Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
Not a member yet
    1708 research outputs found

    Eksistensi Kampung Kota Melalui Pemberdayaan Masyarakat: Studi di Kampung Ondomohen, Kota Surabaya

    Get PDF
    Eksistensi kampung kota tidak terlepas dari peran serta masyarakat sebagai penghuninya untuk menghidupkan kampung dan disesuaikan dengan kapasitas masyarakat.  Eksistensi Kampung Ondomohen di tengah perkembangan Kota Surabaya tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam setiap prosesnya. Pemberdayaan masyarakat di Kampung Ondomohen dilatarbelakangi oleh persoalan pengelolaan sampah yang diinisiasi oleh beberapa warga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal dan berkeinginan membuat kampung agar lebih nyaman dan asri untuk ditinggali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat di Kampung Ondomohen dalam kerangka meningkatkan eksistensi kampung kota. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada lima informan menggunakan teknik purposive sampling, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pemberdayaan masyarakat diperlukan partisipasi masyarakat dan peran kelembagaan lokal. Kampung Ondomohen memiliki kelembagaan lokal, seperti keberadaan kader lingkungan, fasilitator lingkungan, RT dan RW berhasil menggugah partisipasi masyarakat dalam melestarikan kampung kota melalui aktivitas-aktivitas lingkungan dan eknonomi berupa UMKM. Pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas sosial dan ekononomi yang berfokus pada penanganan permasalahan lingkungan berfungsi sebagai wahana untuk menggugah partisipasi warga dan sarana edukasi. Melalui pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas dan kemandirian masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan kampung. Pemberdayaan masyarakat menjadikan eksistensi Kampung Ondomohen semakin kuat di tengah perkembangan Kota Surabaya

    Analisis Urban Heat Island Menggunakan Citra Satelit Landsat 8 di Kota Tangerang

    Get PDF
    Pertumbuhan kota sebagai pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya telah secara signifikan mengubah lanskap alam yang berdampak pada iklim dan lingkungan. Peningkatan populasi perkotaan mendorong konsumsi energi untuk rumah tangga, industri, dan transportasi, serta menggeser penggunaan lahan dari pertanian ke perumahan serta mempengaruhi iklim lokal. Hal ini dapat mendorong terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI), di mana suhu di area perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan, disebabkan oleh aktivitas manusia dan perubahan penggunaan lahan dari vegetasi alami menjadi bahan buatan seperti aspal dan beton. Kota Tangerang mengalami pertumbuhan yang cepat akibat urbanisasi yang juga mempengaruhi iklim mikro perkotaan, termasuk mengakibatkan fenomena UHI. Studi UHI di Kota Tangerang penting dilakukan karena urbanisasi yang tinggi membuat pertumbuhan kota semakin tinggi. Analisis UHI memberikan pemahaman lebih baik tentang pola suhu dan variabilitas termal di kawasan perkotaan Tangerang, serta dapat mengidentifikasi faktor penyebab UHI.   Pemanfaatan data citra Landsat 8 (OLI/TIRS) dan Sistem Informasi Geografis digunakan untuk analisis UHI. Data Land Surface Temperature (LST) digunakan sebagai parameter utama dalam mengevaluasi proses fisik, kimia, dan biologis di permukaan bumi serta mempelajari iklim perkotaan, kemudian dilanjutkan dengan analisis NDVI dan analisis UHI untuk melihat tingkatan UHI yang terjadi di Kota Tangerang. Hasil dari analisis UHI diharapkan dapat membantu pemerintah Kota Tangerang dan perencana kota dalam langkah mitigasi efektif, seperti penghijauan perkotaan, perbaikan tata ruang, dan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, serta mendukung penciptaan kota yang lebih nyaman dan berkelanjutan bagi masyarakat

    -

    Get PDF
    Siswa SD yang sudah seharusnya mengenal literasi dan numerasi masih belum optimal dikarenakan kurangnya fokus terhadap kegiatan pendidikan yang dilakukan guru. Guru di SDN Bebie Praya Lombok Tengah belum melaksanakan pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi, karena dilihat dari modul yang digunakan guru masih mengadopsi modul dari orang lain dan menggunakan buku teks lama. Pelatihan ini bertujuan untuk membimbing guru dalam mengembangkan modul ajar berbasis masalah yang dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Disamping itu juga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Masyarakat ini meliputi penjaringan kebutuhan awal melalui survei dan wawancara kepada kepala sekolah dan guru, pengembangan modul ajar berbasis masalah, pelatihan dengan pendampingan dan evaluasi secara langsung serta pemberian masukan dan saran. Dilihat dari aspek minat modul sekitar 80%, dari segi materi 78,33%, dan dari segi bahasa 78%, data tersebut telah menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil dan mengalami peningkatan. Kesimpulannya, penggunaan modul ajar berbasis masalah dalam pembelajaran matematika dapat memudahkan guru dalam menyusun modul ajar, meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi siswa yang terjadi setelah menerapkan modul ajar berbasis masalah dan memudahkan siswa dalam memahami konsep matematika. Oleh karena itu, hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan gambaran bahwa dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, guru harus mampu membuat rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar, permasalahan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, serta penggunaan media pembelajaran yang memanfaatkan benda-benda yang ada di sekolah.

    Edukasi Keuangan dan Perpajakan Melalui Pelatihan Keuangan dan Pelaporan SPT bagi UMKM Kabupaten Sambas

    Get PDF
    Kondisi yang terjadi saat ini yang dialami oleh para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Sambas adalah Pelaku UMKM di sambas telah melaksanakan pencatatan sederhana untuk aktivitas bisnisnya. Namun terdapat beberapa hambatan terkait dengan pencatatan yaitu pelaporan akuntansi masih dilakukan secara manual, sederhana dan belum mengikuti kaidah SAK EMKM sehingga menyebabkan ketidak patuhan wajib pajak UMKM untuk melakukan self assessment pajak pada kegiatan usahanya, sebagian besar UMKM telah memiliki NPWP dan menjalankan usahanya, akan tetapi masih menemui permasalahan terkait cara perhitungan dan pembayaran pajak yang serba digital sehingga pelaku usaha menjadi enggan melaporkan pajak. Tim PkM selaku mitra merasa perlu melakukan edukasi dan pelatihan guna mengoptimalkan pemahaman pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT khusus nya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas. Harapanya setelah melaksanakan pelatihan, para pelaku UMKM mampu mengoptimalkan baik pemahaman maupun keterampilan pengelolaan keuangan dengan SIAPIK dan pelaporan perpajakan UMKM. Tim PkM selaku mitra merasa perlu melakukan edukasi dan training guna meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT khusus nya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas. Dalam hal rencana pelaksanaan, para pelaku UMKM akan diberikan pelatihan dalam bentuk teori dan praktik penyusunan laporan keuangan  menggunakan aplikasi SIAPIK. Selanjutnya, pelaku UMKM akan memperoleh pengetahuan mengenai informasi dan mekanisme pelaporan SPT tahunan bagi UMKM yang akan disampaikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singkawang. Harapanya setelah melaksanakan pelatihan, para pelaku UMKM mampu meningkatkan baik pengetahuan maupun keterampilan pengelolaan keuangan dengan SIAPIK dan pelaporan perpajakan UMKM.Kondisi yang terjadi saat ini yang dialami oleh para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Sambas adalah Pelaku UMKM di sambas telah melakukan pembukuan sederhana untuk kegiatan usahanya. Namun terdapat beberapa kendala terkait dengan pembukuan yaitu pelaporan akuntansi masih dilakukan secara manual, sederhana dan belum mengikuti kaidah SAK EMKM sehingga menyebabkan ketidakpatuhan wajib pajak UMKM untuk melakukan self assessment pajak pada kegiatan usahanya, sebagian besar UMKM telah memiliki NPWP dan menjalankan usahanya, akan tetapi masih menemui permasalahan terkait cara perhitungan dan pembayaran pajak yang serba digital sehingga pelaku usaha menjadi enggan melaporkan pajak. Tim PKM selaku mitra merasa perlu melakukan edukasi dan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT khusus nya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas. Harapanya setelah melaksanakan pelatihan, para pelaku UMKM mampu meningkatkan baik pengetahuan maupun keterampilan pengelolaan keuangan dengan SIAPIK dan pelaporan perpajakan UMKM

    Kebijakan Pemerintah Kota Palembang melalui Sister City : Tantangan dan Hambatan

    Get PDF
    This journal explores the Sister City cooperation initiated by the Palembang City Government to enhance regional potential across various sectors. It adopts an interdisciplinary approach, combining public administration and international relations studies. Public administration focuses on government policies and their implementation, while international relations examine diplomatic activities in Sister City partnerships involving Palembang with Houston (United States), Yangzhou (China), and Zhuang Zhou (China). The study employs public policy theory and the Sister City concept as analytical frameworks, using indicators from Minister of Home Affairs Regulation No. 25 of 2020 on regional and international cooperation. The research uses a literature review method, relying on secondary data such as articles, documents, regulations, and prior studies. It investigates the stages of policy implementation in Palembang’s diplomacy efforts through three Sister City partnerships. The partnerships with Yangzhou and Zhuang Zhou have reached the stage of signing a Memorandum of Understanding (MoU), while the cooperation with Houston remains in the exploratory phase. The findings indicate several challenges hindering the effectiveness of these partnerships, including limited technical expertise among personnel in international cooperation, poor coordination, inadequate human resources such as translators, and leadership transitions that disrupt policy continuity. These issues highlight the need for improved technical capacity and better coordination to optimize the outcomes of international collaborations

    Kebijakan Pemerintah Indonesia Terkait dengan Diplomasi di Kawasan Timur Tengah (Studi Hubungan United Arab Emirates - Israel)

    Get PDF
    This research discusses the Indonesian Government's Policy Related to Diplomacy in the Middle East Region. The aim of the research is to understand the origins of the UAE-Israel relationship, the normalization process, and its implications for Southeast Asian countries, particularly in the context of Indonesian policy. The method used is library research with qualitative descriptive analysis, relying on secondary data from various literature sources. The results of the research show that the normalization of this relationship has created a positive climate for cooperation between the UAE and Southeast Asian countries, especially Indonesia, which also plays an important role. However, this normalization process has also triggered opposition from several countries that consider it contrary to their commitment to Palestine. The recommendation of this research is that both Indonesia and the UAE can act as more active mediators in resolving the Israel-Palestine conflict and enhance economic and diplomatic cooperation with Southeast Asian countries to create regional stability

    Pedagogi Feminis sebagai Framework : Menelusuri Upaya dan Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi

    Get PDF
    This article aims to provide a form of sexual violence prevention strategy based on feminist pedagogy as a framework for the PPKS Task Force in universities. It is known that the main factor in the rampant cases of sexual violence in several universities in Indonesia is basically caused by the imbalance of power relations in unbalanced gender positions, a culture of masculine oppression, including the lack of literacy in understanding knowledge about gender equality so that its linearity has an impact on various forms of sexual violence that occur. The theoretical approach used in this study uses the theory of feminist pedagogy, while the methodology used in this study is qualitative-reflective through literature studies from learning data and observations on the existence and role of the PPKS Task Force in Palembang City, including the PPKS Task Force at Sriwijaya University and the PPKS Task Force at Indo Global Mandiri University. The results of the study show that the prevention of sexual violence carried out by the two PPKS Task Forces at the two universities plays a role in two indicators, namely First, self-reflection and the PPKS Task Force's partisanship on feminist issues. Second, Empowerment of collaborative communities by involving academics through the formation of anti-sexual violence solidarity, namely "Volunteer Satgas PPKS" and "Sister bootcamp" while the transformative social role has not been fully constructive, because there has been no integration of alternative feminist-based curriculum as comprehensive and systematic sexual violence learning in preventing sexual violence in higher education

    PERANCANGAN NETWORK ATTACHED STORAGE SEBAGAI SARANA TRANSAKSI DATA ANTAR PERANGKAT DALAM JARINGAN LOKAL MENGGUNAKAN TRUENAS SCALE SECARA WIRELESS

    Get PDF
    Naiknya penggunaan data dalam berbagai aspek kehidupan modern telah mendorong pertumbuhan teknologi dalam penyimpanan data yang efisien dan lebih mobile. dengan penggunaan metode Network Attached Storage (NAS) sebagai sarana penyimpanan data dan transaksi data bersama yang dapat diakses secara mudah secara wireless oleh berbagai device. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode NAS menggunakan perangkat lunak TrueNAS SCALE dan menggunakan router sebagai sarana transaksi wireless antar ruangan. TrueNAS SCALE adalah sebuah sistem operasi berbasis open-souce linux yang dirancang untuk penyimpanan data secara efisien dan dapat diakses melalui jaringan

    An Annotated Checklist of the Non-native Plants Species of Campus of Universitas Indo Global Mandiri, Palembang, Sumatra

    Get PDF
    The research on the inventory of invasive alien species in the area of Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) aims to identify the alien and invasive species present on campus, so that the potential impacts of their presence can be assessed. The method used in this activity is the exploration method, where the researcher will explore the area around the campus to collect data on plants. The results obtained from this research indicate that there are 77 plant species consisting of 40 families. The families with the highest number of species are Apocynaceae and Araceae (7 species). Among the species identified, there are 42 alien species, 26 native species, and 9 invasive species

    Rediscovery of the Sumatran Endemics Onychogomphus rappardi (Odonata: Gomphidae) and Herona sumatrana sumatrana (Lepidoptera: Nymphalidae), with Notes on Observations of Other Rare Butterflies and Moths from the North of Sumatra

    Get PDF
    Several rare insects were observed around Ketambe in the centre of the Leuser Ecosystem in July 2024. The main subjects discussed are the micromoth Collinsa sp. aff. sphoraria Swinhoe (supposedly new to science) and the rediscoveries of the dragonfly Onychogomphus rappardi Lieftinck, 1937 and the butterfly Herona sumatrana sumatrana Moore, 1881. Both O. rappardi and H. sumatrana sumatrana are Sumatran endemics. Other observations of several rare species are the butterflies Arhopala athada athada (Staudinger, 1889), Deramas livens livens Distant, 1886, Jamides malaccanus celinus (Fruhstorfer, 1916); and the moths Corymica deducta (Walker, 1866), Speiredonia sandokana Zilli & Holloway, 2005 and Teulisna plagiata Walker, 1862

    1,628

    full texts

    1,708

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇