional, Sistem Manajemen Operasi.Kata kunci : Managemen, digital, e-commers

    Pengaruh Job Satisfaction, Perceived Organizational Support, Dan Organizational Commitment Terhadap Kinerja Karyawan Pt Langkah Eza Berkarya Tasikmalaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, persepsi dukungan organisasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Langkah Eza Berkarya Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei, menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Populasi penelitian terdiri dari seluruh karyawan PT Langkah Eza Berkarya, yang dijadikan sampel penelitian melalui teknik sensus. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Kepuasan kerja memberikan pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan perlu memperkuat strategi manajemen sumber daya manusia dengan meningkatkan kepuasan kerja, memperhatikan dukungan organisasi, serta memperkuat komitmen karyawan untuk mencapai kinerja yang optimal dan memastikan keberlanjutan organisasi.Kata Kunci: kepuasan kerja, persepsi dukungan organisasi, komitmen orgaanisasi, kinerja karyawan.

    Hubungan Information Quality, System Quality, Experience Customer Chatbot Sebagai Moderasi Terhadap Customer Satisfaction Shopee di Kota Medan

    No full text
    Perkembangan pesat e-commerce menuntut platform seperti Shopee untuk mengoptimalkan layanan pelanggan melalui teknologi chatbot. Penelitian ini mengkaji hubungan Information Quality dan System Quality chatbot Shopee terhadap Customer Satisfaction dan Experience Customer Chatbot sebagai variabel moderasi pada pelanggan di Kota Medan, dengan menggunakan Information System Succsess Model (ISSM) sebagai dasar teori. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan survey kuesioner online kepada 100 responden purposive sampling, dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui Smart-PLS 4.0 untuk menguji empat hipotesis hubungan variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan siginifikan antara Information Quality dengan Customer Satisfaction. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara System Quality dengan Customer Satisfaction. Experience Customer Chatbot memoderasi hubungan antara Information Quality dan Customer Satisfaction secara positif dan signifikan. Experience Customer Chatbot memoderasi hubungan antara System Quality dan Customer Satisfaction secara negatif dan signifikan. Kata Kunci: Kualitas Informasi, Kualitas Sistem, Pengalaman Pengguna Chatbot, Chatbot Shopee, Kepuasan Pelangga

    Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Bus Listrik Di Kota Medan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh tangible, responsiveness, empathy, assurance dan reliability terhadap consumer satisfaction. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan teksnik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 96 responden. Data penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner terhadap pengguna bus listrik Medan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SMART-PLS versi 4.0. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM), model pengukuran (outer model), pengukuran structural (inner model) dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tangible berpengaruh positif terhadap berpengaruh positif terhadap consumer satisfaction, responsiveness tidak berpengaruh positif terhadap consumer satisfaction, empathy berpengaruh  positif  terhadap consumer satisfaction, assurance tidak berpengaruh positif terhadap consumer satisfaction dan reliability berpengaruh positif terhadap consumer satisfaction. Kata kunci: tangible, responsiveness, empathy, assurance, reliability, consumer  satisfactio

    Kinerja Sosial dan Kinerja Lingkungan sebagai Determinan Kinerja Keuangan: Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2021–2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kinerja sosial dan kinerja lingkungan berkontribusi terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui metode dokumentasi, yaitu pengumpulan annual report dan sustainability report yang diunduh dari situs resmi BEI serta laman resmi masing-masing perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 89 perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI, sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 15 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, mencakup uji t, uji F, serta koefisien determinasi Adjusted R². Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, kinerja lingkungan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, hasil uji F mengonfirmasi bahwa kinerja sosial dan kinerja lingkungan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI. Nilai Adjusted R² sebesar 0,372 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 37,2% variasi dalam kinerja keuangan

    Hubungan Pola Asuh Otoriter Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kabupaten Fakfak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan perilaku seksual pranikah pada remaja di Kabupaten Fakfak. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 137 remaja berusia 15–21 tahun melalui kuesioner daring. Instrumen yang digunakan adalah skala pola asuh otoriter dan skala perilaku seksual pranikah. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter dan perilaku seksual pranikah (r = 0,515; p < 0,05). Semakin tinggi tingkat pola asuh otoriter, semakin besar kecenderungan remaja terlibat dalam perilaku seksual pranikah. Penelitian ini menekankan pentingnya pola asuh yang komunikatif dan edukatif dalam mendampingi remaja.Kata kunci: pola asuh otoriter; perilaku seksual pranikah; remaja; Kabupaten Fakfa

    Pengaruh Keterbatasan Anggaran Terhadap Efektivitas Program Pelatihan Tenaga Kerja Studi Kasus Disnakertrans Sulawesi Selatan

    No full text
    Penelitian ini menganalisis dampak keterbatasan anggaran terhadap efektivitas program pelatihan tenaga kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia, dengan anggaran sebagai faktor pendukung utama. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan yang terlibat dalam pelaksanaan program pelatihan. Analisis regresi linier sederhana diterapkan untuk menguji pengaruh batasan anggaran terhadap efektivitas program. Untuk menjamin kualitas data, penelitian ini melakukan uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik seperti normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara keterbatasan anggaran dengan efektivitas program. Artinya, semakin terbatasnya anggaran dikaitkan dengan berkurangnya efektivitas dalam mencapai tujuan pelatihan. Uji koefisien determinasi menegaskan bahwa keterbatasan anggaran berkontribusi terhadap variasi efektivitas pelaksanaan program pelatihan.Kata Kunci: Kendala Anggaran, Efektivitas Program, Pelatihan Tenaga Kerj

    Peran Budaya Komunikasi Interpersonal Dalam Memberdayakan Badan Usaha Milik Desa Talafu Di Kecamatan Botomuzoi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran budaya komunikasi interpersonal dalam penerapan program pemberdayaan BUMDes Talafu di Kecamatan Botomuzoi. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi tantangan komunikasi antara pengelola BUMDes dan masyarakat serta mencari solusi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola BUMDes, masyarakat setempat, dan observasi lapangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa salah satu hambatan utama adalah keterlambatan informasi, yang berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan BUMDes. Misalnya, perubahan jadwal atau lokasi kegiatan yang tidak diinformasikan tepat waktu menyebabkan kebingungan dan ketidakhadiran warga. Selain itu, media komunikasi seperti papan pengumuman atau surat resmi tidak selalu efektif karena tidak semua warga mengaksesnya. Pola komunikasi formal yang dimulai dari rapat internal pengurus dan diteruskan melalui perangkat desa atau tokoh masyarakat juga belum sepenuhnya efektif. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai budaya setempat seperti gotong royong dan norma adat mempengaruhi penerimaan masyarakat terhadap program BUMDes. Program yang sesuai dengan adat lebih mudah diterima, sementara yang berbasis teknologi cenderung mendapat respons lambat. Faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan pemberdayaan adalah peran tokoh adat, kredibilitas sumber informasi, dan penggunaan saluran komunikasi yang sesuai. Hambatan-hambatan ini dapat menghambat keberhasilan program, sehingga peningkatan komunikasi dan penyesuaian dengan adat lokal sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.Kata Kunci: Budaya, Komunikasi, Interpersonal, Pemberdayaan BUMDes

    Transformasi Kepemimpinan Dalam Era Digital Untuk Mendorong Inovasi Dan Meningkatkan Kinerja Organisasi

    No full text
    Transformasi digital telah mengubah paradigma kepemimpinan modern, menuntut adaptasi strategi leadership yang responsif terhadap dinamika teknologi dan inovasi. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana transformasi kepemimpinan di era digital dapat mendorong kultur inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Melalui pendekatan tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis evolusi gaya kepemimpinan dari model tradisional menuju digital leadership yang mengintegrasikan teknologi, kolaborasi virtual, dan pengambilan keputusan berbasis data. Temuan utama menunjukkan bahwa digital leadership yang efektif dicirikan oleh kemampuan adaptasi teknologi, kecerdasan emosional digital, dan kompetensi dalam memfasilitasi inovasi kolaboratif. Integrasi antara transformational leadership dan digital competencies terbukti signifikan meningkatkan innovation capability, employee engagement, dan organizational performance. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan implementasi seperti digital divide, resistance to change, dan kebutuhan pengembangan digital skills. Model kepemimpinan hybrid yang menggabungkan human-centric approach dengan technology-enabled processes menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menciptakan sustainable competitive advantage. Implikasi praktis mencakup pentingnya systematic leadership development, digital transformation roadmap, dan culture change management untuk mengoptimalkan kinerja organisasi di era digital. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan digital leadership framework dan practical guidelines bagi organisasi yang sedang mengalami transformasi digital. Kata Kunci: Transformasi kepemimpinan; digital leadership; inovasi organisasi; kinerja organisasi; transformasi digital; manajemen perubahan; kultur inovasi

    255

    full texts

    4,094

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇