Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri SurabayaNot a member yet
27357 research outputs found
Sort by
ISOLASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER dari EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN TANAMAN PECUT KUDA (Stachytarpheta jamaicensis)
Abstrak. Tujuan penelitian ini yakni untuk menentukan struktur molekul senyawa yang dominan hasil isolasi ekstrak etil asetat daun tanaman pecut kuda (S. Jamaicensis) dan aktivitasnya sebagai antijamur. Tahap awal dari penelitian ini adalah ekstraksi dengan metode maserasi dan partisi. Kemudian dilakukan proses isolasi dengan metode KCV (Kromatografi Cair Vakum) dan KKG (Kromatografi Kolom Gravitasi) serta dimonitoring menggunakan KLT dengan perbandingan eluen diklorometan : etil asetat (8:1) hingga didapatkan isolat murni. Identifikasi senyawa pada isolat murni menggunakan metode uji fitokimia dan instrumen UV-VIS, FT-IR dan GC-MS. Perolehan ekstrak etanol sebanyak 104,12 gram dan hasil partisi etil asetat sebanyak 12,6 gram. Isolat hasil KKG berupa serbuk berwarna hijau. Serbuk tersebut direkristalisasi yang bertujuan untuk memurnikan isolat, sehingga didapatkan isolat murni berwarna hijau sebesar 36,3 mg. Senyawa hasil isolasi dari pengujian UV-VIS, FT-IR, dan GC-MS adalah 2,4-ditert-butil-fenol yang termasuk golongan fenolik. Kata kunci: Ekstraksi, etil asetat, Stachytarpheta Jamaicensis, isolasi, 2,4-ditert-butil-fenol. Abstract. The purpose of this research was to determine the molecular structure of the dominant compound from the isolation of ethyl acetate extract from the leaves of the whip horse plant (S. Jamaicensis) and its activity as an antifungal. The initial stage of this research is extraction by maceration and partitioning methods. Then the isolation process was carried out with the KCV (Vacuum Liquid Chromatography) and KKG (Gravity Column Chromatography) methods and monitored using TLC with dichloromethane: ethyl acetate (8: 1) eluent ratio until pure isolates were obtained. Identification of compounds in pure isolates using phytochemical test methods and UV-VIS, FT-IR and GC-MS instruments. The acquisition of ethanol extract was 104.12 grams and the result of ethyl acetate partition was 12.6 grams. KKG isolates in the form of green powder. The powder was recrystallized which aims to purify the isolate, to obtain pure green isolate of 36.3 mg. The isolated compound from UV-VIS, FT-IR, and GC-MS testing is 2,4-ditert-butyl-phenol which is a phenolic group. Key words: Extraction, ethyl acetate, Stachytarpheta Jamaicensis, isolation, 2,4-ditert-butil-fenol
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM BASA KELAS XI SMAN 3 LAMONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dilatihkan melalui model inkuiri terbimbing materi asam basa sub bab indikator alami, indikator buatan, dan kekuatan asam basa di SMAN 3 Lamongan. Penelitian menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian berupa (1) Keterlaksanaan sintaks model inkuiri terbimbing memperoleh rata-rata persentase skor dalam pertemuan 1, 2, dan 3 secara berturut-turut yaitu 3,53; 3,85; dan 3,98 dengan kriteria setiap pertemuan sangat baik. (2) Peserta didik melakukan aktivitas relevan dalam arti peserta didik telah berlatih keterampilan berpikir kritis dan beraktivitas sesuai dengan sintaks model inkuiri terbimbing materi asam basa dengan pertemuan 1, 2, dan 3 persentasenya berturut-turut sebesar 98,44%; 99,11%; dan 99,22%. (3) Keterampilan berpikir kritis peserta didik diperoleh N-Gain score untuk interpretasi, analisis, inferensi, dan eksplanasi dengan kategori sedang secara berturut-turut sebesar 16,67%; 16,67%; 33,33%; 33,33%, sedangkan dengan kategori tinggi secara berturut-turut sebesar 83,33%; 83,33%; 66,67%; 66,67%. (4) Respon peserta didik adalah respon positif dengan persentase rata-rata sebesar 99% dalam kriteria sangat memuaskan. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Berpikir Kritis, Asam Basa
KEEFEKTIFAN LKS BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TEKANAN ZAT CAIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan lembar kegiatan siswa (LKS) berbasis discovery learning pada materi tekanan zat cair untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Jombang pada kelas VIII-I dengan jumlah peserta didik sebanyak 28. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode pengembangan yaitu metode Research and Development (R&D) yang dibatasi sampai pada tahap uji coba lapangan. Hasil penelitian keefektifan LKS berbasis discovery learning dapat ditinjau dari hasil analisis pre-test dan post-test siswa. Analisis hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa sebesar 19 siswa memperoleh nilai N-Gain dalam kategori tinggi dan 9 siswa memperoleh kategori sedang. Hasil penelitian menujukkan bahwa LKS berbasis discovery learning pada materi tekanan zat cair dinyatakan layak digunakan berdasarkan aspek kelayakan efektivitas. Kata Kunci: Keefektifan LKS, Discovery Learning, Keterampilan Proses Sains
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI LAPISAN BUMI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan media pembelajaran video animasi pada materi lapisan bumi ditinjau dari hasil pemahaman konsep siswa SMP. Penelitian ini menggunakan desain penelitian “One group pretest-posttest design”. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas VII-D SMP Negeri 3 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Indikator pemahaman konsep yang digunakan adalah memberi contoh, mengkategorikan, membandingkan dan menjelaskan. Hasil dari penelitian ini adalah pada indikator memberi contoh memperoleh n-gain sebesar 0,84 dengan kategori tinggi, indikator mengkategorikan memperoleh n-gain sebesar 0,67 dengan kategori sedang, indikator menmbandingkan memperoleh n-gain sebesar 0,69 dengan kategori sedang dan indikator menjelaskan memperoleh n-gain sebesar 0,68 dengan kategori sedang. Indikator membandingkan mendapatkan nilai posttest yang paling rendah dan indikator memberi contoh mendapatkan nilai posttest yang paling tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa media video animasi sebagai media pembelajaran pada materi lapisan bumi sangat efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Kata Kunci: Video Animasi, Pemahaman Konsep, Lapisan Bumi
Perubahan Sosial Masyarakat Pasca Revitalisasi Wisata Waduk Tanjungan
Revitalisasi dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali Waduk Tanjungan menjadi daerah destinasi wisata. Konsep baru yang ditawarkan yaitu ekowisata yang berarti wisata dengan basis konservasi lingkungan. Proses revitalisasi wisata dilakukan dengan dukungan pemerintah melalui dana yang dianggarkan. John Maynard Keynes juga menjelaskan bahwa peran pemerintah dapat menciptakan perubahan dalam sosial ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat setelah keberadaan wisata. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnometodologi. Lokasi penelitian di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Subjek penelitian adalah masyarakat Desa Tanjungan yang rutinitas bekerja dan bertugas diarea wisata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa revitalisasi dilakukan melalui pembekalan yang diberikan perguruan tinggi serta dukungan pemerintah dengan menggunakan dana Desa. Proses revitalisasi ikut serta melibatkan masyarakat dalam pembangunan baik dalam perencanaan hingga realisasi program. Perubahan struktur sosial yang terjadi semenjak keberadaan wisata yaitu munculnya peranan baru, perubahan pola interaksi dan kegiatan masyarakat. Perubahan dalam struktur ekonomi yaitu menculnya peluang kerja, peningkatan pendapatan, perubahan mata pencaharian dan adanya pajak. Hal ini juga memberikan perubahan struktur budaya yang berkaitan pada aspek nilai yaitu tradisi,bahasa,agama dan penggunaan teknologi
Rasionalitas Daya Juang Orangtua dalam Pemenuhan Pendidikan Anak Keluarga LDII
Mengakses pendidikan anak adalah kewajiban orangtua. Segala tindakan dilakukan oleh orangtua agar anak anaknya dapat bersekolah. Terutama bagi orangtua yang memiliki banyak anak. Mereka harus mempunyai strategi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Terutama kebutuhan pemenuhan pendidikan anak. Salah satunya yaitu dengan memilih lembaga pendidikan untuk anak. Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah telah membuat beberapa program pendidikan untuk meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orangtua. Mulai dari dana BOS, beasiswa bagi siswa berprestasi, dan lain sebagainya. Meskipun demikian orangtua tetap harus memenuhi kebutuhan penunjang sekolah anak. Mulai dari seragam, tas, buku, sepatu, dan lain-lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana daya juang orangtua dalam pemenuhan pendidikan anak pada keluarga LDII?. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: 1). Mengidentifikasi latarbelakang kondisi sosial-ekonomi keluarga LDII; 2). Mengidentifikasi pengambilan keputusan terkait pemenuhan pendidikan bagi anak pada keluarga LDII; 3). Mengidentifikasi daya juang orangtua dalam pemenuhan pendidikan anak; Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan verstahen. Menggunakan perspektif teori tindakan sosial Max Weber. Lokasi penelitian berada di Dusun Cabean Desa Sugihwaras kecamatan Ngluyu kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian didapatkan bahwa bentuk dari daya juang orangtua ini mulai dari menganekaragamkan pekerjaan, berhutang/meminta tetangga, menjual aset rumah tangga, menambah jam kerja, memanfaatkan sumber daya alam, menyimpan hasil panen, dan meminimalkan tingkat konsumsi. Kata Kunci: Tindakan Sosial, Orangtua, Pendidikan, LDII
IMPLEMENTASI ATAS KEWENANGAN PEJABAT DALAM MELAKSANAKAN PERAWATAN TAHANAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS II B NGANJUK
Perlindungan Hukum Atas Keselamatan Penumpang KM.Kirana IX DAlam Hal Terjadi Kecelakaan Kapal (Studi Di PT Dharma Lautan Utama Surabaya)
Indri Fogar Susilowati, S.H, M.H.Abstrak Pelayanan terhadap pengguna jasa perairan di Indonesia haruslah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ada dalam hal ini Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Bagi penyelenggara jasa pelayaran dalam penelitian ini merupakan PT Dharma Lautan Utama haruslah memberikan perlindungan atas keselamatan konsumennya.Penelitian ini berfokus pada Pasal 94 huruf d Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Pelayaran Perusahaan pelayaran haruslah bertanggungjawab atas keselamatan konsumennya selama pelayaran berlangsung. Adanya peraturan haruslah dapat dilaksanakan semaksimal mungkin untuk memberikan perlindungan hukum khususnya terhadap penumpang dan demi keselamatan bersama. Dalam hal ini penelitian yang dikaji lebih lanjut adalah mengenai perlindungan hukum terhadap penumpang apabila terjadi kecelakaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum atas penumpang kapal terkait dengan kecelakaan di PT Dharma Lautan Utama dan menganalisis faktor penghambat jika terhadap perlindungan hukum itu sendiri. Penelitian hukum ini merupakan penelitian hukum empiris, sosiologis. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, menunjukan bahwa perlindungan hukum Pasal 94 huruf d UU Pelayaran yang dilakukan oleh PT Dharma Lautan Utama ditindak secara preventif dan represif. Untuk selanjutnya faktor-faktor penghambat dalam pemberian perlindungan hukum terhadap penumpang kapal jika terjadi kecelakaan datang dari, penegak hukum, fasilitas dan budaya masyarakatnya. Saran bagi peruhaan PT Dharma Lautan Utama, yakni lebih berkordinasi lagi kepada pihak-pihak yang terkait seperti KNKT jika terjadi kecelakaan pada kapal yang melakukan pelayaran dan menyiapkan kapal dalam kondisi yang prima dapat berlayar secara tenang dan nyaman. Pihak pelabuhan menyiapkan sumber daya pelaut yang baik dari pemerintah yang berwenang maupun dari kapal dengan sungguh-sungguh menerapkan manajemen keselamatan serta masyarakat khususnya bagi penumpang kapal harus mematuhi seluruh peraturan yang disampaikan dan mejalankan penuh.Kata kunci: perlindungan hukum, pelayaran, kecelakaan AbstractThe services of shipping in Indonesia must be implemented in accordance with the existing regulation which is article No. 17/2008 about shipping. PT Dharma Lautan Utama which is the executant of the shipping services in this research, they have to provide welfare for its consumer. This research is focusing on article 94 point d in shipping laws. The shipping company should have the responsibility for its consumer safety during the voyage. The existence of shipping regulations should be done as much as possible. It aims to offer a legal protection especially for the passengers. The further explanation of this research will be about a legal protection against the passengers as if a shipwreck is happened. The aim of this research is to analyze the legal protection against the passenger in PT Dharma Lautan Utama accident and to analyze the obstacle in the regulation as well. This research is an empirical and sociological law study. The technique of data collection of this research is used documentation and interviews and it analyzed descriptively yet qualitatively. The result of this research shows that the legal protection of article 94 point d on shipping laws which is done by PT Dharma Lautan Utama was preventively and repressively. Beside that, the obstacles in giving the legal protection to the passenger were from the law enforce, facilities and the common culture in that society. The suggestions for PT Dharma Lautan Utama are expected to well-coordinated with the relevant parties like KNKT as if the accident happened in sailing. They also have to set up the best ship which can sail quietly and comfortably. The seaports have to provide their best seafarers’ resources both form authorized government and the company and they have to implement the safety management. This is also applies for the passengers that are in compliance with applicable regulations. Keywords: legal protection, sailing, shipwrec
Tinjauan Yuridis Tentang Jangka Waktu Hak Pakai Bagi Warga Negara Asing Di Indonesia
Indri Fogar Susilowati, S.H., M.H.ABSTRAK Tanah berperan sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia, pelaksanaan pembangunan nasional yang dilaksanakan sebagai upaya lanjut untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dasar hukum dari pemberian jangka waktu hak pakai diatas hak milik bagi warga Negara asing di Indonesia, juga bagaimana perlindungan hukum bagi warga Negara asing yang memiliki hak pakai atas tanah di Indonesia. Karena hal di atas tersebut pengaturan penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah perlu lebih diarahkan demi semakin terjaminnya tertib di bidang hukum pertanahan, administrasi pertanahan, penggunaan tanah, ataupun pemeliharaan tanah dan lingkungan hidup, sehingga adanya kepastian hukum di bidang pertanahan khususnya tentang hak pakai. Penelitian ini merupakan kegiatan ilmiah yang diharapkan dapat memperoleh pemecahan suatu masalah dan sebagai sarana yang bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran-kebenaran yuridis secara sistematis, analisis dan konstruktif terhadap data yang telah dikumpulkan. Menggunakan jenis penelitian hukum normative, dengan pendekatan perundang-undangan dan konsep. Dengan penyelesaian konflik menggunakan 3 asas prefensi, yaitu Lex superiori derogat legi inferiori, Lex specialis derogat legi generali dan Lex posteriori derogat legi priori. Norma hukum mengenai jangka waktu hak pakai diatas hak milik warga Negara asing di Indonesia pada peraturan pemerintah nomor 103 tahun 2015 menggantikan norma yang tercantum dalam peraturan pemerintah nomor 40 tahun 1996, karena lebih baru. Mengingat pada asas Lex posteriori derogat legi priori, yaitu peraturan yang baru mengalahkan atau melumpuhkan peraturan yang lama, asas ini dipakai apabila peraturan yang baru tidak secara tegas mencabut berlakunya peraturan perundang-undangan yang mengatur hal yang sama. Kata kunci: pemberian jangka waktu, hak pakai, warga negara asing.ABSTRACT Land plays a very important role in the life of the nation of Indonesia, the implementation ofaa national development is carried out as an advanced effort to create a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Constitution. This research is a scientific activity that is expected to obtain the solution of a problem and as a means of aims to disclose systematic juridical, analytical and constructive truths to the data that has been collected. Using the type of normative legal research, with the legality approach and conceptual approach. With conflict resolution using 3 principles of preference, namely Lex superiori derogat legi inferiori, Lex specialis derogat legi generali and Lex posteriori derogat legi priori. The data obtained will be analyzed descriptively, that is by describing the existence of subject and object of research based on existing facts, so that will be obtained deeper understanding about subject matter which studied by using systematic writing divided into 4 chapters namely introduction, literature study, result and discussion , and conclusions. The legal norm regarding the duration of use rights over the property rights of foreign citizens in Indonesia under Government Regulation No. 103 of 2015 supersedes the norms listed in Government Regulation No. 40 of 1996, as it is more recent. In view of the principle of Lex posteriori derogat legi priori, that is, the new rule overcame or paralyzed the old rules, this principle is used if the new rules do not expressly revoke the enactment of legislation governing the same thing Keywords: Giving Term, Use Rights, Foreigners
Analisis Gerak Tendangan Penalti Pada Permainan Futsal (Study Pada Tim ME6 Futsal Surabaya)
AbstractFutsal is one of the most popular sports and is in demand by various groups of people. The popularity of futsal is increasing because of its own professional league in Indonesia. Futsal is also almost the same as soccer in some ways, one of which is penalty kicks. A penalty kick in a very close futsal game which is 6 meters away. The penalty point is 6 m from the midpoint between the two goalposts, this usually happens because of a fouls committed in the area of the penalty box and can also determine the victory of one of the teams if there is an equal score at the end of the game. The purpose of this research is to obtain information and find out the results of effective penalty kicks and can enter the goal in terms of biomechanics. The method used is descriptive quantitative research methods. The results of this research took the subject of 5 ME6 Surabaya futsal academy players, from the 5 players they took the penalty kick using the instep. Each player gets 3 chances to kick the penalty. In this research data, each kicker will be taken the most accurate one kick on the target. The conclusion of this research is the second subject with a time of 0.80 seconds, a ball speed of 30.97 m / s, a ball height of 1.82 m, a distance of 6 m, target 5, with a prefix when going to kick a right leg angle 93ᴼ, left leg angle 156ᴼ, and angle torso 145ᴼ. Then when the foot position applies the ball to the right leg angle of 121 ᴼ, 129 left foot angle, and 144 body angle. And for the advanced position or position after kicking is the right foot angle of 170ᴼ, left foot angle of 118ᴼ, and the trunk angle of 119ᴼ. Keywords: Futsal, Penalty Kick, Motion AnalysisAbstrakOlahraga futsal adalah salah satu olahraga yang paling digemari dan diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Popularitas permainan futsal semakin meningkat karena adanya liga professional sendiri di Indonesia. Futsal juga hampir sama seperti sepakbola dalam beberapa hal, salah satunya adalah tendangan penalti. Tendangan penalti dalam permainan futsal sangat dekat yang berjarak 6 meter. Titik penalti 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang, biasanya ini terjadi karena pelanggaran yang dilakukan di area kotak penalti dan bisa juga menentukan kemenangan salah satu tim jika terjadi skor sama dalam berakhirnya permainan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan mengetahui hasil gerakan tendangan penalti yang efektif dan dapat masuk ke gawang ditinjau dari segi biomekanika. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif.Hasil dari penelitian ini mengambil subjek 5 pemain futsal akademi ME6 Surabaya, dari 5 pemain tersebut mereka melakukan tendangan penalti dengan menggunakan bagian punggung kaki. Setiap pemain mendapatkan 3 kali kesempatan menendang penalti. Dalam data penelitian ini maka setiap penendang akan diambil 1 tendangan yang paling akurat mengenai sasaran.Kesimpulan dari penelitian ini adalah subyek kedua dengan waktu 0.80 detik, kecepatan bola 30.97 m/s, tinggi bola 1.82 m, jarak 6 m, sasaran 5, dengan posisi awalan ketika akan melakukan tendangan sudut kaki kanan 93ᴼ, sudut kaki kiri 156ᴼ, dan sudut batang tubuh 145ᴼ. Kemudian pada saat posisi kaki melakukan perkenaan pada bola sudut kaki kanan sebesar 121ᴼ, sudut kaki kiri 129ᴼ, dan sudut batang tubuh 144ᴼ. Dan untuk posisi lanjutan atau posisi setelah menendang adalah sudut kaki kanan 170ᴼ, sudut kaki kiri 118ᴼ, dan sudut batang tubuh 119ᴼ. Kata Kunci : Futsal, Tendangan Penalti, Analisis Gera