Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)
Not a member yet
6827 research outputs found
Sort by
EFFECTIVENESS OF LEAFLET, FAN, AND VIDEO TIKTOK ON KNOWLEDGE AND ATTITUDE ABOUT CHRONIC ENERGY DEFICIENCY (CED) AMONG PREGNANT WOMEN IN KADEMANGAN VILLAGE, SUKABUMI DISTRICT
Chronic Energy Deficiency (CED) is a long-term nutritional deficiency caused by an imbalance in energy and protein intake, characterized by a body mass index (BMI) <17.00 in adults. In reproductive-age women, including pregnant women, CED is characterized by a body weight <40 kg, a thin appearance, and an upper arm circumference (UAC) <23.4 cm. This research seeks to ascertain the effectiveness of educational materials in the form of leaflets, fans, and TikTok videos on improving knowledge and attitudes of pregnant women toward CED. The method used was a pretest-posttest design that's quasi-experimental approach, involving 30 pregnant selected through purposive sampling. The Paired Sample T-Test was used for data analysis via SPSS version 27. The results showed that all educational media significantly influenced the improvement in attitudes and knowledge of the respondents. The leaflet gave a p-value of 0.01 for knowledge and p = 0.00 for attitude. The fan and TikTok video media gave a p-value of 0.00 for both aspects. Thus, all three media are effective as educational tools to increase pregnant women's awareness and attitudes toward CED. Innovative media such as TikTok videos have also proven to have a positive impact in health education
IMPLEMENTASI PENERTIBAN ALAT PERAGA KAMPANYE BAKAL CALON LEGISLATIF DI KOTA TANJUNGPINANG BERDASARKAN PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR. 15 TAHUN 2023 TENTANG KAMPANYE PEMILIHAN UMUM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penertiban alat peraga kampanye bakal calon legislatif di Kota Tanjungpinang berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu bagaimana implementasi penertiban alat peraga kampanye, hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses penertiban, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris atau socio-legal research, yang mengkaji hukum dalam praktiknya dengan memadukan pendekatan normatif dan sosiologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pihak terkait, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penertiban alat peraga kampanye di Kota Tanjungpinang telah dilakukan sesuai prosedur yang diatur dalam peraturan KPU, namun masih terdapat hambatan signifikan seperti kurangnya koordinasi antarlembaga, keterbatasan sumber daya manusia, serta rendahnya kesadaran dan kepatuhan para calon terhadap aturan yang berlaku. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi kepada masyarakat dan bakal calon legislatif, serta pengawasan yang lebih intensif selama masa kampanye. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperbaiki mekanisme penertiban alat peraga kampanye agar lebih efektif dan sesuai dengan prinsip pemilu yang jujur dan adil
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK PRIVASI DAN KEAMANAN DATA PRIBADI DALAM E-COMMERCE MELALUI APLIKASI ONLINE
Perkembangan teknologi digital khususnya e-commerce telah mengubah cara masyarakat dalam bertransaksi. Meskipun memberikan kemudahan, transaksi digital juga membawa risiko terhadap keamanan data pribadi pengguna. Maraknya kasus kebocoran data pribadi dalam transaksi e-commerce menunjukkan pentingnya pengaturan dan perlindungan hukum yang komprehensif untuk melindungi hak privasi dan keamanan data pribadi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan hukum terhadap hak privasi dan keamanan data pribadi dalam e-commerce pada aplikasi online, serta mengkaji penerapan dan penegakan hukum terkait perlindungan data pribadi dalam kontrak elektronik melalui aplikasi online di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan data pribadi dalam e-commerce di Indonesia telah memiliki landasan hukum yang komprehensif melalui UUD 1945, UU ITE, PP PSTE, dan UU PDP. Penegakan hukumnya dilakukan melalui mekanisme administratif oleh Kominfo dan BPDP, sanksi pidana, serta penyelesaian sengketa perdata melalui pengadilan maupun di luar pengadilan. Penelitian menyimpulkan perlunya penguatan implementasi regulasi yang ada melalui pembentukan BPDP, penyusunan aturan teknis, peningkatan kapasitas penegak hukum, dan edukasi masyarakat. Diperlukan juga sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga peradilan, masyarakat, dan organisasi sipil dalam mengawal perlindungan data pribadi di Indonesia
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL DALAM APLIKASI MICHAT DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH RIAU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR. 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG
Pasal 2 ayat (1) Undang–Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo. Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, mengatur adanya sanksi terhadap pelaku perdagangan orang. Tujuan penelitian ialah menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan seksual dalam aplikasi Michat di wilayah hukum Polda Riau berdasarkan regulasi itu; Untuk menganalisis hambatan dan upaya mengatasi hambatan dalam penegakan hukum tersebut. Metode penelitiaan yaitu penelitian hukum sosiologis, pendekatan perundang–undangan, kasus dan analitis; lokasi penelitian yaitu Polda Riau; populasi dan sampel dari narasumber–narasumber relevan; sumber data ialah primer, sekunder dan tersier; teknik pengumpulan data ialah observasi, wawancara terstruktur dan studi dokumen/kepustakaan; analisis datanya kualitatif dengan kesimpulan: induktif. Hasil penelitian yaitu penegakan hukumnya di wilayah hukum Polda Riau belum terlaksana dengan baik. Kesimpulannya yaitu Pertama, penegakan hukum terrhadap pelaku kejahatan seksual dalam aplikasi Michat di wilayah hukum Polda Riau berdasarkan regulasi itu belum terlaksana dengan baik disebabkan terhadap kasus yang terjadi tahun 2021 sampai 2023 masih terjadi hambatan penegakan hukum. Kedua, hambatan penegakan hukumnya ialah Faktor perundang-undangan, upaya mengatasi hambatan ini ialah melakukan usulan perubahan Undang–Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO supaya juga diatur larangan dan sanksi bagi PSK dan para pengguna jasa layanannya. Faktor aparat penegak hukum, upaya mengatasi hambatan ini ialah menambah jumlah anggota Unit ini; dilaksanakan Dikjur bagi penyidik Unit TPPO Dit Reskrium Polda Riau. Faktor sarana/fasilitas upaya mengatasi hambatan ini ialah mengajukan kenaikan jumlah anggaran; pemerintah memblokir aplikasi ini. Faktor masyarakat, upaya mengatasi hambatan ini ialah Dit Reskrimum Polda Riau melakukan kerjasama dengan tempat-tempat tersebut; pelaku kooperatif, menyerahkan diri serta mengikuti proses hukum; upaya mengatasi hambatan ini ialah Polda Riau melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat
PERTANGGUNGJAWABAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA DENGAN MENGANCAM KEKERASAN MEMAKSA KORBAN MELAKUKAN PERSETUBUHAN (Studi Putusan Nomor: 05/Pid.Sus-Anak/2024/PN Tjk)
Kejahatan persetubuhan yang melibatkan anak sebagai pelaku menjadi perhatian penting dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab anak melakukan tindak pidana persetubuhan dengan ancaman kekerasan serta bagaimana pertanggungjawaban pidana yang diberikan kepada mereka. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus melalui studi Putusan Pengadilan Nomor: 05/Pid.Sus-Anak/2024/PN Tjk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, pergaulan, dan lemahnya kontrol sosial berkontribusi terhadap tindakan anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan. Sanksi yang dijatuhkan kepada anak pelaku juga mempertimbangkan aspek perlindungan anak sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU No. 11 Tahun 2012).
Kata Kunci: Anak, Pertanggungjawaban Pidana, Persetubuhan, Peradilan Anak
Implementasi program “Sekolah Sisan Ngaji” dalam upaya meningkatkan akhlak peserta didik di SMPN 2 Blora
Modern education today is more focused on academic aspects, strengthening moral values and character in students is often neglected. This has an impact on the moral and social quality of the younger generation who tend to experience a decline in attitudes, behavior, and the practice of religious teachings. With the “Sekolah Sisan Ngaji” program integrating the learning of the Quran hadith, fiqh, akidah akhlak in life helps build the character of the students again. This research uses a qualitative research approach with a case study research type. The location of this research is SMPN 2 Blora which is located on Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora, Central Java. The reason for choosing this location is because SMPN 2 Blora is the first school to implement the “Sekolah Sisan Ngaji” Program and will later be used as a role model for other schools. The research method uses interviews conducted with the principal, students, PAI teachers, and Sekolah Sisan Ngaji teachers, while observation is carried out to explore detailed information by direct observation of the “Sekolah Sisan Ngaji” Program activities, and documentation. For data analysis using data condensation, data reduction and conclusion drawing. Test the validity of the data in this study using triangulation techniques. The findings in the study show that in the “Sekolah Sisan Ngaji” program there are 3 core activities as an effort to improve the morals of students, namely literacy activities (learning) and understanding of religious scriptures, daily worship practices according to Islamic teachings, application of Islamic religious teachings in everyday life.
Abstrak
Pendidikan modern saat ini lebih terfokus pada aspek akademis, penguatan nilai-nilai akhlak dan karakter pada peserta didik sering kali terabaikan. Hal ini berdampak pada kualitas moral dan sosial generasi muda yang cenderung mengalami penurunan dalam sikap, perilaku, dan pengamalan ajaran agama. Dengan adanya program “Sekolah Sisan Ngaji” mengintegrasikan pembelajaran Alquran hadis, fikih, akidah akhlak dalam kehidupan membantu membangun karakter peserta didik itu kembali. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMPN 2 Blora yang terletak di Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora Jawa Tengah. Alasan memilih lokasi tersebut yaitu dikarenakan SMPN 2 Blora merupakan sekolah pertama yang menerapkan Program “Sekolah Sisan Ngaji” dan nantinya akan dijadikan sebagai role model untuk sekolah-sekolah lainnya. metode penelitiannya menggunakan wawancara yang dilakukan dengan kepala sekolah, peserta didik, guru PAI, dan guru Sekolah Sisan Ngaji, sedangkan observasi dilakukan untuk menggali informasi secara detail dengan pengamatan langsung terhadap kegiatan Program “Sekolah Sisan Ngaji”, dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan kondensasi data, reduksi data dan penarikan Kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi Teknik. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa dalam program “Sekolah Sisan Ngaji” terdapat 3 kegiatan inti sebagai Upaya memperbaiki akhlak peserta didik yaitu kegiatan literasi (pembelajaran) dan pemahaman terhadap kitab suci agama, praktik ibadah harian sesuai ajaran agama Islam, pengaplikasian ajaran agam Islam dalam kehidupan sehari-hari.Modern education today is more focused on academic aspects, strengthening moral values and character in students is often neglected. This has an impact on the moral and social quality of the younger generation who tend to experience a decline in attitudes, behavior, and the practice of religious teachings. With the “Sekolah Sisan Ngaji” program integrating the learning of the Quran hadith, fiqh, akidah akhlak in life helps build the character of the students again. This research uses a qualitative research approach with a case study research type. The location of this research is SMPN 2 Blora which is located on Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora, Central Java. The reason for choosing this location is because SMPN 2 Blora is the first school to implement the “Sekolah Sisan Ngaji” Program and will later be used as a role model for other schools. The research method uses interviews conducted with the principal, students, PAI teachers, and Sekolah Sisan Ngaji teachers, while observation is carried out to explore detailed information by direct observation of the “Sekolah Sisan Ngaji” Program activities, and documentation. For data analysis using data condensation, data reduction and conclusion drawing. Test the validity of the data in this study using triangulation techniques. The findings in the study show that in the “Sekolah Sisan Ngaji” program there are 3 core activities as an effort to improve the morals of students, namely literacy activities (learning) and understanding of religious scriptures, daily worship practices according to Islamic teachings, application of Islamic religious teachings in everyday life.
Abstrak
Pendidikan modern saat ini lebih terfokus pada aspek akademis, penguatan nilai-nilai akhlak dan karakter pada peserta didik sering kali terabaikan. Hal ini berdampak pada kualitas moral dan sosial generasi muda yang cenderung mengalami penurunan dalam sikap, perilaku, dan pengamalan ajaran agama. Dengan adanya program “Sekolah Sisan Ngaji” mengintegrasikan pembelajaran Alquran hadis, fikih, akidah akhlak dalam kehidupan membantu membangun karakter peserta didik itu kembali. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMPN 2 Blora yang terletak di Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora Jawa Tengah. Alasan memilih lokasi tersebut yaitu dikarenakan SMPN 2 Blora merupakan sekolah pertama yang menerapkan Program “Sekolah Sisan Ngaji” dan nantinya akan dijadikan sebagai role model untuk sekolah-sekolah lainnya. metode penelitiannya menggunakan wawancara yang dilakukan dengan kepala sekolah, peserta didik, guru PAI, dan guru Sekolah Sisan Ngaji, sedangkan observasi dilakukan untuk menggali informasi secara detail dengan pengamatan langsung terhadap kegiatan Program “Sekolah Sisan Ngaji”, dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan kondensasi data, reduksi data dan penarikan Kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi Teknik. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa dalam program “Sekolah Sisan Ngaji” terdapat 3 kegiatan inti sebagai Upaya memperbaiki akhlak peserta didik yaitu kegiatan literasi (pembelajaran) dan pemahaman terhadap kitab suci agama, praktik ibadah harian sesuai ajaran agama Islam, pengaplikasian ajaran agam Islam dalam kehidupan sehari-hari
Identifying Inhibiting and Enabling Factors for Design-Build Method Adoption in Local Government Projects in Indonesia
A design and build (DB) is a method that offers several advantages, including accelerated implementation time and reduced costs. Nevertheless, the implementation of the DB method in local government projects in Indonesia is still constrained by a number of factors. The objective of this study is to identify the inhibiting and enabling factors in the adoption of the DB method in local government. This research approach employed a Delphi survey, which involved experts and practitioners. The data was collected through the administration of questionnaires. The study identified 15 key barriers to DB implementation, including a lack of supportive regulations, low literacy in risk management, and a lack of staff knowledge and experience in implementing DB methods. Furthermore, distrust and a preference for more familiar methods represent significant obstacles.
In contrast, there were 20 enabling elements, which were divided into four main factors. These were regulatory adjustment, capacity building of users and service providers, effective management, and external support. Regulatory adjustments included adjustments to the DB tendering and contracting system and shared perceptions with the legislature. The capacity building of users and service providers encompasses pilot projects, individuals who possess a comprehensive understanding of DB, and the provision of sufficient financial resources. Effective management encompasses inter-organisational communication and knowledge transfer, as well as DB-related socialisation and training. External support encompasses public acceptance, stakeholder support, and favourable political, economic, and cultural conditions. The findings of this research indicate that in order to enhance the utilisation of the DB method within local government, it is essential to address the identified obstacles and to capitalise on the identified opportunities
Analysis of the Influence of Design, Labor, Materials, and Equipment on Control Models, Time Performance, and Costs of Underground Foundation Works in Bridge Construction
In the implementation of construction projects, it has been determined and limited by constraints that are mutually influencing and are commonly referred to as the project constraint triangle, namely the scope of work (scope), time, and cost, these three factors will determine the quality of a project. This study aims to analyze the Design, Labor, Materials, and Equipment Against the Time Performance Control Model and Cost of the Lower Foundation Work (Bore Pile) Bridge Project. The relationship between Design, Labor, and Materials is made a regression analysis with SPSS while the Time Performance Control Model and Cost of the Lower Foundation Work will be made in a path diagram model, and analyzed using SEM-PLS with a sample of 104 respondents. The study's results indicate that design, labor, materials, and equipment significantly influence the control model in bridge construction projects. The control model in bridge construction projects significantly impacts on-time performance and cost performance, design variables, labor, materials, and equipment are the key to improving the control model on-time performance and cost performance. The control model has an effect as a mediation of design, equipment, labor, and materials on cost performance and time performance
DAMPAK PROGRAM MENTORING KARIR PADA PENINGKATAN KAPASITAS PENGETAHUAN DI RUANG BELAJAR AQIL
Ruang Belajar Aqil (RBA) merupakan lembaga dengan program dan kegiatan yang pembelajarannya berpusat pada kebutuhan penerima manfaat dan pengalaman, salah satunya adalah program Mentoring Karir dengan sasarannya relawan yang belum memiliki tujuan dalam perencanaan karir setelah lulus pendidikan maupun belum mengetahui minat dan skills yang dimiliki untuk mendukung karir yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak, faktor pendukung, dan faktor penghambat program Mentoring Karir pada peningkatan kapasitas pengetahuan relawan di Ruang Belajar Aqil (RBA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Mentoring Karir memberikan dampak positif pada peningkatan kapasitas pengetahuan relawan, yaitu mengetahui mengenai perencanaan karir, pengembangan keterampilan, pemanfaatan jejaring, serta penerapan pada kegiatan sehari-hari. Faktor pendukung program ini meliputi kesesuaian tema dengan kebutuhan peserta serta peran mentor yang komunikatif. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti belum adanya wadah refleksi pembelajaran, belum adanya wadah umpan balik bagi mentor, kurangnya pemanfaatan jejaring, dan sesi mentoring yang tidak berkelanjutan
PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA DALAM PENGELOLAAN AIR MINUM BERBASIS ISO: IMPLEMENTASI DALAM PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
High-quality drinking water is a fundamental necessity that requires management in accordance with standards ensuring quality, sustainability, and efficiency. This community service program aims to enhance workers' capacity in implementing an ISO-based Integrated Management System (IMS) at PT Meta Adya Tirta Umbulan, Pasuruan. The training covers five key ISO standards: ISO 9001:2015 (quality), ISO 14001 (environment), ISO 45001 (occupational health and safety), ISO 27001 (information security), and ISO 50001 (energy efficiency). Through a technical mentoring and hands-on training approach, workers have gained a better understanding of operational documentation, improved environmental management (indicated by the presence of fish in water channels), enhanced workplace safety procedures, data protection, and energy efficiency. These results demonstrate that applying an ISO-based IMS can enhance the effectiveness of the drinking water industry while benefiting the community as service recipients. Strengthening workforce capacity in integrated management standards should continue to ensure the sustainability of the drinking water industry, focusing on quality, safety, and environmental preservation