e-Jurnal STIE AMKOP Makassar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
4094 research outputs found
Sort by
Peran Kepemimpinan Transformasional Dan Dashboard Business Intelligence Dalam Meningkatkan Kinerja Penjualan Melalui Implementasi Lean Operation Pada Industri Manufaktur Alat Berat
Industri manufaktur alat berat mengalami disrupsi signifikan akibat akselerasi digitalisasi dan intensifikasi kompetisi global. Kondisi ini mengharuskan konvergensi antara kepemimpinan strategis dengan sistem informasi terintegrasi untuk mencapai optimalisasi Performance operasional dalam menghadapi volatilitas pasar dan kompleksitas supply chain. Riset ini bertujuan menganalisis secara empiris korelasi kepemimpinan Transformatif dan implementasi Dashboard Business Intelligence terhadap performansi penjualan dengan Lean Operation sebagai variabel intervening pada salah satu perusahaan manufaktur alat berat di Kabupaten Tangerang. Metodologi penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui Structural Equation Modeling (SEM) dengan teknik analisis jalur. Data primer diperoleh melalui survei terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik statistik inferensial. Instrumen penelitian telah melalui proses validasi dan uji reliabilitas untuk memastikan akurasi pengukuran variabel laten yang diteliti. Temuan empiris mengindikasikan bahwa kepemimpinan Transformatif dan Lean Operation menunjukkan signifikansi statistik terhadap performansi penjualan. Sebaliknya, Dashboard Business Intelligence hanya menunjukkan pengaruh signifikan terhadap implementasi Lean Operation tanpa efek langsung pada performansi penjualan. Efek mediasi Dasbor BI terhadap performansi penjualan terkonfirmasi melalui implementasi Lean Operation. Implikasi teoritis penelitian ini menegaskan urgensi kepemimpinan Transformatif dalam optimalisasi performansi penjualan melalui pengembangan role model kepemimpinan. Namun demikian, Dashboard Business Intelligence mengalami limitasi efektivitas akibat periode transisi digitalisasi platform yang belum mencapai maturitas optimal dalam organisasi.Kata kunci: kepemimpinan Transformatif, Lean Operation, Dasbor BI, kinerja penjualan
Pengaruh Kompetensi, Pelatihan Dan Independensi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Profesionalisme APIP Sebagai Variabel Intervening Di Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh kompetensi, pelatihan dan independensi terhadap kinerja pegawai melalui profesionalisme APIP sebagai variabel intervening di Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 responden. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 3. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap profesionalisme pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap profesionalisme pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh positif dan signifikan independensi terhadap profesionalisme pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan pelatihan terhadap kinerja pegawai pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh positif dan signifikan independensi terhadap kinerja pegawai pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan profesionalisme terhadap kinerja pegawai pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Profesionalisme tidak mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Profesionalisme tidak mampu memediasi pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci. Profesionalisme tidak mampu memediasi pengaruh independensi terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci.Kata Kunci: Kompetensi, Pelatihan, Independensi, Profesionalisme APIP dan Kinerja Pegawai
Menjaga Manajemen Hubungan Pelanggan, Kualitas Layanan dan Kearifan Lokal Bersama BAKTI-Komdigi Membangun Negeri
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen hubungan pelanggan di Pulau Batam melalui kearifan lokal, strategi inovatif, dan solusi berkelanjutan yang dapat membantu UMKM menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan alat analisis SmartPLS/SEM. Sebanyak 410 responden diperoleh dengan mendistribusikan kuesioner melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen hubungan pelanggan mendukung kinerja BAKTI. Namun, kualitas layanan tidak mendukung kinerja. Sementara lokal wisdom tetap menjadi prioritas yang mendukung kinerja Bakti Komdigi, sehingga menjadi bagian yang menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan kearifan lokal, tetap dipertahankan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian terhadap kualitas layanan yang diharapkan oleh masyarakat. Terdapat kesadaran akan layanan literasi digital yang maksimal sehingga mampu mendukung keinginan masyarakat yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kinerja BAKTI-Komdigi akan terus meningkat seiring dengan kearifan lokal di bidang 3T, sehingga jangkauan akses jaringan penyedia layanan internet dapat membantu bisnis dan masyarakat di masa mendatang
Pengaruh Literasi Akuntansi, Manajemen, dan Kewirausahaan Terhadap Kesiapan Berwirausaha Agroteknologi pada Mahasiswa di Labuhanbatu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi akuntansi, manajemen, dan kewirausahaan terhadap kesiapan berwirausaha agroteknologi pada mahasiswa di Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Agroteknologi pada Universitas Labuhanbatu, Universitas Al Washliyah Labuhanbatu, dan Universitas Islam Labuhanbatu. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden sebanyak 100 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi akuntansi, manajemen, dan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha agroteknologi. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapan berwirausaha agroteknologi. Variabel kewirausahaan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam merancang kurikulum dan pembelajaran yang mampu meningkatkan kesiapan berwirausaha mahasiswa agroteknologi.Kata Kunci: Literasi Akuntansi, Manajemen, Kewirausahaan, Kesiapan Berwirausaha, Agroteknologi
Integrasi Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dan Quality Control: Bukti Empiris pada Angliss Bakery Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Akuntansi Manajemen (SIAM) dalam mendukung efektivitas quality control produk roti pada Angliss Bakery Medan. Studi dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak manajemen serta staf produksi dan quality control. Data yang dianalisis meliputi data produksi, data keuangan terkait mutu, format pelaporan, instrumen pengecekan mutu, serta alur sistem informasi dan quality control yang diterapkan di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIAM di Angliss Bakery telah berkontribusi dalam penyediaan informasi operasional dan pelaporan biaya yang membantu pengambilan keputusan, terdapat beberapa kendala operasional antara lain keterlambatan pengumpulan data, penggunaan pencatatan manual (Excel) yang belum terintegrasi, serta koordinasi antarbagian yang belum optimal sehingga efektivitas pengendalian mutu belum sepenuhnya maksimal. Tingkat produk cacat dan retur menunjukkan kebutuhan perbaikan proses dan peningkatan kecepatan respons manajerial. Penelitian merekomendasikan peningkatan integrasi sistem informasi, otomasi pelaporan mutu secara real-time, serta penguatan prosedur SOP dan pelatihan SDM untuk memperbaiki efektivitas quality control. Kata kunci: Sistem Informasi Akuntans
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Sektor Kesehatan Di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa ada tidaknya pengaruh antara Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas terhadap Return Saham yang dilakukan secara parsial pada perusahan sektor Kesehatan yang tergabung di Bursa Efek Indonesia pada periode 2017 - 2021. Terdapat 13 sampel yang dipakai, yang diambil dengan teknik pengambil sampel berupa purposive sampling. Jenis Data adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website idx. Analisis yang digunakan oleh peneliti adalah regresi berganda dengan pengujian uji t yang diolah pada aplikasi Eviews-12. Variabel independen yaitu Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas dengan variabel dependen yaitu Return saham. Hasil penelitian diketahui bahwa Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas secara parsial tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap return saham
Peran Work Environment Dalam Memoderasi Pengaruh Motivasi Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Karyawan Generasi Z di Semarang)
Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan stres kerja pada kepuasan kerja, serta mengeksplorasi peran moderasi work environment dalam pengaruh antar variabel tersebut pada pekerja Generasi Z di wilayah Semarang. Metode penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Sampel terdiri dari 100 karyawan Generasi Z yang berkarier di perusahaan startup maupun non-startup. Pengumpulan data menggunakan platform survei online Google Form dengan analisis statistik melalui SPSS versi 26. Temuan menunjukkan: (1) Motivasi Kerja berpengaruh positif signifikan pada Kepuasan Kerja; (2) Stres Kerja berpengaruh positif signifikan pada Kepuasan Kerja; dan (3) Work Environment berhasil memoderasi pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja, tetapi gagal memoderasi pengaruh Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja. Diharapkan riset ini dapat memberikan rujukan bagi pihak manajemen perusahaan startup maupun non-startup dalam merancang strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan Generasi Z, melalui penguatan motivasi kerja, pengelolaan stres kerja secara adaptif, dan memperhatikan lingkungan kerja agar kondusif dan mendukung pekerjaan karyawan secara optimal.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Stres Kerja, Work Environment, Kepuasan Kerja, Generasi
Konsep Biaya Produksi Produk Pertanian dan Pangan
Penelitian bertujuan untuk mengkaji konsep biaya produksi dalam industri pangan dan pertanian. Pemahaman yang mendalam tentang konsep biaya produksi tidak hanya membantu petani, atau perusahaan yang bergerak di bidang pertanian untuk menentukan harga jual yang kompetitif, tetapi juga berfungsi sebagai metode penghitungan margin keuntungan, dan mengefisienkan operasional. Penelitian ini ditulis menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang bermanfaat untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyimpulkan hasil penelitian terkait topik yang dikaji secara sistematis dan terstruktur. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses), yang bertujuan untuk memastikan transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses SLR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelusuran jurnal terindeks scopus dengan kata kunci big data dan manajemen data pertanian diperoleh 84 literatur, dimana 62 literatur memasuki fase seleksi, dan pada fase retrieval tetap tersisa 62 literatur. Setelah jurnal di-download, kemudian di-upload ke sistem, tersisa 25 artikel saja yang paling relevan dengan topik. Biaya produksi pada pembuatan produk pertanian dan industri pangan, menghitung keuntungan dari biaya produksi yang meliputi biaya tenaga kerja, biaya bahan baku, biaya listrik, biaya pre-treatment, biaya bahan untuk pemeliharaan tanaman, dan biaya pakan. Biaya pemeliharaan tanaman, dan biaya pakan merupakan biaya terbesar pada sektor pertanian dan peternakan, jumlahnya bisa mencapai 60% dari total biaya keseluruhan. Sedangkan pada industri pangan, biaya pre-treatment menjadi biaya paling besar, mencapai 33% dari total biaya produksi. Intensifikasi merupakan strategi dalam menekan biaya produksi pada sistem pertanian berkelanjutan, sedangkan biokonversi, dan daur ulang menjadi strategi menekan biaya produksi pada industri pangan.
Kata kunci: biaya produksi, pangan, pertanian, SL
Evolusi Pemasaran Digital, Peran Media Sosial dan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Keterlibatan dan Loyalitas Konsumen
Artikel ini membahas evolusi pemasaran digital dengan fokus pada peran media sosial dan kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan keterlibatan dan loyalitas konsumen. Melalui tinjauan pustaka terhadap sepuluh artikel ilmiah, ditemukan bahwa strategi pemasaran berbasis AI lebih efektif dalam mendorong interaksi dan konversi dibandingkan pendekatan konvensional. Personalisasi konten dan promosi eksklusif terbukti meningkatkan intensi pembelian, sementara media sosial berperan penting dalam membangun kesadaran merek. Buying intention berfungsi sebagai variabel mediasi antara strategi digital dan keputusan pembelian akhir. Studi ini menekankan pentingnya integrasi teknologi digital, psikologi konsumen, dan strategi branding untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang relevan dan berkelanjutan
Pengaruh Experiential Marketing, Kualitas Produk, Promosi dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada UMKM Agus Keramik Brebes
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengetahui pengaruh Experiential Marketing, Kualitas Produk, Promosi, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada UMKM Agus Keramik Brebes. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan uji analisis regresi linear berganda, melibatkan 100 responden yang merupakan pelanggan dari Agus Keramik. Hasil penelitian menunjukan jika Experiential Marketing, Kualitas Produk, dan Promosi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan Experiential Marketing, Kualitas Produk, Promosi dan Harga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Experiential Marketing terbukti lebih dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini mengungkapkan jika peningkatan Experiential Marketing, kualitas produk, dan promosi yang efisien dapat memperbaiki Keputusan Pembelian