Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    27357 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ANALISIS SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI SMA NEGERI 4 SIDOARJO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing, aktivitas siswa, keterampilan berpikir analisis siswa pada materi kesetimbangan kimia dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan One Grup Pretest-Posttest Design. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 4 Sidoarjo dengan jumlah 36 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kualitas keterlaksanaan model pembelejaran inkuiri terbimbing pada dua kali pertemuan dari fase 1 hingga fase 5 pada pertemuan I beruturut-turut sebesar 3,6; 3,5; 3,6; 3,8; 3,9 dan pada pertemuan II beruturut-turut sebesar 3,8; 4; 3,9; 3,8; 3,9 atau berada pada kriteria sangat baik. 2) Presentase waktu aktivitas siswa pada dua kali pertemuan untuk aktivitas menganalisis pada pertemuan I dan II berturut-turut sebesar 61,48% dan 38,5%. 3) Keterampilan analisis siswa secara keseluruhan memiliki persentase sebesar 94% memperoleh nilai tuntas dengan persentase N-gain pada kriteria tinggi dan rendah berturut-turut sebesar 94% dan 6%. 4) Respon siswa setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing mendapatkan kriteria sangat baik dengan persentase respon positif sebesar 96,96%. Kata kunci: Model Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Berpikir Analisis, Kesetimbangan Kimi

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POGIL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS MATERI REAKSI REDOKS PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 1 DRIYOREJO GRESIK

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran POGIL untuk meningkatkan kemampuan analisis materi reaksi redoks pada peserta didik kelas X SMAN 1 Driyorejo Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest posttest design pada kelas X MIA 1 SMAN 1 Driyorejo Gresik dengan jumlah peserta didik 36, penelitian dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang dihunkan yaitu metode observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan model pembelajaran POGIL pada materi reaksi redoks selama tiga kali pertemuan diperoleh rata-rata 3,59; 3,82; 3,89 secara berturut – turut dengan kategori sangat baik. (2) Kemampuan analisis peserta didik pada tiga kali pertemuan mengalami peningkatan secara umum pada pretest sebesar 47,02 dan posttest sebesar 78,25. Kata kunci: (POGIL), Kemampuan analisis, Reaksi redoks

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA TEMA MAKANAN DAN MINUMAN BERGIZI UNTUK SISWA SMPLB TUNARUNGU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran sains bagi siswa tunarungu yang layak secara teoritis yang ditinjau berdasarkan kriteria isi, kebahasaan, dan penyajian serta layak secar empiris yang ditinjau dari respon siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakan berupa penelitian pengembangan dengan menggunakan metode R&D (Research and Development) yang terdiri dari 3 tahapan, yaitu (1) Studi pendahuluan, (2) Pengembangan, dan (3) Uji coba terbatas. Uji coba terbatas dilakukan terhadap 5 orang siswa tunarungu kelas VIII di SMPLB Negeri Gedangan Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan validitas berdasarkan kelayakan isi, kebahasaan, dan penyajian masing-masing mendapatkan penilaian dengan persentase pada rentang 75%-95%; 80%-90%; dan 80%-95%. Hasil respon siswa memperoleh tanggapan yang positif dengan persentase pada rentang 60%-100%. Hasil belajar siswa menunjukkan ketuntasan individu yang baik, yaitu semua siswa berhasil memperoleh nilai diatas KKM dan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif pada tema makanan dan minuman bergizi untuk siswa SMPLB tunarungu layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci: Multimedia interaktif, siswa tunarungu, sains, media pembelajara

    ANALISA TINGKAT KESULITAN SOAL LATIHAN USBN 2019 MELALUI APLIKASI ANATES

    Full text link
    Perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi telah memberikan dampak yang positif dan negative bagi setiap umat manusia. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi membuat tidak adanya batasan antar sesama manusia untuk berkomunikasi. Perkembangan ilmu dan teknologi membuat tidak adanya batasan antar sesama manusia untuk berkomunikasi. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi membawa manusia ke arah persaingan nasional maupun internaisonal. Salah satu cara yang ditempuh suatu negara dengan meningkatkan kualitas sumber daya menusia. Sumberdaya manusia yang berkualitas berakar dari kualitas pendidikan.Berdasarkan dokumentasi yang dilakukan penulis, penulis ingin menulis tentang Analisa Tingkat Kesulitan Soal Latihan USBN 2019 Melalui Aplikasi Anates ini adalah karena pada tahun kemarin beberapa media online memberitakan tentang bagaimana sulitnya soal UN maupun UNBK HOTS.Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dalam pengumpulan data berupa dua paket berbeda latihan USBN. Serta teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. dimana peneliti mendapatkan soal latihan dari guru. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan data. Dari hasil penelitian, menurut siswa soal sulit merupakan soal yang tidak umum dan tidak diajarkan di kelas. Tentunya soal ini bukan soal yang bertipe hafalan. Serta soal-soal ini bukan materi kelas satu SMA yang bisa dihafal dengan mudah. Soal sulit ini menurutnya soal yang menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.Untuk kategori soal sedang, menurut siswa soal sedang disini soal yang tidak susah maupun tidak mudah. Jadi ditengah-tengah. Soalnya biasanya bukan yang bertipe hafalan maupun menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lain.Untuk kategori mudah, menurut siswa disini soal yang factual atau bisa dihafalkan serta bisa ditebak jawabannya. Bisa ditebak disini maksudnya soal ini soal-soal menjodohkan antara satu pernyataan dengan pernyataan lain.Kata Kunci : Kesulitan soal, Latihan Soal USBN

    PENGELOLAAN BENDA SITAAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI KOTA SURABAYA

    No full text
    Abstrak Peningkatan penyalahgunaan narkotika setiap tahunnya menyebabkan kebutuhan akan narkotika juga semakin meningkat. Peningkatan jumlah kasus tersebut menyebabkan perlunya peningkatan pengawasan sebagai upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.  Barang sitaan tindak pidana narkotika harus dikelola dengan baik agar tidak disalahgunakan. Para penegak hukum berkewajiban dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika, bahkan berkewajiban untuk mengelola barang bukti atau barang sitaan dari tindak pidana narkotika sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Pelaksanaan pengelolaan benda sitaan narkotika di Surabaya merupakan kewenangan BNN Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan benda sitaan narkotika di lingkup BNN dan kendala dalam pelaksanaan pengelolaan benda sitaan narkotika di lingkungan BNN Kota Surabaya.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis sosiologis yang mengunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari studi literatur, jurnal, hasil penelitian, berita internet dan peraturan perundang-undangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan pengelolaan benda sitaan narkotika oleh BNN Kota Surabaya dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu mulai dari penyitaan, penyimpanan dan pengamanan, dan pemusnahan. Pengelolaan benda sitaan narkotika di BNN Kota Surabaya belum sesuai dengan prosedur yang ada di Undang-undang. Pemusnahan benda sitaan narkotika tidak dilakukan oleh BNN Kota Surabaya akan tetapi dilimpahkan ke BNNP Jawa Timur. Dalam melakukan pengelolaan benda sitaan narkotika BNN Kota Surabaya mengalami beberapa kendala diantaranya belum adanya SOP pengelolaan benda sitaan narkotika, belum adanya pengawasan, serta mahalnya biaya pemusnahan benda sitaan narkotika sehingga menimbulkan kebingungan bagi BNN Kota Surabaya. Kata Kunci : Pengelolaan, Benda Sitaan, Narkotika, BNN                &nbsp

    Penyelesaian Sengketa Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Etnis Rohingya di Myanmar Ditinjau Dari Hukum Internasional

    No full text
    Etnis Rohingya merupakan etnis minoritas di Myanmar, etnis ini mengalami diskriminasi dan kekerasan oleh aparat kepolisian, militer pemerintahan Myanmar dan dari warga etnis lainnya. Keterangan tersebut diperkuat dengan laporan Pelapor Khusus PBB (U.N. Special Rapporteur), yang pada intinya menjelaskan telah terjadi pelanggaran HAM secara meluas dan sistematis terhadap etnis Rohingya. Tindakan tersebut telah melanggar sejumlah instrumen dasar hukum internasional, yaitu UDHR 1948, ICCPR 1966, ICESCR 1966, CERD 1965. Penyelesaian secara hukum terkendala penggunaan hak veto oleh China dan Rusia yang menggagalkan pembentukan komite penyelidikan untuk menyidik pelanggaran HAM terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis dan merumuskan penyelesaian sengketa pelanggaran HAM terhadap etnis Rohingya di Myanmar serta sanksi hukum internasional kepada Myanmar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan historis dan pendekatan konseptual. Jenis bahan hukum yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan bahan non-hukum kemudian mengolahnya dengan membuat suatu penilaian hukum terhadap kasus yang konkret. Bahan hukum yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode preskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa cara penyelesaian sengketa pertama yang mungkin ialah melalui konsiliasi dengan pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi dikarenakan terdapat penggabungan fungsi inquiry dengan mediasi dengan tujuan terciptanya rekonsiliasi bangsa yang telah terpecah di Myanmar. Bentuk penyelesaian sengketa kedua ialah melalui PBB, khususnya hal ini dikarenakan telah memenuhi unsur masalah ancaman atau pelanggaran keamanan dan perdamaian dunia, namun terjadi veto dalam DK PBB, oleh karena itu terdapat fungsi ekstra Majelis Umum perihal veto yang berdasarkan Resolusi 377 A (V) “Uniting for Peace Resolution” tahun 1950 dengan menyelenggarakan sidang darurat khusus untuk  membentuk komisi-komisi penyelidikan dan pasukan PBB terhadap pelanggaran HAM di Myanmar. Sanksi yang dapat diterapkan ialah sanksi ekonomi dikarenakan sebagai alat penegakan hukum yang paling efektif dalam proses edukasi dan peningkatan standar hak asasi manusia di Myanmar. Proses ini dimaksudkan agar negara Myanmar bersikap kooperatif dan terbuka dan melakukan langkah penguatan dengan melakukan tindakan ratifikasi instrumen hukum hak asasi manusia internasional. Proses kedepannya diharapkan agar adanya penghapusan hak veto untuk kemudahan dalam mewujudkan peningkatan perdaban manusia berhubungan dengan keamanan dan perdamaian dunia. Kata Kunci: Pelanggaran HAM, Etnis Rohingya, Penyelesaian Sengketa, Sanksi Hukum Internasional   Abstract The Rohingya is a minority group living in Myanmar. This ethnic group has experienced discrimination and harassment by the Myanmar army, police and other ethnics in Myanmar. The report is based on information received by United Nations Special Rapporteur High Commisioner concluded that there are violations of human rights in systemic and widespread against Rohingya ethnic. The reports identify some violations of international law instruments, particulary human rights norms, such as UDHR 1948, ICCPR 1966, ICESCR 1966, CERD 1965. The effort to get legal responsibility is abolished by the veto right from China and Rusia to gain United Nations Independent International Commission of Inquiry to investigate human rights violations and abuses against Rohingya. The purposes of this research are to analyze and formulate settlement of dispute to the human rights violations against Rohingya, and the sanctions of international law for Myanmar government. This study uses normative legal research method that uses statute, historical and conseptual approaches. The types of legal materials used are secondary data consisting of primary, secondary, and non-legal materials. The data are, then, processed by making a legal assessment on a concrete case. The writer uses prescriptive method to analyze the case.The results of this research show that there are two common modes of dispute resolution, most likely first dispute resolution are through conciliation with the establishment Truth and Reconciliation Commissions because there is a combination of inquiry and mediation functions with the aim of creation of national reconciliation that has been split. The second form of settlement is through United Nations, particulary because the Security Council has failed to exercise its primary responsibility to maintain international peace and security, in such instances, according to the Uniting for Peace Resolution 377 A (V) 1950, the General Assembly may consider the matter immediately such as emergency special session to make special independent commission and United Nations Forces to investigate human rights violations in Myanmar. Sanctions that may be applied is economy sanctions because it is an effective enforcement tool for international law and contributes to the establishment of internationally accepted standards of legitimate conduct. This process is intented to make Myanmar state being cooperative and to ratify the instruments of international human rights law. In the future, it requires the dismissal of veto rights with the purpose to improve human civilization. Keywords: Human Rights Violations, Rohingya Ethnic, Dispute Resolution, Sanction of Internasional La

    ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU (PKWT) PT. ATHENA TAGAYA DENGAN PEKERJANYA TERHADAP PENCANTUMAN KLAUSULA PENGHAPUSAN HAK CUTI PADA SAAT BERAKHIRNYA HUBUNGAN KERJA

    No full text
    Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) antara PT. Athena Tagaya dengan pekerjanya mencantumkan suatu klausula penghapusan hak cuti pada saat berakhirnya hubungan kerja, sebagaimana menghilangkan salah satu hak pekerja saat pemutusan kerja berupa uang penggantian hak. Pencantuman klausula tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan Pasal 156 ayat (1) dan (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) yang bersifat imperatif (dwingend recht), sebagaimana menyatakan dalam pemutusan hubungan kerja, pengusaha wajib membayarkan uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak. Penelitian ini khusus mengkaji pemenuhan uang penggantian hak kepada pekerja yang di dalamnya terdapat komponen hak cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur untuk dibayarkan atau dikompensasikan dalam bentuk uang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian antara pencantuman klausula penghapusan hak cuti pada saat berakhirnya hubungan kerja dalam PKWT antara PT. Athena Tagaya dan pekerja dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan, akibat hukumnya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Jenis bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum teknik studi kepustakaan. Teknik analisis menggunakan metode preskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa PKWT antara PT. Athena Tagaya dengan pekerjanya yang mencantumkan klausula penghapusan hak cuti pada saat berakhirnya hubungan kerja tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 156 ayat (1) dan (4) UU Ketenagakerjaan. Akibat hukum daripada pencantuman klausula dalam PKWT tersebut ialah batal demi hukum, namun pengusaha wajib membayarkan atau memenuhi uang penggantian hak kepada pekerja berdasarkan ketentuan pada Pasal 156 ayat (1) dan (4) UU Ketenagakerjaan, hal tersebut dapat dilakukan dengan upaya hukum, baik upaya di lingkup non litigasi maupun di lingkup litigasi sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.  Kata Kunci: PKWT, Penghapusan Hak Cuti, Uang Penggantian Hak Abstract The Certain Period Employment Agreement (PKWT) between PT. Athena Tagaya with the workers, which includes a clause on the abolition of leave entitlement at the employment relationship termination, which eliminates the compensation pay as one of the workers rights when termination occurs. The inclusion of the clause is considered contrary to the provisions of Article 156 paragraph (1) and (4) of Law Number 13 Year 2003 concerning Manpower (Indonesian Labour Law) which is imperative (dwingend recht), stating that in termination of employment, the employer is obliged to pay the severance and/or gratuity and compensation pay. This study examines the fulfillment of workers compensation pay, in which there are annual leave that have not been taken yet, to be paid or compensated by some money. The purposes of this research are to determine the suitability between the inclusion of clause on the abolition of entitlement leave when there is termination in PKWT between PT. Athena Tagaya and workers, with the provisions stipulated in the Indonesian Labour Law, as well as knowing and understanding the legal consequences. The type of research in this research is normative legal research using statute and conceptual approaches. Types of legal materials being used are primary, secondary and tertiary legal materials. Literature study technique is applied in the process of collecting legal materials. In order to analyze the data, prescriptive method is applied. The results show that PKWT between PT. Athena Tagaya and the workers which contains the clause on the abolition of leave entitlements at the employment relationship termination is contrary to the Indonesian Labour Law. The legal consequences of PKWT between PT. Athena Tagaya and the workers which has the clause of the abolition of entitlement leave when there is work relationship termination is null and void, but the employer is obliged to pay or fulfill the workers compensation pay rights under the provisions of Article 156 paragraph (1) and (4) of Indonesian Labour Law. It can be conducted by legal efforts, either non litigation scope or litigation scope, as set forth in the provisions of Law Number 2 Year 2004 concerning Industrial Relations Dispute Settlement. Keywords: PKWT, Abolition of Leave Entitlement, Compensation Pa

    PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA SEKTOR PERUSAHAAN JASA INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

    Full text link
    This study aims to provide empirical evidence related to the effect of corporate governance mechanisms on financial distress in 2015-2017. The research sample consisted of 129 infrastructure, utilities and transportation companies. The data analysis technique used in this study is multiple regression analysis. Hypothesis test results indicate that the independent director and audit committee have a positive effect on financial distress. Meanwhile, institutional ownership, managerial ownership and independent commissioners have no effect on financial distress

    STUDI HIDROKIMIA AIR TANAH DANGKAL DI KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN

    Full text link
    AbstrakKecamatan Deket merupakan salah satu Kecamatan di wilayah Kabupaten Lamongan yang kenampakan permukaannya merupakan dataran rendah namun sebenarnya merupakan suatu depresi (cekungan). Kondisi air tanah dangkal di wilayah ini berdasarkan pra survei daya hantar listrik ditemukan angka terendah sebesar 1751 μS/cm dan angka tertinggi sebesar 5842 μS/cm yang mana angka tersebut dikategorikan sebagai air yang berasa payau hingga berasa asin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Distribusi kelas air tanah dangkal di Kecamatan Deket, 2). Penyebab air tanah dangkal di Kecamatan Deket berasa payau hingga berasa asin.Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan objek penelitian sumber air tanah dangkal. Teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi, observasi, dan pengukuran. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deksriptif kuantitatif dan metode komparasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh sumur air tanah dangkal yang ada di wilayah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan dengan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, Penggunaan rumus perbandingan konsentrasi Revelle, dan Analisa Fasies Hidrokimia dengan Diagram Trilinier Piper untuk mengetahui distribusi air tanah dan penyebab air tanah dangkal di Kecamatan Deket berasa payau hingga berasa asin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Persebaran air payau dan air asin di wilayah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan dibagi menjadi dua bagian yakni wilayah air payau dan wilayah air asin. Wilayah air payau terletak di bagian timur dalam wilayah Kecamatan Deket sedangkan air asin terletak di bagian barat dalam wilayah Kecamatan Deket, 2). Tipe kimia air tanah di Kecamatan Deket yaitu tipe NaCl dikarenakan fasiesnya mayoritas NaCl maka air tanah yang ada di daerah penelitian karena intrusi. Tipe NaCl sebagai indikator intrusi karena komposidianya bersesuaian dengan komposisi air laut.Kata Kunci: Airtanah, Tipe Kimia Airtanah, Airtanah Asin

    IMPLEMENTASI PROGRAM KOMUNITAS PECINTA PANCASILA DALAM MEWUJUDKAN GOOD CITIZENSHIP DI UNESA

    Full text link
    AbstrakTujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan implementasi Komunitas Pencinta Pancasila dalam mewujudkan good citizenship di Unesa dan mendeskripsikan hambatan-hambatan apa saja yang dialami oleh Komunitas Pecinta Pancasila dalam mewujudkan good citizenship di unesa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi non partisipan, wawancara yang mendalam, dokumentasi menggunakan alat perekam, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari belum sepenuhnya dilaksanakan, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman mengenai pancasila dan seberapa pentingnya penanaman nilai pancasila di dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kegiatan-kegiatan komunitas ini yang dilakukam sebagai wujud jadi warga negaraan yang baik adalah jumat amal, rapat kerja, pleno kegiatan berdampak, diskusi dan evaluasi. Kedua, Hambatan-hambatan yang dialami oleh komunitas pecinta Pancasila dalam mewujudkan good citizenhsip adalah rendahnya kesadaran beberapa mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai nilai yang dijunjung untuk menjadi warga negara yang baik dan rendahnya komitmen untuk menghidupi nilai-nilai tersebut.Kata Kunci : Pancasila, Good Citizenship, Implementasi.AbstractThis study aims to demonstrate how the implementation of the Pancasila Lovers Community in realizing good citizenship in Unesa and describe what obstacles experienced by the Pancasila Lovers Community in realizing good citizenship in Unesa. Data collection techniques used in this study include non-participant observation, in-depth interviews, documentation using a recording device, and interview guidelines. The result showed that: first, the implementation of Pancasila values in daily life has not been fully carried out, this is due to the lack of understanding of Pancasila and how Important it is to instill the value of Pancasila in daily life. This community do some activities such as jumat amal, reguler meeting, discussion, meeting plan and evaluation to implementing and empowerement of good citizenship core in daily life of all students. The Obstacles experienced by the Komunitas Pecinta Pancasila in realizing good citizenship is the weak of awareness to implementing Pancasilas values and the is no strong commitment among the students living in that values in their daily life.Keywords: Pancasila , Good Citizenship, Implementation

    22,790

    full texts

    27,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!