e-Jurnal IAIN Curup
Not a member yet
    2835 research outputs found

    Cyberfaith: The Interplay of Information Technologies and Muslim Youth in Shaping Contemporary Islamic Discourses

    No full text
    This study explores Cyberfaith, examining the intricate relationship between information technology and the religious perspectives of Muslim youth. With an emphasis on how the digital age has altered religious activities, the study offers complex insights into how information technology affects the spiritual perspectives of the next generation. The study adds to our understanding of the benefits and difficulties of incorporating technology into religious expressions by exploring the Cyberfaith phenomena. The findings emphasize the complexity of this influence and the part that religious beliefs play in influencing attitudes and actions. The development of Islamic religious narratives is greatly influenced by information technology, which questions established conventions and reframes concepts of authority and religion. The study's global reach demonstrates how Islamic expressions and societal elements are impacted in different parts of the world. Worship has changed as a result of the use of technology into religious rituals; this presents both opportunities and difficulties that need more investigation. The study highlights the significant change in Muslim youth's religious engagement in the digital age and stresses the significance of comprehending the effects on society and academia. Future studies should look at the implications for policy and education in helping Muslim teenagers utilize technology responsibly in religious contexts

    Studi Komparatif Hadis dan Tradisi Injil: Ajaran Etika dalam konteks antaragama : Keadilan, belas kasih, tanggung jawab

    No full text
    This article presents a comparative analysis of ethical teachings in the Hadith and the Biblical tradition (the Gospels), focusing on three universal values: justice, mercy, and social responsibility. This research is situated within the context of interfaith dialogue, aiming to foster interfaith understanding by emphasizing universal ethical values. This research examines the intersections and differences in the ethical systems of these two major religious traditions and their impact on social practices within religious communities, demonstrating that both traditions share universal values such as compassion, justice, and social responsibility. The research method used is library research across current academic sources, with a comparative analysis of normative texts. Data were obtained from primary sources (authentic Hadith and Gospel texts) and contemporary academic studies. The results show that despite differences in approach and application, both traditions emphasize fundamental values that promote justice and mercy in society. These findings highlight the potential of the ethical teachings of both religions to strengthen interfaith dialogue and promote social harmony. This research offers new insights through a comparative approach that focuses on normative texts, rather than merely comparing dogmatic theologies. This research concludes that both the Hadith and the Bible affirm a prophetic ethic grounded in the values of justice, compassion, and social responsibility. These findings offer new opportunities to develop interfaith public ethics as a foundation for dialogue and cooperation among religious communities in pluralistic societies.Artikel ini menyajikan analisis komparatif mengenai ajaran etika dalam Hadis dan tradisi Alkitabiah, dengan fokus pada tema keadilan, belas kasihan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kesamaan dan perbedaan dalam pengajaran etika kedua tradisi tersebut, dan dampaknya terhadap praktik sosial di masyarakat beragama, serta agar dapat melihat bahwa nilai-nilai universal seperti kasih sayang, keadilan, dan perdamaian ada dalam setiap agama. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan analisis data empiris dari berbagai sumber akademis terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam pendekatan dan penerapan, kedua tradisi menekankan nilai-nilai fundamental yang mendorong keadilan dan belas kasih di masyarakat. Temuan ini menyoroti potensi ajaran-ajaran etika dari kedua tradisi untuk memperkuat dialog antaragama dan meningkatkan harmoni sosial. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam studi etika lintas agama dan memberikan saran untuk pengembangan penelitian lebih lanjut di bidang ini. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa perlunya memperkuat pemahaman bersama tentang ajaran ini dapat meningkatkan dialog dan kerjasama antaragama. &nbsp

    Ketahanan Keluarga di Era Stigma Digital Perspektif Al-Qur’an

    No full text
    This study aims to analyze how the construction of digital social stigma influences perceptions of family happiness and how Qur’anic values can strengthen family resilience amid the visual culture of social media. Using a qualitative approach through literature studies, content analysis of phenomena on TikTok and Instagram, and thematic (maudhu’i) interpretation of relevant Qur’anic verses, this research finds that digital pressure significantly affects perceptions of happiness and may lead to relational conflict and identity crises within families. The values of sakinah, mawaddah, and rahmah (Qur’an, Ar-Rum: 21), along with the principles in Al-Hujurat: 12 and Al-Isra: 36, serve as spiritual and social foundations for building resilient Muslim families. The findings highlight the importance of integrating Qur’anic values with digital literacy to foster strong and enduring families in the era of visual culture.Perkembangan media sosial, seperti TikTok dan Instagram, telah menciptakan standar baru dalam memaknai kebahagiaan keluarga melalui tayangan visual yang ideal. Hal ini memberikan tekanan sosial kepada banyak pasangan, terutama generasi muda, yang merasa kehidupannya tidak sesuai dengan narasi digital tersebut. Survei menunjukkan bahwa 63% pengguna TikTok merasa stres saat membandingkan rumah tangga mereka dengan orang lain. Stigma sosial digital ini dapat memicu konflik dalam hubungan keluarga dan krisis identitas. Oleh karena itu, ketahanan keluarga harus dibangun berdasarkan nilai-nilai Qur'ani, yang tidak hanya bergantung pada citra visual yang tampak sempurna. Artikel ini mengintegrasikan analisis sosiologis terhadap fenomena media sosial dan tafsir tematik Al-Qur'an. Pendekatan ini menggunakan nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam QS. Ar-Rum ayat 21, serta prinsip dari QS. Al-Hujurat ayat 12 dan QS. Surat Al-Isra ayat 36 sebagai dasar dalam membangun ketahanan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Qur'ani memberikan landasan spiritual yang kokoh untuk menghadapi tekanan sosial digital dan membimbing keluarga untuk tetap mempertahankan keautentikan serta ketahanan dalam menghadapi tantangan budaya visual saat ini

    Sebuah English: English

    No full text
    This article analyzes munākahāt hadiths in Fath al-Mun’im by Mūsā Shāhīn Lāshīn and his contribution to the reform of Islamic family law. While these hadiths are central in shaping legal thought, the interpretation has often remained literalist, producing a gap between normative texts and present socio-legal realities such as child marriage, women’s consent, and dowry inflation. Addressing this gap is crucial for developing a hadith-based framework that is responsive to contemporary challenges in Muslim family life. The study aims to examine how Lāshīn constructs legal reasoning on munākahāt and to evaluate the implications of his method for family law reform. Using a qualitative, library-based approach, it applies content analysis to the ten-volume Fath al-Mun’im, supported by classical fiqh and modern scholarship. Analytical lenses include maqasid al-shari’ah and the sociology of knowledge. The findings show that Lāshīn develops an integrative framework that harmonizes hadith authority with ethical priorities and social realities. He affirms women’s agency, critiques burdensome dowries, and classifies marriage rulings according to context. His approach, rooted in fiqh al-awlawiyyāt and comparative madhhab analysis, offers not only a moderate and contextual model of hadith-based ijtihād but also practical guidance for policymakers in shaping equitable and sustainable Islamic family law.Artikel ini mengkaji konstruksi hukum hadis-hadis munākahāt dalam Fath al-Mun’im karya Syeikh Mūsā Syāhīn Lāsyīn serta kontribusinya terhadap pembaruan hukum keluarga Islam kontemporer. Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan pendekatan hukum Islam yang lebih kontekstual dan responsif terhadap transformasi sosial, terutama dalam isu-isu seperti pernikahan dini, hak perempuan, dan mahar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan metode analisis isi dan kerangka maqāshid al-sharīʿah serta sosiologi pengetahuan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lāsyīn mengembangkan konstruksi hukum yang integratif, memadukan otoritas teks hadis dengan nilai-nilai maqāshid dan pertimbangan sosial. Ia mengklasifikasikan hukum pernikahan secara fleksibel berdasarkan konteks individu dan sosial, menolak pendekatan literalistik patriarkal, serta menegaskan persetujuan perempuan dan prinsip keadilan dalam akad. Selain itu, ia menafsirkan mahar secara spiritual, menekankan kesederhanaan dan substansi komitmen. Pendekatan fiqh awlawiyyāt dan perbandingan mazhab juga menjadi ciri khas metode syarahnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa konstruksi hukum Lāsyīn memberikan kontribusi penting bagi model ijtihad hadis hukum keluarga yang etis, kontekstual, dan aplikatif. Kajiannya relevan sebagai basis reformasi hukum Islam yang moderat dan responsif terhadap tantangan zaman

    Term Ḍaiq dalam al-Qur’an dan Relevansinya terhadap Kesehatan Mental Spiritual Di Era Digital

    No full text
    This study aims to analyze the conceptual meaning of ḍaiq in the Qur'an through Toshihiko Izutsu's semantic analysis, as well as to articulate its relevance to spiritual and mental health in the digital age. The research method employed is qualitative-library, utilizing Toshihiko Izutsu's semantic approach to the Qur'an. The formal object of this study is the meaning of the term ḍaiq, while the material object is 12 verses containing the term. Data analysis was conducted in layers, including contextual studies, comparative meanings with juxtaposed meanings of ḍaiq, and historical research to reveal the worldview (weltanschauung) of the Qur'an. There is a shift in the worldview (weltanschauung) regarding the term ḍaiq in the Qur'an. Its meaning has evolved from physical-social pressure (Makkiyah-Madaniyah context) to a deeper psychological narrowness. The results of this study show that this psychological narrowness is relevant for analyzing phenomena in the digital age, especially Fear of Missing Out (FoMO), which is a modern manifestation of the condition of ḍaiq. This modern phenomenon of ḍaiq has a direct impact on spiritual and mental health, where feelings of isolation and anxiety hinder the attainment of peace of mind and the search for meaning in life.Penelitian ini mengkaji istilah ḍaiq dalam al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu untuk memahami makna mendalam dan hubungannya dengan kesehatan mental spiritual. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana kata ḍaiq dipahami pada konteks al-Qur’an melalui analisis semantik Toshihiko Izutsu serta relevansi makna kata ḍaiq terhadap kesehatan mental spiritual manusia. Metode yang digunakan adalah analisis semantik teks al-Qur’an, dengan fokus pada kajian 12 ayat yang mengandung kata ḍaiq. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa perubahan makna kata ḍaiq mengalami perubahan weltanschauung dari kesempitan yang berkaitan dengan tekanan fisik dan sosial pada masa makiyyah hingga madaniyah, menjadi kesempitan psikologis yang lebih modern, seperti yang digambarkan dalam fenomena fear of missing out. Fenomena ini menunjukkan hubungan erat antara tekanan psikologis dan gangguan kesehatan mental spiritual yang berkembang di era digital, yang mengalami perasaan terisolasi dan tertinggal dapat mengganggu kedamaian batin dan pencarian makna hidup yang lebih dalam

    Problematika Mahasiswa dalam Berkomunikasi Tulis Terhadap Dosen Sebuah Kajian Kesantunan Berbahasa

    Get PDF
    Abstrak: Problematika mahasiswa dalam berkomunikasi dengan dosen terdapat kalimat yang melanggar aturan dalam berbahasa. Tujuan penelitian ini mengkaji problematika yang dihadapi mahasiswa dengan mengidentifikasi ragam bahasa mahasiswa akademisi dari segi pemilihan kalimat, emoji, dan tanda baca saat untuk mengetahui pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.  Data dalam penelitian adalah bukti chat mahasiswa kepada dosen yang mengandung problematika kesantunan dalam berbahasa virtual di Whatsapp. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh jenjang sarjana saat berkonsultasi skripsi dan penanggung jawab mata kuliah. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode simak atau pengamatan dan teknik catat yang diberikan kode. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat 5 data problematika penggunaan kalimat dalam pesan mahasiswa yang terbagi, dua data problematika penggunaan tanda baca dalam pesan mahasiswa

    Pengaruh Project Based Learning Berbasis Games Word Search Puzzles terhadap Pemahaman Kosakata Baku dan Motivasi Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbasis permainan Word Search Puzzle terhadap pemahaman kosakata baku dan motivasi belajar siswa kelas VI di SD Negeri Jatiroke I. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri Jatiroke I, dengan jumlah sampel sebanyak 50 siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing terdiri dari 25 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman kosakata baku dan angket motivasi belajar. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, uji-t, Mann-Whitney, gain ternormalisasi, serta uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis Word Search Puzzle berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman kosakata baku siswa. Motivasi belajar siswa tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan berdasarkan hasil uji regresi linear dengan nilai signifikansi sebesar 0,565. Permainan edukatif seperti Word Search Puzzle mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi belum mampu memberikan pengaruh statistik yang kuat terhadap motivasi belajar. Inovasi dalam penelitian ini terletak pada integrasi permainan dalam kerangka pembelajaran berbasis proyek yang menekankan pada kolaborasi, eksplorasi, dan kemandirian siswa. Model ini memberikan alternatif strategi pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendukung pencapaian kompetensi literasi kosakata baku. Hasil ini dapat dijadikan rujukan bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis proyek yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian lanjutan disarankan agar mengembangkan pendekatan yang mampu mengakomodasi dimensi afektif secara lebih menyeluruh

    Legal and Ethical Implications of Absentee Ownership in Agricultural Land Transactions: The Position of the Land Deed Official

    Get PDF
    This study aims to analyze the legal consequences of a sale and purchase deed of absentee agricultural land made by a Land Deed Official. The issue being studied is the drafting of a sale and purchase deed by a Land Deed Official for absentee agricultural land, where the ownership of such land has been prohibited as stipulated in Article 3d of Government Regulation Number 41 of 1964 concerning Amendments and Additions to Government Regulation Number 224 of 1961 on the Implementation of Land Redistribution and Compensation. Furthermore, the Land Deed Official is obliged to refuse to draft deeds that contradict the prevailing laws and regulations, particularly in relation to absentee agricultural land, as regulated in Article 39 paragraph (1) letter g of Government Regulation Number 24 of 1997 concerning Land Registration. This research employs normative juridical research using the statutory approach, conceptual approach, case approach, and historical approach. The legal materials used in this research consist of primary legal materials and secondary legal materials. The research findings indicate that the legal consequences of a sale and purchase deed drafted by a Land Deed Official for absentee agricultural land are in conflict with the prevailing laws and regulations, specifically Article 1320 of the Indonesian Civil Code (KUHPer) concerning the validity requirements of an agreement, as it violates both subjective and objective requirements. As a result, the sale and purchase deed becomes null and void by operation of law, rendering it invalid or deemed never to have existed

    Tantangan Komunikasi Penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam Adaptasi Teknologi Siaran Digital

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan komunikasi yang dihadapi penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam proses adaptasi dari siaran konvensional ke siaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di ruang siaran, dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan metode Flow Model of Analysis. Teori komunikasi Stephen Littlejohn dan Karen Foss(2009), hambatan serta tantangan dalam komunikasi dapat ditinjau dari tiga aspek utama: perbedaan media, perkembangan teknologi, dan pola interaksi dimana ketiga aspek ini sangat relevan dalam melihat tantangan komunikasi yang dihadapi penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam proses adaptasi terhadap siaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar RRI Medan menghadapi berbagai tantangan komunikasi, terutama yang bersifat teknis seperti gangguan jaringan internet, kerusakan alat siar (mixer, mikrofon), dan ketergantungan pada tim teknis. Selain itu, proses adaptasi teknologi dari siaran konvensional ke digital di RRI Medan memerlukan penyiar untuk tidak hanya menguasai alat dan perangkat baru, tetapi juga menyesuaikan gaya komunikasi mereka dengan audiens yang lebih luas dan beraga

    Lalaran and Tasmi's:: Traditional Memorisation Techniques in Classical Arabic Education at Pesantren

    Get PDF
    Memorisation has long been a central component of traditional Islamic education; however, the mechanisms that determine the quality of memorisation in pesantren remain insufficiently explored. This study addresses the problem by focusing on two classical techniques, lalaran (repetitive chanting) and tasmi' (recitation in front of others), which have been widely practised but rarely examined through empirical analysis. The objective is to investigate their influence on the memorisation quality of the Nazam Alfiyah Ibn Malik, a seminal text in classical Arabic grammar. The study involved female students of SPM Ulya Madrasah Mamba'ul Hikam as the population, utilising questionnaires, observation, and documentation as data collection instruments. Quantitative analysis was carried out using correlation and multiple regression. The findings reveal that both lalaran and tasmi' individually contribute significantly to memorisation quality; however, when examined simultaneously, tasmi' emerges as the stronger predictor, while the unique contribution of lalaran becomes limited due to overlapping effects. This suggests that memorisation quality is not merely a result of repetition, but is also strengthened by evaluative processes that involve correction and validation. The study concludes that integrating lalaran as a preparatory practice, with tasmi as the main evaluative mechanism, provides a more effective pedagogical model for enhancing memorisation quality in pesantren contexts

    1,549

    full texts

    2,835

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal IAIN Curup
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇