Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
    6827 research outputs found

    analisis pengaruh perekembangan teknologi terhadap kegiatan pasar tradisonal

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh perkembangan teknologi berdampak pada kegiatan pasar konvensional. Penelitian ini memfokuskan pada interaksi antara pedagang dan konsumen, efisiensi operasional, dan daya saing dengan pasar kontemporer.   Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dan studi kasus dilakukan di beberapa pasar tradisional yang telah menggunakan teknologi seperti sistem pembayaran elektronik dan aplikasi pemasaran digital. Selain wawancara dan observasi langsung dengan pedagang dan konsumen, data dikumpulkan melalui penelitian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memengaruhi pasar tradisional dengan cara ganda: ia meningkatkan efisiensi transaksi dan membuka pasar bagi pedagang yang mampu beradaptasi. Namun, beberapa pedagang menghadapi kesulitan untuk memahami dan menerapkan teknologi baru. Selain itu, tekanan dari pasar modern untuk beradaptasi dengan teknologi yang lebih cepat juga memengaruhi keberlangsungan pasar tradisional.   Agar pedagang pasar tradisional tetap kompetitif dalam menghadapi perubahan, penelitian ini merekomendasikan bahwa mereka membutuhkan program pelatihan teknologi dan dukungan kebijakan dari pemerintah untuk mendukung integrasi teknologi di pasar tradisional agar mereka dapat bersaing secara adil di era digital

    KEABSAHAN TANDATANGAN ELEKTRONIK (DIGITAL SIGNATURE) YANG TIDAK TERSERTIFIKASI BERDASARKAN PP NOMOR 71 TAHUN 2019 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

    Get PDF
    Dalam penelitian ini penulis ingin mengemukakan perihal keabsahan tanda tangan yang tidak tersertifikasi dengan menggunakan indikator Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Digital signature adalah jenis kriptografi asimetrik. Digital signature ini digunakan untuk memastikan bahwa penerima menerima pesan yang diterima sungguh berasal dari pengirim yang dimaksudkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa keabsahan digital signature yang tidak tersertifikasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta perbedaan digital signature tersertifikasi dan tidak tersertifikasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum doktrinal/normatif. Penelitian yuridis normatif merupakan penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan Pasal 59 Ayat (3) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, bahwa digital signature harus dibuat di Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PsrE) untuk dapat dikatakan tersertifikasi, dan apabila tandatangan digital tidak melalui PsrE maka dikatakan tidak tersertifikasi, yang mana tandatangan digital tidak tersertifikasi tetap dapat digunakan namun dalam pembuktian di persidangan tidak dianggap sah karena tidak memenuhi unsur otentikasi pemilik tandatangan digital dan unsur otentikasi dokumen. Perbedaan antara digital signature tersertifikasi dengan digital signature tidak tersertifikasi yang sangat mendasar, yakni dari aspek bentuk, validitas identitas, kekuatan hukum, proses pembuatan, serta fungsi dan kegunaannya. Yang paling penting perbedaan digital signature tersertifikasi dengan digital signature tidak tersertifikasi adalah pada kekuatan hukumnya, yang mana tandatangan digital tidak tersertifikasi tidak dilindungi oleh undang-undang. Kata Kunci: digital signature, keabsahan, tandatangan elektronik

    ANALASIS KOMPARATIF PANDANGAN IMAM MADZHAB TENTANG STATUS PERNIKAHAN SUAMI MAFQUD DALAM HUKUM ISLAM

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji status pernikahan suami yang hilang (mafqud) menurut pandangan imam mazhab dalam hukum Islam. Suami mafqud adalah suami yang hilang tanpa jejak dan tanpa kabar, menyebabkan ketidakpastian bagi istri dan keluarganya mengenai status pernikahan dan masa depannya. Hal ini memunculkan berbagai implikasi hukum yang perlu dipertimbangkan secara seksama. Mazhab Hanafi cenderung menetapkan bahwa istri harus menunggu sampai ada kepastian mengenai keberadaan suami, ketika ada bukti yang cukup tentang kematian suami, maka hakim yang akan memutuskannya. Mazhab Maliki memberikan jangka waktu empat tahun untuk penantian sebelum istri bisa menikah lagi, sementara Mazhab Syafi'i dan Hanbali umumnya memperbolehkan istri untuk mengajukan pembatalan pernikahan setelah empat tahun penantian, dengan proses pengadilan yang memastikan bahwa suami tidak mungkin kembali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan menggali sumber-sumber klasik dan kontemporer dari masing-masing mazhab untuk memahami argumen dan dasar hukum yang digunakan. Fokus utama adalah solusi mengatasi masalah ketidakpastian yang dihadapi oleh istri suami mafqud, serta implikasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan antara imam mazhab mencerminkan kekayaan dan fleksibilitas hukum Islam dalam menyikapi masalah kompleks seperti suami mafqud. Pendekatan yang diambil oleh masing-masing mazhab menunjukkan upaya untuk mencapai keadilan dan perlindungan hak-hak istri, meskipun dengan jangka waktu dan prosedur yang berbeda. Pemahaman yang mendalam tentang pandangan-pandangan ini sangat penting bagi institusi hukum dan masyarakat dalam mengatasi kasus-kasus serupa di era modern. Kata Kunci: suami mafqud, hukum Islam, imam mazhab, status pernikaha

    ATURAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DALAM PELANGGARAN KEJAHATAN GENOSIDA

    Get PDF
    Dalam hukum pidana internasional, belum banyak orang mengetahui tentang hal ini. Ada yang mengatakan bahwa selain masih kurangnya referensi tentang hukum pidana internasional, juga hukum pidana internasional sangat lambat berkembang, hal ini tidak sepenuhnya benar. Cicero mengatakan bahwa ibi societas ubi ius menjelaskan bahwa hukum tidak statis melainkan dinamis. Permasalahan penelitian adalah bagaimana aturan yang diberlakukan dalam hukum pidana internasional dalam tindakan pelanggaran kejahatan genosida di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aturan hukum pidana internasional dalam tindakan pelanggaran kejahatan genosida, dimana terdapat perbuatan atau tindakan dikriminalisasi menjadi kejahatan lintas territorial dan atau kejahatan yang mengganggu perdamaian dan keamanan umum internasional. Salah satau contohnya kejahatan genosida, merupakan kejahatan yang berkaitan dengan pemusnahan etnis. Manfaat penelitian ini adalah mengetahui aturan hukum pidana internasional dalam pelanggaran kejahatan genosida di dunia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang memiliki sifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan fokus kepada norma dan juga aturan hukum yang berlaku, dengan pendekatan penelitiannya yuridis normatif.  Data yang dibutuhkan adalah perundang-undangan dan bahan hukum sekunder seperti jurnal, literatur dan artikel terkait dari sumber yang jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persoalan-persoalan hukum dan kejahatan-pun berkembang sedemikian rupa; tidak hanya terjadi secara domestik-konvensional melainkan juga modern-lintas territorial. Bahkan tidak ada satu negara yang tidak mempunyai perjanjian dengan negara lain, dan tidak ada satu negara yang tidak diatur oleh perjanjian internasional dalam kehidupan dan pergaulan internasionalnya yang dilakukan tersebut. Rekomendasinya, segala bentuk aturan hukum pidana internasional di dunia harus benar-benar di taati dan diberlakukan dengan baik supaya kehidupan lebih tentram dan damai. Kata kunci: hukum pidana internasional, aturan, kejahatan, genosida

    RELEVANSI DAN PENGAKUAN BIN-SABIN SEBAGAI TANDA HAK MILIK MENURUT HUKUM ADAT MADURA KAJIAN TERHADAP KEHARMONISAN DENGAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA

    Get PDF
    Hukum adat seperti Bin-Sabin memainkan peran penting dalam menjaga keteraturan sosial di Madura, khususnya dalam konteks kepemilikan barang. Tradisi ini menunjukkan kemampuan masyarakat untuk menciptakan mekanisme internal dalam menyelesaikan permasalahan sosial tanpa melibatkan hukum formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan mengeksplorasi relevansi Bin-Sabin dalam konteks hukum adat dan modernisasi, serta mengidentifikasi potensi integrasinya ke dalam sistem hukum formal sebagai penghormatan terhadap nilai-nilai lokal.  Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi, desain ini dipilih untuk mengeskpolrasi fenomena secara mendalam tentang praktik Bin-Sabin di Madura. penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bin-Sabin tidak hanya berfungsi sebagai tanda kepemilikan tetapi juga memperkuat solidaritas dan harmoni sosial, sejalan dengan konsep living law menurut Eugen Ehrlich.  Bin-Sabin diakui dalam Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, meskipun pengakuan formalnya masih menghadapi tantangan harmonisasi dengan hukum nasional. Praktik ini mencerminkan keberhasilan hukum adat dalam menjaga hak milik dan menciptakan harmoni sosial tanpa memerlukan sanksi formal, sehingga tetap relevan dalam sistem hukum modern dan perubahan zaman. Kata Kunci: Bin-Sabin, Living Law, Madura, Harmonisasi Hukum

    DAMPAK OVER KAPASITAS WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TANJUNG PATI TERHADAP HAK-HAK WARGA BINAAN

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang dampak over kapasitas warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIB tanjung pati terhadap hak-hak warga binaan. Penelitian ini dapat memberikan masukan ilmu hukum khususnya yang berkaitan langsung dengan dampak over kapasitas warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIB tanjung pati. Penelitian ini diharapkan bisa menemui hukum-hukum baru terkait dampak over kapasitas warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIB tanjung pati terhadap hak-hak warga binaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi peneliti lain di masa yang akan datang. Untuk mengetahui permasalahan yang lebih mendalam dan menyeluruh, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan empiris yang berguna memberikan data dan informasi nyata yang terjadi di lapangan mengenai dampak over kapasitas warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIB tanjung pati terhadap hak-hak warga binaan. Kemudian data dan informasi di analisis secara sistematis sehingga memperoleh jawaban yang mendalam tentang dampak over kapasitas warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIB tanjung pati terhadap hak-hak warga binaan di sertai permasalahan hukumnya. Kata Kunci: lembaga pemasyarakatan, warga binaan, over kapasita

    KEABSAHAN PERKAWINAN BEDA AGAMA BERDASARKAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA

    Get PDF
    Perkawinan beda agama merupakan hasil dari keberagaman agama di Indonesia, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan hukum. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa Indonesia memperbolehkan perkawinan beda agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan perkawinan beda agama berdasarkkan hukum positif di Indonesia. Dengan menggunakan kerangka perundang-undangan dan kerangka konseptual, penelitian ini menganalisis asas-asas hukum yang secara teoritis dan doktrinal relevan dengan pokok bahasan dengan menggunakan metode hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, perkawinan beda agama jelas-jelas batal demi hukum dan tidak dapat diterima oleh hukum. Meskipun demikian, setelah SEMA No. 2 Tahun 2023 terbit, beberapa hakim tetap menyetujui terkait permohonan untuk mencatat pernikahan diantara pasangan dengan keyakinan berbeda, sebagaimana dibuktikan oleh Putusan No. 423/Pdt.P/2023/PN Jkt.Utr tanggal 8 Agustus 2023. SEMA No. 2 Tahun 2023 bertentangan dengan UU Administrasi Kependudukan yang tidak melarang pernikahan beda agama. Kata Kunci : hukum, perkawinan, antar-agam

    INTERACTIVE MULTIMEDIA BASED ON PROBLEM-BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS' CONCEPT UNDERSTANDING IN PHYSICS SUBJECTS: MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA

    No full text
    Rendahnya penguasaan siswa terhadap konsep-konsep fisika kerap kali disebabkan oleh sifat mata pelajaran yang abstrak sehingga sulit dipahami serta miskonsepsi yang mereka miliki terhadap materi tersebut. Penggunaan multimedia interaktif berbasis model problem based learning diharapkan mampu menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan cara kajian pustaka (literatur review) dengan pendekatan kualitatif dalam menganalisis keefektifan multimedia interaktif berbasis model problem based learning dalam proses pembelajaran fisika. Hasil kajian pustaka ini mengungkapkan bahwa multimedia interaktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami konsep-konsep abstrak melalui visualisasi seperti teks, gambar dan simulasi yang dapat memudahkan pemahaman materi dalam proses pembelajaran. Model problem based learning membantu siswa menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata, mendorong pemecahan masalah, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, integrasi multimedia interaktif dan model problem based learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika, membantu siswa menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun motivasi belajar

    Analisis Pemilihan Moda Transportasi Bagi Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    No full text
    Sultan Ageng Tirtayasa University (Untirta) has an increasing number of students every year, causing traffic jams. One way to overcome this problem is to know the characteristics of student movements in traveling, especially in choosing the mode of transportation to be used. This study aims to observe the characteristics of transportation users traveling to campus and to analyze a mode selection model.This research was conducted with data from observations, questionnaire results, literature review, and data processing using the SPSS program with the Stated Preference method and the binomial logit model. The attributes used are cost (X1), travel time (X2), service convenience (X3), safety and security (X4). The results of the survey data The characteristics of the respondents in this study were 68% of the respondents were female with the majority of the age range 21-23 years as much as 71%, more respondents traveled to campus in 20-40 minutes by 46%, the mode of transportation most often used to visit campus is a motorcycle, reaching 54%. Travel time is the factor that most influences the choice of mode of transportation. The reason for choosing a mode is that many respondents choose a mode of transportation based on the fare attribute for private transport, namely 72.1% and for public transportation, namely 27.9%. Based on the time attribute, the probability of students choosing private transportation is 71.2% and public transportation is 28.8%. Based on the convenience attribute, the probability of students choosing private transportation is 71.6% and public transportation is 28.4%. Based on safety and security attributes, the probability of students choosing private transportation is 74% and public transportation is 26%.Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengalami peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memahami karakteristik pergerakan mahasiswa saat melaksanakan perjalanan terutama ketika menentukan moda transportasi yang ingin dipakai. Riset ini bertujuan untuk mengamati karakteristik perjalanan pengguna transportasi menuju kampus serta menganalisis suatu model pemilihan moda. Penelitian dilaksanakan menggunakan data dari hasil pengamatan, angket, kajian literatur, dan pengolahan data mempergunakan program SPSS dengan metode Stated Preference dan model logit binomial. Atribut yang digunakan adalah biaya (X1), waktu perjalanan (X2), kenyamanan pelayanan (X3), keselamatan dan keamanan (X4). Hasil survei karakteristik responden diperoleh data 68% responden berjenis kelamin wanita dengan mayoritas rentang usia 21 – 23 tahun sebanyak 71%, 46% responden lebih banyak menempuh perjalanan ke kampus dalam waktu 20-40 menit, moda transportasi yang paling sering digunakan menuju kampus adalah sepeda motor sebesar 54%. Waktu tempuh merupakan faktor yang paling mempengaruhi pemilihan moda transportasi. Alasan pemilihan moda transportasi oleh responden berdasarkan atribut tarif untuk angkutan pribadi yaitu 72,1% dan untuk angkutan umum sebesar 27,9%. Berdasarkan atribut waktu probabilitas mahasiswa dalam memilih angkutan pribadi yaitu sebesar 71,2% dan angkutan umum yaitu sebesar 28,8%. Berdasarkan atribut kenyamanan probabilitas mahasiswa dalam memilih angkutan pribadi yaitu sebesar 71,6% dan angkutan umum yaitu sebesar 28,4%. Berdasarkan atribut keselamatan dan keamanan probabilitas mahasiswa dalam memilih angkutan pribadi yaitu sebesar 74% dan angkutan umum sebesar 26%

    Implementasi Building Information Modelling (BIM) 5D pada Pekerjaan Kost 2 Lantai Tipe 600

    Get PDF
    Technological advances in the world of construction have brought many benefits, especially in building pomodeling, scheduling, cost estimation, volume changes, building continuity, and building management. A widely used technology is Building Information Modeling (BIM). Accurately estimating construction costs is essential to obtain efficient values during planning. In calculating the cost of construction projects, conventional methods are still often used, resulting in increased costs. Therefore, this research will use the concept of Building Information Modeling (BIM) 5D which aims to analyze the volume and cost estimates, as well as analyze the difference in volume and cost between the BIM method and the Consultant's calculations on the structural work of the construction of the 2-storey boarding house Sepinggan Baru 1. The results showed that the structural work of the construction of the 2-storey boarding house Sepinggan Baru 1 with the Bim 5D concept had a volume of ironwork of 23305.48 kg at a cost of Rp 421.992.326,4, and a concrete volume of 109.05 at a cost of Rp 215,386,847.00. The difference in iron volume is 17,3% while the difference in concrete volume is 0.84%. This means that the calculation using the 5D Building Information Modeling (BIM) concept with the help of Autodesk Revit Software is lower than the cost planning produced by the consultant.Kemajuan teknologi dalam dunia konstruksi telah banyak membawa manfaat, khususnya pada pomodelan bangunan, penjadwalan, estimasi biaya, perubahan volume, kelangsungan bangunan, dan manajemen bangunan. Teknologi yang banyak digunakan adalah Building informatin Modelling (BIM). Memperkirakan biaya konstruksi secara akurat sangatlah penting untuk memperoleh nilai yang efisien saat perencanaan. Dalam menghitunan anggara biaya proyek pembangunan, metode konvensional masih sering digunakan sehingga mengalami peningkatan biaya. Oleh karena itu pada penelitian ini akan menggunakan  konsep Building Information Modelling (BIM) 5D yang bertujuan untuk menganalisis volume dan estimasi biaya, serta menganalisis selisih volume dan biaya antar metode BIM dan perhitungan Konsultan pada pada pekerjaan struktur pembangunan Kost 2 lantai Sepinggan Baru 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan struktur pembangunan Kost 2 lantai Sepinggan Baru 1 drngan konsep Bim 5D memiliki volume pembesian sebesar 23305,48 kg dengan biaya Rp 421.992.326,4 dan volume beton sebesar 109,05 m3 dengan biaya Rp 215.386.847,00. Selisih volume besi sebesar 17,3 % sedangkan selisih volume beton sebesar 0,84%. Dengan demikian, perhitungan menggunakan konsep Building Information Modelling (BIM) 5D dengan bantuan Software Autodesk Revit lebih rendah dibandingakan dengan perencanaan biaya yang dihasilkan konsultan

    5,932

    full texts

    6,827

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇