Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri SurabayaNot a member yet
27357 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN ELECTRIC ARC FURNACE SLAG PADA PEMBUATAN BETON KINERJA TINGGI DENGAN PERBEDAAN PERLAKUAN PERAWATAN
Beton adalah campuran antara semen, agregat, dan air yang menyebabkan terjadinya suatu hubungan yang erat antara bahan-bahan tersebut. Kekuatan beton dapat dipengruhi oleh banyak hal, yaitu dari material penyusun, rancangan campuran, pengerjaan, dan perawatan. Tujuan dari perawatan beton sendiri adalah guna memelihara beton dalam kondisi tertentu setelah bekisting dibuka agar kekuatan beton dapat dicapai sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan pada beton high performance concrete berbahan tambah electric arc furnace slag (EAFS) sebagai substitusi agregat kasar 30% dengan mutu beton yang direncanakan adalah f’c 45 MPa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan perawatan benda uji terhadap kuat tekan beton. Adapun variabel penelitian yang digunakan adalah dengan perawatan direndam, diangin-anginkan pada suhu ruang, dan disiram dengan air. Benda uji berbentuk silinder 10x20 cm. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah kuat tekan, dandilakukan pada umur ke-7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Hasil kuat tekan beton tertinggi didapatkan pada variasi beton direndam, dengan nilai pada umur pengujian ke-28 hari sebesar 54.66 MPa. Kemudian disusul benda uji dengan perawatan disiram air, mendapat hasil kuat tekan 48.171 MPa dan yang terakhir dengan variasi perawatan pada suhu ruang sebesar 43.30 MPa
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BOTOL PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PEMBUATAN BETON RINGAN SELULER (CLC)
Plastik saat ini merupakan bagian kehidupan sehari-hari manusia. Dalam dua dasarwarsa terakhir, kemasan plastik telah merebut pasar kemasan dunia, menggantikan kemasan kaleng dan gelas. Kemasan plastik sudah mendominasi industry makanan di Indonesia dan kemasan luwes (fleksibel) menempatiporsi 80%. Jumlah plastik yang digunakan untuk mengemas, menyimpan dan membungkus makanan mencapai 53%. Penelitian dengan menggunakan limbah plastik sebagai bahan pembuatan beton telah dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan limbah plastik yang sulit terurai, dan berbahaya bagi lingkungan jika jumlahnya terus bertambah. Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan limbah botol plastik dan juga mengetahui sifat mekanis dari beton ringan seluler setelah penambahan serat botol plastik. Pengaruh terhadap sifat mekaniknya berupa kuat tekan yang lebih besar untuk penambahan 0.3% serat botol plastik dibandingkan dengan tanpa serat berikut ini nilai untuk penambahan 0.3% serat didapat 5.31 MPa dan tanpa serat atau 0.0% didapat 4.24 MPa pada umur 28 hari. Kuat lentur balok dan kuat lentur panel pada penambahan 0.5% serat botol plastik terjadi kuat lentur optimal yaitu 2.89 MPa pada balok dan 0.492 MPa pada panel umur 28 hari dan tanpa serat 1.59 MPa lentur balok dan 0.228 MPa lentur panel pada umur 28 hari. Kuat lentur meningkat seiring dengan penambahan optimal 0.5% serat botol plastik, tetapi jika lebih dari 0.5% serat terjadi penurunan kuat lentur beton ringan khususnyanya pada 0.7% serat
Pengaruh jumlah tape beras merah terhadap sifat organoleptik es puter
Es puter merupakan produk yang menyerupai es krim, namun bahan utama dari es puter yaitu santan yang berfungsi sebagai pemberi rasa gurih karena mengandung banyak lemak. Lemak santan yang berperan sebagai pembentuk body yang kuat serta tekstur yang lembut pada es puter. Bahan lain dalam adonan es puter selain santan yaitu garam, gula, dan tepung meizena yang berfungsi membuat adonan menjadi lembut dan kokoh. Penambahan tape beras merah diharapkan menambah nilai organoleptik (rasa, aroma, warna, tekstur, tingkat kesukaan, overrun (penambahan volume) dan kecepatan meleleh). Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kandungan gizi lain yaitu karbohidrat, protein, serat, kalsium, zat besi, fosfor dan vitamin B.Penelitian dilakukan dengan menggunakan enam produk yang berbeda jumlah tape yang ditambahkan, yaitu mulai dari 100 g - 350 g. Pengambilan data dilakukan dengan observasi uji organoleptik oleh 15 panelis terlatih dan 15 semi terlatih dianalisis dengan SPSS one way anava dilanjut dengan uji Dunchan.Hasil uji SPSS menyatakan bahwa penambahan tape beras merah terdapat pengaruh secara nyata terhadap rasa, aroma, warna, tekstur, peningkatan volume dan kecepatan meleleh dan pada produk terbaik (es puter 350 g tape beras merah) terdapat gizi karbohidrat 26.22, protein 1.59, lemak 6.47, serat 1.45, kalsium 47.21, zat besi 3.24, phosphor 0.075 dan vitamin B 0.81.Kata Kunci: Tape beras merah, sifat organoleptik, es pute
The Implementation of Project Based Learning in Teaching Speaking Recount Texts to the Students of Vocational High School
Abstrak Berbicara adalah tindakan interaktif untuk membangun makna yang melibatkan memproduksi, menerima, dan juga memproses informasi. Itu berarti berbicara adalah cara bagi siswa untuk mengekspresikan kata atau kalimat untuk memperluas informasi untuk pendengar atau audiens. Bisa dikatakan kemampuan siswa dapat diukur dengan cara dia berbicara.. Masalah yang umum ditemukan adalah kurangnya kosa kata, pengucapan, dan lingkungan yang tidak didukung untuk berbicara bahasa Inggris. Secara praktis, diyakini bahwa Project Based Learning dapat membantu siswa untuk berbicara. Dalam metode ini siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dengan belajar melalui menanggapi masalah otentik dan juga tantangan. Project Based Learning sangat membantu untuk mengasah penampilan berbicara siswa karena mereka terlibat untuk mengembangkan keterampilan berbicara mereka sendiri secara langsung, sedangkan guru bertindak sebagai pengamat dan fasilitator dalam proses belajar-mengajar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif mengenai penerapan Project Based Learning dalam pengajaran teks recount kepada siswa kelas X dan untuk menganalisis kinerja berbicara siswa.Kata kunci: Berbicara, Teks Recount, Project Based Learning Abstract Speaking is an interactive activity to construct meaning that involves producing, receiving, and also processing information. That means speaking is a way for students to express words or sentences to expand information for the listener or audience. It can be said that a students ability can be measured by the way he speaks. A common problem found are lack of vocabulary, pronunciation, and an environment that is not supported for speaking English. Practically, it is believed that Project Based Learning can help students to talk. In this method, students can gain knowledge and skills by learning through responding to authentic problems and also challenges. Project-Based Learning is very helpful for sharpening students speaking performance because they are involved to develop their speaking skills directly, while the teacher acts as an observer and facilitator in the teaching-learning process. This research is a qualitative descriptive study regarding the application of Project-Based Learning in teaching recount texts to class X students and to analyze students speaking performance. Keywords: Speaking, Recount texts, Project Based Learnin
PENGARUH SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP TEKANAN DARAH IBU-IBU RUMAH TANGGA BRONGKOS USIA 45-59 TAHUN KESAMBEN BLITAR
Abstrak Dengan bertambahnya usia semakin beragam pula penyakit yang akan dengan mudah menyerang tubuh, diantaranya penyakit yang infeksi, penyakit karena pengaruh gaya hidup yang salah, penyakit degeneratif dan juga penyakit menular. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap tekanan darah pada ibu-ibu rumah tangga usia 45-59 tahun di dusun Brongkos Kesamben Blitar.sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 responden sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan peneliti, dengan menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sphygmomanometer. Uji statistik menggunakan uji Paired Sample t Tes dengan signifikasi p <0,05. Jika nilai kelompok hipertensi pada tekanan darah t-hitung systole dengan probabilitas (Sig) 0,001 < 0,05 maka ditolak dan tekanan darah t-hitung diastolik dengan probabilitas (Sig) 0,001. Maka ada pengaruh signifikan pada pemberian perlakuan Senam Aerobik Low Impact terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik kelompok darah tinggi (hipertensi). Kemudian diketahui bahwa nilai kelompok hipotensi pada tekanan darah t-hitung sistolik dengan probabilitas (Sig) 0,005 < 0,05 dan diastolik dengan probabilitas (Sig) 0,007 < 0,06. Maka adanya pengaruh signifikan pada pemberian perlakuan Senam Aerobik Low Impact pada kelompok hipotensi. Dari hasil olah data di simpulkan pemberian perlakuan Senam Aerobik Low Impact bahwa terdapat penurunan dan peningkatan sistolik dan dia stolik yang mulanya pada kategori hipertensi sedang menjadi normal dan yang mulanya pada kategori hipotensi sedang menjadi normal setelah diberikan latihan Senam Aerobik Low Impact Kata Kunci: Senam Aerobik, Tekanan Darah Abstract As we get older the more diverse diseases that will easily attack the body, including infectious diseases, diseases due to the influence of the wrong lifestyle, degenerative diseases and also infectious diseases. The purpose of this study was to determine the effect of low impact aerobics on blood pressure in housewives aged 45-59 years in the village of Brongkos Kesamben Blitar. The samples in this study were 20 respondents in accordance with the criteria set by researchers, using purposive sampling . The measuring instrument used in this study was a Sphygmomanometer. Statistical tests using the Paired Sample t Test with significance p <0.05. If the value of the hypertension group on systole t-count blood pressure with a probability (Sig) 0.001 <0.05 then H_0 is rejected and diastolic blood pressure t-count with a probability (Sig) 0.001. Then there is a significant influence on the administration of Low Impact Aerobic Gymnastic treatment on systolic and diastolic blood pressure in high blood groups (hypertension). Then it was found that the value of the hypotension group on systolic blood pressure t-count with probability (Sig) 0.005 <0.05 and diastolic with probability (Sig) 0.007 <0.06. Then there is a significant influence on the administration of Low Impact Aerobics in the hypotension group. From the results of data processing, it can be concluded that the administration of Low Impact Aerobic Exercise is that there is a decrease and an increase in systolic and he is stolic which initially in the moderate hypertension category becomes normal and in the beginning the moderate hypotension category becomes normal after being given Low Impact Aerobics Exercise Keywords: Aerobics, Blood Pressur
KARAKTERISTIK ANTROPOMETRI DAN KONDISI FISIK PADA TIM SEPAKBOLA NGANJUK LADANG FC 2019
Kondisi Fisik dan Antropometri merupakan faktor untuk menunjang kemampuan atlet untuk mencapai prestasi yang maksimal. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan antropometri pemain nganjuk ladang FC. Kondisi fisik meliputi kecepatan,kelincahan, Daya Tahan Jantung, dan kekuatan.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden Hasil penelitian menujukkan pemain nganjuk ladang FC, memiliki kategori "sangat baik" sebanyak 2 atlet (9,09%), kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 10 atlet (45,45%), kategori "kurang" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sangat kurang" sebanyak 3 atlet (13,64%). Kekuatan memiliki kategori "baik" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%). Kelincahan kanan kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%), kategori "kurang" sebanyak 1 Atlet (4,55%). Kelincahan kiri memiliki kategori "baik" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "sedang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Vo2max memiliki kategori "sedang" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "kurang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Pada hasil Antropometri, IMT memiliki kategori "ideal" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan pada kategori "Gemuk (Tingkat Ringan)" sebanyak 4 atlet (18,18%). Ketebalan lemak memiliki kategori "baik" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan kategori "sedang" sebanyak 4 atlet (18,18%). Dari hasil penelitian dan pengambilan data kondisi fisik dan antropometri pada pemain nganjuk ladang fc bahwa kondisi fisik dan antropometri secara keseluruhan baik, adapun aspek kondisi fisik yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan daya tahan jantungKata Kunci: Kondisi fisik, Antropometri, Sepakbola
EFEKTIVITAS POINTING JONGKOK DAN BERDIRI PADA JARAK 7 DAN 9 METER DENGAN TEKNIK HALF LOB CABANG OLAHRAGA PETANQUE
Untuk mengawali permainan petanque harus melakukan pointing terlebih dahulu. Pointing dalam permainan petanque bertujuan untuk mendekatkkan bola besi (boules) dengan boka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Berapa efektivitas antara pointing jongkok jarak 7 dan 9 meter. 2) Berapa efektivitas antara pointing berdiri jarak 7 dan 9 meter. Penelitian ini dilakukan sebanyaak 12 atlet petanque New Kampret Petanque Club. Setiap individu atlet melakukan 9 kali lemparan pada setiap jarak dan satu teknik. Hasil dari penelitian ini adalah 1). Evektifitas pointing jongkok lebih besar dari pada berdiri pada jarak 7 meter dengan ditunjukkan hasil efektifitas pada pointing jongkok sebesar 5,558% > pointing berdiri sebesar 5,267%. Perbedaan ini tidak terlalu signifikan karena selisih nilai yang diperoleh tidak terlalu tinggi. 2). Untuk nilai efektivitas pointing berdiri jarak 9 meter adalah 5,108 % lebih tinggi 0,358 % dibandingkan nilai ponting jongkok jarak 9 meter dengan nilai efektivitas nya 4,750 %. Kata Kunci : Efektivitas, Pointing, Jongkok, Berdir
PENGARUH PERMAINAN CHARADE DENGAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN PADA SISWA KELAS X IPA 5 SMA NU 1 GRESIK
ABSTRAKKata kunci : pengaruh, Permainan Charade,kosakata Saat ini kebutuhan untuk belajar bahasa Mandarin sebagai bahasa asing sudah meningkat. Beberapa sekolah di Surabaya dan Gresik memilih bahasa Mandarin sebagai mata pelajaran bahasa asing tambahan selain bahasa Inggris. Seperti halnya di SMA NU 1 Gresik, bahasa Mandarin di sekolah tersebut menjadi mata pelajaran lintas minat bagi siswa kelas X, XI, dan XII Jurusan IPA, IPS dan bahasa. Namun, dalam proses pembelajaran bahasa Mandarin di SMA NU 1 Gresik saat ini masih terfokus pada metode powerpoint untuk penyampaian materi. Hal tersebut membuat siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata bahasa Mandarin dikarenakan kurangnya media pembelajaran. Untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa, peneliti menggunakan media permainan Charade yang diharapkan dapat memudahkan siswa dalam pembelajaran kosakata bahasa Mandarin. Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah yaitu, 1) Bagaimana penerapan permainan Charade dengan media gambar dalam pembelajaran kosakata bahasa Mandarin pada siswa kelas X IPA 5 SMA NU 1 Gresik?, 2) Bagaimana keefektifan penggunaan permainan Charade dengan media gambar terhadap penguasaan kosakata bahasa Mandarin pada siswa kelas X IPA 5 SMA NU 1 Gresik?, 3) Bagaimana respon siswa terhadap penggunaan permainan Charade dalam pembelajaran kosakata bahasa Mandarin dalam pembelajaran kosakata Mandarin pada siswa kelas X IPA 5 SMA NU 1 Gresik? pada penelitian ini menggunakan penelitian True-Experimental Design yang berjenis pre-test dan post-test control group design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas X SMA NU 1 Gresik sedangkan sampel yang digunakan yaitu X IPA 6 yang berjumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol, dan X IPA 5 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Berikut ini adalah hasil jawaban dari rumusan masalah yang pertama. Hasil observasi aktivitas guru, pada kelas kontrol dimulai dengan persiapan, kegiatan inti hingga penutup dalam proses pembelajaran memperoleh hasil 79.80% dengan kriteria baik pada respon positif. Hasil observasi aktivitas guru di kelas eksperimen persiapan, kegiatan inti hingga penutup dengan menggunakan media permainan Charade dengan media gambar dalam proses pembelajaran memperoleh hasil 94,11% dengan kriteria sangat baik pada respon positif. Hasil observasi guru pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sama-sama sangat baik dikarenakan hanya sedikit seisih yang didapat pada beberapa poin pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran kosakata bahasa Mandarin pada kelas eksperimen (X IPA 5) dengan penerapan media permainan Charade dengan media gambar berjalan sangat baik. Selanjutnya adalah hasil jawaban dari rumusan masalah yang kedua. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah dianalisis pada kelas eksperimen (X IPA 5), t0 = 8.49 dan = 64, kemudian dikonsultsikan dengan melihat tabel taraf 5%. dengan harga t0 = 8.49 dan = 64, maka harga = 0.05 = 1,99 menunjukan t lebih besar dari t tabel (1,99 < 8,49). hal itu membuktikan bahwa media permainan Charade mempunyai pengaruh yang efektif dalam pembelajaran kosakata bahasa Mandarin. Hal tersebut menunjukkan bahwa ditolak dan diterima. Rumusan masalah yang ketiga yaitu respon siswa terhadap penggunaan media permainan Charade dengan media gambar menunjukan bahwa dari 7 butir pertanyaan yang diberikan memperoleh sebanyak 81,25% siswa menyatakan proses pembelajaran kosakata bahasa Mandarin dengan media permainan Charade dengan media gambar mudah dipahami. Dari hasil angket respon siswa dapat disimpulkan bahwa media permainan Charade dengan media gambar berpengaruh positif dalam pembelajaran bahasa Mandarin terhadap penguasaan kosakata ABSTRACTKeywords: influence, charade, vocabulary At present the need to learn Mandarin as a foreign language has increased. Some schools in Surabaya and Gresik choose Chinese as additional foreign language subjects besides English. As in Gresik 1 NU High School, Mandarin Language in school became a cross-interest subject for students of class X, XI, and XII in the Department of Science, Social Sciences and Language. However, in the process of learning Chinese at NU 1 High School, Gresik is currently still focusing on the lecture method as material delivery. This makes it difficult for students to master Chinese vocabulary because of the lack of learning media. To overcome the learning difficulties experienced by students, researchers used the media game Charade which is expected to facilitate students in learning Chinese vocabulary. This research has three problem formulations, namely, 1. How is the application of Charade games with picture media in learning writing Chinese vocabulary in class X IPA 5 students of SMA NU 1 Gresik?, 2. What is the effectiveness of the use of Charade games with picture media on the mastery of writing Chinese vocabulary in class X IPA 5 students of SMA NU 1 Gresik?, 3. How do students respond to the use of Charade games in learning Chinese vocabulary writing in Mandarin vocabulary learning in class X IPA 5 students at SMA NU 1 Gresik? In this study using the True-Experimental Design study which is a type of pre-test and post-test control group design with a quantitative approach. The population used was a class X student at SMA NU 1 Gresik while the sample used was X IPA 6, which amounted to 34 students as a control class, and X IPA 5 which amounted to 32 students as the experimental class. The sampling technique uses cluster random sampling technique. The following is the result of the answer to the first problem statement. The results of observations of teacher activities, in the control class began with preparation, core activities until the closing of the learning process obtained results of 79.80% with good criteria on positive responses. The observation of teacher activities in the experimental preparation class, core activities to final preparation, core activities until closing using Charade playing media with picture media in the learning process gained 94.11% results with very good criteria for positive responses. So it can be concluded that the learning process of Chinese vocabulary in the experimental class (X IPA 5) with the Charade game media application with media images goes very well. Next is the result of the answer to the second problem statement. Based on the results of the pre-test and post-test that have been analyzed in the experimental class (X IPA 5), t0 = 8.49 and = 64, then consulted by looking at the table level of 5%. with prices t0 = 8.49 and = 64, the price of = 0.05 = 1.99 shows t greater than t table (1.99 <8.49). it proves that the Charade game media has an effective influence in learning Chinese vocabulary. This indicates that was rejected and was accepted. The third problem formulation, namely the students response to the use of media playing Charade with media images, shows that of the 7 questions given, 81.25% of students stated that the process of learning Chinese vocabulary with media playing Charades with media images was easy to do. understand. From the results of the student response questionnaire, it can be concluded that the media playing Charade with picture media has a positive influence on learning Mandarin on vocabulary mastery. 抽象关键词:影响力,Charade,词汇 目前,学习普通话作为外语的需求有所增加。除英语之外的其他外语科目泗水和格雷西克的一些学校选择中文。与Gresik 1 NU高中一样,学校的普通话成为了科学,社会科学和语言系X,XI和XII班学生的跨学科。然而,在NU 1高中学习汉语的过程中,Gresik目前仍然专注于讲授方法作为材料交付。由于缺乏学习媒体,使得学生很难掌握汉语词汇。为了克服学生学习困难,研究人员使用了Charade的媒体游戏,该游戏有望促进学生学习汉语词汇。 这项研究有三个问题的表述,即1. Charade游戏与图片媒体的应用如何在SMA NU 1 Gresik的X类IPA 5学生中学习写汉语词汇?2. 2.什么是类X IPA 5名学生SMA NU 1锦石的书写中国词汇的掌握运用夏利游戏画面与媒体的有效性? 3. 学生如何应对Charade游戏在SMA NU 1 Gresik的X类IPA 5学生的汉语词汇学习中学习汉语词汇写作?在本研究中使用真实实验设计设计,这是一种预测试和后测试控制组设计与定量方法。使用的人群是SMA NU 1 Gresik的X级学生,而使用的样本是X IPA 6,其中34名学生作为对照班,X IPA 5则为32名学生作为实验班。采样技术使用集群随机抽样技术。 以下是第一个问题陈述的答案结果。对教师活动的观察结果,在对照班开始准备,核心活动直到学习过程结束时获得79.80%,并对积极反应有很好的标准。在实验准备课中观察教师活动,核心活动进行最后准备,核心活动直至结束,使用夏利在学习过程中播放媒体与图片媒体,获得了94.11%,具有非常好的积极回应标准。因此可以得出结论,实验班(X IPA 5)中的中文词汇与Charade游戏媒体应用和媒体图像的学习过程非常顺利。 接下来是第二个问题陈述的答案结果。基于在实验类(X IPA 5)中分析的预测试和后测试的结果,t0 = 8.49和= 64,然后通过查看5%的表级来查阅。当价格t0 = 8.49且 = 64时, = 0.05 = 1.99的价格显示t大于t表(1.99 <8.49)。它证明了夏利游戏媒体在学习汉语词汇方面具有有效的影响力。这表明被拒绝并且被接受。 第三个问题表述即学生对使用媒体播放Charade媒体图像的反应,表明在给出的7个问题中,81.25%的学生表示用媒体图像媒体播放Charades学习汉语词汇的过程很容易去做。了解。从学生回答调查问卷的结果可以得出结论,用图片媒体播放Charade的媒体对词汇掌握对普通话的学习有积极的影响
IMPLEMENTASI COMMUNITY-BASED SOCIAL MARKETING DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI MASYARAKAT KOTA SURABAYA (Studi pada Masyarakat Kecamatan Jambangan Kota Surabaya)
Penelitian ini membahas bagaimana implementasi community based social marketing dalam pelaksanaan pengelolaan sampah mandiri masyarakat khususnya di Kecamatan Jambangan. Community-based social marketing merupakan turunan dari teori Pemasaran Sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dari observasi dan wawancara dengan beberapa pihak seperti Pemerintah dan warga Kecamatan Jambangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah mandiri yang dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Jambangan sudah menerapkan langkah-langkah dalam teori community-based social marketing walaupun masih semu. Kehadiran fasilitator dan kader sebagai agen perubahan sosial adalah yang mampu mengubah perilaku masyarakat. Selain itu, kompetisi juga menjadi pendorong masyarakat mengubah perilaku pengelolaan sampah secara mandiri. Kata Kunci: Pemasaran Sosial, Komunitas, Pengelolaan Sampa
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA STERILISASI PADA KUCING
Perancangan ini dilatar belakangi karena kurangnya pemahaman serta kepedulian akan sterilisasi pada kucing yang belum menjangkau masyarakat secara menyeluruh. Adanya iklan layanan masyarakat merupakan salah satu media yang diharapkan dapat mengedukasi serta persuasif tentang tanggung jawab serta pentingnya sterilisasi pada kucing, juga berbagai akibat dan pengaruh apabila tidak terlaksananya sterilisasi. Proses perancangan berangkat dari potensi dan masalah yang ada, kemudian dilanjutkan dengan hasil pembahasan data observasi yang mana akan mengarahkan pada rencana rancangan produk. Hasil rancangan poduk kemudian dilanjutkan dengan menyiapkan thumbnail desain yang mana akan disediakan 3 thumbnail per desain produk. Kemudian dilanjutkan dengan tight tissue, yang mana hasilnya berupa desain yang telah terpilih dari bentuk thumbnail. Terakhir adalah hasil desain atau final desain yang akan di eksekusi atau dipakai dalam proses perancangan ILM tersebut. Media yang digunakan berupa poster sebagai media utama, kemudia ditambahkan beberapa media pendukung. Konsep yang digunakan yakni folk illustration yang diharapkan dapat memberi hasil karya yang sesuai dengan tema perancangan. Dengan demikian, informasi dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami oleh masyarakat khususnya pemelihara dalam menjaga kelangsungan hidup kucing. Kata kunci: Iklan, iklan layanan masyarakat, sterilisasi, kucin