Jurnal Online Universitas Katolik Widya Mandira
Not a member yet
    114 research outputs found

    DINAMIKA POLITIK DESA Studi tentang Relasi Kuasa Elit Desa dan Politik Pilkades di Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur.

    Full text link
      Abstrak          Dinamika politik desa yang terwujud dalam pilkades dan berbagai bentuk kekuasaan di desa, telah melahirkan  relasi kuasa otoritarian dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa.                   Mengelola demokrasi desa “checks and balances” antara BPD sebagai mitra setara Kepala Desa setidaknya makin jauh dari harapan, karena fungsi BPD terdegradasi dan absennya kontrol  warga.  Rapuhnya institusi  BPD telah memberikan ruang kekuasaan dominan  bagi elit tradisional Atakebele  dan melalui kepala desa nyaris semua proses kebijakan desa tak lepas dari kontrolnya.            Sistem rekrutmen anggota BPD yang lepas dari konflik kepentingan serta pentingnya mempertimbangkan keterwakilan wilayah,  nilai ketokohan, komitmen kerja, usia, gender dan kompetensi calon, menjadi hal yang urgen.  Selain itu upaya  penguatan kapasitas individu dan organisasi BPD dan forum warga merupakan sebuah keniscayaan  guna mewujudkan proses pilkades yang demokratis, bebas dan netral dari pengaruh kelompok kepentingan.    Abstrak          Dinamika politik desa yang terwujud dalam pilkades dan berbagai bentuk kekuasaan di desa, telah melahirkan  relasi kuasa otoritarian dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa.                   Mengelola demokrasi desa “checks and balances” antara BPD sebagai mitra setara Kepala Desa setidaknya makin jauh dari harapan, karena fungsi BPD terdegradasi dan absennya kontrol  warga.  Rapuhnya institusi  BPD telah memberikan ruang kekuasaan dominan  bagi elit tradisional Atakebele  dan melalui kepala desa nyaris semua proses kebijakan desa tak lepas dari kontrolnya.            Sistem rekrutmen anggota BPD yang lepas dari konflik kepentingan serta pentingnya mempertimbangkan keterwakilan wilayah,  nilai ketokohan, komitmen kerja, usia, gender dan kompetensi calon, menjadi hal yang urgen.  Selain itu upaya  penguatan kapasitas individu dan organisasi BPD dan forum warga merupakan sebuah keniscayaan  guna mewujudkan proses pilkades yang demokratis, bebas dan netral dari pengaruh kelompok kepentingan. &nbsp

    Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Berdasarkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas VII SMP

    Full text link
    The research aims to get an overview about the ability of students in solving mathematical problem based on their emotional intelligence. This is qualitative research with a case study design. The subjects of this research were seventh-grade students who has high emotional intelligence, consisting of a student from catholik junior high school in Kefamenanu and one students from state secondary school in Kota Kupang, They were obtained using purposive. The data were collected using a questionnaire of emotional intelligence, a mathematical problem-solving task, and a interview sheet. The analysis of what is obtained from both subjects, being the high crossing of catholik junior high school students Kefamenanu, it is obtained from cross-leg’s ability: students can understand the matter, make quick plans, to implement completion plans and examine back. The state junior high school in Kupang have the ability of low-vang problems acquired from abilities of emerging problems: students cannot understand matter, students are less able to create completion plans and students cannot examine the return settlement sequence

    Pengaruh Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Guru Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa

    Full text link
    This study aims to determine the effect of self-efficacy and teacher social support on mathematics learning achievement of class VII students of one of the Private SMP in Kupang city social arithmetic material. The type of research used is quantitative with the statistical analysis used in this study, namely multiple regression analysis. The sample in this study is class VII A, amounting to 25 people randomly selected from 4 existing classes. The type of data in this research is primary data with data collection used, namely questionnaires and achievement test questions. Technical data analysis in this study used multiple regression analysis. Based on the partial test results on self efficacy showed that  = 3.164> 1.71 = , teacher social support obtained  = 2.954> 1.71 = , then with a significant level of 5% there is a partial effect on self-efficacy and social support teacher. Furthermore, the simultaneous test shows that = 55,176 and at a significant level of 5% which means that  = 55,176 > 3,44 = , then there is a simultaneous influence on teacher self-efficacy and social support . So, it was found that self-efficacy and social support of teachers had a significant influence on mathematics learning achievement both partially and simultaneously. Thus, it was concluded that there was an effect of teacher self-efficacy and social support on students' mathematics learning achievement. The coefficient of determination (R Square) = 0.834. This means that 83.40% of the variation in mathematics learning achievement can be explained by variations in the two variables, namely self-efficacy and teacher social support. Meanwhile, 16.60% is influenced by other variables

    Evaluation the authenticity of Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel (Red Church) in Kediri city using the Na

    Full text link
    The Dutch Indies buildings still exist in Indonesia. The buildings have historical values and valuable architectural aspects.  One of the buildings is GPIB Immanuel or also known as “Gereja Merah” (the Red Church) in the City of Kediri. This study aims to evaluate the authenticity of this building.  Nara grid was used as the instrument of assessment. The mix of qualitative and quantitative method was applied to analyze visual, spatial and structural aspects and dimensions of the building.  These aspects were described with the Nara grid. To ensure the result of analysis, questionnaires were distributed to society. The result of the analysis shows that though the building has been renovated, its authenticity values remain and are encouraged to be preserved. © 2019 Sebastian Hadinata, Yusfan Adeputera YusranBangunan Hindia Belanda di Indonesia patut dipertahankan karena nilai historis dan aspek arsitekturalnya yang bernilai. Bangunan Hindia Belanda banyak ditemukan di Indonesia serta masih berfungsi, antara lain bangunan GPIB Immanuel di Kota Kediri dikenal sebagai Gereja Merah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keaslian bangunan GPIB Immanuel Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan Nara Grid sebagai instrumen penilaian, dengan melakukan analisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif aspek dan dimensi visual, spasial maupun struktural bangunan GPIB Immanuel Kota Kediri. Aspek visual, spasial dan struktural bangunan GPIB Immanuel Kota Kediri dideskripsikan menggunakan instrumen Nara Grid, selanjutnya diperkuat dengan kuesioner untuk mengetahui kesesuaian pendapat masyarakat terhadap analisis yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisa, bangunan GPIB Immanuel Kota Kediri memiliki nilai keaslian, walaupun telah terjadi perubahan dan penambahan. Aspek dan dimensi arsitektural pada gereja masih terlihat, sehingga keasliannya perlu dipertahankan. © 2019 Sebastian Hadinata, Yusfan Adeputera Yusra

    Space transformation of dwelling house of Reog community in Pendukuhan Gunungsari of Bejiharjo village of Gunungkidul district

    Full text link
    The community of Pedukuhan Gunungsari, Bejiharjo Village, Karangmojo Subdistrict, Gunungkidul district has an art community called “Paguyuban Reog Keprajuritan” which is different from the Reog Ponorogo. This creative art community unites the whole society to gain prosperous, independent and peaceful life. The Reog community is able to shape a good, harmonious and caring social life and empower the economic sector of the community. The community creates a new communal space. This phenomenon causes spatial transformation or land conversion in Padungsuhan Gunungsari. The purpose of this study was to find out the change of space functions that occurred at the residence of the activists of the Reog community in Bejiharjo Village. This study is descriptive with a qualitative approach. Data collections were conducted by Direct observation, in-depth surveys, documentation, interviews and library research. Housing condition and activities of the community were the points of analysis. This study shows that the Reog community has strong potential but they do not yet have facilities that support their activities. © 2019 Welly HartonoMasyarakat Pedukuhan Gunungsari, Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul memiliki komunitas kesenian yang disebut paguyuban Reog keprajuritan yang berbeda dengan jenis kesenian Reog Ponorogo yang telah ada. Komunitas kesenian kreatif ini mampu mempersatukan semua elemen masyarakat untuk dapat maju, mandiri, dan tentram. Komunitas Reog mampu membentuk kehidupan sosial yang baik, rukun dan guyub serta memberdayakan bidang ekonomi masyarakat. Komunitas yang terbentuk menciptakan ruang komunal baru dan fenomena ini menyebabkan transformasi spasial atau alih fungsi lahan di Padukuhan Gunungsari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan fungsi ruang yang terjadi pada rumah tinggal penggiat komunitas Reog di Desa Bejiharjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik mencari data dengan melakukan observasi langsung, survei mendalam, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Metode analisis dengan mengkaji data yang didapat berupa kondisi rumah tinggal dengan kegiatan yang dilakukan komunitas Reog. Hasil studi menunjukan bahwa komunitas reog mempunyai potensi yang kuat namun mereka belum mempunyai fasilitas yang mendukung kegiatannya. © 2019 Welly Harton

    KONSEP KEADILAN (IUSTITIA) PERSPEKTIF ST. THOMAS AQUINAS DAN RELEVANSINYA BAGI PEMAKNAAN SILA V PANCASILA

    Full text link
    In principle justice touches the human nature as social animal. The discourse of justice has become an important theme in social and political philosophy all the times. St. Thomas Aquinas is one of the philosophers who pays much attention on this theme. In Summa Theologiae, he spent a lot of pages to explain justice as one of the cardinal virtues. Inspired by Aristotle, he defined justice as “a habit whereby a man renders to each one his due by a constant and perpetual will.” This essay wants to explain the discourse of justice according to St. Thomas Aquinas and to compare it with the concept of justice in fifth principle of Pancasila. The writter uses the relevancy study to get the convergency idea between two different ideas of justice. This essay will explore both concept of justice by St. Thomas Aquinas and Pancasila perspective. There are at least some convergency ideas between those two. But the pressure point is the concept of bonum commune. Pancasila as the Philosophische Grondslag of Indonesia as like as St. Thomas Aquinas’ idea of justice emphasizes the common good (bonum commune) as the very end of Indonesia nation. Reflecting on these convergency ideas, we can find some relevant discourses concerning justice in socio-political life of Indonesian people, i.e: law, politic, and religion.  In the end of this essay, the writer gives a critical thought to the tendency of the liberalism pathology in social lif

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN-ENDED TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan model pembelajaran Open-Ended dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar matematika siswa pada sub pokok bahasan segiempat di SMPN Kupang Tengah tahun ajaran2018/2019. Penelitian ini dilakukan oleh siswa kelas VII SMPN Kupang Tengah yang berjumlah 21 orang siswa yang dipilih secara acak dari 4 kelas yang tersedia.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes prestasi belajar matematika siswa sebayak 3 butir soal berbentuk isian.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu hasil observasi,hasil wawancara,pencapaian indikator dan uji-t. Berdasarkan hasil observasi, hasil wawancara, dan pencapaian indikator, diperoleh prestasi belajar  matematika siswa tergolong sangat baik. Sedangkan berdasarkan perhitungan uji-t menunjukan t hitung = 10, 742dan t table = 2,085 pada taraf signifikani 5% yang berarti t hitung > t tabel , Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pengunaan model pembelajaran Open-Ended terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP

    PROFIL KESULITAN BELAJAR SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa SMP dalam memecahkan masalah soal sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 3 Kupang Tengah. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah 2 siswa yang dipilih dari 25 siswa. Subyek penelitian ini dipilih menggunakan pemilihan sampel bertujuan (purposive sample) dimana kedua siswa tersebut masing-masing dengan kemampuan sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes pemecahan masalah, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam analisis data adalah indikator Polya, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dipaparkan sebagai berikut: (a) siswa dengan tingkat kemampuan sedang dalam memecahkan masalah sesuai tahap Polya mampu memahami masalah, akan tetapi siswa belum mampu menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian. Namun dalam memeriksa kembali hasil siswa masih meyakinkan diri bahwa hasil pekerjaanya sudah benar. (b)  siswa dengan tingkah kemampuan rendah dalam memechkan masalah sesuai dengan tahap Polya mampu memahami masalah, akan tetapi siswa belum mampu menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian. Namun dalam memeriksa kembali hasil siswa masih meyakinkan diri bahwa hasil pekerjaanya sudah benar. Hal ini disebabkan siswa tidak mampu membuat konsep-konsep yang berkaitan dengan soal yang diberikan, dan menyusun langkah-langkah penyelesaian yang berkaitan dengan soal yang diberikan agar soal dapat diselesaikan secara sistemati

    NEGARA VERSUS MASYARAKAT ADAT: Studi tentang Resistensi Masyarakat Adat Dhawe atas Keputusan Pemerintah Kabupaten Nagekeo tentang Alih Fungsi Lahan Mabay Kiri

    Full text link
    Abstrak            Keputusan alih fungsi lahan oleh pemerintah daerah telah menimbulkan resistensi Masyarakat Adat Dhawe, karena dianggap telah mengabaikan keputusan yang dibuat pemerintah sebelumnya atas kepentingan masyarakat  adat. Oleh karena itu salah satu jalan yang ditempuh masyarakat adat Dhawe adalah melakukan perlawanan. Perlawanan yang dilakukan masyarakat adat diharapkan dapat direspon secara bijak oleh pemerintah setempat. Hasil penelitian dilapangan adalah Masih belum secara optimal terealisasinya hasil kesepakatan dalam mewujudkan keinginan masyarakat untuk menjadikan lahan Mbay Kiri sebagai lahan irigasi sawah, ditambah lagi dengan hasil keputusan lain oleh pemerintah dalam memfungsikan lahan Mbay Kiri ini. Optimalisasi lahan yang dilakukan oleh pihak pemerintah sampai dengan saat ini tidak terlaksana karena diantara kedua belah pihak yang bertikai belum ada kesepakatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Keputusan Alih Fungsi Lahan Mbay kiri ini belum menjadi solusi  untuk menjadikan lahan Mbay Kiri ini sebagai keputusan yang telah dikeluarkan melihat dari hasil implementasi yang sebenarnya igasi sawah. Diharapkan kepada pihak Pemda Nagekeo untuk melakukan peninjauan kembali atas belum menunjukan perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat.Abstrak            Keputusan alih fungsi lahan oleh pemerintah daerah telah menimbulkan resistensi Masyarakat Adat Dhawe, karena dianggap telah mengabaikan keputusan yang dibuat pemerintah sebelumnya atas kepentingan masyarakat  adat. Oleh karena itu salah satu jalan yang ditempuh masyarakat adat Dhawe adalah melakukan perlawanan. Perlawanan yang dilakukan masyarakat adat diharapkan dapat direspon secara bijak oleh pemerintah setempat. Hasil penelitian dilapangan adalah Masih belum secara optimal terealisasinya hasil kesepakatan dalam mewujudkan keinginan masyarakat untuk menjadikan lahan Mbay Kiri sebagai lahan irigasi sawah, ditambah lagi dengan hasil keputusan lain oleh pemerintah dalam memfungsikan lahan Mbay Kiri ini. Optimalisasi lahan yang dilakukan oleh pihak pemerintah sampai dengan saat ini tidak terlaksana karena diantara kedua belah pihak yang bertikai belum ada kesepakatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Keputusan Alih Fungsi Lahan Mbay kiri ini belum menjadi solusi  untuk menjadikan lahan Mbay Kiri ini sebagai keputusan yang telah dikeluarkan melihat dari hasil implementasi yang sebenarnya igasi sawah. Diharapkan kepada pihak Pemda Nagekeo untuk melakukan peninjauan kembali atas belum menunjukan perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat

    TATA CARA ADAT PERKAWINAN SAPA MAM BAE SEBAGAI BAGIAN DARI PRAKTEK DEMOKRASI DI MASYARAKAT DESA UIBOA KECAMATAN SEMAU SELATAN KABUPATEN KUPANG

    Full text link
      Abstrak       Penelitian ini berjudul “Analisis Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang”. Masalah pokok dalam penelitian ini ialah terjadinya pergeseran nilai sopan santun, nilai religius, nilai kekeluargaan nilai tanggung jawab dan nilai etis dalam tata cara adat perkawinan sapa mam bae di masyarakat pada masa lampau dengan masa kini. Sedangkan tujuan penelitian yaitu menggambarkan Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae dalam Praktek Demokrasi di Masyarakat Desa Uiboa Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Teori Demokrasi dan konsep musyawarah merupakan teori yang ditawarkan dengan metode deskriptif yang didukung dengan sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa merupakan sesuatu yang sakral dan dipercayai oleh masyarakat bahwa apabila setiap tahapan dilalui dengan benar akan mendatangkan kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa merupakan sarana bagi masyarakat untuk membangun konsep musyawarah dan berdemokrasi di Desa Uiboa, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang.  Abstrak       Penelitian ini berjudul “Analisis Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang”. Masalah pokok dalam penelitian ini ialah terjadinya pergeseran nilai sopan santun, nilai religius, nilai kekeluargaan nilai tanggung jawab dan nilai etis dalam tata cara adat perkawinan sapa mam bae di masyarakat pada masa lampau dengan masa kini. Sedangkan tujuan penelitian yaitu menggambarkan Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae dalam Praktek Demokrasi di Masyarakat Desa Uiboa Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Teori Demokrasi dan konsep musyawarah merupakan teori yang ditawarkan dengan metode deskriptif yang didukung dengan sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa merupakan sesuatu yang sakral dan dipercayai oleh masyarakat bahwa apabila setiap tahapan dilalui dengan benar akan mendatangkan kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Tata Cara Adat Perkawinan Sapa Mam Bae Sebagai Bagian Dari Praktek Demokrasi Di Masyarakat Desa Uiboa merupakan sarana bagi masyarakat untuk membangun konsep musyawarah dan berdemokrasi di Desa Uiboa, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang

    110

    full texts

    114

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Katolik Widya Mandira
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇