Ejournal Alma Ata University Yogyakarta
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Tren Global Penelitian Toll-like receptor 4 pada Penyakit Kardiovaskular: Analisis Bibliometrik 2017-2025
Toll-like receptor 4 (TLR4) memiliki peran penting dalam patogenesis penyakit kardiovaskular (PKV) melalui mediasi respons inflamasi. Meskipun peran molekul ini semakin dikenal, belum ada kajian bibliometrik komprehensif yang mengulas tren global publikasi terkait TLR4 dalam konteks PKV secara sistematis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika publikasi ilmiah global tentang TLR4 pada PKV dalam kurun waktu 2017–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan kata kunci “Toll-like receptor 4†dan “cardiovascularâ€, difilter berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci, serta dibatasi pada dokumen berbahasa Inggris. Sebanyak 1.939 dokumen dianalisis menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (R) dan VOSviewer untuk mengevaluasi tren publikasi, produktivitas penulis, kontribusi negara dan institusi, pemetaan kata kunci, dan artikel yang paling berpengaruh. Tiongkok mendominasi jumlah publikasi (592 dokumen), sementara Amerika Serikat mencatat pengaruh ilmiah tertinggi melalui kolaborasi internasional dan jumlah sitasi. Penulis paling produktif adalah Li Y dan Wang Y, sedangkan institusi teratas adalah Mashhad University dan Capital Medical University. Peta kata kunci menunjukkan empat klaster utama: inflamasi-imunitas, stres oksidatif-apoptosis, metabolisme, dan model hewan. Artikel paling disitasi berasal dari jurnal bereputasi tinggi seperti Signal Transduction and Targeted Therapy dan Nature Reviews Rheumatology. TLR4 merupakan target utama dalam penelitian multidisipliner dan translasi pada penyakit kardiovaskular. Hasil studi ini dapat menjadi acuan penting untuk perumusan strategi riset lanjutan dan kolaborasi global yang lebih terarah
Analisis Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V SD Nahdlatul Ulama Sleman Yogyakarta
The problem-based learning model with material on various kinds of businesses and economic activities in Indonesia has students who have not met the KKM, which is 30% so that there are 70% of students who have not been able to meet the KKM with the KKM standard at SD Nahdlatul Ulama is 70, while the thinking skills and problem-solving skills of students in class V are still low because students pay less attention to the teacher during the learning process. Therefore, it is necessary to improve problem-based learning in learning activities. Learning with a problem-based learning model will require students to learn how to solve a problem in the real world and acquire the necessary knowledge. PBL can improve critical thinking skills, increase initiative in learning or working, foster internal motivation to learn, and can develop interpersonal relationships in group work. This study aims to determine the analysis of problem-based learning models in social studies subjects of Class V students.The research method used is qualitative description. Sample technique used is purposive sampling. The population and research samples were grade V students with a sample of grade V teachers. Data collection techniques used are interviews, observation, documentation. Data analysis techniques using descriptive qualitative: data reduction, data presentation, drawing conclusions.The results of this study indicate that the analysis of problem-based learning models in social studies subjects of Class V Students of Nadlatul Ulama Elementary School Sleman Yogyakarta is carried out through three stages of analysis, namely the first stage of planning analysis; class V teachers together with the principal and vice curriculum make lesson plans with problem-based learning models, make questions, prepare learning materials, learning models, and learning media in the form of Ball Game media and evaluation questions. Second, the implementation stage; the teacher has carried out or implemented the appropriate problem-based learning steps. Third, the evaluation stage; teachers make written questions in groups and oral questions.Keyword: Problem-Based Learning Model, Social Studies Subject, Class
Analisis Implementasi Pembelajaran Diferensiasi pada Kurikulum Merdeka Kelas II di Sekolah Penggerak Kecamatan Jetis
Differentiated learning is student-centered learning and aims to meet students\u27 learning needs. This research aims to determine the implementation, impact, advantages and disadvantages of differentiated learning. This type of research uses descriptive qualitative research. Data collection was carried out by observation, interviews, questionnaires, and documentation. It can be seen from how Differentiated Learning is implemented in the Merdeka Curriculum at the Driving School, Kec. Jetis, Bantul Regency includes SD Negeri 1 Sumberagung, SD Negeri Jetis, and SD Muhammadiyah Blawong 1. The data sources consist of 3 school principals, 3 class II teachers and class II students totaling 73 students and less than 100, so this population can be used as a research sample. The results of the research show that the implementation of differentiated learning in class II at the Jetis District Driving School has been running optimally. However, there is one driving school that has not been optimal, namely SD Muhammadiyah Blawong 1. The implementation of differentiated learning goes through several stages, namely planning, implementation and evaluation. Differentiated learning planning is carried out by school principals, namely educators, managers and learning supervisors. Teachers carry out differentiated learning by applying differentiated learning components. Learning evaluation is carried out using diagnostic formative and summative assessments. The impact on differentiated learning can be seen and measured using a Likert scale with a percentage result 100 % from numbers 1-4 in the Likert scale categories.The advantages and disadvantages are almost the same as the implementation conditions, where there are two schools that are optimal and there is one driving school that is not yet optimal because of supervision so they have to bring in a supervisor. And it can be calculated using a Likert scale from statements made by researchers and has positive results, namely 97%.Keyword: Implementation, Impact, Strengths and Weaknesses of Differentiated Learning, Grade II Elementary School, Independent Curriculum, Driving Schoo
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PRAKTIK AKUNTANSI: IFRS, KONVERGENSI STANDAR, DAN KOMPLEKSITAS PELAPORAN KEUANGAN
This study explores the effect of financial statement quality on investment efficiency in the context of globalization and the adoption of International Financial Reporting Standards (IFRS). Financial statement quality contributes 17.9% to investment efficiency, while other factors such as debt duration also play a role. Globalization drives the need for international accounting standards, with IFRS improving the transparency and comparability of multinational companies\u27 financial statements. Despite the benefits, IFRS implementation in Indonesia faces challenges such as cultural differences and lack of understanding. The impact of globalization affects stakeholders who depend on financial statements for decision-making. Therefore, efforts in education and regulation are needed to create a more efficient and transparent reporting system
PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, GOOD GOVERNANCE DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAGELANG
Kombinasi antara sistem informasi akuntansi, kepemimpinan yang kuat, dan pengendalian internal yang kokoh menginspirasi penelitian yang disajikan dalam tesis ini. Mengetahui bagaimana sistem informasi akuntansi, tata kelola yang baik, dan sistem pengendalian internal memengaruhi keakuratan pelaporan keuangan pemerintah Kota Magelang merupakan tujuan utama penelitian ini. Dengan menggunakan respons survei sebagai sumber data utamanya, analisis kuantitatif ini menarik kesimpulan. Uji validitas dan reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, pengujian hipotesis, dan regresi linier berganda semuanya digunakan dalam penelitian studi ini. Untuk mengumpulkan data, survei dikirimkan dan kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Menurut temuan penelitian, ada hubungan positif dan signifikan antara variabel sistem pengendalian internal dan kualitas laporan keuangan, sedangkan variabel sistem informasi akuntansi dan variabel tata kelola yang baik keduanya tidak berpengaruh pada kualitas laporan. Sistem pengendalian internal, sistem informasi akuntansi, dan tata kelola yang efektif merupakan tiga faktor yang sangat memengaruhi keakuratan pelaporan keuangan Kota Magelang
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya
Berdasarkan pra survey yang telah dilakukan di MI Miftahul Huda Subang Jaya, hasil belajar peserta didik masih rendah, Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Dalam proses pembelajaran peserta didik sering kali mendengarkan dan mencatat materi yang di sampaikan guru dan metode yang digunakan guru kurang bervariatif, Sehingga mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Mind Mapping di dalam proses pembelajaran IPA. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah One Grup Preetest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di MI Miftahul Huda Subang Jaya yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang menggunakan uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji fisher, uji N-Gain, dan uji hipotesis dengan uji t. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan data hasil pretest menunjukan bahwa 7 siswa tuntas sementara 13 siswa belum tuntas, kemudian setelah penggunaan model pembelajaran Mind Mapping terhadap pembelajaran IPA hasil posttes ketuntasan siswa naik menjadi 20 siswa dan berdasarkan hasil data penelitian menunjukan hasil uji hipotesis menunjukan thitung = 7,2684 > ttabel = 2,0243, sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS Berdiferensiasi Kelas V SD Muhammadiyah Karangturi
IPAS adalah pembaruan dari mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang sebelumnya ada dalam kurikulum terdahulu. Mata pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi harus mencakup tiga komponen, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di SD Muhammadiyah Karangturi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan angket. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V meliputi kemudahan akses terhadap informasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain waktu yang dibutuhkan cenderung lebih lama serta adanya persepsi dari siswa bahkan orang tua yang merasa diperlakukan secara berbeda. Dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V SD Muhammadiyah Karangturi adalah guru menjadi lebih aktif dalam berkolaborasi dengan guru lain. Selain itu, dampak terhadap siswa adalah mereka menjadi lebih mandiri, merasa senang, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran berdiferensiasi
Karakteristik Kegiatan Berpikir dan Kecerdasan dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam
Penelitian kepustakaan ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara mendalam literatur relevan mengenai konsep fundamental berpikir (tafakur) dan kecerdasan yang terintegrasi dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi yang ketat, kajian ini menelusuri sumber ilmiah terpercaya melalui penelusuran terstruktur pada database elektronik seperti Google Scholar, ERIC, dan ProQuest, menggunakan kata kunci spesifik serta kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas data. Proses analisis data dilakukan bertahap dan sistematis, meliputi reduksi, penyajian, interpretasi mendalam, perbandingan komprehensif, sintesis temuan yang terintegrasi, hingga penarikan kesimpulan yang valid dan teruji secara akademis. Hasil analisis secara jelas menunjukkan bahwa berpikir (tafakur), sebagai aktivitas mental yang fundamental dan esensial dalam ajaran Islam, memainkan peran yang sangat krusial sebagai landasan utama bagi pengembangan kecerdasan secara holistik. Tafakur tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif semata dalam mengolah informasi dan memecahkan masalah (IQ), tetapi juga melibatkan dimensi perenungan mendalam yang esensial bagi pengembangan kecerdasan emosional (EQ) melalui peningkatan kesadaran diri dan empati yang mendalam, serta memperkuat kecerdasan spiritual (SQ) melalui penguatan hubungan yang mendalam dengan Allah dan pemahaman yang lebih baik akan tujuan hidup yang sebenarnya. Kesimpulan utama kajian ini menegaskan bahwa tafakur dan kecerdasan memiliki keterkaitan yang inheren, sinergis, dan saling memperkuat dalam kerangka psikologi pendidikan Islam yang komprehensif. Pengembangan kecerdasan yang holistik dan seimbang, sebagaimana diamanatkan Al-Qur\u27an dan Hadis, tak terpisahkan dari pembiasaan berpikir mendalam dan reflektif yang berorientasi pada hikmah. Pendidikan Islam idealnya mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang tajam, merenungkan makna yang mendalam dari setiap fenomena, dan mengaplikasikan pemahaman secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan yang kompleks, sehingga potensi kecerdasan mereka berkembang secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar
Implementation of an Independent Curriculum Integrated with Information and Communication Technology: A Case Study of SD Inpres Dok VIII Atas Jayapura City Papua Province
The implementation of the Merdeka Curriculum integrated with technology plays a strategic role in creating interactive, adaptive, and relevant learning experiences in line with the demands of the digital age and national education goals. However, empirical research on the application of the Merdeka Curriculum based on Information and Communication Technology (ICT) in eastern Indonesia is still limited, especially in public elementary schools such as SD Inpres Dok VIII Atas, Jayapura City, Papua Province. This study aims to examine and provide an overview of the implementation of the Merdeka Curriculum that integrates ICT in learning at the elementary school level. The method used is qualitative with a descriptive approach through literature study, observation, and interviews with teachers and students. The results of the study show that ICT integration plays an important role in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening (P5) project, especially in increasing student engagement, strengthening character, and preparing them to face global challenges and digital disruption. The use of technology also supports efficient classroom management and the application of differentiated learning. However, the effectiveness of implementation is greatly influenced by school leadership support, the availability of ongoing teacher training, and access to devices and the internet. This study recommends strengthening teachers\u27 digital capacity, equalizing ICT infrastructure, and forming learning communities. Keywords: Merdeka Curriculum, Information, and Communication Technology, Primary School
Pengaruh Layanan Pendidikan dan Konsultan Komunikasi terhadap Minat Peserta Didik di Lembaga Pioneer Class Makassar: Analisis Regresi Linear Berganda
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan pendidikan dan konsultan komunikasi terhadap minat peserta didik di Lembaga Pioneer Class Makassar. Lembaga pendidikan non-formal, seperti lembaga bimbingan belajar, memainkan peran penting dalam mendukung pendidikan di luar sistem formal. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, lembaga ini menghadapi tantangan dalam menarik minat peserta didik untuk bergabung dan berpartisipasi aktif dalam program yang mereka tawarkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk menguji seberapa besar pengaruh layanan pendidikan dan konsultan komunikasi terhadap minat peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultan komunikasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat peserta didik, sementara layanan pendidikan tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman bagaimana konsultan komunikasi berperan dalam meningkatkan minat peserta didik untuk memilih lembaga pendidikan dan bagaimana komunikasi yang efektif dapat memperkuat layanan pendidikan yang diberikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan untuk mengoptimalkan strategi komunikasi mereka dan meningkatkan kualitas layanan untuk menarik minat peserta didik