Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    27357 research outputs found

    PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

    No full text
    Latar belakang yang mendasari penelitian ini karena Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi dengan presentase penduduk miskin sebesar 11,19% Tahun 2018 dan menempati posisi dua terbawah dari berberapa provinsi yang ada di Pulau Jawa, Kemiskinan di Jawa Tengah disebabkan oleh rendahnya pertumbuhan ekonomi serta rendahnya pendidikan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan rata-rata lama sekolah terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data panel dengan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, mengunakan Cross Section 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Time Series tahun 2009-2018, menggunakan model random effect. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan negatif terhadap kemiskinan di provinsi jawa tengah, rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan negatif terhadap kemiskinan di provinsi jawa tengah. Sedangkan secara simultan pertumbuhan ekonomi dan rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan negatif terhadap kemiskinan di provinsi jawa tengah Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi. Rata-Rata Lama Sekolah dan Kemiskinan AbstractThe background which is the basis of this research is that Central Java Province is a province with a poor population percentage of 11.19% in 2018 and occupies the second lowest position of several provinces in Java Island, Poverty in Central Java is caused by low economic growth and low public education . The purpose of this study was to determine the effect of economic growth and average length of school on poverty in Central Java Province. This research uses panel data analysis techniques with data obtained from the Central Statistics Agency, using Cross Section 35 districts / cities in Central Java Province and Time Series in 2009-2018, using a random effect model. The results of this research show that partially economic growth has a significant negative effect on poverty in Central Java Province, the average length of school has a significant negative effect on poverty in the province of Central Java. While simultaneous economic growth and average length of school have a significant negative effect on poverty in Central Java Province.Keywords: Economic Growth, Mean Years School, Poverty

    PENGARUH LEVERAGE, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, AUDIT TANURE, DAN OPINI AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2017)

    Full text link
    This study aims to provide empirical evidence related to the effect leverage, growth, audit tanure and opini audit on earning management. The research sample is mining companies in Indonesia Stock Exchange periode 2013-2017 consisted of 100 companies. The data analysis technique used in this study is multiple regression analysis. Hypothesis test results indicate that leverage and growth has a negative influence on earning management. Meanwhile, audit tanure and opini audit have no effect on earning management

    PENGARUH GOVERNANCE STRUCTURE, GOVERNANCE PROCESS DAN GOVERNANCE OUTCOME TERHADAP OPERATIONAL RISK PERBANKAN DI INDONESIA

    No full text
    This study aims to examine the effect of Governance Structure, Governance Process and Governance Outcome on Banking Operational Risk in Indonesia. The research sample is all conventional commercial banks on the Indonesia Stock Exchange the periode 2014 until 2017. The sample obtained was 80 conventional banks. The analysis technique used in this study is multiple linear regression with using IBM SPSS Statistics program 23. The results of the study show that Governance Structure and Governance Outcome have no effect, while the Governance Process influences operational risk. This is because the Governance Process which is proxied by the amount of training has a significant impact in reducing operational risk, because training can increase the accuracy and independence of a committee in detecting risks that can harm the company

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS (CRAWL) PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 SIDOARJO

    Full text link
    Abstrak Renang merupakan aktivitas air yang terdapat gerakan dan teknik-teknik gerakan yang benar. Pada pembelajaran aktivitas renang gaya bebas (crawl) harus disesuaikan dengan standar kompetensi dasar. Gaya bebas (crawl) merupakan gaya yang tercepat, ketika bernafas muka menoleh kesamping, gerakan kaki menggunakan punggung kaki digerakkan ke bawah dan ke atas secara bergantian. Gerakan tersebut adalah koordinasi dari gerakan kaki, gerakan tangan, anggota tubuh lain, cara pengambilan nafas. Model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan pada pembelajaran untuk menentukan tingkat kesulitan kepada setiap anggota kelompok saat mereka menjalani proses. Dengan tipe TGT siswa akan menikmati bagaimana suasana games turnamen itu, karena siswa akan berkompetisi dengan kelompok yang memiliki komposisi kemampuan yang setara, maka kompetisi TGT meningkatkan keaktifan dari siswa untuk berlatih bersosialisasi dengan kelompoknya dan orang lain dibandingkan kompetisi dalam pembelajaran-pembelajaran tradisional pada umumnya yang meliputi pengetahuan dan keterampilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan besar pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar renang gaya bebas (crawl) pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar renang gaya bebas (crawl) ada pengaruh yang signifikansi dengan besar pengaruh adanya peningkatan 20,7% pengetahuan dan 58,4% keterampilan. Dengan disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil belajar renang gaya bebas (crawl) pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sidoarjo. Kata Kunci: team games tournament, hasil belajar, renang gaya bebas (crawl) Abstract Swimming is a water activity that has the right movements and style techniques. In learning freestyle swimming activities (crawl) must be adjusted to the standards of basic competence. Crawl is the fastest style, when breathing, face turns to sideways, leg movements using the back of the leg are moved down and up alternately. The movement is coordination of leg movements, hand movements, other limbs and the way to take breath. The cooperative learning of Team Games Tournament (TGT) is one type or cooperative learning model that is applied easily for learning to determine the level of difficulty for each group member as they go through the process. By using the TGT type, students will enjoy the environment of the tournament games, because students will compete with groups that have an equal composition of abilities, then the TGT competition increases the activity of students to practice socializing with their groups and others compared to competition in traditional learning in general includes knowledge and skills. The purpose of this study was to determine the effect and magnitude of the influence of the TGT cooperative learning model on the learning outcomes of free style swimming (Crawl) in class XI, Public High School 2 Sidoarjo. The results of the study showed that the TGT cooperative learning model of the learning outcomes of free style swimming (crawl) had a significant effect with the influence of an increase of 20,7% knowledge and 58,4% skills. It was concluded that the TGT learning model could improve the learning outcomes of free style swimming (crawl) in class XI, Public High School 2 Sidoarjo. Keywords: teams games tournament, learning outcomes, free style swimming (crawl

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SENTRA MULTIMEDIA PADA KELOMPOK B DI TK RAUDLATUL JANNAH WARU SIDOARJO

    Full text link
    Abstrak Penelitian kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk memotret dan mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran sentra multimedia pada kelompok B di TK Raudlatul Jannah Waru Sidoarjo, dari mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta cara guru dalam menstimulus aspek perkembangan anak di sentra multimedia. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sentra multimedia dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, hingga pada verifikasi data/kesimpulan dengan data yang berbentuk deskripstif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penerapan model pembelajaran sentra multimedia pada kelompok B di TK Raudlatul Jannah Waru Sidoarjo, memiliki tahapan perencanaan dan pelaksanaannya yang sama seperti tahapan sentra pada umumnya, hanya saja yang menjadi perbedaan adalah kegiatan atau ragam main beserta media bermainnya harus tentang teknologi dan komputer. Pembelajaran sentra bukan hanya mengenalkan nama-nama teknologi, melainkan mengajak anak-anak untuk mempraktekkan penggunaannya sesuai aturan yang telah disampaikan. Penyesuaian kegiatan sentra multimedia dengan tema pembelajaran menjadi tantangan bagi guru sentra untuk lebih kreatif dalam merancang densitas dan medianya. Penerapan model pembelajaran sentra multimedia terbukti dapat mengembangkan enam aspek perkembangan anak melalui kegiatan atau densitas main serta media dan alat atau bahan pembelajaran yang telah direncanakan oleh guru sentra. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran sentra multimedia di TK Raudlatul Jannah dapat menjadi solusi bagi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan komputer untuk anak usia dini. Kata kunci : sentra multimedia, TK Raudlatul Jannah Abstract Qualitative research with descriptive qualitative type aims to photograph and describe how the implementation of multimedia center learning models in group B at Raudlatul Jannah Waru Kindergarten Sidoarjo, from planning, implementing, and evaluating, as well as the teacher’s way of stimulating aspects of child development in multimedia centers. The subjects of this study are 1 multimedia center teacher and the principal. The data collection techniques of this study are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model that starts from data reduction, data presentation, verification / conclusion and descriptive data. The presentation of data is described in the form of conclusions. Based on the results of research and discussion, the implementation of multimedia center learning models in group B at Raudlatul Jannah Kindergarten Waru Sidoarjo, has the same planning and implementation stages as the center stage in general, the only difference is the activities or the variety of playing and the playing media must be about technology and computer. Learning centers do not only introduce the names of technology, but also invite children to practice their use in accordance with the rules that have been explained. Aligning multimedia center activities with learning themes is a challenge for center teachers to be more creative in designing their density and media. The implementation of multimedia center learning models is proven to be able to develop six aspects of child development through activities or density of playing as well as media and learning tools or materials that have been planned by the center teacher. It was concluded that the implementation of multimedia center learning models in Raudlatul Jannah Kindergarten can became a solution for Early Childhood Education Institutions in developing technological and computer science for early childhood. Keywords: multimedia center, Raudlatul Jannah Kindergarte

    MOTIF TOKOH UTAMA DALAM DONGENG DAS MӒDCHEN OHNE HӒNDE KARYA BRÜDER GRIMM

    Full text link
    Motif merupakan suatu alasan atau dorongan yang menyebabkan seseorang bertindak untuk memenuhi kebutuhan atau mencapai suatu tujuan yang akan dicapai. Setiap manusia dilahirkan dengan adanya kebutuhan dalam diri. Tindakan seseorang selalu didasari oleh keinginan internal. Kondisi semacam ini dapat dimungkinkan terjadi juga dalam dunia dongeng. Dengan demikian motif dalam dongeng Das Mädchen ohne Hände dapat diangkat dalam suatu penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang apa saja penyebab datangnya motif instrinsik yang dialami oleh tokoh utama dalam dongeng Das Mädchen ohne Hände. Proses penelitian motif intrinsik pada tokoh utama akan diidentifikasikasi dengan teori Maslow, yaitu teori hierarki kebutuhan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuliatitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dongeng Das Mädchen ohne Hände. Data yang terdapat dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, dan wacana dalam setiap paragraf yang menunjukkan adanya motif pada tokoh dalam dongeng Das Mädchen ohne Hände karya Brüder Grimm. Data dikumpulkan dengan membuat korpus data. Hasil dari penelitian ini terdapat 13 data yang menunjukkan adanya motif intrinsik berdasarkan kebutuhan yang mempengaruhinya, yakni: 2 kebutuhan fisiologi, 5 kebutuhan rasa aman, 4 kebutuhan kepemilikan dan cita, 1 kebutuhan harga diri, dan 1 kebutuhan aktualisasi diri. Kata kunci : Motif, Dongeng, Das Mädchen ohne Hän

    KEBERADAAN GRUP MUSIK SURABAYA ANGKLUNG PERCUSSION DI SURABAYA

    Full text link
    ABSTRAK Surabaya Angklung Percussion atau SAP merupakan salah satu grup musik yang melakukan pembaruan sajian musik dengan mengkolaborasikan alat musik daerah dengan alat musik modern. Rumusan masalah dan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan, bentuk penyajian musik yang disajikan, dan upaya-upaya yang dilakukan dalam mempertahankan keberadaanya di Surabaya. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksistensi, bentuk penyajian, dan alat musik angklung Jawa Barat. Teori-teori ini digunakan sesuai dengan fokus masalah. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Rhoma Wijaya sebagai pendiri, manager, dan pemain alat musik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi dan wawancara terstruktur. Teknik Analisa data meliputi tahap reduksi data, display data, dan verifikasi. Data akhir akan divalidasi dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Perkembangan grup musik SAP berawal dari kegiatan mengikuti ajang pencarian bakat, yang tidak sesuai keinginan hasilnya. Dengan tekad yang kuat seluruh personil menyajikan musik di taman-taman hingga diminati masyarakat untuk mengisi berbagai acara. Saat ini mereka juga berkegiatan dalam pembelajaran angklung di sekolah, dirigen angklung interaktif, dan pembelajaran angklung. Bentuk penyajian musik memiliki format sesuai dengan instrumen yang dimiliki yaitu angklung, gambang, bass pring, perkusi modern, bass elektrik dan vokal. Lagu yang biasanya disajikan adalah lagu daerah, dangdut, dan pop yang diaransemen sendiri. Kostum yang digunakan menyesuaikan dengan konsep acara formal maupun non formal. Upaya-upaya yang dilakukan dalam mempertahankan keberadaan meliputi melakukan kerjasama dengan pihak pemkot dan dispora Surabaya, promosi melalui akun-akun media sosial baik berupa foto maupun video, dan melakukan kegiatan pembelajaran angklung gratis dan mudah ditempat mereka berkumpul. Kata kunci: Keberadaan, Perkembangan, Bentuk Penyajian, Surabaya Angklung Percussio

    MUSIK ETNIS KENTRUNG SUNAN DRAJAT DI DESA SOLOKURO KECAMATAN SOLOKURO KABUPATEN LAMONGAN

    Full text link
    Abstrak Musik kentrung merupakan kesenian tradisional yang memiliki keunikan memainkan 2 alat musik rebana yang terbuat dari kulit sapi dan kayu, alat tersebut merupakan instrument tradisional yang dimainkan untuk berdakwah yang disebut kentrung dalam artian ngreken isaning jlutrung. Musik kentrung berfungsi sebagai media dakwah pada masyarakat desa Solokuro, seiring berjalannya waktu kesenian kentrung Sunan Drajat juga sebagai pengisi acara disebuah acara seperti dipernikahan, Maulid Nabi, Isra Miraj, Nuzulul Qur’an, dan acara undangan oleh pemerintah daerah. Bagi pelaku kesenian memiliki fungsi sebagai media komunikasi, integritas masyarakat, unsur kepercayaan, unsur ekonomi, dan hiburan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Bagaimana unsur estetika musik kentrung Sunan Drajat di desa Solokuro kecamatan Solokuro kabupaten lamongan? (2) Bagaimana pola ritme dan organologi musik kentrung Sunan drajat di desa Solokuro kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan? Penelitian ini mengenai ilmu tinjauan Etnomusikologis yang bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian dan bentuk musik kesenian kentrung Sunan Drajat di desa Solokuro kecamatan Solokuro kabupaten Lamongan. Dalam penelitian ini terdapat beberapa teori yang digunakan untuk menjawab permasalahan meliputi 1) Etnomusikologi, 2) Estetika, 3) Organologi alat music. Musik etnis Kentrung Sunan Drajat menggunakan ilmu etnomusikologis secara garis besar berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada, meliputi 1) Kualitas, 2) Kuantitas, 3) Keagamaan. Unsur Estetika Kentrung adalahberisikan tentang pengajaran-pengajaran untuk mengingatkan kepada penikmat musik kentrung Sunan drajat, dengan tujuan lebih mendalami ilmu Islamiyah yang bahwasannya semua makhluk hidup yang ada didunia memiliki tanggung jawab terhadap agama yang telah dianutnya Pola Ritmis dan organologi musik Kentrung adalah dalam permainan pola ritmis dan syiar agama Islam yang didalamnya terkandung beberapa bentuk musik. Kata Kunci: Musik Etnis Kentrung

    Development of Student Worksheet with Problem Based Learning Oriented to Train Students Creative Thinking Skill in Acid Base Matter by Using Natural Products

    Full text link
    A research had been conducted on developing Student Worksheet oriented to Problem Based Learning (PBL) for training students’ creative thinking skill in acid-base material. This study aims to determine the validity, practicality, and effectiveness of the developed Student Worksheet. The procedure of development research uses the steps of product development by Thiagarajan, it is the 4-D (four-D) model which is limited to the development stage only. The feasibility of Student Worksheet in validity aspect is obtained from the results of the validation assessment by three validators consisting of two chemistry lecturers and one chemistry teacher. The results of the validation assessment by validators are 88.33% on the criteria of content validity and 82.81% on the criteria of construct validity with a very valid category. The feasibility of effectiveness is reviewed from the post test results of students creative thinking skills and it is obtained that the Class Achievement Index is 94,12% with a very high category, also for each component as fluency got 100%, flexibility got 100%, elaboration got 91,50%, and originality got 100% with very high category for all . The feasibility of practical is based on the responses from students which had received much positive responses as 91.31% with very practical categories and also the observation result of students relevant activities during learning using Student Worksheet with the percentage of first day got 98,89% and second day got 97,78% with both in very high interpretation. Keywords: Student Worksheet, Problem Based Learning, creative thinking, acid-bas

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BAGI SISWA KELAS XI MAN 2 GRESIK

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran problem solving, aktivitas siswa, kemampuan pemecahan masalah siswa dan hasil belajar siswa melalui penerapan model problem solving pada materi larutan penyangga. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest Postest Design pada kelas XI IPA 1 MAN 2 Gresik dengan jumlah siswa 25, penelitian ini dilakukan selama tiga kali pertemuan. Hasil penelitian dapat ditunjukkan sebagai berikut: (1) pengamatan keterlaksanaan pada tiga kali pertemuan memperoleh rata-rata sebesar 3,2; 3,7; dan 3,8 dengan kategori sangat baik. (2) pengamatan aktivitas siswa yang relevan pada tiga kali pertemuan memperoleh Persentase rata-rata sebesar 92,4%; 95,6%; dan 96,4% (3) Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan nilai rata-rata pretest menyatakan masalah sebesar 56, menyatakan hipotesis sebesar 42,7, menata dan menunjukkan data sebesar 60, dan mengevaluasi hipotesis berdasrkan data sebesar 34,7. Pada saat postest menyatakan masalah sebesar 97,3, menyatakan hipotesis sebesar 93,3, menata dan menunjukkan data sebesar 83, dan mengevaluasi hipotesis berdasrkan data sebesar 84 (4) hasil belajar siswa secara klasikal mendapatkan Persentase sebesar 92%. Kata kunci : model pembelajaran problem solving, kemampuan pemecahan masalah, larutan penyangga Abstract This study aims to describe the feasibility of problem solvinglearning models, student activities, students problem solvingabilities and student learning outcomes through the application of problem solvingmodels in buffer solution materials. The research design used was One Group Pretest Postest Design in class XI IPA 1 MAN 2 Gresik with the number of students 25, this study was conducted during three meetings. The results of the study can be shown as follows: (1) observations of implementation at three meetings obtained an average of 3.2; 3.7; and 3.8 with a very good category. (2) the saving of relevant student activities at three meetings obtained an average percentage of 92.4%; 95.6%; and 96.4% (3) problem solvingabilities of students with an average value a pretest stating a problem of 56, declaring a hypothesis of 42.7, arranging and showing data of 60, and evaluating the hypothesis based on data of 34.7. At the posttest states the problem is 97.3, states the hypothesis of 93.3, arranges and shows data of 83, and evaluates the hypothesis based on data of 84 (4) classical student learning outcomes get a percentage of 92%. Keywords: problem solving learning model, problem solvingskills, buffer solutio

    22,790

    full texts

    27,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!