Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri SurabayaNot a member yet
27357 research outputs found
Sort by
EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH SIBUH NIRMALA DI DESA KEDISAN KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan atau efektivitas program Bank Sampah Sibuh Nirmala di Desa Kedisan, diukur dari komponen konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi evaluasi. Subjek dalam penelitian ini ialah nasabah Bank Sampah Sibuh Nirmala sejumlah 32 orang dan objek pada penelitian ini adalah program bank sampah. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data berupa kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memakai rumus z-skor yang kemudian diubah ke dalam t-skor, setelah itu dikonversikan ke dalam kuadran prototype teori Glickman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, program Bank Sampah Sibuh Nirmala di Desa Kedisan tergolong cukup efektif karena CIPP berada pada posisi kuadran II prototype teori Glickman (+-++) yakni konteks bernilai positif, input bernilai negatif, proses bernilai positif, dan produk bernilai positif
PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA ANGKATAN 2017 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh secara parsial ataupun simultan anatara status sosial ekonomi orang tua dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa angkatn 2017 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Populasi dalam penelitian ini seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi angkatan 2017 dan pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling serta berdasarkan tabel Isaac dan Michael dan diperoleh jumlah sampel sebesar 233 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Status sosial ekonomi orang tua dan pendidikan kewirausahaan secara simultan berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa. (2) Status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa. (3) Pendidikan kewirausahaan berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Kata Kunci: status sosial ekonomi orang tua, pendidikan kewirausahaan, minat berwirausaha. ABSTRACT The purpose of this study was to analyze whether there is a partial or simultaneous influence between the socio-economic status of parents and entrepreneurship education on the interest of entrepreneurship in 2017 Faculty of Economics, State University of Surabaya. The population in this study were all active students of the Faculty of Economics in 2017 and taking samples using probability sampling techniques with the type of simple random sampling and based on Isaac and Michael tables and obtained a total sample of 233 students. Data was collected by distributing questionnaires to respondents. The collected data is then analyzed using multiple linear regression analysis. The results show that: (1) Parents' socioeconomic status and entrepreneurship education simultaneously influence student interest in entrepreneurship. (2) The socioeconomic status of parents does not affect the interest in student entrepreneurship. (3) Entrepreneurship education influences student interest in entrepreneurship. Keywords: parents' socioeconomic status, entrepreneurship education, entrepreneurship interests.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PESERTA OLIMPIADE SAINS TINGKAT KOTA DENGAN METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY (Studi Kasus: SMA NEGERI 5 SURABAYA)
Olimpiade sains tingkat kota jenjang SMA merupakan salah satu olimpiade yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan untuk menyaring peserta dari jenjang SMA yang pantas untuk bersaing di Olimpiade Sains tingkat kota dan berlanjut hingga Olimpiade Sains Nasional. Metode untuk memilih peserta olimpiade tingkat kota setiap sekolah berbeda-beda. Beberapa sekolah masih menggunakan metode manual seperti memilih langsung siswa yang dianggap mampu untuk mengikuti seleksi olimpiade tingkat kota. Pemilihan manual memiliki kelemahan yaitu pemilihan peserta dilakukan secara subjektif dan dapat berdampak pada saat dilaksanakan olimpiade sains tingkat kota, peserta yang dipilih tidak kompeten. Sistem pendukung keputusan dapat digunakan sebagai solusi untuk mempermudah pemilihan peserta sekaligus meminimalkan kesalahan dalam pemilihan siswa olimpiade sains kota. Metode Multi Attribute Utility Theory merupakan metode penyelesaian masalah yang melibatkan banyak kriteria. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat membantu pembina olimpiade dan memberikan inovasi dalam menentukan peserta olimpiade dengan hasil yang objektif dan transparan. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Peserta Olimpiade,Multi Attribute Utility Theory
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT LENGAN, KEKUATAN OTOT TUNGKAI, DAN KESEIMBANGAN TERHADAP KETEPATAN SHOOTING BOLA TANGAN PUTRA UNIT KEGIATAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Permainan bola tangan merupakan olahraga beregu yang memiliki 14 pemain dalam 1 tim, dengan memiliki gerakan dasar terutama shooting. Shooting dalam bola tangan yaitu suatu bentuk serangan yang ditujukan untuk dapat menghasilkan point serta senjata untuk memenangkan suatu pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran presentase kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, dan keseimbangan terhadap ketepatan shooting bola tangan. Dengan subyek penelitian atlet putra unit kegiatan mahasiswa bola tangan Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 14 pemain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif analisis korelasi dengan pengambilan data kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, keseimbangan dan ketepatan shooting 7 meter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya kontribusi antara variabel kekuatan otot lengan (X1), kekuatan otot tungkai (X2), dan keseimbangan (X3) secara bersama – sama terhadap ketepatan shooting bola tangan (Y) dengan nilai Fhitung = 2,339 < Ftabel 3,34. Secara individu hasil penelitian menunjukkan adanya kontribusi terbesar diperoleh dari kekuatan otot lengan dengan besaran presentase 38,44%, dan variabel lainnya (kekuatan otot tungkai dan keseimbangan) tidak terdapat kontribusi terhadap ketepatan shooting bola tangan. Dengan besaran kontribusi yang didapat dari kekuatan otot tungkai sebesar 1,34% dan keseimbangan sebesar 8,35%. Kata Kunci : Bola Tangan, Kekuatan, Keseimbangan, dan Ketepatan shooting
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA
AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validit
HUBUNGAN KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN PUKULAN SERVIS BULUTANGKIS PESERTA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 7 SURABAYA
ABSTRAK Ekstrakurikuler merupakan kegiatan sekolah yang berada di luar jam pelajaran, bertujuan untuk memadahi keterampilan dari setiap siswa. Dalam penelitian ini ekstrakurikuler yang diambil adalah bulutangkis. Bulutangkis memiliki beberapa teknik dasar diantaranya pukulan servis. Pukulan servis merupakan pukulan pertama untuk memulai suatu permainan dalam bulutangkis, oleh karena itu pukulan servis wajib dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis. Dalam melakukan pukulan servis dibutuhkan konsentrasi agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan hilangnya poin, konsentrasi menjadi hal yang harus diperhatikan oleh pemain bulutangkis. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi terhadap ketepatan pukulan servis bulutangkis, hal ini dilakukan pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMA Negeri 7 Surabaya yang berjumlah 32 sampel yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen deskriptif kuantitatif dengan desain korelasi. Proses pengambilan data menggunakan instrumen gride concentration test dan juga hasil ketepatan pukulan servis. Hasil dari penelitian ini tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat konsentrasi siswa dengan hasil ketepatan pukulan servis bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMA Negeri 7 Surabaya, dibuktikan dengan hasil uji korelasi dimana nilai signifikansi ≥ α 0,05. Kata kunci: Konsentrasi, Ketepatan Pukulan Servis, Ekstrakurikuler ABSTRACT Extracurricular is a school activity at outside of class hours. aims to accommodate the skills of each student. In this study, the extracurricular activity was badminton. Badminton has several basic techniques including service. The service is the first punch to start a game in badminton. Therefore the service punch must be mastered by every badminton player. Concentration is required in the service stroke to avoid mistakes that result in loss of points, and concentration becomes something that must be considered by badminton players. This study aims to determine the relationship of concentration to the accuracy of badminton service punches performed on badminton extracurricular participants in Senior High School 7 Surabaya. Thereare 32 students as the research sample. This research is quantitative with correlation design. The process of taking data uses the instrument gride concentration test and also the results of the accuracy of service punches. The results of this study have no significant link between the student concentration level with the results of the precision of badminton service blows at the badminton extracurricular participants in Senior High School 7 Surabaya, evidenced by the correlation test results where Significance value ≥ α 0.05. Keyword: Concentration, Service Punch Accuracy, Extracurricula
PENGARUH PENERAPAN METODE BAGIAN TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN LOMPAT KANGKANG
Abstrak Metode bagian (part-method) ialah metode yang diberikan dengan cara memilah suatu pembelajaran menjadi bagian demi bagian dan menyatukannya lagi setelah siswa berhasil menguasainya dengan tujuan untuk mempermudah siswa dalam menerapkan suatu pembelajaran. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani pastinya ada beberapa materi yang telah diajarkan dalam setiap pembelajaran pendidikan jasmani disekolah dan salah satunya adalah senam lantai, senam lantai juga mempunyai beberapa materi salah satunya lompat kangkang. Lompat kangkang ialah dimana seorang berlari mengarah kuda lompat atau punggung teman berikutnya mengudara dengan tangan menumpu dan menekan kuda lompat atau punggung teman sambil melakukan lompatan dengan aksi posisi kaki kangkang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bagian terhadap hasil belajar keterampilan lompat kangkang. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen murni dengan menggunakan randomized group pretest-posttest design. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 5 dan XI IPS 2 di SMAN 1 Mojokerto. Berdasarkan uji hipotesis pada hasil belajar penerapan metode bagian (part-method) dalam ranah keterampilan memiliki nilai sig 0.00 < 0.05, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode bagian (part-method) terhadap hasil belajar lompat kangkang dalam senam lantai. Dari hasil perhitungan peningkatan penerapan metode bagian (part-method) terhadap hasil belajar lompat kangkang pada ranah keterampilan diketahui peningkatannya sebesar 28,87%. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki persentase penurunan sebesar -2,64%, Melalui hasil analisis data diketahui bahwa kelompok eksperimen memiliki peningkatan yang lebih signifikan dari pada kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kata Kunci: lompat kangkang, metode bagian Abstract Part-method is a method that is given by dividing a learning into parts by part and putting it together again after students have mastered it. The aim is facilitating students in applying a learning. In physical education learning there must be some material that has been taught in every physical education learning at school and one of them is gymnastics on the floor, gymnastics on the floor also has some material, one of them straddle jump. Straddle jump is where a person runs toward a jump horse or the back of the next friend on the air with his hand rests and presses on the jump horse or friends back while doing a jump with the action of the legs straddle position. The purpose of this study was to determine the effect of application part method to learning results skills straddle jump. This research is classified as a pure experimental study using randomized group pretest-posttest design. Determination of the sample using cluster random sampling techniques. The sample of this study was students of class XI MIPA 5 and XI IPS 2 at public senior high school 1 Mojokerto. Based on testing the hypothesis on learning outcomes the application of the part method in the realm of skills has a sig value of 0.00 <0.05, it can be stated that there is a significant effect of the application of the part method on straddle jumping learning outcomes. on the gymnastic floor. From the results of the calculation of the increase in the application of the method to the learning outcomes straddle jumping in the realm of skills known to increase by 28.87%. While the control group decreased by -2.64%. Through the results of data analysis, it was found that the experimental group had a more significant increase than the control group that did not receive treatment. Keywords: straddle jumping, part methods
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI DAN KETEPATAN UNDER BASKET SHOOT PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER
Abstrak Di era tahun ini bola basket sangat digemari oleh masyarakat dari kalangan remaja maupun orang tua. Bola basket juga termasuk olahraga prestasi di dunia pendidikan. Dalam permainan bola basket ada teknik shooting yang cara melemparkan bola dari bawah ring atau bisa disebut under basket shoot. Setiap melakukan aktivitas kita membutuhkan konsentrasi agar bisa melakukan dengan baik. Tak luput konsentrasi juga dibutuhkan dalam dunia olahraga seperti melakukan lemparan, tendangan, ataupun menembak agar bisa terilis dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan 23 sampel dimana terdiri 8 perempuan dan 15 laki-laki yang diambil dengan teknik purpoisve sampling. Jenis penelitian yang digunakan berupa non eksperimen dengan pendekatan korelasional. Instrumen yang digunakan berupa angket grid concentration test dan tes under basket shoot selama 30 detik. Data ini dilakukan pada peserta ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Sampang. Berdasarkan data yang telah dibahas, diperoleh rhitung lebih kecil dari rtabel (-0,040<0,396) dengan signifikansi 0,857>0,05 di mana Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan dalam penelitian tingkat konsentrasi dan under basket shoot di SMA Negeri 1 Sampang. Kata kunci: konsentrasi, under basket shoot, bola basket, ekstrakurikuler Abstract Nowadays basketball is loved all society kids including and adults. Basketball is also performance sport in education sectors. In Basketball gameplay, there is shooting technique which throw the ball from bottom of the ring, it’s called under basket shoot. Every time we do an activity, we need concentration in order to do that activity as well. In addition, concentration is also needed in sport sectors such as doing throwing, kicking, or shooting in order to do those skills well. This research using 23 samples consist of 8 girls and 15 boys which is taken by purposive sampling technique. Type of this research uses non-experimental with correlational approach. The instrument used is grid concentration test polling and under basket shoot test during 30 seconds. The data is taken from basketball extracurricular participants in Senior High School 1 Sampang. Based on data has been discussed, the result show that rcount is lower than rtable (-0.040 < 0.369) with significant rate 0.857 > 0.05 where Ho received and Ha refused which means nothing relationship in concentration level and under basket shoot research in Senior High School 1 Sampang. Keywords: concentration, under basket shoot, basketball, extracurricula
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DRIBBLE BOLA BASKET
Abstrak Model pembelajaran picture and picture adalah salah satu bentuk dari pembelajaran kooperatif yang memiliki ciri-ciri aktif, inovatif dan menyenangkan. Siswa lebih menyukai hal-hal visual seperti gambar sehingga motivasi siswa meningkat dalam proses pembelajaran. Peningkatan motivasi siswa akan mempengaruhi proses pembelajaran dan tujuan pembelajaran lebih bisa dicapai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh model pembelajaran picture and picture tentang hasil belajar keterampilan dribble bola basket siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surabaya dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test design. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata dan simpangan baku pretest keterampilan dribble bola basket sebesar 6,73±1,36 sedangkan posttest sebesar 8,67±0,88. Hasil dari uji T berpasangan telah menunjukkan nilai 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil pre-test dengan post-test atau terdapat pengaruh yang signifikan pemberian model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 21 Surabaya. Kemudian peningkatan yang dihasilkan dari pemberian model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket sebesar 28,73 %. Kata Kunci: pembelajaran, picture and picture, dribble, bola basket.Abstract The picture and picture learning model is one form of cooperative learning which has active, innovative and fun characteristics. Students prefer visual things in example picture. Furthermore, students motivation increases in the learning process. The increasement of motivation will affect the learning process and learning goals are more attainable. The purpose of this study is to determine the effect of picture and picture learning models on the learning outcomes of basketball dribble skills in eighth grade students of State Junior High School 21 Surabaya and to find out how much influence the picture and picture learning model has on the learning outcomes of basketball dribble skills in eighth grade students of State Junior High School 21 Surabaya. This research is a type of quasi- experimental research, with a quantitative approach. The research design uses one group pre-test post-test design. The results showed the average and standard deviation of the basketball dribble skills pretest were 6.73 ± 1.36 while the posttest was 8.67 ± 0.88. The paired t test results showed a value of 0,000 which means there is a significant difference between the results of the pre-test and post-test or there is a significant effect of giving a picture and picture learning model to the learning outcomes of basketball dribble skills in class VIII students at State Junior High School 21 Surabaya. Then the increase resulting from the provision of picture and picture learning models to the learning outcomes of basketball dribble skills by 28.73%. Keywords: learning, picture and picture, dribble, basketball
PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL (VIDEO) TERHADAP TENDANGAN MAWASHI GERI PADA EKSTRAKURIKULER KARATE di SMAN 1 BANGSAL
Abstrak Kelemahan siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Bangsal Mojokerto ketika melakukan tendangan mawashi geri teknik yang dilakukan kurang benar. Untuk mengetahui pengaruh media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri pada siswa ekstrakurikuler karate SMAN 1 Bangsal. Pada desain penelitian ini menggunakan pre-test post-test group dengan metode eksperimen semu kuantitatif. Sampel sebanyak 20 siswa putri pemula atau yang bersabuk putih. Treatment dilakukan selama 6 minggu dengan 3x Latihan dalam 1 minggu. Hasil dari uji Paired Sample Test, mean pre-test gerakan tendangan mawashigeri kaki kanan 38,00, kaki kiri 30,00; dan post-test tendangan mawashi geri kaki kanan 82,50, kaki kiri 69,00. Pada pengolahan data yakni menggunakan SPSS versi 25, media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri memperoleh nilai Sig 0,000 dan persentase kaki kanan 36% dan kaki kiri 28%. Dari kedua nilai Signifikansi <0,05. Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri siswa putri ekstrakurikuler karate SMAN 1 Bangsal. Kata kunci: media, audiovisual, video, tendangan mawashi geri, karate Abstract Weakness in students of extracurricular Senior High School 1 Bangsal Mojokerto when doing a kick mawashi geri technique done less correctly. To find out the impact of audiovisual media (video) on the mawashi geri kicks on students of extracurricular karate Senior High School 1 Bangsal. In this the study a quantitative quasi experiment method with research design using pre-test post-Test Group Research design. Number of sample 20 students beginner or belated girl white. 6 weeks of training, every week there are 3 exercises. Result of test Paired Sample T-test, mean pre-test kick movement mawashi geri right leg 38.00, left leg 30.00; post-test. The motion of Mawashi geri right leg 82.5 0, left leg 69.00. Based on data processing with SPSS version 25, Audiovisual Media (VIDEO) against Mawashi geri kicks obtained Sig 0.000 value and right foot percentage of 36% and left foot 28%. Of these two significance values <0.05. That there was a significant influence on the Audiovisual Media (VIDEO) against the Princess Mawashi geri kick of the extracurricular karate Senior High School 1 Bangsal. Keyword: media, audiovisual, video, mawashi geri kick, karat