Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
1708 research outputs found
Sort by
Peningkatan Literasi Membaca dan Menulis melalui Metode Kreatif di SD Negeri 027 Palembang
Kemampuan literasi khususnya dalam membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan pendidikan anak. Namun, rendahnya minat baca dan menulis di kalangan siswa membutuhkan pendekatan yang inovatif dan kreatif untuk membangkitkan minat dan kemampuan literasi siswa. Penggunaan metode kreatif, seperti permainan kata, drama, dan visualisasi cerita, dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca dan menulis siswa di SD Negeri 027 Palembang melalui pendekatan kreatif yang melibatkan metode bermain peran, bercerita, dan kegiatan menulis kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dengan melibatkan guru dan siswa secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam minat dan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis. Selain itu, guru juga memperoleh pelatihan dalam penerapan metode kreatif sehingga dapat mengimplementasikannya secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode kreatif mampu meningkatkan minat membaca dan menulis sebesar 75%, kemampuan membaca sebesar 40% dan kemampuan menulis sebesar 50%, serta mampu membangun keterampilan sosial dan kepercayaan diri siswa. Disarankan agar dilakukan pengembangan program berkelanjutan, pelatihan guru, kolaborasi dengan pihak luar, evaluasi dan monitoring berkala dan pihak sekolah agar terus mengadopsi metode kreatif dalam pembelajaran literasi serta melibatkan orang tua dalam mendukung kegiatan membaca dan menulis di rumah.Kemampuan literasi khususnya dalam membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan pendidikan anak. Namun, rendahnya minat dan motivasi siswa sering kali menjadi hambatan dalam meningkatkan keterampilan ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca dan menulis siswa di SD Negeri 027 Palembang melalui pendekatan kreatif yang melibatkan metode bermain peran, bercerita, dan kegiatan menulis kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dengan melibatkan guru dan siswa secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam minat dan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis. Selain itu, guru juga memperoleh pelatihan dalam penerapan metode kreatif sehingga dapat mengimplementasikannya secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan literasi di tingkat sekolah dasar, serta dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain dalam konteks yang serupa.
Kata Kunci: Literasi, membaca, menulis, metode kreatif, pendidikan dasa
Penguatan UMKM Gula Aren Desa Maddenra Melalui Product diversification dan digital marketing
UMKM Gula aren yang ada di desa maddenra memiliki potensi pertanian pohon aren yang melimpah dengan nilai ekonomis yang menjanjikan, tetapi dalam pengolahan produk gula aren yang selama ini dilakukan masyarakat masih menggunakan metode tradisional dengan hasil produk gula balok dan memiliki jangkauan pemasaran hanya sebatas wilayah lokal, maka dari itu tim PkM memiliki tujuan untuk memberikan inovasi baru dalam proses produksi gula aren dengan mengadopsi teknologi produksi dan product diversification berupa produk baru gula semut, diversifikasi ini memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan nilai penjualan produk maupun menciptakan identitas produk yang kuat. Tujuan kegiatan ini juga meningkatkan penghasilan petani gula aren melalui teknik digital marketing yang lebih luas jangkuan pasar untuk produk-produk Kelompok Tani Hutan Cenreanging. Metode pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahapan antara lain tahapan sosialisasi program PkM melalui Focus Group Discussion (FGD), tahapan pelatihan, Penerapan teknologi dalam proses produksi akan memakai alat pengolahan gula semut menggunakan mesin, Pendampingan dan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan program dan keberlanjutan Program. Dari hasil kegiatan PkM ini UMKM gula aren masyarakat desa maddenra mengalami peningkatan pengetahuan mengenai diversifikasi produk, keterampilan dalam memproduksi gula semut, memiliki branding produk dengan brand lokal sendiri, kemampuan untuk pemasaran secara digital, dan penjualan produk gula aren dan gula semutnya dari harga jual awal untuk gula merah kotak menjadi gula semut mencapai peningkatan 233,4%. Pendapatan petani meningkat dengan kualitas produk baru, brand baru dan pemasaran yang lebih luas.UMKM Gula aren yang ada didesa maddenra memiliki potensi pertanian pohon aren yang melimpah dengan nilai ekonomis yang menjanjikan, tetapi dalam pengolahan produk gula aren yang selama ini dilakukan masyarakat masih menggunakan metode tradisional dengan hasil produk gula balok dan memiliki jangkauan pemasaran hanya sebatas wilayah lokal, maka dari itu tim PKM memiliki tujuan untuk memberikan inovasi baru dalam proses produksi gula aren dengan mengadopsi teknologi produksi dan product diversification berupa produk baru gula semut, diversifikasi ini memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan nilai penjualan produk maupun menciptakan identitas produk yang kuat. Tujuan kegiatan ini juga meningkatkan penghasilan petani gula aren melalui teknik digital marketing yang lebih luas jangkuan pasar untuk produk-produk Kelompok Tani Hutan Cenreanging. Metode pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahapan antara lain tahapan sosialisasi program PKM melalui Focus Group Discussion (FGD), tahapan pelatihan, Penerapan teknologi dalam proses produksi akan memakai alat pengolahan gula semut menggunakan mesin, Pendampingan dan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan program dan keberlanjutan Program. Dari hasil kegiatan PKM ini UMKM gula aren masyarakat desa maddenra mengalami peningkatan pengetahuan mengenai diversifikasi produk, keterampilan dalam memproduksi gula semut, memiliki branding produk dengan brand lokal sendiri, kemampuan untuk pemasaran secara digital, dan penjualan produk gula aren dan gula semutnya dari harga jual awal Rp24.000/kg untuk gula merah kotak menjadi Rp.80.000/kg untuk gula semut. Pendapatan petani meningkat dengan kualitas produk baru, brand baru dan pemasaran yang lebih luas
Pendampingan Bahasa Inggris dan Membuat Konten Digital Sebagai Upaya Mendukung Promosi Pariwisata Pulau Misool
Kepulauan Misool, bagian dari Kab. Raja Ampat, memiliki potensi pariwisata yang belum sepenuhnya dikembangkan, meskipun terkenal dengan tempat-tempat menarik seperti Goa Keramat dan Puncak Harfat. Komunikasi dengan wisatawan asing menjadi tantangan karena keterbatasan bahasa Inggris di kalangan masyarakat setempat. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan keterampilan membuat konten digital untuk promosi pariwisata. Berdasarkan hasil analisis kondisi eksisting masyarakat, terutama remaja, menunjukkan penguasaan Bahasa Inggris yang masih lemah dan minim keterampilan digital dalam promosi objek wisata. Menurut data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa promosi masih dilakukan secara konvensional, dengan kebutuhan untuk meningkatkan konten digital yang menarik. Program ini bertujuan untuk: 1). Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris remaja. 2). Mengembangkan keterampilan pembuatan konten digital. 3). Mendukung promosi pariwisata. 4). Memberdayakan remaja lokal. Identifikasi permasalahan utama mencakup kemampuan berbahasa Inggris yang rendah dan keterampilan pembuatan konten digital yang kurang. Solusi mencakup pelatihan Bahasa Inggris dan pembuatan konten digital. Program dilaksanakan dalam lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris sebesar 75% dan 65% keterampilan peserta dalam membuat konten digital. Peserta mulai berpartisipasi aktif dalam promosi pariwisata Pulau Misool. Penerapan teknologi dilakukan melalui penggunaan perangkat pengambilan gambar dan aplikasi editing, serta keterlibatan masyarakat dalam program. Rencana selanjutnya mencakup pengembangan modul lanjutan, penyediaan akses teknologi, pemberdayaan komunitas, ekspansi promosi digital, dan monitoring berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program
Pendampingan dalam Perhitunga Biaya Produksi Dan Pengaruhnya Terhadap Profitabilitas UKM Keripik Liapik
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi di berbagai wilayah. Namun, UMKM sering menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan, seperti asimetri informasi, biaya transaksi yang tinggi untuk memasuki pasar, serta keterbatasan keterampilan dan pengetahuan keuangan. Selain itu, potensi instrumen pembiayaan selain utang langsung dari bank masih belum berkembang secara optimal. Masalah lain yang menjadi perhatian akademis adalah kurangnya kemampuan manajerial dan pemasaran pemilik UMKM, serta pengelolaan keuangan yang kurang efisien, terutama terkait dengan hutang usaha dan ketersediaan bahan baku yang memengaruhi lancarnya operasional. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menganalisis manajemen biaya dalam menentukan biaya produksi dan harga jual, serta mengidentifikasi tantangan umum yang dihadapi UMKM, khususnya di wilayah tersebut. Kegiatan ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi efektif yang dapat meningkatkan profitabilitas dan minat UMKM. Melalui pendekatan studi reflektif, kegiatan ini difokuskan pada pembinaan bagi UMKM Keripik Liapik untuk memperkuat pengelolaan keuangan dan meningkatkan keinginan usaha dari perspektif akuntansi. Kontribusi dari kegiatan ini bagi mitra usaha Liapik meliputi kemampuan dalam (a) menentukan biaya produksi di UMKM, (b) menyusun strategi untuk mengurangi dan mengendalikan biaya produksi, serta (c) memahami dampak biaya produksi terhadap profitabilitas UMKM.Usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) memainkan peran penting dalam ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk merefleksikan harga manajemen biaya saat ini, tantangan umum yang dihadapi UKM di wilayah tersebut, dan strategi yang efektif untuk meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan perusahaan-perusahaan ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai studi tinjauan tipe reflektif, yang menekankan pemberian pembinaan bagi UKM Keripik Liapik dalam meningkatkan keberlangsungan usaha dalam perspektif akuntansi dan seta penguatan dalam pengelolaan keuangan. Kontribusi kegiatan ini bagi mitra Usaha Liapik meliputi kemampuan dalam (a) determinan biaya produksi di UKM, b) strategi untuk pengurangan dan pengendalian biaya produksi, dan c) dampak biaya produksi terhadap profitabilitas UKM
Diskursif Politik Lingkungan dan Relasi Aktor dalam Kerusakan Lingkungan di Kabupaten Lebak, Banten
Penulisan artikel ini berawal dari keresahan terhadap korporasi lokal yaitu perusahaan tambak udang yang beroperasi di Kabupaten Lebak bagian selatan. Hal ini dikarenakan hampir semua perusahaan tambak udang tersebut tidak memiliki izin kelengkapan baik itu administrasi maupun persetujuan IPAL pembuangan limbah. Hal tersebut kemudian menimbulkan polemik yaitu mengenai permasalahan kerusakan lingkungan. Terangkum dalam beberapa penelitian terkait bagaimana kondisi kerusakan lingkungan mulai dari sekala kecil maupun besar, permasalahan kerusakan lingkungan tersebut membawa dampak yang merugikan khususnya bagi masyarakat. Permasalahan tersebut diteliti lebih dalam menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dapat menggali lebih dalam terkait permasalahan kerusakan lingkungan di Kabupaten Lebak. Kemudian data tersebut dibedah menggunakan konsep teori politik lingkungan milik (Siahaan) dan etika lingkungan (Keraf) sebagai pisau analisisnya. Hasil penelitian memperlihatkan keberadaan perusahaan tambak udang di Kabupaten Lebak menimbulkan polemik yang begitu kompleks, berdasarkan pada beberapa penuturan informan, yang menyebabkan terjadinya polemik dalam usaha tambak udang karena dalam praktiknya dilandasi kepentingan para aktor mulai dari aktor korporasi yaitu pengusaha tambak udang yang hanya mengutamakan keuntungan tanpa peduli dengan masalah perizinan dan persetujuan IPAL pembuangan limbah. Begitupun dengan aktor Pemerintah yaitu Kepala Desa yang terlibat dalam proses pembebasan lahan hanya untuk kepentingan pencalonan menjadi Kepala Desa di periode berikutnya
Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Kebijakan Satu Data Indonesia yang berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 menjadi acuan untuk mewujudkan tata kelola data sektoral dengan data yang berkualitas guna mendukung pembangunan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan informan terkait yaitu walidata, pembina data, produsen data, dan akademisi. Data dianalisis melalui beberapa tahapan yaitu kondensasi data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh Diskominfo sebagai Walidata tingkat provinsi. Kendala tersebut meliputi kurangnya tenaga ahli di bidang statistik serta keterbatasan anggaran, yang menghambat pelaksanaan program pembinaan SDI, seperti kegiatan Forum SDI dan pemanfaatan BIG. Selain itu, komunikasi yang belum sepenuhnya optimal juga menjadi tantangan, terlihat dari masih adanya OPD yang tidak hadir dalam kegiatan pembinaan SDI, keterlambatan pengumpulan data, serta data yang tidak sesuai dengan prinsip SDI. Hal ini menghambat Diskominfo dalam melaksanakan tugas pemeriksaan dan penyebarluasan data
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Data Sebaran Penyakit Demam Berdarah Di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Maju
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a serious public health problem in Indonesia. In rural areas with limited infrastructure, conventional disease monitoring methods hinder effective dengue prevention. This study aims to design and implement a Web-Based Geographic Information System (GIS) to map the distribution of DHF cases in the working area of Puskesmas Karya Maju. The system is developed using the Agile method through stages of observation, system design, implementation, and testing. The application is built using Laravel, MySQL, and Leaflet.js and includes features such as interactive maps, patient and village data, and real-time statistical visualization. Black Box Testing ensures that all features function correctly. The results show that the system helps improve dengue surveillance and facilitates better decision-making for prevention
Analisis Kepuasan Mahasiswa Dalam Menggunakan Aplikasi Digitalent Terhadap Program Pelatihan Bersertifikasi Dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Importance Performance Analysist (IPA)
This study aims to evaluate student satisfaction with the use of the Digitalent application using the End-User Computing Satisfaction (EUCS) and Importance-Performance Analysis (IPA) methods, with analysis conducted through the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software. The study involved 100 respondents who had used the Digitalent application. The analysis revealed an expectation score of 4.33 and a perceived performance score of 4.26, resulting in an average satisfaction gap (GAP) of –0.08. The variable with the highest gap was accuracy (–0.16), while the smallest gap was found in timeliness (–0.01). The IPA quadrant mapping highlighted several indicators that require improvement, as well as those that should be maintained. Overall, the Digitalent application is considered effective and beneficial for users, although some aspects still need enhancement to reduce the satisfaction gap and improve the overall user experience. This study concludes that Digitalent effectively supports the achievement of digital training goals, particularly for students
Implementasi Motif Tradisional Kina dari Kabupaten Bandung dalam Desain Bangku Rotan
This study discusses the designer and manufacture of rattan benches with the application of traditional Kina motifs originating from Bandung Regency. The main focus of the study is to produce a real product in the form of a rattan bench prototype that integrates Kina motifs aesthetically and functionally, so that it not only preserves local cultural heritage but also presents added value in contemporary furniture design. This study uses a design/creation method based on design, with stages of visual exploration of Kina motifs, development of rattan bench design concepts, prototype creation, and evaluation of results through expert and stakeholder interviews to assess the feasibility of the design visually, ergonomically, and culturally. The results of the study in the form of a rattan bench prototype show the success of the integration of Kina motifs, with embossed details on the seat cover and pattern stylization on the rattan frame, which are positively appreciated by local craftsmen and the community. The benefits of this design result include the preservation of traditional motifs in the form of real products, increasing the aesthetic value of local furniture, and developing product potential to support the culture-based creative industry
THE EFFECT OF WORKLOAD, JOB SATISFACTION, WORK-LIFE BALANCE, AND SOCIAL SUPPORT ON EMOTIONAL EXHAUSTION IN EMPLOYEES
This study aims to examine the influence of workload, job satisfaction, work-life balance, and social support on emotional exhaustion among employees of public accounting firms. The research method used is quantitative descriptive. The data analysis technique employed in this study is multiple linear regression. The sampling method used in this research is saturation sampling, with a total sample size of 93 employees. Data were collected through a questionnaire using a Likert scale, which was processed using Microsoft Excel 2019 and SmartPLS version 4.1.0.9. The results of this study indicate that the variables of workload and worklife balance have a positive and significant effect on emotional exhaustion. Meanwhile, the variables of job satisfaction and social support have a negative and insignificant effect on emotional exhaustion. These findings are expected to help reduce the level of emotional exhaustion among employees of public accounting firms