Jurnal Basicedu (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Analisis Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar

    No full text
    Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas V di UPT SPF SD Negeri Rappocini dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes membaca awal, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa telah mengenal huruf, mereka masih kesulitan membedakan huruf yang mirip, membaca huruf digraf dan diftong, serta mengalami hambatan dalam melafalkan kata dan menyusun kalimat utuh. Mereka juga belum mampu menulis berdasarkan dikte karena belum mengenali huruf secara mandiri. Kesulitan ini disebabkan oleh faktor internal seperti rendahnya minat belajar, kurangnya konsentrasi, dan minimnya keterlibatan orang tua, serta faktor eksternal seperti kecanduan gawai dan keterbatasan metode pembelajaran yang digunakan guru. Strategi pembelajaran yang diterapkan guru masih terbatas pada metode ejaan dan penggunaan media sederhana, tanpa evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua serta perlunya strategi pembelajaran yang tepat dan pengawasan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa secara efektif

    Penggunaan Group Investigation Berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik Berkearifan Lokal Papua dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa

    No full text
    Kemampuan berhitung siswa ditingkat MI masih tergolong rendah, khususnya pada materi bangun datar, hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan pendekatan kontekstual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Papua dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan tipe Nonrandomised Control-Group Pretest-Posttest Design yaitu kelas eksperimen menggunakan (Group Investigation dan LKPD) dan kelas kontrol menggunakan (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test siswa kelas eksperimen sebesar 57,62 meningkat menjadi 76,97 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56 (kategori sedang). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan model GI berbantuan LKPD terhadap kemampuan berhitung. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 86% siswa merasa lebih termotivasi, dan LKPD dinilai sangat menarik dengan tampilan 90,4% kualitas soal 86,4%, serta penyajian materi 87,8%. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dalam LKPD yang diterapkan melalui model GI mampu menciptakan pembelajaran matematika yang berbasis budaya menjadi bermakna, menarik, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung, keterlibatan siswa secara aktif dan memperkuat nilai-nilai kontekstual dalam proses pembelajara

    Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional (Social Emotional Learning) terhadap Kesejahteraan (Well-being) Siswa Sekolah Dasar: Sistematic Literature Review

    No full text
    Pendidikan dasar merupakan tahap awal yang sangat penting dalam membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan emosional anak. Pendekatan Social Emotional Learning (SEL) menjadi salah satu solusi yang relevan dan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran pendekatan Pembelajaran Sosial Emosional (Social Emotional Learning/SEL) dalam meningkatkan kesejahteraan anak sekolah dasar. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menganalisis artikel-artikel ilmiah terbitan tahun 2020 hingga 2025 yang diperoleh dari PoP dengan pencarian Scopus dan tersitasi Mendeley. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi relevansi konteks pendidikan dasar, penerapan komponen SEL, serta indikator kesejahteraan psikologis siswa. Hasil telaah menunjukkan bahwa implementasi SEL secara konsisten berdampak positif terhadap berbagai aspek kesejahteraan anak, termasuk regulasi emosi, hubungan sosial, motivasi belajar, dan resiliensi. Selain itu, program SEL yang terintegrasi dalam kurikulum dan didukung oleh pelatihan guru memiliki efektivitas lebih tinggi. Kajian ini menyimpulkan bahwa SEL merupakan pendekatan strategis dalam membentuk karakter dan kesejahteraan siswa di era pembelajaran abad ke-21. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam merancang intervensi berbasis SEL yang kontekstual dan berkelanjuta

    Pentingnya Kearifan Lokal: Meningkatkan Kualitas Kurikulum Merdeka dengan Karya Sastra

    No full text
    Pendidikan merupakan pondasi penting dalam pembangunan suatu bangsa karena kurikulum memegang peran krusial dalam menentukan kualitas pembelajaran. Namun, seringkali kurikulum yang digunakan cenderung homogen dan kurang memperhatikan kearifan lokal suatu daerah. Sementara itu, karya sastra melambangkan kearifan lokal dan dapat menjadi sumber pembelajaran yang kaya serta menarik. Tujuan penelitian ini adalah mendekspripsikan pentingnya kearifan lokal yang terkandung dalam karya sastra dalam meningkatkan kualitas kurikulum merdeka dengan menggunakan karya sastra sebagai materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan studi literatur eksploratif. Temuan penelitian menemukan bahwa dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran, generasi muda dapat lebih baik memahami, menghargai, dan mempertahankan nilai-nilai budaya, menjaga eksistensi kearifan lokal sebagai landasan kuat pembentukan karakter dan identitas bangsa. Sehingga, melalui Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan kearifan lokal bermuatan karya sastra, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki kedalaman pemahaman terhadap kearifan lokal, mempertahankan nilai-nilai budaya, dan membangun karakter yang kuat dalam menghadapi masa depa

    Analisis Keaktifan Bertanya Mahasiswa PGSD dalam Proses Pembelajaran

    No full text
         Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi minimnya keaktifan bertanya mahasiswa PGSD UKSW angkatan 2020 dalam proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keaktifan bertanya mahasiswa PGSD UKSW. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 57 mahasiswa yang diambil sampel secara random dari kelas PGSD reguler dan BIPE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan metode ceramah yang digunakan dosen memberikan dampak buruk pada keaktifan proses perkuliahan. Disisi lain adanya poin keaktifan yang digunakan dosen dalam penilaian, membuat mahasiswa menjadi aktif tanpa memikirkan kualitas pertanyaan dan materi yang belum dipahami oleh mereka. Hal terakhir yang harus juga diperbaiki oleh mahasiswa adalah keberanian diri atau motivasi dalam diri untuk aktif mencari materi, tidak bergantung pada materi atau informasi dosen saja, serta harus ada pengembangan sikap percaya diri dari mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa keaktifan bertanya mahasiswa PGSD masih tergolong dalam kategori cukup baik. Keterbaruan penelitian ini adalah menganalisis faktor keaktifan bertanya dari sudut pandang mahasiswa. Adanya informasi mengenai perkuliahan dari persepsi mahasiswa diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan refleksi bagi mahasiswa dan dosen sehingga mampu menciptakan kondisi belajar yang interaktif dan bermakna

    Pengembangan E-Modul Berbantuan Flip Pdf Professional untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP

    No full text
    Keterampilan proses sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah, hal ini karena masih menggunakan bahan ajar yang belum dilengkapi dengan KPS. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan KPS siswa SMP setelah memakai e-modul berbantuan flip pdf professional. Adapun KPS yang diukur meliputi mengamati, mengklasifikasikan, mengkomunikasikan, mengukur, meramalkan, dan menyimpulkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi angket yang mencakup lembar angket respon siswa dan lembar validasi, observasi dengan  instrumen pengumpulan berupa lembar keterlaksanaan pembelajaran, soal tes dengan pretest dan posttest untuk mengukur KPS siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa e-modul berbantuan flip pdf professional ini memperoleh skor validitas sebsar 97% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan e-modul melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor sebesar 86,9% dengan  kriteria sangat praktis. Penggunaan e-modul juga terbukti efektif melalui hasil  skor n-gain yang menunjukkan skor sebesar 0,82 dengan kriteria tinggi. Serta respon siswa terhadap e-modul sangat positif dengan skor sebesar 95%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa

    Urgensi Pendidikan Akidah Akhlak di Era Globalisasi

    No full text
    Pendidikan merupakan salah satu dampek dari perubahan dan perkembangan di era globalisasi ini. Penulisan Ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman seberapa penting Pendidikan agama islam khususnya akiah akhlak pada peserta didik dalam menghadapi globalisasi. Metode penelitian ini adalah studi literatur. Adanya  pendidikan agama islam dapat mengsah dan mengembangkan pengetahuan pada siswa dalam mengenal agama islam lebih dalam. Pendidikan agama islam menjadi pondasi siswa untuk menghadapi era globalisasi dengan mengajarkan baik buruknya sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam yang bersandar Al-Qur'an dan Hadits, serta dapat mengetahui dampak era globlisasi dari sisi positif dan negatifnya dengan tetap berpedoman pada syari’at islam terutama pada peserta didik sekolah dasar yang pada tahap pengenalan dan pengembangan karakter. Dengan begitu peran pendidikan agama islam cukup penting dalam pendidikan saat ini. Dengan adanya Pendidikan akidah akhlak diharapkan peserta didik dapat memaksimalkan penggunaan teknologi dan terhindar dari masalah masalah yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi yang ada. Jika tidak ada pengajaran akidah akhlak sejak dini dikhawatirkan ketika beranjak dewasa menjadikan dirinya mempunyai akhlak, karakter, dan moral yang kurang baik

    Peranan Guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam Pembentukan Akhlak Siswa

    No full text
    Sejarah merupakan rangkaian peristiwa yang pernah dialami manusia pada masa lalu, dan sejarah mencakup beberapa aspek: masa lalu, masa kini, dan masa depan. Tujuan artikel ini adalah untuk mempertimbangkan pentingnya peran guru sejarah kebudayaan dalam membentuk moral siswa dan untuk mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dalam konteks ini. Dalam artikel ini peneliti juga menggunakan metode tinjauan literatur yang mencakup literatur yang tersedia secara online yang terdiri dari jurnal/artikel penelitian dan buku-buku dalam pencarian literatur. Berdasarkan hasil pembahasan, pendidikan merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses pengembangan kepribadian. Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan peserta didik menjadi warga negara yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya sorotan khusus pentingnya peran guru sejarah kebudayaan dalam membentuk moral siswa dan mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran yang merujuk pada pengembangan peserta didik menuju kriteria tersebut

    Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar

    No full text
    Tujuan peneliìtiìan iìniì yaiìtu mengetahuiì adanya pengaruh antara kemandiìriìan belajar siìswa terhadap prestasiì belajar matematiìka siìswa kelas IìV SDN se-Gugus Untung Suropatiì, Ambal, Kebumen tahun ajaran 2023/2024, serta mengetahuiì besarnya sumbangan kemandiìriìan belajar siìswa terhadap prestasiì belajar matematiìka siìswa kelas IìV SDN se-Gugus Untung Suropatiì, Ambal, Kebumen tahun ajaran 2023/2024. Jeniìs peneliìtiìan yang diìgunakan dalam peneliìtiìan iìniì adalah kuantiìtatiìf dengan metode kuantiìtatiìf survey. Populasiì peneliìtiìan iìniì adalah seluruh siìswa kelas IìV diì SDN se-Gugus Untung Suropatiì yang berjumlah 136 siìswa. Sampel pada peneliìtiìan iìniì yaiìtu 101 siìswa kelas IìV diì SDN se-Gugus Untung Suropatiì yang diìpiìliìh menggunakan tabel Iìssac Miìchael. Tekniìk pengumpulan data dengan menggunakan angket dan tes. Analiìsiìs data menggunakan ujiì regresiì liìniìer sederhana dengan taraf siìgniìfiìkansiì 0,05 dan mencariì sumbangan. Hasiìl peneliìtiìan iìniì diìperoleh kesiìmpulan bahwa kemandiìriìan belajar berpengaruh posiìtiìf dan siìgniìfiìkan terhadap prestasiì belajar matematiìka. Hal tersebut dapat diìtunjukkan bahwa niìlaiì Fhiìtung = 8,061 sedangkan Ftabel = 3,94, sehiìngga Fhiìtung > Ftabel maka H1 diìteriìma yaiìtu terdapat pengaruh yang siìgniìfiìkan antara kemandiìriìan belajar terhadap prestasiì belajar matematiìka.Kemandiìriìan belajar memberiìkan sumbangan terhadap prestasiì belajar matematiìka sebesar 7,5% dan 92,5% diìpengaruhiì oleh faktor laiì

    Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Agama sebagai Islamisasi Ilmu Pengetahuan dalam Sistem Pendidikan di Sekolah

    No full text
    Didasarkan pada pandangan Zakian Daradjat, tujuan utama pendidikan Islam adalah membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah. Dikotomi antara ilmu agama dan umum, serta sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam, menjadi hambatan. Penelitian ini  bertujuan membentuk generasi berkarakter cerdas dan mulia dengan integrasi ilmu pengetahuan dan agama serta menggunakan konsep islamisasi ilmu pengetahuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dari literatur terkait. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari berbagai sumber yang relevan. Hasil dari penelitian ini yaitu Integrasi ilmu pengetahuan dan agama bertujuan melahirkan generasi Islami, cerdas, dan berakhlak mulia. konsep Islamisasi ilmu pengetahuan menyelaraskan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern. Implementasi di lembaga pendidikan melalui kurikulum, desain pembelajaran, dan model hubungan ilmu pengetahuan dan agama penting. Tantangan seperti kurangnya pemahaman, perubahan teknologi, dan perbedaan pandangan bisa diatasi dengan meningkatkan kualitas pengajar, memperkuat koordinasi, dan menyesuaikan kurikulum. Dengan demikian, dapat disimpulkan integrasi ilmu pengetahuan dan agama di sekolah menjadi penting untuk membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berpandangan integratif terhadap ilmu pengetahuan dan agama

    0

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Basicedu (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇