Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri SurabayaNot a member yet
27357 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS HÀNZÌ SISWA KELAS XI LINTAS MINAT SMA PEMBANGUNAN JAYA 2 SIDOARJO
Penelitian ini membahas penggunaan Metode Think Pair Share terhadap keterampilan menulis hànzì siswa kelas XI Lintas Minat SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan metode kooperatif tipe Think Pair Share terhadap keterampilan menulis hànzì , mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode Think Pair Share terhadap keterampilan menulis hànzì, dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan metode Think Pair Share terhadap keterampilan menulis hànzì siswa kelas XI Lintas Minat SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. Penelitian eksperimen ini menggunakan one-group pretest-posttest design. Teknik dan instrumen pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik tes pretest-posttest, dan teknik angket. Data observasi dan data angket respon dianalisis menggunakan teknik persentase, sedangkan data tes dianalisis dengan rumus uji t. Setelah dilakukan analisis, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) proses penerapan metode Kooperatif tipe Think Pair Share berjalan baik. Hasil observasi aktivitas guru di hari pertama mendapat persentase sebesar 74%, sedangkan di hari kedua hasil persentase sebesar 89%. Hasil dari kedua pertemuan tesrsebut dalam skala Likert berada di kriteria “baik”. Kemudian hasil observasi aktivitas siswa di hari pertama mendapat persentase sebesar 85%, sedangkan pada hari kedua mendapat hasil persentase 92% dan termasuk pada kriteria sangat baik . (2) metode Kooperatif tipe Think Pair Share memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan menulis hanzi bahasa Mandarin siswa. Hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh hasil uji t-signifikasi dengan t-test = 13,2 dan db = 17. Dengan melihat tabel taraf 5% (0,05) = 0,85 menunjukkan t-test lebih besar daripada t-tabel (13,2> 0,85). (3) penerapan metode Kooperatif tipe Think Pair Share mendapatkan respon yang baik dari siswa. Hasil analisis angket respon siswa yang terdiri atas sepuluh butir pernyataan menghasilkan persentase berkisar antara 81%-100%.This study discusses the use of Think Pair Share Method on writing skills of students of class XI Cross Interests in Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo Senior High School. The purpose of this study is to describe the use of Think Pair Share cooperative methods on writing skills of hànzì, describe the effect of using Think Pair Share methods on writing skills hànzì , and describe the students responses to the use of the Think Pair Share method to the writing skills of students of class XI Cross-Interest of SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. This experimental research uses one-group pretest-posttest design. The research data collection techniques and instruments used observation, the pretest-posttest test technique, and the questionnaire technique. Observation data and questionnaire response data were analyzed using percentage techniques, while test data were analyzed using the t test formula. After analyzing, the following results are obtained: (1) the process of applying the Think Pair Share Cooperative method runs well. The results of observations of teacher activity on the first day got a percentage of 74%, while on the second day the results of the percentage of 89%. The results of the two meetings on the Likert scale are in the "good" criteria. Then the results of observation of student activity on the first day got a percentage of 85%, while on the second day the results got a percentage of 92% and included in the criteria very well. (2) Cooperative method of Think Pair Share type has a positive influence on students Mandarin hanzi writing ability. The results of the pretest and posttest data analysis obtained the results of the t-test with t-test = 13.2 and db = 17. By looking at a table of 5% (0.05) = 0.85 shows t-test is greater than t-table (13.2> 0.85). (3) the application of the Cooperative method of Think Pair Share type received a good response from students. The results of the questionnaire analysis of student responses consisting of ten items produced a percentage ranging from 81% -100%
KONFLIK INTRAPERSONAL TOKOH UTAMA DALAM WEBTOON YOUNG MOM《少女妈咪》SHÀO NǙ MĀMĪ SEASON 1 (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)
Nama : Selfitri Febrianti NIM : 16020774004 Program Studi : S1 Pendidikan Bahasa Mandarin Jurusan : Bahasa dan Sastra Mandarin Fakultas : Bahasa dan Seni Universitas : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Galih Wibisono, B.A., M.Ed. Tahun : 2020 Kata Kunci : Tokoh Utama, Webtoon ( Komik Online ), Konflik Intrapersonal Penelitian ini tentang sastra dengan judul “Konflik Intrapersonal Tokoh Utama dalam Webtoon Young Mom《少女妈咪》Shào Nǚ Māmī season 1 (Kajian Psikologi Sastra)” dilatar belakangi dengan ditemukan adanya konflik intrapersonal yang dialami oleh tokoh utama dalam komik online Young Mom《少女妈咪》Shào Nǚ Māmī season 1. Komik ini bercerita tentang drama kisah kehidupan dari seorang ibu muda yang bernama Xiaolan mempunyai latar belakang seorang siswi hamil di luar nikah. Dari komik online ini dapat diketahui konflik intrapersonal yang dialami oleh tokoh utama. Ada beberapa teori yang dapat digunakan dalam mengkaji psikologi sastra terutama konflik intrapersonal, salah satunya adalah teori konflik Kurt Lewin. Teori yang dikemukakan oleh Kurt Lewin ini menguraikan tentang kekuatan – kekuatan yang sama besar dari arah yang berlawanan mempengaruhi lingkungan psikologi seseorang kearah tertentu sehingga terjadinya pertentangan. Pada penelitian ini merujuk pada dua rumusan masalah, diantaranya adalah bentuk konflik intrapersonal dan cara penyelesaian konflik intrapersonal. Sementara tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk konflik intrapersonal dan cara penyelesain konflik intrapersonal yang dipakai oleh tokoh utama. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pendekatan yang dipakai adalah kajian psikologi sastra dengan menggunakan teori Kurt Lewin dan Johnson. Teori yang dikemukakan oleh Kurt Lewin sebagai klasifikasi bentuk konflik intrapersonal. Sementara itu, teori Johnson sebagai klasifikasi bentuk penyelesaian konflik intrapersonal. Data Penelitian berupa dialog dan monolog tokoh yang merujuk pada rumusan masalah. Teknik pengumpulan data merupakan teknik pustaka dengan cara melihat dan mencatat menggunakan tabel korpus data. Hasil dari penelitian ini terdapat tiga bentuk konflik intrapersonal pada tokoh utama yaitu mendekat – mendekat, mendekat – menjauh, dan menjauh – menjauh. Dari tiga bentuk konflik intrapersonal tersebut, konflik mendekat – menjauh merupakan bentuk konflik yang paling banyak ditemukan. Selain itu, cara penyelesaian konflik intrapersonal yang digunakan oleh tokoh utama terdapat lima gaya yaitu gaya kura – kura, gaya ikan hiu, gaya kancil, gaya rubah dan gaya burung hantu. Dari lima gaya tersebut, gaya kura – kura merupakan gaya yang paling banyak ditemukan. Name : Selfitri Febrianti Registration Number : 16020774004 Departement : S1 Chinese Language Education Majority : Language and Literature Faculty : Language and Art University : State University of Surabaya Advisor : Galih Wibisono, B.A., M.Ed. Years : 2020 Keywords : Main Character, Webtoon ( Online Comics), Intrapersonal Conflict This research is about literature with the title “Intrapersonal Conflict of the Main Character in Webtoon Young Mom《少女妈咪》Shào Nǚ Māmī season 1 (Literary Psychology)” against the background, there was found an intrapersonal conflict experienced by the main character in online comics Young Mom《少女妈咪》Shào Nǚ Māmī season 1. The comic tells about the drama of the life of young mother named Xiaolan who has a background as a female student who was pregnant out of wedlock. From this online comics , it can be known intrapersonal conflicts are experienced by the main character. There are several theories that can be used reviewing the psychology of literature, especially intrapersonal conflicts, one which is the theory of conflict Kurt Lewin. The theory put forward by Kurt Lewin describes the same great forces from the opposite direction affecting one’s psychological environment in a particular direction so that there is made conflict. In this research reffering to two formulation of the problem, among them are forms of intrapersonal conflict and manner to overcome intrapersonal conflicts. While the purpose of the research is to describe the form of intrapersonal conflict and manner to resolve the intrapersonal conflicts used by the main character. The method used in this research is a qualitative descriptive method. While the approach used is the literary psychology of Kurt Lewin and Johnson’s theory. Research data is in the form of dialogue and main figure monologues that refer to the formulation of the problem. The data collection technique is a library technique with the ways viewing and recording using the data body table. The results of this research are three forms of intrapersonal conflict experienced by the main character, which is approach – approach, approach – avoidance, and avoidance – avoidance conflict. Of the three forms of intrapersonal conflict, approach – avoidance conflict is the most found conflict. Futhermore, there are five styles to resolve the intrapersonal conflict that are used by the main character, which is style of turtles, style of sharks, style of deers, style of fox and style of owls. Of the five styles, the turtles style is the most found style
STRATEGI MARKETING SOSIAL DALAM KAMPANYE ADVOKASI HAK-HAK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) OLEH KPSI PUSAT
ABSTRAKSetiap orang terlahir dengan hak-hak yang melekat pada dirinya dan telah dijamin oleh undang-undang, begitupun pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun pada praktiknya, pelanggaran terhadap ODGJ masih terjadi, seperti pelanggaran haknya untuk diakui sebagai warga negara melalui kepemilikan kartu identitas, adanya pemasungan, stigma, kesulitan akses kesehatan, pendidikan, kesempatan kerja dan sebagainya. Keadaan tersebut membuat Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) bergerak membela hak-hak ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing sosial dalam kampanye advokasi hak-hak ODGJ yang dilakukan KPSI pusat melalui pendekatan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPSI menggunakan pendekatan 4p (product,place,price,promotions) dalam strategi kampanye advokasinya yaitu melalui grup facebook, peer support group, kolaborasi komunitas, pembentukan komunitas kesehatan jiwa baru, kolaborasi dengan LBH, upaya politik kolektif serta aksi sosial. Kata Kunci : Marketing Sosial, Kampanye Advokasi, Orang Dengan Gangguan Jiwa, Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia. ABSTRACTEvery person was born with the rights attached to them and has been guaranteed by constitution, correspondingly it’s also with people having mental disorders (ODGJ). However pratically, violations against KPSI still occurs, such as violations of their right to be recognized as citizens through ownership of identity cards, being stocked, stigma, employment opportunities, difficulty in accessing healthcare, education and atc. This situation makes the Komunitas Peduli Skizorenia Indonesia (KPSI) move to defend the rights of ODGJ. This study aims to find out how social marketing strategies in advocacy campaign for ODGJ rights carried out by the main office of KPSI through a descriptive research approach. The results of this study indicate that KPSI uses a 4p (product, place, price, promotions) approach in the formulation of its advocacy campaign strategy and has several creative strategies such as facebook group, peer support group, community collaboration, support the formation of mental health community, collaboration with legal aid agencies, collective politics and social action. Keywords: Social Marketing, Advocacy Campaign, People with Mental Disorders, Indonesian Schizophrenia Care Community
STRATEGI MARKETING SOSIAL DALAM KAMPANYE ADVOKASI HAK-HAK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) OLEH KPSI PUSAT
ABSTRAKSetiap orang terlahir dengan hak-hak yang melekat pada dirinya dan telah dijamin oleh undang-undang, begitupun pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun pada praktiknya, pelanggaran terhadap ODGJ masih terjadi, seperti pelanggaran haknya untuk diakui sebagai warga negara melalui kepemilikan kartu identitas, adanya pemasungan, stigma, kesulitan akses kesehatan, pendidikan, kesempatan kerja dan sebagainya. Keadaan tersebut membuat Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) bergerak membela hak-hak ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing sosial dalam kampanye advokasi hak-hak ODGJ yang dilakukan KPSI pusat melalui pendekatan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPSI menggunakan pendekatan 4p (product,place,price,promotions) dalam strategi kampanye advokasinya yaitu melalui grup facebook, peer support group, kolaborasi komunitas, pembentukan komunitas kesehatan jiwa baru, kolaborasi dengan LBH, upaya politik kolektif serta aksi sosial. Kata Kunci : Marketing Sosial, Kampanye Advokasi, Orang Dengan Gangguan Jiwa, Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia. ABSTRACTEvery person was born with the rights attached to them and has been guaranteed by constitution, correspondingly it’s also with people having mental disorders (ODGJ). However pratically, violations against KPSI still occurs, such as violations of their right to be recognized as citizens through ownership of identity cards, being stocked, stigma, employment opportunities, difficulty in accessing healthcare, education and atc. This situation makes the Komunitas Peduli Skizorenia Indonesia (KPSI) move to defend the rights of ODGJ. This study aims to find out how social marketing strategies in advocacy campaign for ODGJ rights carried out by the main office of KPSI through a descriptive research approach. The results of this study indicate that KPSI uses a 4p (product, place, price, promotions) approach in the formulation of its advocacy campaign strategy and has several creative strategies such as facebook group, peer support group, community collaboration, support the formation of mental health community, collaboration with legal aid agencies, collective politics and social action. Keywords: Social Marketing, Advocacy Campaign, People with Mental Disorders, Indonesian Schizophrenia Care Community
PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF BERBASIS SMARTPHONE MATA PELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN MATERI LAPORAN KEUANGAN KELAS XI AKUNTANSI DI SMK MUHAMMADIYAH 1 TAMAN
Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah (1) untuk menghasilkan modul interaktif berbasis smartphone, (2) menguji kelayakan modul interaktif berbasis smartphone, serta (3) menguji efektivitas modul interaktif berbasis smartphone terhadap hasil belajar peserta didik pada materi laporan keuangan perusahaan jasa. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluate). Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group design. Subjek uji coba dalam penelitian yang dilakukan adalah ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, ahli bahan penyerta dan peserta didik kelas XI Akuntansi di SMK Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo. Jenis data dalam penelitian pengembangan yang dilakukan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik wawancara dan angket digunakan untuk memperoleh data kualitatif tentang kelayakan media modul interaktif berbasis smartphone, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data kuantitatif tentang hasil belajar peserta didik kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo. Teknik analisis data wawancara dan angket menggunakan rumus persentase. Teknik analisis data tes menggunakan rumus uji t. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif uji kelayakan dari wawancara ahli desain pembelajaran , ahli materi, ahli media dan ahli bahan penyerta diperoleh data sebagai berikut (1) hasil persentase ahli desain pembelajaran 100%; (2) hasil persentase ahli materi 100%; (3) hasil persentase ahli media 100%; dan (4) hasil persentase ahli bahan penyerta 100%. Dengan hasil persentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media modul interaktif berbasis smartphone termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Sedangkan hasil analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa diperoleh thitung sebesar 40,29 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% dengan d.b = N – 1 = 35 – 1 = 34, diperoleh ttabel sebesar 2,03224. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu 40,29 > 2,03224. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul interaktif berbasis smartphone pada materi laporan keuangan perusahaan jasa berbasis smartphone efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, modul interaktif, smartphone, laporan keuanga
PENGARUH PENGGUNAAN INSTAGRAM TERHADAP SIKAP TOLERANSI DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA
Media sosial merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan siswa akhir-akhir ini. Tak dipungkiri media sosial, khususnya instagram memberikan pengaruh terhadap bagaimana siswa bersikap toleran terhadap sesama dan berinteraksi sosial. Untuk mengetahui pengaruh instagram terhadap sikap toleransi dan interaksi sosial siswa dilakukan penelitian di SMKN 1 Driyorejo, melihat banyaknya siswa yang aktif menggunakan instagram dan juga lingkungan sekolah yang bersifat heterogen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, dengan menggunakan 3 angket sebagai instrumen penelitian guna mengumpulkan data. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana peneliti telah mempertimbangkan beberapaka aspek, diantaranya adalah siswa mengakses instagram, siswa mengakses konten agam dan toleransi di instagram, dan juga siswa melakukan interaksi sosial maka didapati 57 siswa kelas X memenuhi syarat yang telah ditentukan. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dan analisis korelasi. Hasil analisis regresi menunjukan nilai T-hitung variable X terhadap Y1 sebesar 3,946. Nilai T-hitung variable X-Y2 menunjukan nilai 2,622 dimana kedua nilai tersebut lebih besar daripada nilai T-tabel yaitu 2,004 sehingga Hi diterima dan Ho ditolak. Untuk mengetahui dan melihat pengaruh yang signifikan penggunaan instagram terhadap sikap toleransi maka diperlukan minimal 33 kali penggunaan instagram. Selanjutnya, diperlukan minimal 809 kali penggunaan instagram untuk mengetahui dan melihat pengaruh yang signifikan penggunaan instagram terhadap interaksi sosial siswa. Kata kunci : penggunaan instagram, sikap toleransi, interaksi sosial
STUDI KASUS KESADARAN PESERTA DIDIK SD NEGERI PELANG LOR 1 TENTANG ADANYA TINDAK PERUNDUNGAN VERBAL
Kesadaran tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari seorang individu. Sebagian besar hari individu dipenuhi dengan kesadaran saat melakukan aktivitas. Kesadaran adalah suatu keadaan mengerti yang dimiliki setiap individu terhadap hal yang terjadi di keseharian mereka masing-masing. Di sekolah dasar, peserta didik mengerti tentang adanya tindak perundungan verbal namun pada kenyataannya masih melakukan perundungan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran peserta didik mengenai adanya tindak perundungan verbal yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan subjek merupakan pelaku perundungan verbal. Penelitian bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, peserta didik menyadari adanya tindak perundungan verbal, faktor yang mempengaruhi kesadaran peserta didik menyadari tentang tindakan perundungan verbal lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, dalam hal ini adalah teman serta guru. Dampak yang disadari dari tindak perundungan verbal adalah terganggunya suasana belajar mengajar di dalam kelas serta upaya yang sering dilihat yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah adalah dengan menasehati. Kata Kunci : kesadaran, pelaku, perundungan verba
SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ONLINE BERBASIS ZONASI DI SMP NEGERI ZONA 25 SURABAYA
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penerimaan peserta didik baru online berbasis zonasi di SMP Negeri Zona 25 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 1.729 siswa dan jumlah sampel penelitian sebanyak 325 responden. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 25, SMPN 33, SMPN 46, SMPN 50, dan SMPN 56 Surabaya. Teknik pengumpulan data berupa angket dengan menggunakan skala likert. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi sederhana dan uji hipotesis. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) sistem penerimaan peserta didik baru online berbasis zonasi di SMP Negeri Zona 25 Surabaya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi peserta didik; (2) sistem penerimaan peserta didik baru online berbasis zonasi memiliki arah pengaruh yang positif terhadap prestasi peserta didik; (3) sistem penerimaan peserta didik baru online berbasis zonasi memiliki besaran pengaruh terhadap prestasi peserta didik sebesar 14,8% sedangkan sisanya dipengaruhi variabel yang lain selain variabel yang ada pada penelitian ini. Kata Kunci: sistem penerimaan peserta didik baru online, sistem zonasi, prestasi peserta didik Abstract This research aims to analyze the influence of the acceptance system of new learners online based zoning in Junior High School Zone 25 Surabaya. The study used a quantitative approach with a population of 1,729 students and a total research sample of 325 respondents. Respondents in this study were grade VII students at SMPN 25, SMPN 33, SMPN 46, SMPN 50, and SMPN 56 Surabaya. The data collection technique is a poll using a Likert scale. The data analysis techniques in this study used simple regression tests and hypothesis tests. The data obtained is then processed using the SPSS for Windows 25.0 application. The results showed that: (1) the acceptance system of new learners online based zoning in Junior High School Zone 25 Surabaya has a significant effect on student achievement; (2) the acceptance system of new learners online based zoning has a positive influence on student achievement; (3) the acceptance system of new learners online based zoning has a magnitude of influence on students achievement of 14.8% while the rest is influenced by other variables besides the variables present in this study. Keywords: admissions new learners online system, zoning system, student achievement
PENGARUH KURIKULUM MUATAN LOKAL DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 MAGETAN
Karakter peserta didik dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dari kedua faktor tersebut, salah salah satunya yaitu kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah terhadap karakter peserta didik di SMA Negeri 3 Magetan secara parsial maupun simultan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menggambarkan ada atau tidaknya pengaruh variabel independen yaitu kurikulum muatan lokal (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap variabel dependen yaitu karakter peserta didik (Y). Data primer dalam penelitian ini berupa angket yang disebarkan kepada 74 responden yaitu siswa kelas 10 MIPA dan IPS di SMA Negeri 3 Magetan. Peneliti mengolah data menggunakan aplikasi SPSS for windows 23.0 dan analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji T dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kurikulum muatan lokal terhadap variabel karakter peserta didik dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel budaya sekolah terhadap variabel karakter peserta didik dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah terhadap variabel karakter peserta didik dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaan Y = 2,923 + 0,792 X1 + 0,676 X2, uji T diperoleh nilai signifikansi X1 terhadap Y sebesar 0,000 < 0,05, nilai signifikansi X2 terhadap Y sebesar 0,000 < 0,05 dan uji F diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 > 0,05. Dengan demikian, kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah berpengaruh positif secara parsial dan simultan terhadap karakter peserta didik di SMA Negeri 3 Magetan. Variabel kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah mempunyai nilai pengaruh sebesar 47,9% terhadap variabel karakter peserta didik di SMA Negeri 3 Magetan, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini. Simpulan dari penelitian ini bahwa kurikulum muatan lokal dan budaya sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap karakter peserta didik di SMA Negeri 3 Magetan
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling total sehingga keseluruhan anggota populasi menjadi subjek penelitian yang berjumlah 114 karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala persepsi terhadap beban kerja dan skala work engagement. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Data hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0.285. Hubungan kedua variabel terbukti berlawanan arah karena nilai koefisien korelasi menunjukkan tanda negatif, artinya semakin tinggi skor beban kerja maka persepsi karyawan terhadap beban kerja semakin negatif sehingga work engagement pada karyawan semakin rendah, begitu pula sebaliknya jika semakin rendah skor beban kerja maka semakin positif persepsi karyawan terhadap beban kerja sehingga work engagement karyawan semakin tingg