Jurnal Basicedu (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Penerapan Media Flipbook Berbasis Problem Based Learning (PBL) Upaya Peningkatan Sikap Gotong Royong dan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa di Sekolah Dasar
Pendidikan di tingkat sekolah dasar menghadapi tantangan dalam mengembangkan sikap gotong royong dan keterampilan menulis teks eksplanasi, yang memerlukan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan sikap gotong royong dan keterampilan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas VI SDS Permata Kasih Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode mix method, yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flipbook berbasis PBL berhasil meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa, dengan skor kelompok A mencapai 90 (Sangat Baik) dan kelompok B memperoleh skor 80 (Baik). Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang perlu perbaikan dalam penggunaan bahasa. Selain itu, sikap gotong royong siswa juga meningkat, terbukti dengan partisipasi aktif dalam pembelajaran, kerjasama yang baik, dan kontribusi positif dalam diskusi kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan media flipbook berbasis PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi dan sikap gotong royong siswa, meskipun dibutuhkan strategi tambahan untuk membantu siswa yang kesulita
Pengaruh Model Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPAS terhadap Keterampilan Argumentasi Ilmiah di Sekolah Dasar
Keterampilan berargumentasi siswa dalam memahami materi sumber energi masih rendah. Tujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan argumentasi ilmiah siswa kelas V SD Negeri Lampeuneurut Kabupaten Aceh Besar dalam mata pelajaran IPAS pada materi sumber energi. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif melalui desain quasi-experiment. Sampel terdiri dari kelas eksperimen beserta kontrol. Data didapat melalui tes esai. Analisis data dilangsungkan melalui penggunaan uji Independent Sampel T-Test berbantuan IBM SPSS Statistics. Temuan analisis mendapat rata-rata nilai maksimal dengan skala likert 4 yaitu pre-test kelas eksperimen ialah 2,00 (cukup) dan post-test mengalami kenaikan menjadi 3,52 (baik) sementara nilai rata-rata kelas kontrol sedikit meningkat dari 1,59 (kurang) menjadi 1,98 (kurang). Temuan uji t Independent Sampel T-Test menghasilkan nilai Signifikansi. (2-tailed) senilai 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penerapan model PBL terhadap keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Dengan demikian, penerapan model PBL efektif dalam mempertinggi kemampuan siswa untuk berargumentasi secara ilmia
Pengembangan Video Pembelajaran Terintegrasi Virtual Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Unsur Seni Rupa Kelas V Sekolah Dasar
Materi unsur seni rupa tergolong materi yang sulit dipahami oleh peserta didik kelas V SDN 1 Kebonagung sehingga diperlukan pengembangan media pembelajaran berbasis digital guna mempermudah proses pembelajaran seni rupa bagi pendidik dan peserta didiknya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan, proses dan hasil, serta hasil uji efektivitas pada video pembelajaran terintegrasi virtual reality dalam proses pembelajaran seni rupa materi unsur seni rupa kelas V SDN 1 Kebonagung. Metode penelitian dan pengembangan menerapkan model ADDIE dengan 5 tahap yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil penelitian berupa pengembangan video pembelajaran terintegrasi virtual reality dengan materi unsur seni rupa kelas V yang menggunakan kurikulum merdeka. Hasil uji coba validasi ahli media senilai 90,83% (sangat layak) dan hasil uji coba validasi ahli materi senilai 98,21% (sangat layak). Hasil uji coba produk kelompok kecil senilai 100% (sangat layak) dan hasil uji lapangan dengan N-Gain senilai 0,8396. Dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran terintegrasi virtual reality dapat meningkatkan pemahaman materi unsur seni rupa kelas V SDN 1 Kebonagun
Membangun Toleransi Beragama di Sekolah Dasar
Indonesia merupakan negara dengan keberagaman agama dan budaya yang sangan tinggi dalam lingkungan Pendidikan, khususnya sekolah dasar, keberagaman ini menjadi tantangan dalam membangun kesadaran toleransi sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam menghargai perbedaan, serta memperkuat karakter dan kemampuan mereka dalam konteks perdadaban nasional dan kepercayaan pada Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengenalan kesadaran toleransi beragama pada peserta didik dapat dilakukan melalui berbagai program, mulai dari program sekolah hingga program kelas. Melibatkan siswa dalam berbagai program yang dapat memupuk rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta mencapai misi sekolah untuk mencetak lulusan yang cerdas, kreatif, sehat, peduli, berkarater religius, dan nasionalis. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa melibatkan siswa dalam berbagai program yang dapat memupuk rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan dapat membantu meningkatkan kesadaran toleransi beragama pada siswa sekolah dasa
Penerapan Metode Joyful Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Salah satu masalah yang terjadi di tingkat sekolah dasar ialah kurangnya motivasi belajar siswa. Hal ini disebabkan karena metode pembelajaran yang kurang variasi. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut ialah dengan guru menerapkan metode joyful learning. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penerapan metode joyful learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SDIT Buahati Islamic School 2 Jakarta timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Penulis juga menyebar angket sebagai data pendukung. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode joyful learning berjalan dengan sangat baik dan membuat siswa kondusif, seperti contoh siswa memperhatikan penjelasan guru. Selain itu, siswa mengerjakan tugas sesuai dengan kemampuannya tanpa mengeluh kepada guru atas tugas yang diberikan, tidak ditemukan siswa yang menyontek hasil pekerjaan temannya, dan secara keseluruhan mendapatkan nilai diatas KKM. Faktor pendukungnya bersumber fasilitas memadai yang terdapat di dalam lingkungan sekolah. Sedangkan, untuk faktor penghambatnya terdapat pada diri seorang guru yang keliru dalam pemilihan metode joyful learning yang sangat beragam jenisny
Dinamika Pengelolaan Mutu Pendidikan di Sekolah Swasta: Tantangan dan Peluang
Pengelolaan mutu pendidikan di sekolah swasta menjadi isu penting dalam menjamin keberlangsungan dan daya saing institusi pendidikan di tengah dinamika perubahan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika pengelolaan mutu pendidikan di sekolah swasta serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi pada beberapa sekolah swasta di wilayah perkotaan dan pinggiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah swasta menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia berkualitas, pembiayaan operasional yang fluktuatif, serta kurangnya partisipasi orang tua dalam pengembangan mutu sekolah. Namun demikian, terdapat peluang besar seperti fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum, dukungan dari lembaga swasta atau yayasan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bermutu. Selain itu, penggunaan teknologi dan inovasi manajerial terbukti dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan mutu pendidikan di sekolah swasta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengelolaan mutu pendidikan di sekolah swasta sangat dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi dan inovasi manajemen sekolah dalam merespons tantangan serta memanfaatkan peluang yang ada
Iman dan Ilmu sebagai Landasan Pembentukan Pribadi Peserta Didik yang Ideal
Dalam artikel ini, dibahas mengenai pentingnya hubungan antara integrasi ilmu dengan iman sebagai landasan utama dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang ideal dalam konteks Filsafat Pendidikan Islam. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan yang menggabungkan aspek moral dan akademis dapat membentuk karakter peserta didik secara holistik. Pendekatan penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah studi kepustakaan, di mana peneliti menelaah berbagai referensi dan literatur guna memperoleh wawasan yang lebih mendalam terkait dengan topik yang dibahas. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pendidikan yang efektif harus menciptakan individu dengan akhlak mulia, penguasaan ilmu pengetahuan, serta pemahaman nilai-nilai agama. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara pendidikan dan agama sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik, serta menekankan perlunya pendidik untuk memahami karakteristik unik setiap siswa guna menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa integrasi antara iman dan ilmu tidak hanya meningkatkan prestasi akademis tetapi juga membentuk sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan ideal harus mengintegrasikan iman dan ilmu agar siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan mereka, sehingga menjadi individu yang berkarakter baik dan bertanggung jawa
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Bassed Learning terhadap Prestasi Belajar Siswa dan Sikap Gotong Royong di Sekolah Dasar
Proses pembelajaran matematika dilaksanakan siswa merasa tidak tertarik terhadap materi yang dibahas oleh guru sehingga kurangnya konsetrasi siswa pada saat pembelajaran dilaksanakan serta kurangnya sikap gotong royong dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara berkelompok. Tujuan Penelitian ini untuk menilai efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika dan sikap gotong royong. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen (nonequivalent control group design) dan analisis data melalui Independent Sample t-test, penelitian ini menemukan bahwa PBL secara signifikan mempengaruhi prestasi matematika siswa dengan melakukan uji hipotesis menggunakan SPSS 23 yang menunjukkan nilai (Sig. 0,002 < 0,025). Namun, model ini tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap sikap gotong royong (Sig. 0,070 > 0,025). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa, tetapi tidak memberikan dampak signifikan terhadap sikap gotong royong. Pengukuran prestasi menggunakan pretest dan postest sedangkan sikap melalui angket dan observasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas model problem based learning dalam proses pembelajaran matematika dan sikap gotong royong, serta menawarkan alternatif pembelajaran yang lebih bai
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Pendekatan TARL di Sekolah Dasar
Keberhasilan akademik siswa sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keinginan siswa untuk belajar Bahasa Indonesia di kelas 4 SD Inpres 3 Tondo. Studi ini melakukan penelitian tindakan kelas, dengan penerapan angket untuk mengukur motivasi siswa dalam belajar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 68,80% siswa merasa tertarik dengan proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan TaRL, karena mereka dikelompokkan berdasarkan kemampuan masing-masing dan menikmati kerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,50 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar mereka. Namun, sejumlah siswa terus menghadapi masalah. Ini disebabkan oleh faktor internal, seperti minat yang rendah pada membaca, dan faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang tidak mendukung. Pendekatan TaRL terbukti meningkatkan keinginan siswa untuk belajar. Ini juga dapat digunakan sebagai metode pembelajaran untuk memaksimalkan potensi siswa sesuai dengan tingkat kemampuan mereka
Kepemimpinan Berbasis Data sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Tingkat Sekolah Dasar
Kepemimpinan berbasis data semakin penting dalam konteks pendidikan modern untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kepemimpinan berbasis data oleh kepala sekolah di tingkat Sekolah Dasar, Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mengandalkan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah secara konsisten menggunakan data untuk mendukung kebijakan pendidikan, mengukur kemajuan akademik siswa, dan mengevaluasi kompetensi guru. Penggunaan data ini memudahkan perencanaan program yang lebih akurat dan objektif, serta membantu dalam menentukan prioritas yang tepat. Kepala sekolah juga menggunakan data untuk memantau perkembangan siswa dan mengevaluasi efektivitas program yang diterapkan. Simpulan dari penelitian ini menekankan bahwa kepemimpinan berbasis data dapat memperbaiki kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa secara signifikan. Kepala sekolah yang menggunakan data dalam pengambilan keputusan mampu menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan efektivitas program pendidikan di sekolah. Selain itu, penggunaan data juga membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan merencanakan intervensi yang sesuai. Dengan demikian, kepemimpinan berbasis data tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan efisien