Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
6827 research outputs found
Sort by
STUDI LITERASI PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA (MATERI MASA PUBERTAS) DI KELAS VI SD NEGERI PAKUHAJI KABUPATEN SUKABUMI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas media video pembelajaran pada mata pelajaran IPA materi masa pubertas di kelas VI SD Negeri Pakuhaji Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Hannafin and Peck, yang meliputi tiga tahap: analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan implementasi. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas VI SD Negeri Pakuhaji. Hasil uji kelayakan oleh ahli media, ahli desain instruksional, dan ahli materi menunjukkan bahwa video pembelajaran sangat layak digunakan dengan persentase masing-masing 91,11%, 94%, dan 96%. Selain itu, uji efektivitas menggunakan N-Gain Score menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 75,32% (kategori efektif). Ini membuktikan bahwa pengembangan video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi masa pubertasPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas media video pembelajaran pada mata pelajaran IPA materi masa pubertas di kelas VI SD Negeri Pakuhaji Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Hannafin and Peck, yang meliputi tiga tahap: analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan implementasi. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas VI SD Negeri Pakuhaji. Hasil uji kelayakan oleh ahli media, ahli desain instruksional, dan ahli materi menunjukkan bahwa video pembelajaran sangat layak digunakan dengan persentase masing-masing 91,11%, 94%, dan 96%. Selain itu, uji efektivitas menggunakan N-Gain Score menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 75,32% (kategori efektif). Ini membuktikan bahwa pengembangan video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi masa pubertas. 
EFEKTIVITAS PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE BERJENJANG DI KEJAKSAAN DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA INDONESIA
Sistem Peradilan pidana di Indonesia sendiri telah banyak mengalami banyak perkembangan dalam beberapa dekade terakhir salah satunya ialah muncul konsep Restorative Justice. Lembaga kejaksaan republik Indonesia sebagai bagian dari sistem peradilan pidana telah menerapkan konsep Restorative Justice secara berjenjang sebagai penyelesaian tindak pidana di luar persidangan hal ini dapat dilihat dengan dikeluarkannya Perja No 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Penelitian ini mengkaji tentang Efektivitas dari penerapan restorative justice secara berjenjang di kejaksaan. Penelitian ini memakai metode penelitian Yuridis Normatif dengan mengkaji peraturan dan norma hukum yang berlaku sebagai dasarnya. Hasil dari penelitian ini ialah penerapan restorative justice secara berjenjang di kejaksaan dapat dikatakan berjalan secara baik jika dikaji di dalam Dimensi Hukum dan Dimensi sosial.
Kata Kunci : Restorative Justice, Kejaksaan, Efektivita
E Zakat Education In Islamic Boarding Schools: The Relationship Between Persuasive Communication By The Darussyifa Islamic Boarding School Upz And Increasing Interest In Zakat
Zakat education in Islamic boarding schools is an important instrument in fostering religious awareness and reducing social inequality through the fair distribution of wealth. However, the potential of zakat in Indonesia is still far from being realized, including in Islamic boarding schools, which have a large Muslim community base. This study aims to analyze the role of zakat education through the persuasive communication strategies of the Zakat Collection Unit (UPZ) of the Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA Islamic Boarding School in Sukabumi in increasing the interest of muzaki. The research method used a quantitative approach with a field study design. The research sample consisted of 63 respondents determined using the Slovin formula from a population of 168 muzaki. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire and then analyzed using significance tests and determination coefficients. The results showed that the motivation dimension had a significant effect on the interest of muzaki in paying zakat (p = 0.004), while the communicator's ability dimension was not significant (p = 0.127). The R² value of 0.931 indicates that the persuasive communication model can explain 93.1% of the variation in muzaki interest. However, the message relevance (45.1%) and follow-up motivation (50.7%) indicators are still relatively low. These findings confirm that emotional factors are more dominant than technical skills in influencing muzaki interest. The practical implications of this study encourage the optimization of peripheral pathways in the Elaboration Likelihood Model through emotional narratives, inspirational figures, and mustahik testimonials. Further research is recommended to explore the role of digital media, audience segmentation, and visual storytelling in strengthening the message of zakat
UNVEILING IDEOLOGY IN FOLKLORE: A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF THE TIMUN MAS AND BUTO IJO SCRAPBOOK THROUGH FAIRCLOUGH’S FRAMEWORK
This study aims to uncover the ideology embedded in the folk tale scrapbook of Timun Mas and Buto Ijo through the Critical Discourse Analysis (CDA) approach based on Norman Fairclough's model. Folk tales, as a form of cultural narrative, not only convey moral messages but also represent social constructions, power relations, and ideological values that exist within society. Using Fairclough's three-dimensional analysis (text, discourse practice, and social practice), this research explores how the visuals and narrative in the scrapbook reflect and reproduce certain ideologies, such as the relationship between power and bravery, the representation of female characters, and moral antagonism. The analysis results show that the text structure and visual elements in the scrapbook contribute to a re-interpretation of gender roles, power dominance, and resistance through the symbolism of the Timun Mas character. This study emphasizes the importance of a critical reading of culture-based learning media in revealing the hidden ideologies that shape the way young people think.
Keywords: Critical Discourse Analysis, Folk Tale, Fairclough, Ideology, scrapbook, Timun Ma
Pengaruh Kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam dan pengaruhnya terhadap tanggung jawab siswa di SMK
Responsibility is a core element in the formation of student character, particularly in vocational schools that emphasize discipline and integrity. This study aims to determine the extent to which the personality competence of Islamic Education (PAI) teachers influences students' sense of responsibility at SMKN 1 Bawen. A quantitative approach was employed using a correlational survey method, involving a randomly selected sample of 100 tenth-grade students. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Spearman Rank correlation technique. The final analysis revealed a positive and significant relationship between the personality competence of PAI teachers and students’ sense of responsibility, with a correlation coefficient of 0.515 and a significance level of 0.000 (p < 0.01). These findings suggest that strong personal qualities in teachers, such as honesty and exemplary behavior, play a vital role in fostering students’ sense of responsibility. Therefore, character development among students can be effectively initiated by enhancing the personal competence of teachers.
Abstrak
Sikap tanggung jawab merupakan elemen utama saat pembentukan karakter siswa, khususnya di sekolah kejuruan yang menuntut kedisiplinan dan integritas. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tanggung jawab siswa di SMKN 1 Bawen. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional, dengan jumlah siswa yang terlibat sebanyak 100 siswa kelas X yang telah dipilih secara acak. Data didapat dari kuesioner dan dianalisis dengan teknik korelasi Spearman Rank. Hasil akhir analisis memaparkan ada hubungan positif dan signifikan pada kompetensi kepribadian guru PAI dan sikap tanggung jawab siswa, dengan angka nilai koefisien korelasi sebesar 0,515 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,01). Pada temuan ini telah ditarik kesimpulan bahwa kualitas pribadi guru yang baik, seperti kejujuran dan keteladanan, memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab pada siswa. Oleh karena itu, penguatan karakter siswa dapat dimulai dengan peningkatan kualitas kepribadian guru.Responsibility is a core element in the formation of student character, particularly in vocational schools that emphasize discipline and integrity. This study aims to determine the extent to which the personality competence of Islamic Education (PAI) teachers influences students' sense of responsibility at SMKN 1 Bawen. A quantitative approach was employed using a correlational survey method, involving a randomly selected sample of 100 tenth-grade students. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Spearman Rank correlation technique. The final analysis revealed a positive and significant relationship between the personality competence of PAI teachers and students’ sense of responsibility, with a correlation coefficient of 0.515 and a significance level of 0.000 (p < 0.01). These findings suggest that strong personal qualities in teachers, such as honesty and exemplary behavior, play a vital role in fostering students’ sense of responsibility. Therefore, character development among students can be effectively initiated by enhancing the personal competence of teachers.
Abstrak
Sikap tanggung jawab merupakan elemen utama saat pembentukan karakter siswa, khususnya di sekolah kejuruan yang menuntut kedisiplinan dan integritas. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tanggung jawab siswa di SMKN 1 Bawen. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional, dengan jumlah siswa yang terlibat sebanyak 100 siswa kelas X yang telah dipilih secara acak. Data didapat dari kuesioner dan dianalisis dengan teknik korelasi Spearman Rank. Hasil akhir analisis memaparkan ada hubungan positif dan signifikan pada kompetensi kepribadian guru PAI dan sikap tanggung jawab siswa, dengan angka nilai koefisien korelasi sebesar 0,515 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,01). Pada temuan ini telah ditarik kesimpulan bahwa kualitas pribadi guru yang baik, seperti kejujuran dan keteladanan, memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab pada siswa. Oleh karena itu, penguatan karakter siswa dapat dimulai dengan peningkatan kualitas kepribadian guru
PENGARUH LOW-PASS FILTER PADA FREKUENSI SINYAL AUDIO RECORDER MENGGUNAKAN MATLAB
Filter digital adalah alat matematika yang mengubah sinyal masukan menjadi sinyal keluaran dengan karakteristik tertentu. Filter FIR memiliki beberapa jenis yang umum digunakan seperti low-pass filter, high-pass filter, band-pass filter, ketiga filter tersebut sangat umum digunakan dalam pemrosesan filter sinyal suara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh low-pass filter terhadap sebuah sinyal dari suara secara simulasi dengan menggunakan aplikasi MATLAB. Pada penelitian ini kami menggunakan software MATLAB untuk menguji Low-Pass Filter (LPF). Untuk melakukan pengujian pada MATLAB, kami menggunakan sinyal audio White Noise yang di generete menggunakan software Audacity. Dalam percobaan ini dilakukan filtering dengan low-pass filter 800 Hz berorde N=8 menghasilkan respon magnitude dalam desibel (dB) dari sebuah sistem terhadap frekuensi yang berbeda yang diukur dalam megahertz (MHz).
Kata Kunci: Filter Digital, Sinyal Audio, Matla
PERSEPSI GURU TERHADAP ATRIBUT KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM DIFUSI INOVASI DI SEKOLAH: TEACHERS' PERCEPTIONS OF INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM ATTRIBUTES IN THE DIFFUSION OF INNOVATIONS IN SCHOOLS
Permasalahan dalam proses difusi inovasi kurikulum di tingkat sekolah meliputi terbatasnya keterlibatan stakeholder, kualitas sumberdaya manusia, dan pendampingan kurikulum. Dalam konteks ini, muncul ide baru yaitu kurikulum merdeka belajar, yang menjadi fokus bagi pimpinan sekolah dan guru di sekolah. Namun, untuk mewujudkan konsep ini secara efektif dan efisien, penting untuk menjalankan proses difusi inovasi kurikulum merdeka belajar secara sistematis. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian pada konteks proses difusi inovasi yang terkait sejauh mana atribut inovasi kurikulum dipahami dan direspon secara positif oleh adoptor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara deskriptif persepsi guru terhadap atribut inovasi kurikulum merdeka belajar di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian difusi (diffusion research) yang dikembangkan oleh Rogers, untuk mendapatkan data tentang persepsi guru terhadap atribut inovasi kurikulum merdeka belajar. Teknik pengumpulan data menggunakkan observasi, analisis dokumen, wawancara dan kuesioner. Sumber data diperoleh dari observasi, analisis dokumen, wawancara dan kuesioner persepsi Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah, serta Guru. Teknik pengambilan sampel informan penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif Miles dan Huberman. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa atribut inovasi kurikulum merdeka belajar telah disetujui dan menyebar di lingkungan sekolah
DILEMA PEMBELAJARAN DIGITAL: MUDAH DICERNA, SULIT MENDALAM? THE DIGITAL LEARNING DILEMMA: EASY TO DIGEST, HARD TO IMMERSE?
Penelitian ini menyelidiki dilema pembelajaran digital di kalangan mahasiswa Indonesia terkait polarisasi antara kemudahan akses konten edukatif visual (Instagram/TikTok/YouTube) dan kedalaman pemrosesan informasi akademik, berdasarkan temuan pendahuluan bahwa >80% responden mengakses konten visual harian namun 65% mengalami penurunan minat baca teks panjang. Dengan desain kuantitatif deskriptif-korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner Likert valid (α=0.87) pada 50 mahasiswa S1 (56% perempuan; 72% usia 18-20 tahun) dianalisis secara statistik (SPSS 26.0) menggunakan korelasi Pearson, uji-t, dan ANOVA. Hasil mengungkap: (1) preferensi kuat terhadap konten visual (mean=4.12) berkorelasi negatif signifikan dengan kebiasaan membaca teks panjang (r=-0.58) dan kedalaman pemahaman (r=-0.37), (2) dampak lebih kritis pada perempuan (p=0.01), mahasiswa semester awal (r=-0.72), dan pengguna multitasking, (3) meski demikian, mahasiswa semester akhir menunjukkan ketahanan lebih tinggi (skor 3.92) melalui strategi adaptif seperti integrasi konten visual-tekstual. Simpulan penelitian mengonfirmasi eksistensi dilema "mudah dicerna vs sulit mendalam" yang bersumber pada mekanisme neuroplastisitas kompetitif, sekaligus merekomendasikan model Hybrid Learning Scaffolding (HLS) berbasis kurasi konten, literasi ganda, dan desain multimedia terpadu untuk mentransformasi konten visual menjadi jembatan menuju pemahaman mendalam
Parking Space Requirement Analysis at the University of North Sumatra General Hospital
Hospitals are places of activity that provide vital services to the community. In reality, most hospitals are faced with the problem of providing parking facilities. One of them is the difficulty of providing parking space facilities that match the actual level of demand. The aim of the research is to obtain information on parking demand by modelling car and motorcycle parking. The methods used are linear regression and non-linear regression methods. On poly days for car parking demand with the equation: Y₁=8.166×10-89× 41.386 X₁ and motorcycles with the equation: Y₂=7553.126-1112960.605/X₁, Y₂=6033.071-1392502.512/X₂, and Y₂=6389.337-1570378.771/X₃. On non-poly days for car parking demand with the equation: Y₁=868,250-3,250X₂ and motorcycles with the equation: Y₂=-457,000 + 6,000X₄
Analysis of the Influence of the Quality of Infrastructure and Human Resources on the Effectiveness of the Building Licensing Process in Denpasar City, Bali Indonesia
This study aims to analyze the influence of the quality of infrastructure facilities and human resources (HR) competence on the effectiveness of the building licensing process in Denpasar City. The change in regulations from Building Permits (IMB) to Building Approvals (PBG) under the Job Creation Law 2020 provides new challenges in implementing building permits, especially in areas with high levels of development, such as Denpasar City. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method to test the contribution of infrastructure facilities and human resource competence to the effectiveness of licensing. The results show that the quality of infrastructure has a significant influence with an R-square value of 0.45 and a direct influence of 0.60, which means that improving the quality of infrastructure has a positive impact on the smooth licensing process. In addition, HR competence also has a significant influence on the effectiveness of licensing, with an R-square of 0.40 and a direct impact of 0.55. These two variables, when integrated, form an optimal service model that improves licensing efficiency and community satisfaction. These findings show that investment in infrastructure and human resource training focused on enhancing SIMBG's technical and operational skills is an important step to improve the quality of public services. This study provides recommendations to the local government of Denpasar City to increase investment in digital infrastructure, especially in the SIMBG licensing system, and carry out periodic training for employees involved in the licensing process. This recommendation is expected to support the implementation of PBG that is more effective, responsive, and to the needs of the community and permit applicants