e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
4094 research outputs found
Sort by
Pengaruh Harga, Cita Rasa Dan Store Atmosphere Terhadap Keputusan Pembelian Pada Resto Steak Garasi Sukoharjo
Penelitiaan ini menggunakan metode kuantitatif. Masalah dalam penelitian ini apakah ada pengaruh yang signifikan harga, cita rasa dan store atmosphere terhadap keputusan pembelian konsumen resto Steak Garasi Sukoharjo. Pengambilan sampel adalah dengan menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah 97 sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji multikolinearitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, uji t, uji F dan uji R2. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua pernyataan mengenai harga, cita rasa dan store atmosphere, keputusan pembelian dinyatakan valid karena p-value 0,60. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa semua variabel telah lolos uji mulkolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas dan uji normalitas. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan Y = 1,476 + 0,238 X1 + 0,404 X2 + 0,596 X3 + e. Hasil uji t menunjukkan bahwa harga (X1), cita rasa (X2) dan store atmosphere (X3) berpengaruh signnifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada resto Steak Garasi. Hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 91,164 yang artinya model regresi yang digunakan dalam peneltian ini sudah tepat. Hasil uji R2 menunjukkan sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 73,8%, sisanya 26,2% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel lain yang diteliti misalnya lokasi, kualitas pelayanan, fasilitas dan promosi Kata Kunci: Harga, Cita Rasa, Store Atmosphere dan Keputusan Pembelian
Pengaruh Resiliensi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh dengan Kepemimpinan Transformasional sebagai Variabel Moderator
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisa pengaruh Resiliensi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh dengan Kepemimpinan Transformation sebagai Variabel Moderator. Jenis Penelitian ini adalah Ekplanotary Research. Dengan mengunakan metode penelitian Kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah seluruh Pegawai yang berada di Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh yang berjumlah 41 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan teknik sampel jenuh, dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer dan Data Skunder. Data diolah dengan mengunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varian Partial Least Square (PLS), dengan mengunakan aplikasi Smart PLS4. Hasil penelitian uji hipotesis menunjukan bahwa Resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai .Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kepemimpinan Transformasional tidak memoderasi hubungan resiliensi dan kinerja secara signifikan pada Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh Kepemimpinan Transformasional tidak memoderasi hubungan Kompetensi dan kinerja secara signifikan pada Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh. Kata Kunci: Resiliensi, Kompetensi, Kepemimpinan Transformation, Kinerj
Pengaruh Fee Audit, Audit Tenure, Ukuran Perusahaan dan Komite Audit Terhadap Kualitas Audit Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2019 - 2023
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Fee Auidt, Audit Tenure, Ukuran Perusahaan dan Komite Audit. Lokasi penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian Asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampai penelitian ini dilakukan, terdapat 27 perusahaan dengan jangka waktu 5 tahun yaitu 2019 sampai dengan 2023, sehingga menghasilkan 135 laporan keuangan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Fee Audit tidak berpengaruh terhadap Kualitas Audit, Audit Tenure tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap kualitas audit dan komite audit berpengaruh terhadap kulitas audit. Sedangkan secara simultan semua variabel Fee Audit, Audit Tenure, Ukuran Perusahaan dan Komite Audit, secara simultan berpengaruh terhadap Kualitas Audit. Kontribusi pengaruh variabel-variabel tersebut sebesar 56,3%. Kata Kunci: Kualitas Audit, Fee Audit, Audit Tenure, Ukuran Perusahaan, Komite Audi
Evaluasi Penerapan Pmk 59 Tahun 2022 Terhadap Pengawasan Wajib Pajak Instansi Pemerintah Oleh Kpp Pratama Lubuk Pakam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 pada proses penyetoran Pajak Pertambahan Nilai oleh Bendahara Instansi Pemerintah dan melakukan evaluasi atas penerapan peraturan tersebut pada KPP Pratama Lubuk Pakam serta menjelaskan kegiatan Pengawasan Bendahara Instansi Pemerintah sebelum dan sesudah penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022. Evaluasi dinilai menggunakan kriteria Evaluasi Kebijakan yang telah dikeluarkan OECD pada Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi retrospektif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pada penelitian ini, data dan fenomena akan dikumpulkan melalui informan lalu dianalisis menggunakan triangulasi sumber data yaitu data sekunder dari studi literatur dan data primer dari hasil wawancara terhadap informan yang terlibat langsung dengan kegiatan pengawasan wajib pajak instansi pemerintah pada KPP Pratama Lubuk Pakam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 pada KPP Pratama Lubuk Pakam sudah dilakukan sepenuhnya meskipun mengalami kendala pada proses pengumpulan data belanja wajib pajak instansi akibat dari minimnya jumlah pelaporan SPT Masa Unifikasi untuk pelaporan PPN. Hasil evaluasi penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 menunjukkan peningkatan yang signifikan pada penerimaan pajak dari sektor bendahara instansi pemerintah dan terdapat kendala yang menjadi tantangan bagi Account Representative dalam menjalankan tugas pengawasan wajib pajak instansi pemerintah.
Kata Kunci: pengawasan wajib pajak instansi pemerintah; evaluasi kebijakan; kriteria OEC
ESG, Kinerja dan Risiko Perusahaan: Dimoderasi oleh Board Gender Diversity
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan ESG (Environtmental, Social, and Governance) dan efek moderasi Board Gender Diversity terhadap kinerja dan risiko perusahaan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan non-keuangan yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2016 – 2021. Variabel dependen pada penelitian ini ada dua yaitu kinerja dan risiko perusahaan. Kinerja perusahaan menggunakan dua pengukuran yaitu pada rasio ROA dan ROE. Risiko perusahaan juga menggunakan dua pengukuran yaitu risiko sisteamtis (Beta) dan risiko total (standard deviation). Variabel independen penelitian ini adalah pengungkapan ESG (Environtmental, Social, and Governane). Variabel moderasi penelitian ini adalah Board Gender Diversity . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja perusahaan, sedangkan pada risiko tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Board Gender Diversity mempunyai peran memperkuat pengaruh positif pengungkapan ESG terhadap kinerja perusahaan
The Influence of Corporate Governance on the Risk Disclosure Index: Evidence from Indonesia's Insurance Industry 2024
Seiring dengan meningkatnya tuntutan transparansi yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.44/POJK.05/2020, penelitian ini menguji pengaruh mekanisme tata kelola perusahaan terhadap Risk Disclosure Index (RDI) di industri asuransi Indonesia. Studi ini menginvestigasi dampak ukuran dewan direksi, ukuran komite audit, dan kepemilikan internal terhadap kualitas pengungkapan risiko. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, dimana data sekunder dianalisis dari laporan tahunan auditan 2024 milik 55 perusahaan asuransi di BEI yang dipilih melalui purposive sampling. RDI diukur menggunakan sistem skor (0-2) berbasis sembilan kategori risiko POJK untuk menilai kualitas mitigasi yang diungkapkan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda OLS, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris mengenai efektivitas struktur tata kelola dalam meningkatkan transparansi pelaporan risiko.
Kata Kunci: Tata Kelola Perusahaan, Risk Disclosure Index (RDI), Industri Asurans
Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan Dan Promosi Terhadap kepuasan konsumen Pada Grand Elty Krakatoa
Industri pariwisata merupakan salah satu industri terbesar dan merupakan sektor jasa dengan tingkat pertumbuhan paling pesat di dunia saat ini, Bersama dengan industri teknologi dan informasi. Objek wisata merupakan produk jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan jasa dengan harapan agar konsumen datang untuk berkunjung dan menikmati objek wisata yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan Dan Promosi Terhadap Kepuasan konsumen baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang dibagikan kepada pengunjung yang pernah menginap di Grand Elty Krakatoa, populasi pada penelitian ini adalah semua pengunjung yang pernah menginap di Grand Elty Krakatoa, dan pengambilan sampel pada penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 97 responden, uji instrument menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik, analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (H1) Nilai thitung 2,552 > ttabel 1.661 artinya Harga berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kepuasan konsumen. (H2) Nilai thitung 4,207 > ttabel 1.661 artinya Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kepuasan konsumen (H3) Nilai thitung 10,280 > ttabel 1.661 artinya promosi berpengaruh positif dan Signifikan terhadap kepuasan konsumen (H4) nilai fhitung 78,803 > ftabel 2,70 artinya harga, kualitas pelayanan dan promosi secara simultan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Grand Elty Krakatoa (Study kasus tamu menginap di Grand Elty Krakatoa). Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut : harga, kualitas pelayanan dan promosi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Grand Elty Krakatoa (Study kasus tamu menginap di Grand Elty Krakatoa) Kata Kunci: Harga, Kualitas Pelayanan, Promosi, Kepuasan Konsume
Critical Thinking sebagai Kompetensi Kunci: Strategi Pengembangan dan Implikasinya terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z
Critical thinking merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang melibatkan analisis, evaluasi, refleksi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi yang valid. Dalam konteks dunia kerja modern, kompetensi ini menjadi penting terutama bagi Generasi Z yang tumbuh di era digital dengan paparan informasi yang sangat besar. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mengkaji bagaimana critical thinking dikembangkan serta implikasinya terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman, Problem-Based Learning, simulasi digital, dan budaya organisasi yang mendukung mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Critical thinking terbukti berdampak langsung pada produktivitas, kualitas keputusan, serta kemampuan adaptasi karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan strategi pengembangan yang terstruktur agar kompetensi ini berkembang secara optimal.Kata kunci : Critical thinking; Generasi Z; kinerja karyawan; strategi pengembanga
Peran Mediasi Brand Image Dalam Hubungan Antara Relationship Marketing Dan Digital Marketing Terhadap Customer Loyalty: Studi Kasus Toko Salsa Parfum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relationship marketing dan digital marketing terhadap customer loyalty dengan brand image sebagai variabel mediasi (studi kasus toko salsa parfum). Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu nonprobability sampling, jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 97 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dalam bentuk google form. Pengujian analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS dan partial least square versi 4. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa relationship marketing tidak berpengaruh terhadap customer loyalty, digital marketing berpengaruh terhadap customer loyalty, brand image mampu menghubungkan relationship marketing terhadap customer loyalty, kemudian brand image tidak mampu memberikan hubungan antara digital marketing terhadap customer loyalty dan customer loyalty berpengaruh terhadap brand image Kata Kunci: Relationship Marketing, Digital Marketing, Customer Loyalty, Brand Image AbstrackThis study aimed to determine the effect of relationship marketing and digital marketing on customer loyalty with brand image as a mediating variable (case study of the Salsa perfume store), the samples, 97 customers as respondent, were determined using nonprobability sampling. The data collection technique used in this study was a Google form questionnaire, whereas the analysis test used was SPSS and partial least square version 4. The study findings demonstrated that relationship marketing did not influence customer loyalty, while digital marketing did. Then, brand image could connect relationship marketing to customer loyalty, but it could not do the same thing between digital marketing and customer loyalty, loyalty as identified that customer loyalty influenced brand image Keywords: Relationship Marketing, Digital Marketing, Customer Loyalty, Brand Image
Dampak Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Ulang Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Mediasi
Makalah ini mengeksplorasi hubungan antara kualitas produk dan minat beli ulang pada sektor UMKM di Malinau, dengan mempertimbangkan kepuasan pelanggan sebagai konstruk mediasi. Sebagai aspek mendasar dalam penilaian konsumen, kualitas produk sangat menentukan apakah pelanggan bersedia melakukan pembelian ulang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan dari 80 konsumen yang secara aktif berinteraksi dengan UMKM di wilayah tersebut. Analisis data dilakukan melalui Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dan secara tidak langsung mendorong niat beli ulang melalui peran mediasi tersebut. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya bagi UMKM untuk memprioritaskan peningkatan kualitas produk guna mempertahankan daya saing dan memastikan loyalitas konsumen. Saran untuk penerapan praktis serta arah penelitian selanjutnya juga dibahas. Kata Kunci: kualitas produk, kepuasan pelanggan, minat beli ulang, UMKM, Malinau, medias