Jurnal Basicedu (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Peran Sekolah Alam dalam Pengembangan Karakter Anak di Sekolah Dasar
Sekolah alam jogja green school adalah salah satu sekolah alam yang menekankan Pendidikan pada pendekatan karakter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengembangan karakter di jogja green school, mengetahui peran sekolah alam dalam pengembangan karakter anak, mengetahui pendekatan pembelajaran terhadap siswa menggunakan metode berbasis alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik kualitatif, pengumpulan informasi, Teknik analisi informasi. Menelitian ini menghasilkan bahwa jogja green school adalah salah satu sekolah alam yang memiliki pendekatan khusus dalam Pendidikan karakter yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sehari-hari. Pengembangan karakter sangat penting untuk membentuk kepribadian seseorang dan mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan dunia sekitar. Pada era yang serba digital dan cepat, banyak sekali tantangan untuk mendidik anak agar memiliki karakter yang baik semakin besar. Banyak anak yang terpapar oleh berbagai pengaruh luar yang bisa mengurai kesadaran mereka akan pentingnya nilai moral, sosial dan lingkungan. Peran Pendidikan karakter sangat penting dalam pembentukan kepribadian anak secara holostik, mencangkup aspek moral, social, emosional, dan intelektua
Evaluasi Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Berbasis APKG: Studi Kasus Video Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi guru Bahasa Indonesia menggunakan Alat Penilaian Kompetensi Guru (APKG-2) melalui analisis video pembelajaran. Kompetensi guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang bermakna dan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode model evaluasi kesenjangan (discrepancy evaluation), dengan data berupa dua video pembelajaran yang direkam dari SMPN 3 dan SMPN 6 Semarang. Instrumen APKG-2 digunakan untuk menilai berbagai aspek kompetensi guru, seperti pelaksanaan pembelajaran, interaksi kelas, penguasaan materi, serta evaluasi proses belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada video 1 memperoleh skor rata-rata 81, sedangkan pada video 2 sebesar 89, keduanya termasuk dalam kategori AB (lebih dari baik). Namun, ditemukan kelemahan dalam inovasi metode pengajaran, optimalisasi media pembelajaran, serta pelaksanaan evaluasi yang lebih menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, mendorong profesionalisme guru, memperbaiki prestasi dan motivasi siswa, serta mendorong inovasi metode pengajaran dan relevansi kurikulum untuk meningkatkan efektivitas pembelajara
Penerapan Proyek Seni Tari Berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics dalam Mengeksplorasi Kreativitas Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah
Pembelajaran seni budaya terkhusus seni tari, memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas dari seorang peserta didik terutama di kelas V, dengan penggunaan pendekatan STEAM dapat membantu dalam meningkatkan kreativitas dari peserta didik. Oleh karenanya, dilakukan penelitian untuk mengetahui penerapan seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas peserta didik di kelas V dan faktor yang mempengaruhi penerapan proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas. Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-experiment dipilih untuk membuktikan dugaan tersebut, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 67 peserta didik di kelas V. Hasil uji mann-whitney memperoleh kriteria 0,00 < 0,05, yang mana lebih rendah taraf signifikan maka H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas peserta didik kelas V MI Sains Al Hidayah Kota Sorong. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kreativitas pada kelas eksperimen sebesar 39%, sedangkan pada kelas kontrol hanya sebesar 19,5% Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian yang dilakukan terkait penerapan proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplor kreativitas peserta didik pada kelas V berhasil mengalami peningkatan
Pengaruh Culture Academic School Dan Relasi Sosial terhadap Literasi Moderasi Beragama pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Literasi moderasi beragama membantu siswa memiliki nilai-nilai yang toleran, saling menghargai dan tidak mebeda-bedakan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Culture Academic School, Relasi sosial, terhadap Literasi Moderasi Beragama siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakkan pendekatan kuantitatif deskriptif kausalitas komparatif. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan rumus statistic Cronbach’s Alpha, Uji Regresi Berganda, Deviation From Linearity, Uji Komogrov-Smirnov Test, Uji t dan Uji F. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa; 1) Culture Academic school memiliki pengaruh positif sosial terhadap literasi moderasi beragama pada siswa MI Baitul Huda Ngaliyan Semarang yang dibuktikan adanya pengaruh sebesar 25,9%; 2) Relasi Sosial memiliki pengaruh positif terhadap literasi moderasi beragama pada siswa MI Baitul Huda Ngaliyan Semarang yang dibuktikan adanya pengaruh sebesar 81%, dan; 3) CultureAcademic school dan Relasi Sosial secara simultan memiliki pengaruh positif terhadap literasi moderasi beragama pada siswa MI Baitul Huda Ngaliyan Semarang yang dibuktikan dengan adanya pengaruh sebesar 87,5%. Hasil penelitian ini secara teoritik memperkuat teori konstruktivisme dan teori pluralitas. Keterbatasan penelitian ini belum memasukkan factor proses pembelajaran terhadap literasi moderasi beragama. Oleh sebab itu, direkomenadsikan untuk diteliti lebih lanjut mengenai pengaruh startegi pembelajaran terhadap literasi moderasi beragama
Pengaruh Media Augmented Reality terhadap Hasil Belajar Materi Bangun Ruang Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Matematika, khususnya materi bangun ruang, yang menyebabkan banyak peserta didik belum menguasai materi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Augmented Reality (AR) terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 2 Lambheu dalam pembelajaran bangun ruang. Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang belajar menggunakan media Augmented Reality dan kelompok yang belajar tanpa menggunakan media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang belajar dengan bantuan media Augmented Reality memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang belajar tanpa media tersebut. Temuan ini berimplikasi pada penggunaan AR sebagai media alternatif yang efektif dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar, khususnya untuk membantu peserta didik memahami konsep bangun ruang secara lebih visual dan interaktif
Pengembangan LKPD Menggunakan Model PjBL untuk Menumbuhkan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan LKPD yang berkualitas dan adanya kebutuhan LKPD dengan berfokus pada proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik guna menumbuhkan karakter gotong royong sesuai dengan perkembangan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKPD model PjBL untuk menumbuhkan karakter gotong royong pada materi nilai Pancasila kelas IV SD dan untuk mengetahui kualitas LKPD yang dikembangkan. Penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan tipe ADDIE. Dalam penelitian ini melibatkan 3 validator terdiri dari 1 kepala sekolah SD dan 2 guru kelas IV bersertifikasi sebagai expert judgment serta 28 peserta didik kelas IV SD sebagai subjek dalam uji coba produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) LKPD model PjBL untuk menumbuhkan karakter gotong royong pada materi nilai Pancasila kelas IV SD dikembangkan menggunakan 5 tahapan ADDIE yang terdiri dari Analyze, Design, Development, Implement, dan Evaluate. 2) Kualitas LKPD menggunakan model PjBL pada materi nilai Pancasila kelas IV SD memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 3,83 dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil uji coba menunjukkan bahwa LKPD efektif untuk menumbuhkan karakter gotong royong peserta didik dengan persentase sebesar 60,1% dan meningkatkan hasil belajar dengan tingkat efektifitas dalam kategori tinggi (N-Gain Score 0,77
Model Perencanaan dan Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan dalam Era Society 5.0
Transformasi era Society 5.0 menuntut sistem pendidikan yang adaptif, terbuka, dan berkelanjutan dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual perencanaan dan pembiayaan pendidikan berkelanjutan yang relevan dengan tantangan era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan sintesis teori dan analisis kontekstual kebijakan pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tiga pendekatan teoritik—Open System Theory, Education Economics Theory, dan Sustainability Theory—dapat menghasilkan model perencanaan yang responsif, efisien, dan berorientasi jangka panjang. Model ini berfokus pada empat pilar utama: kebijakan berbasis data dan AI, pembiayaan berbasis human capital, penganggaran berkelanjutan, dan tata kelola adaptif. Temuan juga menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia masih bergantung pada pendanaan pusat, belum optimal dalam penggunaan teknologi, dan kurang partisipatif dalam perencanaan lokal. Model yang dikembangkan diharapkan menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang sistem pendidikan yang tanggap terhadap tantangan digital, sosial, dan keberlanjutan lintas generas
Etika dan Praktik Bisnis: Tinjauan Teologis Tanggung Jawab Pendeta sebagai Singkat ni Kristus di Tengah Tantangan Ekonomi
Fenomena keterlibatan pendeta dalam praktik bisnis memunculkan ketegangan antara tanggung jawab spiritual sebagai pelayan Kristus dan kebutuhan ekonomi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendeta sebagai figur yang dikenal dalam merepresentasikan nilai-nilai rohani diharapkan mampu menjaga integritasnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kehidupan pendeta tidak terlepas dari masalah ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan akan dirinya dan keluarganya. Hal ini terjadi karena besaran gaji yang diterima oleh pendeta tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya yang mendorong sebagian pendeta untuk terlibat dalam aktivitas bisnis sebagai upaya pemenuhan hidup. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengkaji secara etis keterlibatan pendeta dalam prakktik bisnis melalui perspektif etika Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi literatur yang bersifat deskriptif-analitis berupaya menelaah prinsip-prinsip moral dalam tradisi kekristenan serta potensi konflik yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pendeta dalam bisnis dapat diterima selama tetap berada dalam batas-batas etika kekristenan dan tidak mengganggu panggilan pelayanannya. Dalam konteks Gereja HKBP, identitas pendeta sebagai Singkat ni Kristus dituntut untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup dan kesetiaan pada tugas pelayanan. Oleh karena itu, dibutuhkan pedoman etis, agar pendeta tetap menjalankan perannya dengan tanggung jawab spiritual yang utuh di tengah tantangan ekonomi
Efektifitas Program Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Di era digital, menumbuhkan minat membaca siswa menjadi tantangan yang semakin kompleks, diperlukan strategi yang efektif dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan minat baca siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yang melibatkan observasi, pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GLS di SDN Daru 1 belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa, yang ditunjukkan oleh penurunan skor rata-rata post-test sebesar -18,39 dibandingkan pre-test. Kurangnya variasi buku, keterbatasan fasilitas, serta rendahnya antusiasme siswa menjadi faktor yang menghambat efektivitas program ini. Kegiatan literasi yang diterapkan kurang menarik dan tidak sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga tidak mampu meningkatkan keterampilan membaca secara optimal. Observasi mengungkap bahwa perencanaan dan pelaksanaan program masih perlu diperbaiki, terutama dalam penyediaan sumber daya dan metode pembelajaran yang lebih inovatif. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam perencanaan program, peningkatan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, serta adaptasi metode yang lebih menarik agar GLS dapat efektif dalam meningkatkan budaya membaca di kalangan siswa. Kesimpulannya, meskipun GLS memiliki potensi besar, implementasinya harus lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan siswa untuk mencapai hasil yang optimal
Pengaruh Penggunaan Gadjet terhadap Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Pemakaian gadjet dalan kehidupan sehari-sehari dengan intensitas yang tinggi bisa menimbulkan efek negative pada motivasi belajar siswa, sehingga hal tersebut berdampak pula pada ketidakseimbangan minat belajar, kosentrasi belajar, bahkan sampai pada prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan gadjet berpengaruh terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Stratified sampling. Berdasarkan hasil analisi regresi linier sederhana yang dilakukan, diperoleh nilai signifikansi sebesar 4,07. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha)diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Selian itu, hasil regresi juga menunjukan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,090, yang mengindikasikan bahwa variabel independen memberikan kontribusi sebesar 9 % terhadap variabel dependen. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara penggunaan gadjet dan minat belajar siswa di MI Salafiyah Gapuro Warungasem Batan